BERLIAN DALAM LUMPUR 1

BERLIAN DALAM LUMPUR 1
057.MASA LALU


__ADS_3

peperangan melanda wilayah daratan surga akan gurun pasir itu.setiap unta,dan para prajurit mati terkapar diatas Padang pasir dan tertimbun dibadai pasir.


setelah menang dimedan perang .semua menuju istanah dan akan memporak porandakan istanah mantan suaminya dulu.


"SERANGGGGGG"


Teriak seorang wanita perkasa dengan jubah seorang pemimpin perang dengan berberapa ratusan prajurit khusus kaum ular yang telah terlatih selama puluhan ribu tahun yang bangkit karena kebaikan Medusa menangis dimakam leluhur sebelum meninggalkan kaum ular suku Patria.


Dengan kekuatan 4 jendral petarung merobohkan pintu gerbang dari lempengan besi yang sangat kuat tak hanya pintu gerbang kekaisaran saja tembokpun ikut runtuh dengan sekejam mata.


semua rakyat memandang dengan penuh ketakutan dan mereka berbondong bondong lari berlawanan arah menerjang kumpulan prajurit dengan hanya melewati dan lari mencari tempat perlindungan bersama para istri dan anak anak mereka kecil dan besar mereka bawah dengan rasa takut.


"larii,cepat ayo."ucap salah satu rakyat yang berlari.


"anak bungsu kita ketinggalan " ucap sang istri rakyat itu.


"apa ,dimana dia ."tanya sang suami.


"entah ,saya tidak tau suamiku." jawab sang istri menangis dengan sesegukan dan mereka berdua hanya mencari dan tak melanjutkan melarikan diri.


tibalah suara lembut yang mereka kenal membuyarkan konsentrasi mereka.


"apa kalian mencari putri kalian." ucap seorang wanita bercadar dengan jubah perangnya.


kedua pasangan itu menengok kebelakang serta melihat seorang wanita gagah berani dengan jubah perangnya yang penuh darah membopok putri mereka.dan dengan lembut menurunkan gadis kecil itu tanpa sadar tangan gadis kecil itu menarik cadar jendral wanita itu.


"yang mulia Ratu" ucap serentak kedua pasangan suami istri itu .


"ya,ini saya.kau bawahlah putri kalian mencari tempat yang aman."ucap jendral wanita itu.


"maaf ,yang mulia Ratu kenapa anda melakukan semua ini.apa karena sifat yang mulia kaisar sudah melenceng terlalu jauh.kami akan membantu yang mulia Ratu klau saja yang mulia Ratu berkehendak." ucap pasangan itu ,sedangkan rakyat lainnya yang berhenti menyimak setuju atas usul sesama kalangannya karena mereka sudah muak dengan kelakuan kaisar yang sangat semena mena dengan rakyatnya.


"kalian sembunyilah kesuatu tempat yang jauh.kalau sudah beres kalian akan saya panggil kembali kerumah kalian masing masing."ucap jendral wanita itu yang tak lain Ratu Leona Patria.


"baik yang mulia Ratu,kami semua akan menuruti perintah yang anda berikan.kami undur diri."ucap rakyat A.

__ADS_1


"semua ayo kita kembali mencari tempat yang aman."teriak yang lainnya dan mereka kembali dengan tak berlari lagi melainkan berjalan dan malah berdiri dibarisan belakang para prajurit orang yang mereka hormati karena kebaikan dan kedermawanan Ratu mereka selama ini.


meskipun mereka sekarang tau bahwamantan Ratu mereka bukanlah seorang dari ras manusia.


"kalau kalian ,ikut menyerah bawahlah prisai perlindungan ini untuk kalian satu persatu.prisai dengan lambang putri Medusa akan melindungi kalian."ucap salah satu jendral yang dipimpin oleh Ratu Patria dan yang tadinya satu prisai menjadi ratusan prisai langsung ditangan para rakyat yang sudah berdiri tegak dibelakang prajurit kaum ular.


"sekarang ,kita lanjutkan menuju istanah "teriak jendral wanita yang tak lain ialah Ratu Patria.


dengan sekali tebas.para prajurit yang menghadang jalan prajurit kaum ular mati dengan tragis.tak lupa banyak yang kena racun ular bukan lagi mati karena pedang.


semua yang melewati mereka dibabat habis dengan racun ular yang selama ini ditakuti oleh daratan yunani.racun ular kaum Patria yang telah lama mereka kira telah punah ternyata berevolusi menjadi golongan besar dan telah mendapat berkah karena mereka mendapatkan perlindungan dari Dewi ular tertinggi yang turun kedunia fana.


meskipun kekaisaran Yunani sekarang telah bersekutu dengan kaum ular dari suku lainnya tapi suku itu tak akan melampaui batas mereka sendiri,malah mereka seperti menghilang tanpa jejak bagai ditelan bumi.


setelah membabat habis bawahan dan pemimpin kota mereka langsung menuju istanah dan merusak semua properti istanah dari mulai pintu gerbang serta bangunan bangunan lain.memporak porandakan istanah menjadi serpihan serpihan kecil.tak lupa setiap kediaman mereka membunuh dengan keji penghuninya yang tak lain para selir selir kaisar,putra putri kaisar,serta selir pria kaisar sekaligus dengan sadis dan kejam.


dan tibalah antara mantan suami dan mantan istri berhadapan.


