BERLIAN DALAM LUMPUR 1

BERLIAN DALAM LUMPUR 1
046.BERTEMU DENGAN PANGERAN KEDUA MENG ZU.


__ADS_3

"tepat sekali perisai pelindung hilang.kau sudah berubah nona Rong Jia." ucap Long Ye yang tiba tiba berdiri didepan mereka.


"dasar penganggu."


"ohh,kami menganggu .baiklah kami harus kembali lain waktu saja." jawab suara pria yang ada dibelakang Xua Han serta Rong Jia.


sedangkan kaisar Long Ye yang melihat hanya diam melihat pasangan suami istri dibelakang pasangan kekasih .


sedangkan Xua Han menoleh dan kaget karena suara itu ternyata seorang pria yang ia kenal dan Membawah seorang wanita yang sangat ia sayangi.


"kapan kalian datang keakademi ." tanya Xua Han yang masih syok kapan datang.


"kami berdua datang dari tadi Han Ge.dan kami dari tadi melihat dan mendengar dari awal serta duduk dan berbincang dengan yang mulia kaisar Long Ye dari tadi." jawab seorang wanita sendiri.


"dari tadi." kata Xua Han kaget serta berbalik menghadap sahabatnya tapi hanya dibalas dengan diam acuh tak acuh,dimana sifat ramahnya tadi.kenapa jadi dinginnya kembali dalam sekejap.


"sudahlah kakak ipar.kami datang kemari karena ingin memastikan apa benar kaisar kejam ini akan menikah dengan adik ipar ,Minggu depan." tanya pria itu dengan meminta penjelasan yang akurat .


"ya,Minggu depan acara pernikahan akan dipercepat.karena mereka berdua sudah tak tahan akan terlalu lama berjauhan. San." jawab Xua Han dengan alasan yang ia buat sendiri.


"Gege, bukankah sin Meimei masih harus menyelesaikan urusan diakademi Chou." tanya wanita itu lagi.


" na'er ,Meimei telah selesai dengan urusannya karena yang dia jaga telah kembali kepada pemiliknya." jelas Xua Han kembali.


kedua pasangan suami istri itu yang tak lain kaisar Moon San bersama istrinya permaisuri Xua Ana.yang berkunjung setelah mendapat surat ajaib dari kekaisaran Ling.langsung menuju kekaisaran bumi yang tepatnya langsung diakademi Chou tepatnya didanau karena mereka merasakan dua pria dingin disekitar sana.


tanpa mereka sadari


"Gege,ternyata kau ada disini." ucap gadis yang baru datang .


"emm ana jiejie ,ada disini." tambahnya setelah melihat wanita cantik yang ia rindukan.


sebelum permaisuri xua ana menjawab.sudah didahului oleh suara bariton suaminya.


"lebih baik kita pindah dari sini.karena dibalik pohon ada dua telinga yang baru datang ." ucap kaisar Moon San dan diangguki oleh mereka semua.sedangkan Rong Jia yang masih dengan wujud aslinya melihat dengan melirik dari samping ternyata yang menguping ialah adik tiri palsunya.


"lebih baik diasrama Meng Huo.disana sudah terpasang takbir pelindung siluman harimau putih." ucap kaisar Long Ye dan diangguki semua orang.


mereka semua pun melakukan ilmu menghilang dan hanya asap asap yang tertinggal sedangkan Xua Han dengan mesra mengandeng Rong Jia dengan mesra dan terakhir menghilang menyisakan asap hitam disana.


sedangkan Rong Ai yang bersembunyi dibalik pohon merasa jengah karena mereka yang ada disana tak pernah ia kenal sama sekali.karena mereka semua memakai pakaian kebesaran mereka yang memberitahu akan status mereka yang lebih tinggi karena berhadapan dengan kaisar kaisar besar meskipun keluarga mereka dan hanya guru sin yang ia kenali karena masih menggunakan lumpur khususnya untuk menutupi kecantikannya.sedangkan kaisar long ye memunggunginya.


"siapa mereka yang ditemui guru Sin.dan kemana mereka akan pergi " gumamnya dan pergi melanjutkan mencari guru Han .karena ini kesempatan karena Rong Jia tak berada diakademi Chou.

__ADS_1


sedangkan ditempat lain.


kaisar Long Ye sudah berada didalam asrama Meng Huo dikagetkan oleh keponakannya yang tiap hari menenteng keranjang berisi lima kucing putih.


"syukurlah paman kaisar sudah datang." ucapnya dengan menghampiri kaisar Long Ye dan dikagetkan oleh tamu tamu yang datang setelah pamannya datang.


melihat pangeran licik disini membuat ketiga saudara itu geram karena pria yang pernah memutuskan pertunangannya secara sepihak.


melihat tiga saudara itu marah mau tak mau kaisar Long Ye harus berbicara panjang kembali.


"mungkin kalian salah paham."ucap kaisar Moon San dan dipotong oleh mereka bertiga.


" salah paham bagaimana" teriak mereka bertiga.


"biar Zen yang menjelaskan."


