
"seorang wanita yang keturunan dari kekaisaran Yunani harus kembali kekaisaran Yunani.karena Ratu Medusa tak pernah kembali maka keturunannya harus menggantikannya kembali kesana." ucap Ratu Patria melihat sekeliling ruangan dan tahu .
"KAMI TIDAK SETUJU,BIAR ISTRIKU YANG KEMBALI KESANA"
tibalah suara dari dalam langit aula bergema,bertanda seorang tingkat Nirvana sedang berada disana.
BLASSS
dua sosok pria tampan serta cantik datang bersama dengan bergandengan tangan.
seorang pria dengan Surai hitam legam dengan wajah tampannya sedikit mirip dengan kedua kaisar bersaudara yaitu kaisar Ling dan kaisar Xua.mengandeng seorang wanita dengan kulit putihnya serta bersurai panjang merah darah dengan berhiasan bunga bunga disetiap kepang rambutnya yang menyamping begitu cantik mempesonanya sampai sahabatnya sendiripun tak mengenali.
" Ratu Patria,biarkan istriku yang kembali kekaisaran Yunani karena disana lah ia lahir serta tumbuh menjadi seorang wanita tangguh.anda sesama putri dari suku ular haruskah saling menyakiti." ucap kembali pria itu dengan sekali tarikan nafasnya.
"Leona,bawahlah saya kembali kesana.saya akan menceritakan apa yang terjadi setelah kau menjadi Ratu,dan dengarkan saya disetiap kita perjalanan kembali kesana.apa kau mau "tanya wanita cantik itu.
sedangkan Ratu Patria masih diam mematung karena tak percaya ia masih bisa bertemu sahabatnya sekian lama.ia tau bahwa selama ini sahabatnya tak salah.melainkan fitnah dari salah satu selir suaminya dahulu.
"apa benar itu Dusa,benarkah ia mau menemuiku setelah sekian lama baru mengetahui kebenarannya.demi terusir dari suku ia mendapat kutukan Dewi Athena." batin Ratu Patria masih diam mematung memandang sahabatnya itu.
"ibunda ,sadar ibu.kau berniat membantuku mendapatkan seorang permaisuri.jangan termakan ucapan wanita itu." bisik kaisar Leon dengan sedikit was was.
"diam kau,selirmu yang sejumlah 10 itu,bereskan terlebih dahulu."ucap Ratu Patria dengan sedikit kesal dengan putranya.begitu banyak selir tak ada yang mengisi posisi Ratu masa depan.
"bagaimana Leona."ucap wanita itu kembali.
"baiklah ,ikut denganku terlebih dahulu kesuatu tempat." jawab Ratu Patria dan pergi menghilang serta disusul wanita cantik itu menghilang dari aula itu.
...sedangkan pria tersebut juga menghilang entah kemana tapi para putranya tau bahwa sang ayahanda akan menunggu ibundanya dikediaman mereka pribadi mereka sendiri....
Sisi lain
Tepatnya disuatu tempat entah dimana itu tapi disana sunyi hanya ada bebatuan dan tetesan air dari cela cela gua tersebut yang atapnya langsung kelangit.
di sana kedua wanita itu berpelukan melepas kerinduan yang telah sekian ribuan tahun ia pendam sendiri.
kedua wanita itu berpelukan dengan expresi yang berbeda beda.yang satu dengan menangis karena penyesalan ,sedangkan yang satu menangis karena kerinduan yang mendalam.
"Dusa,maafkan aku.selama ini tak mempercayaimu.malah mempercayai wanita wanita sialan itu,hik hik hik"" ucap Patria dengan menangis sesegukan.
"sudahlah ,aku menunggumu datang karena aku tak bisa kembali kesana.setelah menginjakan kaki disana pasti kutukan itu akan kembali membuatku menderita."jawab wanita bersurai merah darah itu dan mengelus Surai hitam malam sahabatnya itu.
