
"auuuhhh sakit suamiku."ucap Ling Sin yang merasa sakit karena rambutnya ada yang menyangkut di hiasan kepalanya.
"maaf kan ,Zen."jawab Long Ye dengan tersenyum simpul.
Brukkkkkkk
"siapa disana" tanya Kaisar Long Ye dengan nada dinginnya.
"ini hamba ,adik ipar."teriak seseorang dengan nada kesakitannya.
sedangkan orang yang ada didalam keduanya berjalan keluar membuka pintu dan
mereka berdua terdiam terkejut akan apa yang mereka berdua lihat.
mereka berdua melihat seorang gadis dengan rambut merah panjangnya tersangkut cela cela antara pilar pilar kediaman naga tepatnya kamar pengantin dengan teko porselen yang telah pecah menjadi keping keping.
"sial sial sial" teriak gadis berambut merah.
"jiejie,ada apa anda datang kemari." tanya Ling Sin setelah sadar dari lamunannya ternyata sang kakak yang berada diluar kamarnya bukan orang lain apalagi musuh.
"ini semua karna ayahanda.menyuruhku memberikan arak kasiat.agar cepat membuatku cepat memiliki keponakan." ucap gadis itu yang tak lain Ling Yung .
"mari jiejie ,hamba akan membantumu berdiri." ucap Ling Sin yang mengulurkan tangannya sedangkan kaisar Long Ye membantu melepas rambut merah kakak iparnya yang menyangkut dipilar kediamannya.
jujur mendengar ucapan barusan Ling Yung membuat mereka berdua bewajah merah merona karena malu.
"Yung jiejie,kau ini benar benar lucu.kau jiejienya Sin'er tapi kau terlihat seperti anak bungsu ayahanda kaisar Ling lebih tepatnya kalian pasti tertukar.hahahahahahahaha" ucap Kaisar Long Ye dengan tertawa ringan melihat ia telah mempunyai seorang kakak perempuan tetapi sungguh lucu menurutnya.
"cihhh,adik ipar.kau berani mengataiku."ucap Ling Yung dengan marahnya karena ia baru kali ini dikatain seperti anak kecil.
Kaisar Long Ye hanya tersenyum tanpa menjawab.
"sudahlah ,Yung jiejie.lebih baik anda istirahat terlebih dahulu.karena besok banyak acara dan setelah itu kita langsung kekaisaran Yunani."ucap Ling Sin memberi pengertian kepada kakak nya.
sedangkan Ling Yung yang sudah berdiri dan merapikan hanfu serta tampilannya berdiri dan memandang sang adik serta adik iparnya.
"baiklah,jujur saja.saya tak berniat berkunjung disana apalagi tempat kaisar sialan itu." jawab Ling Ling Yung dan berniat ingin berjalan.
"kalian teruskan saja membuat keponakan buatku.aku akan pergi.bayy bay semua..emmuuachhh aku sayang kalian semua." ucap Ling Yung dengan berjalan dan menjauh sampai tak terlihat punggungnya.
__ADS_1
"kau lihatkan suamiku.jiejie memang seperti itu disaat ia bersamaku .dia tak sedingin yang mereka kenal.dia begitu ceroboh dan lucu membuat aku bahagia melihat kesialnya yang membuat semua tertawa ."ucap Ling Sin sembari menaruh kepalanya miring kepundang sang suami setelah sampai dikamar pengantin.
"benarkah.sepertinya sangat menyenangkan mempunyai seorang kakak perempuan yang menyayangi kita lebih dari apapun" ucap Kaisar Long Ye dengan mengelus Surai sang istri.
"dia juga sekarang menjadi jiejie anda juga." jawab Ling Sin yang diangguki kaisar Long Ye dengan tersenyum.
"karena dia juga jiejie zen.baiklah Zen akan memberikan hadiah untuknya seorang keponakan yang cantik dan tampan." ucap Long Ye sembari mendekatkan wajahnya ke wajah sang istri dan mencium bibir sang istri dengan sedikit ******* ******* yang sangat liar.
dengan ditemani lilin lilin sebagai penerangan didalam kamar pengantin tersebut yang didalamnya terdapat sepasang pengantin baru yang melakukan malam pernikahan serta malam pertama dengan bersamaan dengan nafas yang begitu dalam serta desah ******* begitu panas dan liar .
skipp
setelah melakukan penyatuan dan pelepasan secara bersamaan.kaisar Long Ye mencium kening sang istri dan ikut berbaring disamping dengan memeluknya dengan begitu erat.
"terimakasih istriku.telah menjadikanku orang yang pertama." ucap kaisar Long Ye dan tertidur pulas .
Pagi hari.
"pagi istriku,"ucap Long Ye memberiucapan serta kecupan di kening sang istri.
