BERLIAN DALAM LUMPUR 1

BERLIAN DALAM LUMPUR 1
077.PERTEMUAN KEDUA MUSUH BEBUYUTAN


__ADS_3

plok


plok


plok


Tibalah terdengar suara tepuk tangan dari arah lain tapi masih dalam persembunyian tanpa ingin menunjukan jati dirinya.


"KELUARLAH" teriak Chu Yan dengan menatap tajam kedepan tanpa menoleh suara itu.


"Hemmm,memang harus diakui anda benar benar layak memiliki gelar sebagai seorang iblis Dukon.karena tak memandang seorang pria maupun wanita tak ada kelemahanmu sama sekali." ucap seorang wanita cantik yang telah keluar dari dalam pohon besar dibelakang Chu Yan berdiri berjarak 3meter dari jangkauan.


"Heh,sepertinya anda memang harus diacungi jempol sebagai penguntit wanita nomer 1 di alam bawah karena tiap dimana hamba berdiri dan disana kau pasti akan disana juga." ucap Chu Yan mencibir karena tak mungkin kebetulan iblis wanita bersayap itu selalu ada dimana ia berada bukan hanya kebetulan tapi sering .


"Huh,jangan terlalu besar kepala anda tuan Chu Yan .hamba memang kebetulan berada disini.bukan karena menguntit anda ." ucap wanita cantik itu yang tak ingin dikatain penguntit terus menerus oleh pria kejam didepannya.


"Itu masalah anda , bukan urusan hamba.permisi" tambah Chu Yan pergi dari sana dan kembali ke tempatnya semula.


"Sial,kenapa susah sekali bicara denganmu Chu yan.apa dendammu denganku masih berjalan sampai sekarang ini." batin wanita cantik itu dengan pergi begitu saja entah kemana.


Di tempat lain.


"Hik hik hik hik,tuanku " ucap seorang wanita yang dari tadi datang menangis dan berlari menuju sepasang suami istri yang sedang berbincang bincang.


"Ada masalah apa.tak biasanya kau menangis seperti itu." tanya majikannya kepada wanita cantik itu yang sampai didepan sepasang suami istri itu berubah menjadi merak cantik berwarna putih bersih bulu indahnya.

__ADS_1


"Hamba bertemu Chu Yan ,di hutan kematian.setelah hamba memberikan surat yang diutus permaisuri Ling sin tuan.hamba melihatnya dan berbicara tapi dendamnya masih sama sampai sekarang.Padahal bukan hamba yang berniat merebut tuan darinya.tapi karena kesalahan sendiri" ucap merak putih itu yang sudah meringkuk dibawah kaki kedua majikannya itu.


"Yin yin ,jangan bersedih.biarkanlah saja.anda harusnya berbahagia karena terpilih menjadi peliharaan penghuni istanah ini.jangan kau biarkan kesedihanmu menjadi kelemahanmu" ucap permaisuri Ling sin yang sembari tadi merasa kasihan dengan mahluk cantik itu.


"Nyonya," ucap merak itu yang langsung berubah menjadi wanita cantik duduk bersimpuh didepan Ling sin duduk berhadapan dengan suaminya.


"Ya,sekarang istirahatlah.tenangkan pikiran anda dengan bermeditasi.bentar lagi kau menerobos ke alam keabadian Nirvana kan " ucap Ling sin dengan tersenyum dan Menes lembut Surai hitam wanita cantik itu.


"Iya,benar apa yang dikatakan nyonya.chu Yan tak sebanding dengan hamba sekarang ." ucap yin yin dengan tersenyum kembali dan meminta izin undur diri.


"Tuan,nyonya hamba minta izin undur diri dan melakukan meditasi." ucap yin yin dan dengan sekali kibasan tangan yin Ying kembali masuk kedimensi dalam tatto naga emas yang berada di dekat ekor mata kaisar Long Ye.


"Suamiku,siapa yang dimaksud yin Ying itu." tanya Ling sin kepada sang suami karena ia tak mengetahui masalalu yin yin kecil milik suaminya.