"Dusa,meskipun aku tau kalau kau tak bersalah.tapi aku ingin tau jelas kejadian ribuan tahun itu." tanya Ratu Patria dengan perlahan mengembalikan warna asli surainya yang berwarna kuning.wanita yang ditanya hanya tersenyum melihat sahabatnya menunjukan wujud aslinya sebagai suku ular dengan sebagian berwujud manusia bagian atas dan ular dibagian bawah.
"lihatlah Dusa,aku masih sama wujudku masih seperti ini.karna merasa bersalah .aku mengabaikan untuk bertapa dan mencarimu dimana mana."ucap Ratu Patria dengan masih dengan nada lemahnya ,wanita yang diajak bicara hanya tersenyum dan mulai merangkai kata kata menceritakan masalalunya.
setelah mendengar cerita sahabatnya Ratu Patria serta Medusa mengenang masa lalu mereka berdua.
MASA LALU.
dua gadis cantik bersurai hitam kelam berlarian ditengah tengah Padang pasir yang sangat luas.tanpa seorang sadari dibalik gua tanah ada kehidupan para suku yang diyakini suku para ular.dibalik gua itu ada kehidupan yang sangat berbeda jauh dengan diluarnya didalam sana setelah melewati gua dengan kedalaman yang sangat dalam sampai hanya seekor ular yang bisa masuk didalam ujung sana ada tumbuhan serta kehidupan yang sangat hijau serta asri banyak mata air mengalir dari air terjun yang menjulang tinggi,tak lupa disana ada puluhan rumah serta penduduk yang tinggal disana dengan tetua suku yang tak lain ialah ayah Leona ,sedangkan Medusa hanya seekor ular yang entah dari mana asalnya karna rupa sisiknya yang berbeda dari spesiesnya sendiri.ia berwarna merah darah seperti surainya itu.karena Medusa diyakini ular yang cacat jadi ia hanya diasingkan dan dikucilkan para penduduk sendari kecil hanya keluarga Leona yang selalu ada disaat ia membutuhkan.sampai ia beranjak dewasa dan para penduduk menyadari bahwa Medusa tak layak disalahkan yang disalahkan harusnya orang tua gadis itu.
disaat remaja,Leona dan Medusa sering diam diam keluar dari gua tersebut.mereka dengan santainya keluar dari sana setelah mereka berdua merubah dirinya menjadi manusia seutuhnya dengan Surai hitam mereka.
tapi semua hal itu sirna setelah Leona bertemu dengan seorang pemuda yang kehausan ditengah tengah Padang pasir itu.
dengan baik hati Medusa menolong pria itu dan membawahnya kesuatu tempat bertemu dengan Leona.
sedangkan Leona jatuh cinta pada pandangan pertama dan memutuskan merawat pria itu sendiri.karena ia tak mau pria itu sadar melihat kecantikan sahabatnya dan cintanya akan bertepuk sebelah tangan.
__ADS_1
lambat laun mereka ketahuan oleh kepala suku karena Medusa hanya pulang seorang diri.
"Dusa,dimana kakakmu merada."tanya ketua suku dengan membentak Medusa.
dengan takut Medusa menjawab.
"Leona ada didalam gua paling depan ayah angkat.de dengan seorang manusia." jawab Medusa dengan terbata bata karena baru sekali ini ia mendapat bentakan dari ayah angkatnya.
"suamiku,kita harus seret anak itu kembali.sebelum terjadi sesuatu yang mengharuskan kita membuangnya." ucap istri ketua itu.
semua pergi menuju gua bagian depan dan benar saja mereka menemukan Leona bercakapan mesra dengan pria itu yang tak lain kaisar daratan ini.
"maaf ,mengganggu pembicaraan kalian.Leona ayah ada disini." ucap Medusa dan mundur kembali kesisi sang ibu angkatnya.
"Leona dan tuan apakah kalian sudah sejauh ini." tanya tetua dengan langsung menanyakan perasaan mereka.
"ya tuan,saya mencintai putri anda apakah kami mendapat restu dari anda tuan ,nyonya." tanya pemuda itu yang menjawab.sedangkan sang putri diam menunduk.