"pagi suamiku,apa sudah begitu siang."tanya Ling Sin dengan nada khas bangun tidur.
"ya.kau mau mandi ."tanya Long Ye kepada gadis yang sudah menjadi istrinya.
"sudah Zen siapkan .mari Zen akan mengantarmu menuju pemandian air hangat." ucap Long Ye dengan berusaha menggendong sang istri.
"saya bisa sendiri."tolak Ling Sin dengan berusaha berdiri dan
"auhhh" ia pun menjerit karena sakit diarea kaki serta area sensitifnya.
"bagaimana,Zen saja yang mengendong mu sampai dipemandian " ucap Long Ye dan menggendong istrinya menuju pemandian sedangkan Ling Sin sangat malu .
"kau begitu lucu istriku." batin Long Ye dengan tersenyum penuh kemenangan.
sesampai dipemandian air hangat dengan perlahan menurunkan istrinya kedalam kolam dan ia juga ikut menanggalkan hanfu dan masuk dipemandian pribadinya tanpa rasa canggung sedikitpun.
sedangkan Ling Sin begitu malu.
melihat sang istri merah merona karena malu dan membuat Long Ye kembali menginginkannya dan tanpa perencanaan terjadilah pergulatan romantis,kembali terjadi dipemandian itu yang penuh dengan aromaterapi membuat mereka berdua rilex dan selesai penyatuan dan pelepasan kembali.
__ADS_1
mereka berdua meneruskan acara mandinya dan setalhnya membantu sang istri memakai hanfu kebesaran yang melambangkan status apa dalam kekaisaran ini.
yaitu hanfu khusus Permaisuri kekaisaran langit dengan lambang poenik yang begitu besar.
mereka berdua keluar dengan berdampingan melewati lorong lorong ditemani para dayang kediaman naga sampai aula istanah.
disana telah mengadakan pesta begitu meriahnya dan akan dilakukan selama dua hari kedepannya.karena mereka juga akan berkunjung ke kampung halaman sang nenek.
didalam pesta istanah para tamu berhamburan ada yang penjilat,pemarah,pemalu,dan masih banyak lagi manusia yang dengan berbagai sifat disana.
sedangkan seseorang gadis sibuk memberi pertanyaan untuk sang adik yang baru saja menikah.
"Meimei ,bagaimana apa kau mau memberitahu keluarga bahwa saya akan kembali kegubuk ku."ucap Ling Yung dengan mimik wajah yang meminta tolong.
"maaf Yung jiejie ,saya tak bisa membujuk ayah kembali mengizinkanmu pergi dari istanah.seperti dulu."jawab Ling Sin dengan masih duduk tegak disamping sang suami.
"tolong lah , Sin Meimei."rengek sang kakak kepada sang adik.
"ini yang adik mana yang kakak mana."batin kaisar kaisar lainnya yang melihat interaksi kedua saudara kandung itu .
"saudari Yung jiejie,maaf menyela Zen sarankan turuti saja perkataan ayah mertua.mungkin ayah mertua ingin anda tetap didalam istanah." ucap kaisar Moon San dengan sedikit pelan.
"kau ituuuu,siapa yang Sudi didalam sangkar emas setiap hari." jawabnya Ling Yung dengan nada penekanan.
"apa kau anggap kediaman Zen sangkar emas putriku."tanya kaisar Ling dengan wajah sedihnya.
melihat itu Ling Yung tak tega dan mengalah.
"ayahanda,maafkan Yung'er.hamba bahagia tinggal diistanah.jangan sedih lagi " ucap Ling Yung dengan nada lembutnya.
"huhh,drama antara ayah dan anak lagi."gumam permaisuri Wei San ibunda Ling Yung serta Ling Sin.
"hahahahahahahahahahhaha,berhasil kembali.tak sia sia Zen belajar dari ibu suri ." batin Kaisar Ling dengan senyum kemenangan .
sedangkan ibu suri Rong(mertua Medusa ,nenek kaisar Ling serta kaisar xua) yang melihat itu hanya mengeleng gelengkan kepalanya.
"cucuku,belajar memelas hanya ingin cicit perempuanku diam ditempat.benar benar kaisar tak punya akhlak." batin ibu suri Rong yang baru saja sampai setelah ia dari kuil .karena ia memutuskan tinggal dikuil untuk mengikuti jejak suaminya yang entah sekarang dimana.
"nenek,lihatlah suamiku dia begitu mahir memerankan sandiwaranya." ucap permaisuri Wei San dengan tersenyum.
__ADS_1
"benar cucu menantu."jawabnya singkat yang masih sibuk mebawah gelang maniik ditangan sebagai pegangan seperti para biksu dan penghuni kuil lainnya.
SPLAKKKK