BERLIAN DALAM LUMPUR 1

BERLIAN DALAM LUMPUR 1
044.Sandiwara Ling Sin


__ADS_3

"sialan,aku dibohongi begitu saja olehnya.memangnya ia siapa." teriak gadis itu yang sudah berada dalam ruangannya sendiri.


"apa menurutnya saya bodoh." tambahnya kembali.


duduk dengan nafas ngos ngosan karena menahan amarah besar karena ia dibohongi bocah tengik yang tak lain pria tampan itu.


"lihat saja pembalasanku pria tengik.kau akan menyesal menjadi muridku .hahahahahahahahahaa" tawa lepas Ling sin yang membuatnya puas akan rencana yang ia susun untuk muridnya itu .


"haicuhhh"


"siapa yang berniat jahat terhadapku." batin Meng Huo setelah bersin tiba tiba.


pagi tiba.


sesuai jadwal setiap pagi sampai siang guru sin membimbing murid khususnya sebelum membimbing murid kelompok A.


dipertengahan lorong.


"selamat pagi guru." ucap Meng Huo kepada gurunya sin.


"pagi muridku.mari ikut keruanganku.guru ada cara baru membimbingmu." ajak Ling sin dengan tersenyum tapi siapa tau itu ialah senyum mengerikannya.


"baik guru." jawab Meng Huo mengikuti gurunya masuk keruangan.


setelah sampai Ling sin pun menyuruh Meng Huo melepas hanfu luarnya dan menyisakan hanfu dalam saja.


"murid,kau lepaskan hanfu luarmu.sisakan hanfu dalammu saja.kita akan melakukan metode pelatihan khusus ." ucap Ling sin kepada muridnya.


"sudah guru." jawab Meng Huo yang sudah melepas hanfu sesuai suruhan gurunya.setelah melihat Meng Huo mengikuti arahan serta sudah membawah cambuk rotan.


"sekarang kau tahan ya.ini metode khusus " kata Ling sin dan mengayunkan cambuknya tepat dipunggung atas Meng Huo.


CETAR


CETAR


CETAR


Ling sin mencambuk punggung bocah tengil itu yang tak lain kaisar long ye.dengan kencang .


"sudah guru,ampun saya salah apa.?" ucap Meng Huo yang pura pura kesakitan karena dicambuk oleh gurunya.


"kau mau jujur ,apa terus seperti ini." ucap Ling sin mencambuk lagi punggung Meng Huo.


CETAR


CETAR


CETAR


"ampun guru,salah saya apa." tanya lagi Meng Huo yang tak tau kalau penyamarannya telah ketahuan.


"kau masih saja tak sadar apa kesalahanmu .pemuda tampan "


"ups,maaf tuan ye " jawab Ling sin setelah puas menghukum Meng Huo .

__ADS_1


melempar sembarang arah cambuk itu.


BRUKKKK


PYARRRR


cambuk yang dilempar sembarang arah menghantam guci 100thn hingga pecah berkeping keping.


sedangkan bocah laki laki itu hanya diam bergidik nyeri melihat gurunya marah besar.


"kau bukan lagi muridku Meng Huo.kau keluarlah dari ruangan ku sekarang juga." ucap Ling sin tanpa menoleh melihat wajah muridnya.


"guru saya tau salah.maafkan saya."ucap Meng Huo memohon maaf dengan menunduk dihadapan Ling sin.


"saya akan memaafkanmu kalau kau sendiri yang mengatakan kejujuran dihadapanku.sekarang juga.siapa kau ." ucap Ling sin.setelah duduk dikursi yang berada ditengah tengah ruangan itu.


sedangkan Meng Huo tersenyum tanpa Ling sin ketahui dan berubah bentuk semula menjadi pria dewasa .


"saya memang Meng Huo karena itu nama kecilku.setelah dewasa saya terkenal dengan nama tuan ye.saya akan jujur tentang identitas ku permaisuriku." ucap kaisar long ye dengan tersenyum simpul.


mendengar kata terakhir pemuda yang didepannya membuat Ling sin syok dan geram.


"asal anda tau tuan ye,saya bukan istri anda.karena saya pun telah bertunangan dan akan menikah." tolak Ling sin karena disebut permaisuri pria tampan itu .


"memang kau tampan,tapi jangan semena mena.meskioun calon suamiku tak setampan Lucifer dulu tapi aku akan menerimanya "batin Ling sin yang masih sedih karena tak menemukan lucifernya.


"benarkah ,siapa pria yang beruntung mendapatkan berlian sepertimu nona sin." ucap kaisar long ye sembari mengelus pipi hitam Ling sin.


PLAKKK


"jangan coba coba menyentuhku.kau harus ingat calon suamiku iyalah kaisar long ye ." jawabnya sembari memalingkan wajahnya .