"Dia sebangsa yin yin.bernama Chu Yan.Dia juga seekor merak sejenis yin yin.karena perasaan iri dan dengki ia memilih menekuni pembimbingan iblis milik zen.setelah ia melakukan terobosan ia dikutuk menjadi buruk rupa dan menjadi seekor iblis Dukon atau yang dikenal raja iblis dukon.karena kutukan itu bisa hilang kalau ada seseorang yang mau menjalani kontrak jiwa dengannya.tapi Zen memilih yin yin sebagai pelihaan menjadikannya murka dan memiliki dendam kepada yin yin.karena tak ingin menyinggung Zen sebagai gurunya ia memilih keluar meninggalkan istanah Zen ini dan mengurung diri didalam lava . menjadikannya tak sejenis dengan yin tin karena tercampur lava serta kekuatan iblis ia menjadi seekor merak merah dan tak se Ras kembali dengan yin yin jadi kekuatannya tak secepat yin yin yang akan memasuki alam abadi Nirvana." ucap Long Ye menjelaskan dan menceritakan dengan singkat dan jelas kepada sang istri.


"Kau ingin memilikinya sebagai kontrak jiwamu permaisuriku.yin yin belum memiliki .kontrak jiwa Slam berabad abad." ucap long ye yang melihat beap sayangnya sang permaisuri kepada muridnya itu.


"Apa boleh,hamba memiliki murid kesayangan anda menjadi kontrak jiwa hamba." jawab serta betapa Ling sin memastikan perkataan sang suami.


"Ya,yin yin pasti akan sangat senang dengan kontrak jiwa denganmu.terlihat ia sangat menempel denganmu selama kau menjadi istri Zen ." ucap Long Ye dengan tersenyum mendekati sang istri dan menaruh telapak tangannya dipundak sang istri.


"Setelah ia selesai meditasi.lakukanlah kontrak jiwa." ucap Long Ye dan mengajak sang istri berdiri kembali ke tempat istirahat mereka karena hari mulai malam.


Hutan kematian

__ADS_1


"Sial,wanita itu sudah memasuki alam abadi.sampai hamba tak bisa mengukur kultivasinya dia mendapat pelatihan dari guru selama berabad abad sampai ia begitu sombong hingga ia tak bisa terlihat disekeliling hamba."ucap Chu Yan yang merasa sangat menyesal karena menuruti hawa nafsunya yang ingin menjadi cepat kuat dan berada disamping sang guru selamanya tapi apa yang ia dapat ia malah tertinggal jauh dari yin yin yang dulu hanya melakukan pelatihan kecil kecil dan bersusah payah melakukan terobosan yang menyakitkan.


"Yin,sekarang bukan hamba yang bisa menjadi kuat dan bisa melindungimu.tapi hamba jauh dibelakangmu bagai langit dan bumi .hamba tak pantas meminta kau menyukai hamba." batin Chu Yan yang selama ini menaruh hatinya kepada adik seperguruannya itu.


"Tapi,lama tak bertemu kau semakin cantik saja yin.hati ini lebih tak rela kau menjadi milik siapapun." batin Chu Yan yang memandang kecantikan mantan adik seperguruannya waktu itu.


Dahulu


"Kakak yan,bolehkah hamba bertanya." ucap yin yin si gadis kecil.


"Ya, apa" jawab Chu Yan dengan dinginnya karena ia masih remaja.


"Hamba ingin bertemu dengan tuan guru ini tanda yang dititipkan guru kepada kedua orang tua hamba." ucap gadis kecil itu dengan memperlihatkan giok sang gurunya.


"Kau,adik seperguruan itu ." ucap Chu Yan dengan merasa iri karena ia menjadi senior tapi ia tak pernah menyentuh giok gurunya.


"iya ,dan nama hamba yin tin putri klan merak putih bagian Utara " ucap yin dengan tersenyum manis.


"ohh,Chu Yan.putra bungsu klan merak putih bagian selatan." ucap Chu Yan mengenal kan dirinya.


"Berarti kita satu Ras ya.senang berkenalan dengan kakak senior." ucap yin dan tersenyum sempil.


Deg


Deg

__ADS_1


Deg


Tibalah jantung Chu Yan berdetak kencang tak beraturan.


__ADS_2