BERLIAN DALAM LUMPUR 1

BERLIAN DALAM LUMPUR 1
035.Keberhasilan Misi


__ADS_3

"berikan satu sisikmu," ucap kaisar long ye dengan dingin.


"maaf yang mulia,hamba jantan bukan betina." ucap Juju pasrah karena merasakan tekanan dari junjungannya.


"lalu ,dimana Zen mendapatkannya." ucap long ye.


"hamba bisa memberikan salah satu sisik hamba pada yang mulia,hamba ular dijau betina dan sekarang hamba berumur 1020thn yang mulia." ucap ular hijau cantik istri Juju dan memberikan sisik kepada sang suami dan diberikan kepada junjungannya.


setelah ditangan kaisar long ye,sisik itu berubah menjadi busur tanpa panah ditangannya.


setelah mendapatkan busur itu long ye,kembali ketempat awal dia datang dan disana sudah ada gurunya sin.


melihat gadis yang sering datang kehutan kabut tepatnya di tempat Garuda perkasa membuat Juju kembali berkata.


" itu,gadisnya yang mulia,tapi seperti familiar dengan wajah dan aura jiwanya.seperti ...." ucap Juju dan berfikir lalu berkata kembali.


"YANG MULIA PERMAISURI"ucap mereka berdua yang tak lain Juju serta xiau.


"berisik," ucap kaisar long ye dengan melakukan telepati kepada mereka berdua.


setelah mendapat teguran dari junjungannya.mereka diam tanpa kata.


setelah sampai didepan Ling sin,meng huo memberi hormat dengan gurunya.


"hormat hamba ,guru sin.hamba sudah berhasil menyelesaikan misi ini." kata meng huo sembari menyerahkan busur ular hijau kepada gurunya.


melihat dan memegang busur itu ,Ling sin pun tersenyum serta menepuk bahu muridnya.


"bagus ,muridku.mari kita kembali " ucap Ling sin sembari berjalan terlebih dahulu keluar menembus cermin itu dengan diekori meng huo dibelakangnya.


melihat sinar keluar dari cermin membuat guru rong terseyum dan ikut keluar kehalamqn akademi.

__ADS_1


mereka bertiga keluar dengan membawah busur ular hijau ditangan guru sin.melihat itu semua melonggo karna bertahun tahun tak ada yang berhasil mendapatkan busur itu.dimana tempatnya.


berbeda dengan tetua dan penatu yang tau busur itu iyalah sebutir sisik ular hijau betina yang berumur 1000thn LBH.dimana murid meng menemui ular itu .


'klau busur ular hijau itu ada.berarti tombak ular putih pun pasti ada di hutan kabut itu.aku harus bisa memasuki hutan kabut itu bagaimana pun caranya.' bati seseorang diantara para tetua dan penatu disana.


melihat murid kecil itu berhasil membuat mereka bangga karna misi telah berhasil.


"tolong dengarkan.karena misi ini telah berhasil.kalian bisa pulang kekeluarga kalian masing masing selama 2 hari.bagi murid baru." ucap tetua lie yang memberi arahan dan mengumumkan keputusan penatu Chou.


"baik ,guru." ucap para murid serentak.


sedangkan Ling sin dan meng huo masih berdiri diujung sana.


"murid,kau temui ku di ruangan." ucap Ling sin dan berlalu pergi meninggalkan meng Huo disana.


' ada apa dengan ratuku'.' batin meng huo melihat punggung Ling sin yang kian menjauh dari pandangannya.


dipemandian asrama seorang pria dengan postur tubuh yang kekar serta tampan dengan rambut hitamnya menjuntai dibawah sedang merendam tubuhnya dengan aroma aroma wanginya.


dia ialah kaisar long ye yang jiwanya telah penuh membuat warna rambutnya yang putih menjadi hitam kembali setelah kedua jiwanya bersatu menjadi satu ditubuhnya.


dengan tersenyum ia membayangkan sesuatu yang membuatnya bahagia.


"Lima bulan lagi,Zen akan bersama denganmu ratuku." gumam long ye dengan masih memikirkan wajah yang menggemaskan Ling sin meskipun ia diakademi memakai topeng dan dikekaisaran memakai lumpur.itu Tak akan mempengaruhinya sama sekali.


setelah 6menit merendam tubuhnya dengan wewangian.long ye keluar dari pemandian dan memakai hanfunya keluar dari pemandian dalam sekejam menjadi meng huo bocah laki laki yang menjadi murid khusus guru sin.


setelah itu,dia bergegas keruangan gurunya sebelum sang guru mengamuk.


sesampai didepan pintu ruangan

__ADS_1


tok


tok


tok


"masuk." ucap seseorang didalam.


meng Huo pun masuk dan disambut tatapan tajam gurunya.


membuat meng huo yang baru masuk lalu berakting takut didepan sang guru.


"maafkan hamba guru,hamba terlambat


" ucapnya dengan bergetar.


"tak apa ,duduklah." ucap Ling sin dan mulai ingin menanyakan sesuatu.


"murid,apa kau kegunung yang ada dihutan kabut." tanya Ling sin kepada meng huo penasaran.


"emmm,memang ada apa guru dengan gunung kabut." tanya meng huo malah kembali tanya.


"hemmm,itu tak ada hubungan denganmu.kai tinggal jawab saja.jangan bertanya." ucap Ling sin dengan keras .


melihat meng huo takut ,membuat Ling sin kembali kenada lembutnya.


"maaf,meng aku terbawah suasana."


'apa ,permaisuri zen.udah mengingat semua masa lalu nya.'bqtin meng huo dengan tersenyum.


"cepat katakan jangan senyum senyum" ucap Ling sin yang tak sabaran beda dengan hari hari biasa.

__ADS_1


"hamba.....


__ADS_2