
sedangkan kaisar cahaya hanya dengan singkatnya menstabilkan ekonomi dan sumberdaya begitu saja.apalagi sehelai rambut merah putrinya bisa berubah menjadi sebuah obat mujarab bagi para tabib dan menyembuhkan berbagai racun yang sangat langka sekaligus.
"SIALL"
Sedangkan dikediaman Mentri kiri.
semua barang pecah dikediaman putri salah satu anak dari selir Mentri kiri ,
"bedebah,wanita iblis itu masih hidup selama sepuluh tahun ia bukan mati tapi ia berkultivasi dan sekarang ia telah menjadi lebih kuat."teriak putri anak selir itu.
"nona jangan sembarangan berteriak,apalagi kau ini sedang dikediaman ini." ucap pelayan setia nona itu.
"haha,memangnya saya takut dengan nona besar kediaman ini.karena ia teman tuan putri pertama Yung." ucapnya dengan sombong.
"lebih baik nona diam dulu.besok disaat pesta bagaimana anda permalukan dia dengan membuat wajahnya yang tertutup Surai merahnya itu terlihat kesemua rakyat serta para kaisar dan tamu undangan lain.pasti tuan putri Yung akan malu " ucap pelayan setianya membuat rencana yang perlahan akan membuat putri itu malu dan tak akan menyombongkan dirinya kembali lagi
"hahahaha,putri pertama Yung yang buruk rupa tertutup oleh rambut iblisnya,putri kedua Sin yang berkulit hitam itu.untuk apa dengan kedudukan tinggi tapi memiliki wajah yang buruk rupa .aku akan membuat putri kedua Sin juga mendapatkan guyuran air agar wajah hitamnya itu tambah menjadi jelek karena riasannya akan pudar .hahahahahahahahahahhaha." batin nona ketiga Mentri kiri itu dengan jahatnya.
sehari setelah acara pertemuan itu.
hari ini ialah acara pesta berkumpulnya anggota istanah yang telah lengkap.
sebelum acara dikediaman Ling sin.
"Yung jiejie,apa anda tak ingin membuat rambut depan anda sedikit riasan agar cantik" ucap Xua Ana yang sudah disana dari tadi dengan baju kebesarannya seorang permaisuri kekaisaran bulan.
"na Meimei ,aku tak ingin memperlihatkan wajahku." ucapnya sedih karena ia tak ada keberanian untuk memperlihatkan wajahnya dengan netra kuning kecoklatan seperti kaisar Ling serta pamannya kaisar Xua.
"jiejie,aku punya cadar tipis menjuntai dari dahi hingga bibir.kau bisa melihat dari dalam.tapi mereka tidak bisa melihat wajah mu.bagaimana maukah .kami ingin membuat rambut merahmu ini menjadi lebih cantik dengan hiasan hiasan yang diperlukan oleh ibunda ." ucap Ling Sin dengan wajah memohon karena mereka berdua tak tau wajah asli sang kakaknya sendiri karena yang tau hanya kedua orang tua mereka waktu masih bayi saja.apa benar kakak angkatnya atau kakak kandungnya karena warna rambutnya yang begitu berbeda dari mereka semua.
setelah menyetujui permintaan para adiknya putri Yung perlahan menyingkirkan rambutnya yang menutupi wajah cantik sepenuhnya .
__ADS_1
setelah terbuka kedua adiknya hanya diam memandang sang kakak betapa cantiknya dengan netra seperti ayahanda kaisar Ling serta bentuk wajah secantik ibunda permaisuri Wei San.
"jiejie kau saudara kandungku.bukan saudara angkat ku." ucap Ling Sin tanpa menyadari keterkejutannya .
"kau saudara sah kami." ucap permaisuri Xua Ana dengan bengong.
