
PRANGGGG
BYARRRRT
"dasar kucing sialan" geram Ling Yung yang kaget karena kucing itu menyenggol cangkirnya
"sudahlah,besok saja meminum setelah perjalanan pulang dari kekaisaran Lang.
"SIALANNNNNNNN"
geram seseorang yang ada diluar ruangan itu.tanpa diketahui sang pemilik.
sedangkan kucing yang menyenggol cangkir itu lari kesebuah ruangan yang didalamnya ada sepasang suami istri disana.
Blusssssss
kucing putih itu berubah menjadi seorang bawahan pasangan suami istri tersebut .
"hormat hamba yang mulia kaisar Moon San,hormat hamba yang mulia Permaisuri Xua Ana.tugas yang anda perintahkan telah hamba laksanakan dan semua Sudan beres." ucap bawahan itu kepada pasangan itu.
"baiklah,Zen terima laporan anda.sekarang kembali lah ketugasanmu."jawab Kaisar Moon San dengan melambaikan tangan.
"hamba permisi yang mulia" ucapnya dengan melangkah memundurkan dan langsung menghilang sekejam kembali kekaisaran bulan.
"suamiku,apa kita harus memberi tahu jiejie." tanya permaisuri Xua Ana dengan nada khawatirnya.
"jangan kau pikirkan itu.rencana jahat Kaisar Leon telah kita gagalkan sebentar lagi kita juga akan menuju kekaisaran Lang pagi ini.lebih baik kita beristirahat karena hari mulai gelap." ucap Kaisar Moon San dan mengajak sang istri istirahat lebih awal karena entah kenapa istrinya pun selalu merasa kecapekan disetiap dilakukan sedikit kegiatan.
mereka tahu rencana jahat Kaisar Leon kepada putri Ling Yung tapi mereka tak mau memberitahu pihak keluarga karena tak ingin acara pernikahan Meimei hancur berantakan.
ditempat lainnya.
"putraku,bagaimana kau kembali lebih awal." ucap wanita yang berdiri disamping ranjang.
"ini semua karena kucing sialan itu.ibu." jawab sang putra dengan murung.
"kau masih ada kesempatan setelah pernikahan putri Ling Ling Sin dengan kaisar Long Ye mereka akan berkunjung ke tempat kita.kau tak perlu bersusah payang anakku." ucap wanita itu dengan memainkan pasir pasir ditelapak tangannya.
"kau tidurlah putraku.ibu akan kembali ke kamar ibu" sambil berjalan tapi ia terpaksa berdiri karena tarikan putranya.
dan sang putra memeluk sang ibu dengan posesifnya.
"ibu,aku sangat mencintaimu.jangan tinggalkan aku."sambil menangis dipelukan sang ibu.
"putraku,ibu harus melakukan itu.agar ibu bisa sepenuhnya bersamamu tak meninggalkanmu ."jawab seorang ibu yang juga sangat mencintai putranya dengan sepenuh jiwa dan raga.
"ibu,apa setelah itu ibu juga akan ke nirvana.aku tak akan membiarkannya.karena ibu ialah cinta pertamaku."ucap seorang putra yang mencintai ibunya.
"maka dari itu.berusahalah mendapatkan Yung'er bagaimana pun caramu.ibu akan mendukungmu putraku."jawabnya sembari melepas pelukan putranya .
__ADS_1
dan pergi menjauh dari sang putra.
sesampai diluar ruangan ia tersenyum senang
"putraku,kau sudah dewasa kenapa kau masih seperti bayi didepan ibumu ini.dasar anak itu." gumamnya berlalu pergi meninggalkan ruangan itu.
Sedangkan didalam ruangan itu.
seseorang muncul dengan jubah hitamnya tak lupa surainya yang berwarna merah bercampur perak.
"Leon ,putraku kau tau siapa yang menggagalkan rencanamu." ucap seseorang itu kepada pemuda yang tak lain Kaisar Leon .
"heemm,"
"Kaisar Moon San." jawabnya dengan tegas.
"putraku,dihadapan ayahmu ini kau tak perlu menutupi suraimu yang memiliki dua warna.kau jangan takut dengan ibumu itu." ucap pria itu dengan duduk diantara kursi yang ada didekat cendela.
"ayah,saya akan memakainya disaat bersama wanita yang sangat saya cintai dan menjadi pendamping hidupku."ucap kaisar Leon dengan mengikuti duduk disana.