"Meng Zu keponakan zen.dia hanya bertugas menjaga raga reinkarnasi bibinya.dia akan membatalkan pertunangan itu disaat jiwa asli Ling Sin kembali keraga aslinya.serta menjaga agar tak menikah atau bertunangan denga pria lain serta dibantu oleh adik Zen .dia hanya mencintai istri tercintanya.tak akan pernah menyentuh wanita selain istrinya kelak..sejujurnya Zu pemuda yang baik tapi dia akan menjadi kejam kepada orang orang yang berhati jahat." jelas kaisar Long Ye dengan singkat yang menurutnya panjang sekali.


setelah mendengar penjelasan kaisar Long Ye ketiga saudara itu pun kembali bersikap biasa saja.


"kau sedang apa disini." tanya kaisar Long Ye kepada keponakannya.


"paman ,syarat telah lengkap tinggal melepaskan kutukan fanfan .kumohon sekarang paman." jawab Meng Zu dengan memohon dan menaruh kelima kucing itu dilantai ruangan tersebut.


mereka hanya diam melihat apa yang mereka lihat.


"apa,harimau putih dengan harimau emas.putranya akan seperti apa." batin ke lima orang disana dengan memandang pangeran kedua Meng Zu yang memiliki simbol kelahiran harimau emas disaat ia lahir.


sedangkan pangeran kedua Meng Zu menunggu istrinya kembali berwujud manusia kalau sudah berwujud ia akan menikah 1 bulan lagi dengan fanfannya.


dengan perlahan seorang wanita cantik dengan hanfu putih bersih dengan motif harimau putih besar dikain sutra mahal berbaring dengan indahnya.serta mengerjakan kedua kelopak matanya dan melihat seorang pria yang tiap hari membawahnya kemanapun serta melihat semua orang.


"kau fanfan,perkenalkan aku Ling sin.dia jiejieku Permaisuri Kekaisaran bulan , Permaisuri Xua Ana.dia Gege ku pangeran Xua Han." ucap Ling Sin mengenalkan keluarganya saja.


"Kaisar Moon San."


"Kaisar Long Ye "


"Fanfan ,salam kenal semuanya.kau ..."ucap fanfan dengan takut saat melihat calon Ratu laut dalam Nirvana yang baru datang entah darimana dengan wujud masih aslinya.


"Rong Jia." ucapnya tanpa mempermasalahkan ketakutan wanita didepannya.


"darimana saja Jia jiejie." tanya Ling Sin dengan nada manjanya.

__ADS_1


"mencari murid Meimei,dari tadi tak melihatnya." jawab Rong Jia dengan santainya.


sedangkan mereka berenam hanya diam saja tanpa menjawab sama sekali.


"oh ya ,dia kembali kerumahnya saat saya datang kemari" jawab tiba tiba yang mempunyai alasan khusus ya siapa lagi kalau bukan pangeran kedua Meng Zu.


"dia masih keluarga dari ibunda saya." tambahnya dan diangguki oleh Rong Jia dan membuat semuanya lega tanpa harus khawatir mencari alasan lain.


BRAKKKKK


"kalian semua dikepung"ucap seorang gadis bersama tetua Lie mendobrak pintu asrama Meng Huo dengan sangat kencang.


krik


krik


krik


tapi didalam hanya kesunyian yang ia dapat.


"murid Rong Ai dimana mereka.setiap ruangan sudah kami dobrak dan kepung tapi begini juga hasilnya.ini tempat yang terakhir." teriak tetua Lie dengan geram .


"tapi guru tadi saya melihat gadis bersurai biru laut yang bersama dengan temannya didanau itu masuk kemari.tapi kenapa kosong.dimana mereka semua guru " ucap serta tanya gadis itu yang tak lain Rong Ai.


"DAN KAU MALAH TANYA SAYA." teriak tetua Lie dengan geram.


"Diam kalian semua mengganggu istirahat muridku yang sedang tak enak badan." ucap seorang gadis dari balik sekatan yang menuju tepat ranjang .


"uhkk uhkk uhkkk" batuk seorang yang seperti suara bocah dibalik sekatan itu.


"Sekarang kalian keluar,atau kejadian seperti ini akan diketahui oleh penatu Chou serta tetua Liu." ancam gadis dibalik sekatan itu.


"boleh kami menengoknya nona" tanya tetua Lie yang masih tak percaya dengan ucapan gadis itu .


"KELUAR " teriak gadis itu yang sudah keluar dan berkacak pinggang dengan wajah marahnya .


"ohh maaf kan kami guru Sin,hamba tidak tau itu anda." ucap tetua Lie dengan takut karena ranah kultivasi guru Han serta guru Sin sebanding dengan penatu Chou serta tertua Liu yang ia lihat padahal lebih tinggi lagi .


setelah melihat gadis yang keluar tak lain ialah guru Sin mereka keluar dengan perasaan malu dan kesal.


"ini semua salah kau.gadis bodoh." ucap tetua lie dan pergi dengan marah diikuti para murid lainnya.


"dimana mereka ya." batin Rong Ai dengan masih tak percaya mereka sudah pergi begitu saja.

__ADS_1


__ADS_2