"siapa kau,beraninya menyerang istanahku serta membunuh para selirku dengan kejam.kau tau Zen menatu ketua suku Patria apa kau tak tau sedang berhadapan dengan siapa."ucap kaisar itu dengan lantang dan jangan lupa tak tau malunya.


"Leona"ucap kaisar dengan tersenyum penuh liciknya.


"jangan kau lancang ,panggil saya dengan sebutan Ratu Patria,karena akulah Ratu dikaum Patria .sedangkan kau hanyalah manusia pendosa yang sangat rendah." ucap Leona dengan lantang


"Leona,bukankah kau mencintaiku.kita bisa bicarakan dengan baik.mari kita berbincang bersama."rayu kaisar dengan ingin meraih lengan Leona tapi tangannya ditepis oleh seorang pemuda yang tak lain putra nya sendiri.


"jangan kau sentuh ibundaku dengan tangan kotornya itu kaisar tak tau malu." ucap pemuda itu yang tak lain Leon saat masih remaja dan jangan lupa.dijuga sudah memiliki 10 selir karena ingin menambah hawa yin didalam tubuhnya.


"kau kah itu,anakku." tanya kaisar itu dengan tersenyum licik karena mendapat ide baru meluluhkan hati mantan Ratu nya.


"hehh,jangan kau pikir.saya tak tau rencanamu dasar kaisar tak tau malu."batin Leona dan menatap tajam dan langsung menghunus pedangnya yang terbuat dari kuku tulangnya sendiri.tanpa basa basi langsung menusuk kearah dada kaisar itu tepat mengenai jantungnya.


"kau,kejam "ucap kaisar itu dengan lemah memegangi dadanya yang terluka.


"itu untuk kau.yang telah membuat adikku pergi dari kaumnya sendiri.karena kau yang tak bisa mendidik selir priamu." ucap Leona sekali lagi dan langsung memenggal kepala mantan suaminya sendiri dengan tanpa berkedip.

__ADS_1


"kau,bakarlah semuanya.tanpa terkecuali." ucap Leona memerintah putranya Leon untuk menghilangkan istanah itu.


setelah selesai mereka kembali kegurun Sahara kembali dan langsung menghilang tanpa mereka sadari seseorang melihat mereka pergi dari sana.


"seharusnya kau menjadi ratuku.bukan ratu manusia hina itu.tapi tak apa suatu saat nanti kau akan menjadi milikku Ratu Patria."gumam pria itu.


"siapa disana." teriak Leon yang merasa ada seseorang yang mengawasi mereka.


masa lalu berakhir.


kembali masa yang sekarang.


"lihatlah Dusa,aku masih sama wujudku masih seperti ini.karna merasa bersalah .aku mengabaikan untuk bertapa dan mencarimu dimana mana."ucap Ratu Patria dengan masih dengan nada lemahnya ,wanita yang diajak bicara hanya tersenyum dan mulai merangkai kata kata menceritakan masalalunya.


setelah mendengar cerita sahabatnya Ratu Patria serta Medusa mengenang masa lalu mereka berdua.


"bagaimana ,kau akan ikut bersamaku.ayah serta ibu merindukanmu Dusa."tanya Leona kepada adik angkatnya.


"setelah pernikahan cucuku Ling Sin dengan kaisar Long Ye.aku akan ikut bersamamu kakak.serta aku akan membawah suamiku menemui ayah." ucap Medusa dengan tersenyum.


"apa kakak sudah memiliki pendamping kembali." tanya Medusa penasaran.


"buat apa Dusa,selama kau belum aku temukan .tak ada niatan untukku bersuami kembali.karena cinta serta hatiku telah beku.dan usiaku sekarang sudah hampir 2000thn siapa yang mau dengan nenek nenek sepertiku.",ucapnya tersenyum dengan bahagia.


"kau sangat merendah.lihat kau masih cantik seperti dahulu kakak.asal kakak mau bertapa pasti kakak akan menemukan jati diri kakak dan akan sepertiku kelak.."ucap Medusa dengan nada menghibur.


"apa kau ingin ikut menghadiri acara pernikahan cucuku kakak ." tanya Medusa kembali .


"aku akan mehadirinya,dan memberi restu.karena ia juga termasuk cucuku ."ucap Leona dengan senang hati.


"apa kau merestui kalau Ling Yung menikah dengan pamannya Leon anakku." tanya Leona kembali .


sedangkan yang ditanya menganga syok mendengarkan perkataan itu.


"AAPPPAAAA YANG KAU KATAKAN."

__ADS_1


__ADS_2