"hahahahahahahahaha,kau jangan khawatir putraku.kau putra seorang dewa Racun dinirvana.mereka semua tak bisa menyinggungku karena racunku bisa mematikan makhluk Disana.kau jangan takut dengan kegagalan.ayah masih punya ini untukmu." ucap pria itu menyodorkan botol porselin berwarna hitam.
sedangkan kaisar Leon meraih dan membuka penutup botolnya lalu menghirup nya sedikit.
dan tersenyum mengerikan.
setelah memberikan porselin pria itu menghilang dengan sekejab.
"Zen akan mendapatkanmu .putri Ling Ling Yung karena dekat dengan kau.zen berusaha menetralkan penampilan Zen agar tak menguak identitas Zen sebenarnya."batinnya dengan rasa marah dan dendam.
Pagi hari.
semua penghuni dan tamu dikekaisaran cahaya berbondong bondong untuk menuju kereta mereka masing masing menuju kekaisaran langit dimana akan diadakan acara pernikahan dengan megah selama tiga hari.
sedangkan sang mempelai wanitanya duduk manis ditandu pengantin dengan bmtersenyum bahagia.
sebelum berangkat ia dikejutkan dengan jiejie nya.
"Sin Meimei,"ucap Yung dibawah tandu dekat jendela tandu itu.
"ia jiejie,ada apa."jawab Ling Sin dengan menahan untuk ia keluar dan memeluk sang jiejie.
"semoga kau bahagia.doa jiejie untukmu " ucap Ling Yung berderai air mata melepas adiknya untuk menikah.dengan berat hati ia berlari menangis menuju kereta kudanya.
"jiejie,"ucapnya mendengar sang kakak berlari dengan tergesa gesa.
dikereta kuda yang dinaiki Ling Yung .
"hik hik hik "tangis Ling Yung dengan berderai tanpa dia sadari dia salah memasuki keretanya.
__ADS_1
"tangisanmu membuat Zen pusing." ucap suara bariton disamping Ling Yung.
mendengar itu ia menoleh dan mendapati seorang pria tampan dengan Surai merah keperakan yang tanpa disadari sang pria itu .
"Siapa kau" teriak Ling Yung dengan sigap pemuda itu membungkam bibir Ling Yung agar tak berteriak mengunakan bibirnya .
setelah sadar pemuda itu melepas tautannya dan menyuruh Ling Yung yang syok turun dari keretanya.
"kau turunlah dari kereta Zen." ucap suara bariton itu dan menoleh melihat luar jendela .
dengan masih kesalnya Ling Yung turun dan dengan dendam yang ia bawah karena ciuman pertamanya diambil pria itu.
setelah kejadian itu dan mereka semua telah sampai dikekaisaran langit .
Diaula istanah kekaisaran langit .
acara pernikahan itu telah dilangsungkan .disana sudah ada selir meng selaku adik kaisar Long Ye,serta ibu angkat kaisar Long Ye .ibu suri Meng Lily.
acara pernikahan itu dimulai.
para mempelai mengucapkan salam kepada langit dan bumi.setelah melakukan ritual ritual lainnya.
sampai hari menjelang malam.
acara pernikahan itu berlangsung dengan lancar.
setelah acara minum minum arak dengan para tamu.
Kaisar Long Ye kembali kekediamannya tepatnya kamar pengantinnya.
Kaisar Long Ye memasuki kamarnya dan melihat sang istri masih duduk ditepi ranjang dengan penutup wajah.
ia melangkah menghampiri sang istri dan membuka penutup wajah itu dengan melihat betapa cantiknya sang istri.
sedangkan Long Ye sudah menanggalkan topeng diwajahnya waktu ia memasuki kamar.
"Sin'er ,apa kau bahagia."tanya basa basi Long Ye kepada sang istri.
"hamba bahagia suamiku." jawab Ling Sin dengan tersenyum simpul.
"mari bersulang "ucap Long Ye memberikan secawan arak kepada istrinya dan mereka meminum bersama dengan sekali teguk.
setelah meminum arak mereka berdua berbincang bincang terlebih dahulu tapi dengan membantu Ling Sin melepas hiasan kepalanya yang terlalu berat .
"auuuhhh sakit suamiku."ucap Ling Sin yang merasa sakit karena rambutnya ada yang menyangkut di hiasan kepalanya.
"maaf kan ,Zen."jawab Long Ye dengan tersenyum simpul.
Brukkkkkkk
__ADS_1