"ya,saya akan merestui.tapi putri kami sudah tak diizinkan kembali ketempat ia dibesarkan karena ia sudah tak berhak ada dirumah kami." jawab tetua suku itu berjalan menghampiri putrinya dan mencabut sisik dibelakang telinganya.
"kau bukan lagi bagian dari suku kami.pergilah jangan pernah kembali." ucap tetua suku dan didengar pria itu.tetua dan semua yang ikut kembali berjalan memasuki kedalaman hutan tanpa menoleh meskipun mereka sakit hatinya serta menangis dalam diam.
"ayah, ibu maafkan aku.jangan tinggalkan aku ....aayahh ibuuu"teriak Leona menggema didalam gua itu.
sedangkan sang pria membantu Leona berdiri dan mengajak Leona pergi dari sana dan membawahnya ke istanah megahnya.
setelah kejadian itu.
waktu berganti dengan cepat dan tahun tahun silih berganti terutama cinta pria itu yang tak lagi hanya dengannya tapi dengan beberapa selir selir baru yang silih berganti.
dengan air mata penyesalan serta bersalahnya kepada keluarga membuat dia hanya diam dan melamun.
"Auuu sakit" ringisnya dan memandang seseorang berkerudung melambaikan tangannya.
melihat simbol punggung tangan Leona menyadari siapa yang melambai itu.ia turun dari Tandu dan berlari menghampiri seorang berkerudung itu dan pergi disebuah gang kecil.
"kau bagaimana ,kau bisa sampai sejauh ini."tanya Leona kepada seorang berkerudung itu yang tak lain seorang wanita.
"ayah,menyuruhku memberikan ini kepadamu."jawab wanita itu dan memberikan sesuatu yang telah diambil ayahnya.
"kalau kau merasa kecewa dan tak tahan akan semua ini.kau kembalilah dengan ini." ucap wanita itu.
"tapi kau akan selalu datang kesinikan Dusa." tanya Leona dengan berharap.
"maaf,ayah hanya mengizinkan aku sekali keluar dari wilayah Sahara." jawab wanita itu yang tak lain Medusa dengan sedih.
"ya sudahlah aku akan kembali.sebelum seseorang menghakimiku diwilayah ini."ucap Medusa dan bergegas pergi berpisah dari gang itu.tanpa mereka sadari dan waspada dengan sekitar seseorang selir pria suami Leona mengetahui pertemuan mereka dan tertarik dengan kecantikan Medusa dengan diam diam ia mengikuti Medusa dengan sampai ke sebuah kuil Dewi Athena.
tanpa waspada selir pria suami kakak angkatnya menyergap dirinya dan menyeret ia sampai di kuil tak terawat.
dengan sekuat tenaga Medusa meronta dan meronta seperti wanita biasa yang sangat lemah. tapi kalau ia seperti ini ia akan celaka.ia sudah terpojok dan tersudut.
"maafkan aku ayah."setelah mengucapkan itu ia menampilkan wujud aslinya dan tepat selir pria itu menatap langsung netra kuningnya dan berubah menjadi batu.tanpa disadari terlihat oleh seorang pertapa setia kuil tersebut dan tanpa tau penyebabnya memohon kepada sang dewinya .
"sang Dewi keadilan.berikanlah keadilan kepada pria itu.yang telah dicelakai oleh suku ular terkutuk daratan ini.berikanlah ia kutukan yang membuat ia tak bisa mengandalkan kecantikannya untuk memikat mangsanya kembali."ucap pertapa itu dan kutukan terjadi dengan cepat dan tiba tiba membuat rambut indahnya menjadi rambut ular hidup yang penuh bisa beracun dikepalanya.
sedangkan Medusa sendiri pingsan dan tanpa sadar ia sudah kembali kewilayah Sahara.
samar samar ia mendengar seseorang berkata.
__ADS_1
"maafkan saya,tuan saya tak tau dengan jelas masalahnya.dan tanpa sengaja mencelakai putri anda ."ucap seseorang itu.
