
setelah kepergian Ling sin.meng huo pun kembali memanggil pengawalnya.
setelah pengawal datang kepada meng huo pengawal itu pun berjongkok.
"salam hormat yang mulia kaisar long ye." kata salam dari pengawal tersebut.
"kau kutugaskan kembali kekaisaran langit.urus semua pekerjaan zen.ingat apa tugasmu berantas pemberontak itu secepatnya." ucap kaisar long ye dingin sembari menyuruh pengawal itu pergi karena sekelebat melihat kedatangan Ling sin.
"kau pergilah " ucap kaisar long ye.
"baik ,yang mulia kaisar long ye,hamba pamit undur diri ." ucap pengawal itu lalu melesat pergi dengan cepat supaya tak dapat amarah dari junjungannya..
setelah dirasa ling sin sudah didepan mata.membuat meng huo serasa ada sesuatu yang menjadikannya sedikit takut.
"ayo,kita kehutan aura.kau sebagai murid ku harus bisa menunjukan keahlian mu setelah dari hutan aura" ucap Ling sin sembari berjalan menikmati kue yang dibelinya.
melihat sang guru yang terlalu pelit kepada muridnya membuat meng huo berkata "guru sin,apa saya boleh mencicipi kue anda." sembari melihat sang guru yang masih asik dengan makanannya.
"kau ,menjadi murid yang rajin jangan memikirkan makanan gurunya saja" jawab Ling sin sembari menyindir sang murid yang terlalu melunjak dihari pertama ia bertugas menemani sang guru.
__ADS_1
"maafkan hamba guru sin." ucap meng huo yang tak ingin sang guru menjadi marah lalu menendangnya keluar dari kelompok A.
setelah perjalanan cukup jauh mereka sampai dipinggir hutan aura.
"disini aura nya terlalu pekat.dan dijuluki hutan aura karna auranya ." gumam Ling sin sembari menoleh ke murid nya.
"meng,kau tunggu disini klau kau tak tahan dengan aura ya." ucap Ling sin kepada murid nya itu.
"guru mau kemana." tanya meng huo dengan nada kawatir.
"mengambil tanaman racun serta inti hewan spiritual tingkat 7.untuk membuat racun yang akan kau buat." jawab Ling sin lalu pergi dari hadapan meng huo.
ditengah hutan aura.
Ling sin pun bertemu dengan sang rubah merah berekor 10.dengan tingkatan 12.legendari.
rubah itu sedang terluka parah meringkuk disemak semak berduri itu.
melihat hewan yang terluka membuat Ling sin sedikit mempunyai perasaan kasihan lalu menghampiri rubah itu.
__ADS_1
"Hay,rubah merah.apa kau sakit.sini aku obati."ucap Ling sin lalu mengobati rubah itu dengan cara memberikan pil inti hati dewa.
setelah selang berapa jam.rubah itu pun kembali sehat seperti sediakala dan berkata
"terimakasih nona.izinkan hamba menjadi hewan kontak anda untuk mbalas Budi hamba." ucap rubah merah itu dan dibalas senyuman oleh Ling sin.
dan berkata " tak usah berterimakasih itu sudah tugasku menolong yang membutuhkan.dan aku sudah memiliki banyak hewan kontrak.bagai mana kau menjadi hewan peliharaan ku saja.tapi tak pakai kontrak.karna aku ingin kau jadi sahabatku." ucap Ling sin bersungguh sungguh.
mendengar penuturan Ling sin membuat rubah merah itu terharu dan tanpa pikir panjang menjalin kontrak secara paksa dengan Ling sin.dan membuat Ling sin geram lalu meninggalkan rubah merah itu.
melihat sang tuan pergi rubah pun ikut pergi majikannya dan membantu majikannya mengumpulkan bahan racun serta inti hewan tingkat 7.
setelah melihat ketulusan rubah merah.membuat Ling sin menjadi luluh dan menerima rubah merah itu yang diberi nama siya.karna rubah itu ternyata perempuan serta menyuruh rubah itu memasuki ruang dimensinya.berkumpul dengan para hewan kontrak Ling sin.
setelah semua yang dicari sudah terkumpul Ling sin pun bergegas keluar hutan aura yang dipinggir sudah ada bocah laki laki menunggu gurunya selesai .
"ayo kita kembali ke akademi." ucap Ling sin kepada meng huo lalu mereka melakukan ginggongnya menuju akademi Chou .
*maaf cuma sedikit karna sudah ngantuk habis mati lampu.
__ADS_1