"jiejie aku juga tak akan menggunakan lumpur itu.aku akan mengunakan cadar seperti Yung jiejie saja.karena wajah kita sedikit lebih miripkan ." ucap Ling Sin antusias yang hanya bisa pasrah Xua Ana sendiri menjadi bahagia karena mereka berdua akan dengan percaya dirinya menampilkan jati diri asli mereka meskipun masih dengan menutupinya.
tanpa pikir panjang mereka berdua memoles wajah mereka dengan make up tipis serta perona bibir hanya dengan madu saja.tak lupa mereka menata rambut mereka sendiri dengan saling bantu membantu.dengan perhiasan kepala menjuntai kebawah dengan model yang sama tapi bunga yang berbeda .
mereka pun memakai pakaian yang sama pula hanfu hitam bercampur putih untuk acara malam ini dengan sulaman emas berbentuk ekor merak disetiap hanfu bawahnya dan sulaman emas badan merak di punggung mereka.
setelah puas melihat pantulan dicerminkan emas mereka berdua memakai cadar yang menjuntai dari kepala hingga leher mereka.setelahnya ketiganya pergi dari sana untuk berkumpul dengan keluarga mereka karena mereka akan bersama sama datang keaula agar tak menjadi pusat perhatian.
diaula istanah kekaisaran cahaya.
semua para tamu yang hadir telah memenuhi setiap kursi yang disediakan.para Mentri Mentri beserta keluarganya.para jendral beserta keluarga .para kaisar kaisar lainnya mereka semua telah berkumpul.tapi ada dua kaisar yang belum datang yaitu kaisar Moon San serta kaisar Long Ye sendiri karena ia menunggu permaisuri serta calon permaisuri mereka masing masing.
"YANG MULIA KAISAR LING,YANG MULIA PERMAISURI WEI SAN MEMASUKI AULA ISTANAH." teriak Kasim penjaga pintu aula dan munjulah kaisar beserta permaisurinya
menuju singgah sana .
dilanjut dengan teriakan teriakan berikutnya.
"YANG MULIA KAISAR XUA ,YANG MULIA PERMAISURI WEI SUN MEMASUKI AULA ISTANAH "
"YANG MULIA KAISAR MOON SAN ,YQNG MULIA PERMAISURI XUA ANA MEMASUKI AULA ISTANAH"
"YANG MULIA KAISAR LONG YE ,YANG MULIA PUTRI LING SIN MEMASUKI AULA ISTANAH"
"YANG MULIA PUTRA MAHKOTA XUA HAN ,YANG MULIA PUTRI MAHKOTA RONG JIA, MEMASUKI AULA ISTANAH."
__ADS_1
"YANG MULIA PUTRI MAHKOTA LING YUNG MEMASUKI AULA ISTANAH" teriakan Kasim pun berakhir setelah kedatangan seorang putri tanpa pasangan sendiri .
sedangkan sang kaisar Ling serta kaisar Xua hanya tersenyum melihat ketiga putrinya serta putranya tersenyum bahagia.dan merasa lucu karena putri tertua mereka yang belum memiliki pendamping sendiri.
semua duduk ditempat mereka masing masing.
"huhh,kukira akan duduk dengan Sin meimei.nyatanya duduk sendiri." gumamnya yang masih bisa didengar pria yang tak jauh dari tempat duduknya.
"hehehehe,ini kesempatan langka agar saya bisa menjadi kaisar.putri mahkota kekaisaran cahaya masih tanpa pendamping ." gumam pria itu dengan tersenyum jahatnya .
"kau tak akan bisa dengan mudah .bodoh " batin Yung yang membaca setiap batin para tamu undangan lain dari kekaisaran lain yang ternyata ada niat terselubung .
tepat dia melihat pria yang duduk tak jauh darinya
"bagaimana bisa,aku tak bisa membaca pikirannya.seperti Han Gege,kaisar moon san,kaisar long ye,serta ayah ayahku.siapq dia" batinnya dan dijawab oleh adik cantiknya.
"Yung jiejie ,kau tak usah hiraukan yang lain fokus ke acara saja.kita nikmati." ucap Ling Sin dengan batinnya.
setelahnya ia mengabaikan orang sekitar dan ketiga putri mereka itu hanya makan dan makan yang ada dipikiran mereka.
"lihat putri putri kita San Meimei,mereka hanya makan dan makan dalam pikiran mereka." bisik permaisuri Wei Sun kepada adiknya.
"ya ,jiejie mereka tak peduli acara sama sekali." jawabnya dengan geleng kepala.
"lebih baik kita ajak yung'er ke sini saja.kasihan dia sendirian"ucap Wei Sun dan diangguki adiknya Wei San.
"ya,itu lebih baik."
"bolehkah Zen berbicara dengan Anda yang mulia putri mahkota Ling Yung "
"dalam mimpimu"ucapnya ketus.
__ADS_1