
Mentari masih malu-malu menampakan dirinya di ufuk timur. namun devano dan tim nya sudah mulai bergerak mencari korban ada yang mencari di bibir pantai ada yang mulai mengangkat reruntuhan bangunan dengan alat berat dan alat-alat seadanya.
Sudah hampir dua hari pencarian korban dan sedikit demi sedikit korban di telah ditemukan. namun entah dimana keberadaan kayren.
Hingga malam tiba mereka terus mencari tanpa lelah. saat mereka merasa lelah dan sudah tidak bersemangat lagi ada suara yang terdengar oleh rio dari dalam reruntuhan.
"Boss. sepertinya ada suara di dalam sana". lapor nya kepada devano
"Baiklah kita akan mulai membongkarnya. ingat jangan menggunakan alat berat reruntuhan itu bisa saja sewaktu-waktu runtuh". ucap devano.
"Siap boss".
Mereka pun mulai membokar dengan alat seadanya. bahkan ada yang mengangkatnya dengan menggunakan tangan kosong.
Satu jam telah berlalu hingga mereka melihat sebuah kaki manusia terhimpit di reruntuhan itu. rio langsung menghubungi devano dengan menggunakan handy talky.
"Big boss big boss ganti".
"Ya rio. bagaimana".
"Kami menemukan seseorang disini. cepatlah kesini". dari bibir pantai devano smith dan sam berlari menuju tempat yang di beritahu rio.
"Dimana kalian melihatnya". tanya devano saat sampai di tempat. nafas nya masih tak beraturan.
"Disana boss. mereka masih membongkarnya". ujar rio sambil menunjuk bagian reruntuhan itu.
__ADS_1
"Semoga itu swetty". ucap smith.
Devano menatap smith dengan tatapan tajam. dia tidak suka mendengar smith memanggil kayren dengan kata swetty.
"Aaaiiissshhhh kau ini berhentilah memanggil dia dengan kata swetty di depanku". ucap devano geram.
Suasana mulai menegang namun rio dan sam hanya senyum menahan tawa melihat big boss nya terbakar cemburu seperti itu.
"Boss cepatlah ke dalam. ternyata memang benar di dalam sini ada seseorang". teriak seorang prajurit.
Devano masuk kedalam dan yang lainnya menunggu di luar memang benar ada seseorang di dalam sana dan ternyata itu kayren.
Kayren terlihat penuh luka kakinya terhimpit reruntuhan muka dan tangan memar penuh dengan luka gores.
"Kay". ucap devano mendekati tubuh kayren yang terbujur kaku. hanya matanya saja yang memberi isyarat kepada devano. air mata kayren menetes. devano yang melihat itu mencoba mengusap air mata yang mengalir di pipi kayren.
Mulut kayren tetap tidak mengeluarkan sepatah kata pun. namun mata kayren tak pernah luput menatap devano yang terus menggenggam tangannya.
Penyelamatan itu memakan waktu cukup lama. setelah tubuh kayren terbebas lalu devano membopongnya
"Tidurlah kau sudah aman sekarang. aku akan membawamu keluar dari sini".
Smith langsung mendekati saat melihat devano keluar membopong seseorang.
"Swetty swetty apa kau baik-baik saja. apa kau bisa mendengar ku swetty". namun mata kayren tetap terpejam.
__ADS_1
"Aaahhh kau berisik sekali. dia sedang tertidur kau bisa diam tidak bocah". teriak devano.
"Hey kapten aku hanya ingin tau keadaan swettyku. kenapa kau malah memanggilku bocah hah".
Devano tak menyahuti ucapan smith dia lebih mementingkan keadaan kayren. rio langsung menghubungi alice meminta dia menyiapkan ruang perawatan untuk kayren.
Sesampainya disana kayren langsung di tangani oleh alice.
"Bagaimana keadaannya". tanya devano saat alice selesai menangani kayren.
"Dia baik-baik saja tidak ada luka yang terlalu serius sampai membuatnya cacat hanya saja kakinya tidak boleh di pergunakan untuk beberapa saat. sebaiknya setelah dia sadar nanti dia dipulangkan saja ke kota untuk pengobatan. itu sangat bagus untuknya".
"baiklah al terimakasih".devano sedikit murung setelah mendengar penuturan alice.
"Beristirahatlah kapten kau sudah berhasil menemukannya sekarang dan kau pasti lelah sekali". ucap alice sambil menepuk pindak devano lalu pergi meninggalkannya.
Devano masuk ke ruang perawatan kayren. dia berjalan keranjang kayren dan duduk di kursi yang ada di samping ranjang kayren. devano menatap lekat kayren. dan menggenggam tangannya.
Kau pasti sembuh. dan aku tidak akan membiarkanmu pergo dariku lagi kay bagaimanapun keadaanmu nanti. ucap batin devano. lalu devano pun tertidur di samping kayren.
ππππππππππππππ
**HAPPY READING ππ
MINAL AIDZIN WALFAIDZIN MOHON MAAF LAHIR BATINππ
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKR RATE DAN VOTE AKU YA KAKAπππ**