BERLIAN DALAM LUMPUR 1

BERLIAN DALAM LUMPUR 1
023.masuk akademi 2.


__ADS_3

"Gege kapan pendaftarannya dimulai," ucap Ling sin kepada gegenya.


"1hari lagi ,sin'er";ucap xua Han sembari meniduri jalan jalan di sekitar akademi Chou.


"heemm baik lah."ucap Ling sin dan mengikuti jejak Gege nya.


sebelum diperjalanan.


dan acara melepas putri satu satunya belajar di akademi.


terjadi drama panjang didepan gerbang istanah cahaya.setelah mendapat wejangan dari tuan Zhao .kaisar Ling Yun selalu menyempatkan waktu kepada putrinya selama 2 hari ini.


merasa kurang puas bersama putrinya.


membuat kaisar Ling Yun tak rela melepas sang putri untuk belajar ke akademi Chou...


*akademi Chou.


sesampai di depan meja pendaftaran akademi Chou Ling sin beserta xua Han tak sengaja bertemu dengan pangeran kedua meng dan nona Wang ban yang berjalan bersama sembari mengumbar kemesraannya.


melihat Ling sin ,Wang ban pun memulai drama .agar Ling sin yang masih dipanggil mereka dengan nama xua sin.


"wahh,kebetulan sekali.yang mulia pangeran kedua dan hamba sedang berjalan menuju meja pendaftaran diakademi,Rak tau klau nona kedua xua sin pun juga sama akan mendaftar diakademi ." ucap Wang ban setelah sampai didepan Ling sin dan xua Han .sembari menggandeng pangeran ke dua.


"memang berjodoh,kita berdua ditemukan dengan orang yang akan membuat kita bahagia."tambahnya pangeran meng sembari memincingkan mata, memandang jijik dan remeh Ling sin.


melihat sepasang kekasih itu.


membuat Ling sin hanya memandang acuh .


'huh,buang waktu saja ,knp harus bertemu dua orang gila ini" batin Ling sin dengan melihat sekilas.

__ADS_1


"dasar sepasang semutt yang tidak berguna" ucap xua Han sambil memandang rendang sepasang kekasih didepannya.


"apa kau bilang,lancang kau menghina anggota keluarga istanah." teriak pangeran meng sembari berusaha memukul xua Han tapi dilarang wan ban.karna xua Han disini termasuk seorang asisten ketua akademi.


"Sabar pangeran meng,disini masih daerah kekuasaan tuan muda xua Han." bisiknya wang ban kepada pangeran meng.


melihat ada tontonan gratis membuat halaman itu pun dipenuhi penonton.


"maaf,tuan xua Han,klau kami ini semut lalu untuk Meimei anda yang disebut sampah adalah kotoranny" kata Wang ban dengan lembut dan tersirat nada mencemooh nya.


"ohhh sampah kekaisaran bumi ada disini" bisik semua orang dan calon murid disana yang masih setia menonton mereka berdebat.


"Maaf,semua siapa yang disebut sampah kekaisaran bumi." ucap seorang pria tua dengan janggut panjangnya yang berwana putih memecah keributan itu.


"ehh itu bukankah ketua akademi Chou " bisik orang 1.


"iya ,itu tuan besar Lui " bisik kembali orang 2.


karna Wang ban menginginkan menjadi murid tetua Lui.


"mohon maaf tetua Lui ,"ucap Wang ban sembari tersenyum jahat merencanakan sesuatu.


"ya ,tolong jelaskan siapa sampah kekaisaran bumi." ucap ketua Lui sembari tersenyum dengan xua Han dan Ling sin.yang membuat Wang ban salah mengartikan klau dia yang mendapatkan senyuman tetua Liu.


"ini lah sampah kekaisaran bumi.dia iyalah nona kedua kediaman xua.xua sin tetua liu.lalu kenapa seorang sampah berada di halaman akademi chou.lebih baik tetua Liu mengusir dia sebelum membuat reputasi akademi Chou menjadi hancur karna sampah ini." ucap Wang ban sbari tersenyum palsu.


melihat tetua Liu menganggukkan kepala berkali kali.


bertanda memahami masalah yang ada dan membuat Wang ban besar kepala.


dan menambah perkataannya

__ADS_1


"menurut hamba,lebih baik tetua Liu mengusir seorang sampah daripada semua dia anggap sampah diakademi Chou yang terkenal ini." tambah Wang ban dan tersenyum kepada pangeran kedua tapi pangeran kedua mengabaikan Wang ban kekasihnya karna dia gak mau terkena masalah dengan tetua Liu sebelum acara pengetesan bakat.


"ya,sepertinya saranmu cocok .untuk itu kau pergilah dari akademi ini nona Wang ban" kata tetua Liu dengan nada sedikit datar.


"betul tetua lebih baik dia pergi..apa hamba yang harus pergi tetua Liu .kenapa hamba adalah gadis berbakat dikekaisaran bumi.dan anda malah memilih seorang sampah.ini tidak adil." ucap Wang ban sembari menangis sesegukan agar semua penonton mengetahui nya.


"ya ,kami sudah adil,karna seorang calon murid yang telah menghina calon gurunya.harus keluar dari akademi Chou dan tak kan diterima diaka demi lainnya." ucap tetua besar Chou yang tiba tiba datang dengan cara melayang diudara lalu turun kebawah dan memberi salam kepada 2 bersaudara xua.


"salam hormat pangeran xua Han,salam putri Ling sin.maaf kedatangan kalian tidak disambut dengan hangat dan hormat diakademi Chou sebagai guru disini." ucap tetua besar Chou sembari menunduk sedikit dan sebentar.


"tak masalah ,tuan Chou" ucap xua Han sembari tersenyum.


melihat dan mendengar ucapan dan interaksi para tetua kepada keluarga xua.membuat Wang ban segera bangkit dalam lamunannya.


'apa ini,putri Ling sin, pangeran xua Han dan mereka adalah para mentor dan calon guru diakademi ini.yang ku kenal sampah dan tak tau sampai mana ranah kultivasi nya karna kultivasi ku terlalu rendah jadi tak mengetahuinya dan ku kira sampah.mati lah aku." batin Wang ban sembari tersenyum kecut .


'calon bibi kaisar ,memang harus kuat.'batin pangeran kedua meng.karna pangeran kedua kalau bukan hasutan Wang ban dia tak kan sejahat itu.


dan dia lebih rela xua sin menikah dengan sang paman karna dia tak mencintai xua sin..


"hamba tak mau keluar dari sini tetua besar chou.tolong maafkan saya"teriak Wang ban yang sudah diseret para murid senior yang ada disana.


melihat semua itu membuat pangeran kedua mendengus kesal karna dia tak ada orang yang memperhatikan nya kembali.


'huhu,dasar awas aja kau Wang ban.setelah bulan merah,aku akan mengambil darah gadismu,lalu akan kucampakan kau.agar aku bisa diakui oleh ibunda dan paman.'bqtin pangeran kedua meng yang selalu geram dan menahan malu karna ulah Wang ban.


sembari memikirkan hal jahat dan berlalu pergi dari sana


tapi tak luput dari penglihatan Ling sin.


'apa ada yang direncanakan jahat oleh pangeran kedua meng." batin Ling sin dan masuk mengikuti para tertua ke dalam ruangan sebelah barat kediaman akademi Chou ..

__ADS_1


__ADS_2