"terimakasih pertapa ,kau telah mengantar putriku Dusa kembali meskipun dengan wujud yang sangat menyeramkan ini."jawab suara yang seperti sang ayah angkat.
samar samar ia mendengar kekaisaran cahaya entah apa itu."kunci jawaban terlepas kutukan itu." sambung pertapa itu.
"ya,kami akan mempertimbangkannya tapi kami tak ingin jauh dari putri kami." jawab orang yang seperti ayah angkatnya.
sedangkan disampingnya ia mendengar tangisan seseorang wanita.
"manusia itu sangat jahat sayang,dulu kakakmu sekarang kau.padahal kami tak pernah mengusik mereka." ucap wanita yang seperti ibu angkatnya sembari menangis.
"sabarlah nyonya patria.semua akan baik baik saja.Dusa wanita kuat." ucap seseorang menenangkan ibu angkatnya.
selang beberapa menit ia sadar dan disana tak ada seorangpun dan setelah kejadian itu tahun berganti sudah 3thn ia mencari peta dan dimana letak kekaisaran cahaya itu dan ia tau dimana ia pun bergegas pergi mengembara tanpa pamit dan hanya meninggalkan secarik kertas.
sedangkan setelah 1 bln ia meninggalkan sahara.sang sahabat serta kakak angkatnya kembali kesana dengan membawah putranya yang masih bayi.karena ia sudah tidak tahan dan mendengar bahwa sang sahabat yang tak lain adiknya dicelakai salah satu selir pria suaminya.dengan matang ia kembali dan akan menuntut dendam,sesampai disana ia hanya mendapati sang ayah dan ibu sedih dengan berpelukan memegang secarik kulit domba ditangan mereka.
"ada apa ibu,ayah" tanya Leona kepada sang ayah dan ibunya.
"Dusa,pergi entah kemana.ibu kawatir dengannya.dia masih kecil umurnya baru 190thn."ucap sang ibu dengan sedih.
"ini,aku berjanji setelah membinasakan kerajaan itu,aku akan membangun kekaisaran baru dan mencari adik dengan sekuat tenaga." ucap Leona menenangkan sang ibu.
"kau kakak yang baik nak.usiamu yang sudah mendekati 250thn kau sedewasa ini.terimakasih nak." ucap sang ibu dan mengelus putrinya melihat sang putri membawah seorang bayi ia lalu meminta dan menggendongnya.
"siapa nama putramu sayang.Leon ibu." jawab singkat Leona.
"nama yang bagus." ucap nya sang ibu.
sedangkan sang ayah hanya diam saja.
"ayah ,apa kau masih marah denganku." tanya Leona kepada ayahnya
"ya,ayah sangat marah kepadamu.karena selir suamimu,adikmu menderita.ayah akan memaafkanmu kalau kau membawah adikmu kembali kesini.dan putramu itu.sebagai penganti kesalahan suamimu.ia dilarang memiliki permaisuri.setelah ia menemukan gadis putri /cucu adikmu ia harus menjadikannya istri dan bereskan para selir klau ia sudah tak tahan ingin memiliki selir.karena kelakuan ayahnya akan sedikit menurun keputranya.ingatbitu LEONA" ucap tetua dan pergi meninggalkan putrinya tanpa menoleh.
"Maafkan aku ayah,karenaku Dusa menderita.maafkan aku Dusa."batin Leona menangis dalam diam hanya air mata yang menetes dan ia usap dengan telapak tangannya.
"sayang,kau yang sabar ya." hibur sang ibu yang masih menggendong cucu pertamanya .
"benar kata ayahmu.buah tak akan jatuh jauh dari pohonnya sayang." tambah sang ibu kepada Leona.
20thn kemudian.
ting
ting
ting
brak.
jlep.
peperangan melanda wilayah daratan surga akan gurun pasir itu.setiap unta,dan para prajurit mati terkapar diatas Padang pasir dan tertimbun dibadai pasir.
setelah menang dimedan perang .semua menuju istanah dan akan memporak porandakan istanah mantan suaminya dulu.
"SERANGGGGGG"
__ADS_1