"hahahahahahahahahahhaha"


"kau akan menikah dengan kaisar buruk rupa itu sayang." tanya kaisar long ye dengan tertawanya masih ada.


"ya,karena itu sudah jodoh takdir .untuk apa memandang buruk rupa atau tampan.yang terpenting dia seorang pria." jawab Ling sin dengan matang tanpa rasa kawatir.


"benarkah"


"huhh,kau mau bersandiwara tapi lihat siapa yang sekarang bersandiwara didepanmu." batin kaisar long ye dengan menahan senyum karena bisa menggoda calon istrinya sebelum ia membuka identitas aslinya .


"kau tau istriku,siapa yang sedang berdiri dihadapanmu sekarang." ucap kaisar long ye diputus putus agar Ling sin tambah penasaran dan geram.


"siapa" tanya Ling sin .


"calon suamimu ,saya lah kaisar long ye itu ." ucap kaisar long ye.


sedangkan Ling sin hanya melonggo tak percaya.


"APAA "teriak Ling sin karena syok akan keterkejutannya.


"heemm,bagaimana kau menyesal istriku telah mencambukku berkali kali.adu sangat sakit kau harus bertanggung jawab." kata kaisar long ye yang berpura pura sakit kembali dengan wajah kesakitan ya.


"saya tak bisa bertanggung jawab .saya hanya bisa minta maaf ." jawab Ling sin sembari masih duduk bergetar karena kaisar long ye sudah membungkuk dihadapannya dengan jarak wajah terlalu dekat.

__ADS_1


dengan mata tetap berjaga Ling sin mendengar bisikan sensual kaisar long ye.


"kau harus merasakannya juga .cambuk itu." ucap kaisar long ye dan dengan paksa melepas hanfu luar Ling sin dan hanya menyisakan hanfu dalamnya.


"kau takut istriku.ini tak kan sakit dengan kau mencambukku berkali kali." kata kaisar long ye sembari membawah Ling sin keranjang yang disampingnya.menaruh Ling sin berbaring di ranjang sedangkan yang ditaruh hanya gemetar menahan ketakutannya.


kaisar long ye dengan tak tau malu melepas hanfu dalam atasnya yang memperlihatkan dada bidang serta otot otot perut serta lengannya.


membuat Ling sin menelan air liurnya secara kasar.


"APa ya.." ucap Ling sin yang terpotong karena ucapan kaisar long ye.


"obati Luka yang kau buat tadi.istriku." ucap kaisar long ye sembari memunggungi Ling sin yang sudah berfikir jauh .


sedangkan kaisar long ye senyum senyum sendiri telah berhasil membuat Ling sin malu dan takut serta berfikir yang bukan bukan.


"cepat,apa kau ingin aku memakanmu sekarang." tanya kaisar long ye dengan nada menggodanya


tanpa pikir panjang Ling sin menerima salap yang diberikan kaisar long ye dan mengoleskannya punggung yang membuatnya penasaran karena disana ada tatto panjang yang indah membentuk sayap berwarna emas sebelah kanan serta merah disebelah kiri.


membuat bayangan bayangan ingatan kehidupan pertama dimasa lalu disaat ia bersama suaminya .


*bayang bayang masa lalu.*


"suamiku,ini apa.? tanya Dewi Aurora kepada sang suami waktu membantu sang suami mandi.


"itu sayap ,istriku.." jawabnya singkat.


"kenapa warnanya berbeda." tanya kembali.


"karena memang berbeda sayang.sudah kau lanjut saja menggosok punggungku." ucap nya dengan tersenyum cinta.


peperangan.


"tidakkkk,suamiku jangan tinggalkan aku."teriak Dewi Aurora setelah mendengar kabar kematian suaminya dengan tanpa setengah jiwanya yang hilang.


"menantuku , dikehidupan yang akan datang .ia akan bersatu denganmu kembali.bersabarlah."ucap dewa agung menenangkan menantunya.


"ayahanda,hamba akan ikut berenkarnasi saja.sampai aku menemukan suamiku." ucap Dewi Aurora .


sekarang


bayang bayang itu terputus saja.karena telah berhenti .


"suamiku,Lucifer." ucap Ling sin tanpa disadari kaisar long ye mendengarnya dan tersenyum simpul.


"ya,istriku ,tapi sekarang Zen kaisar long ye,bukan Lucifer ." jawab kaisar long ye dengan nada lembutnya.


"kau,,,huhhh" marah Ling sin kepada pria didepannya karena malu tanpa sadar menyebut kaisar long ye suaminya.


"bodoh,kenapa mulut ini tak bisa diajak bekerja sama" batin Ling sin merutuki diri sendiri.


"istriku".


"apa"

__ADS_1


__ADS_2