BERLIAN DALAM LUMPUR 1

BERLIAN DALAM LUMPUR 1
041.KEROMANTISAN RONG JIA &XUA HAN


__ADS_3

setelah berdiam diri membuat rencana.


"kalau tak bisa menyingkirkan ****** itu,aku harus membuat guru Han menjauhinya.dengan cara merayunya .siapa yang akan berani menolak pesonaku ini." batinnya tersenyum dengan jahatnya memikirkan rencana yang disusun dengan rapi.


dia keluar dari ruangannya mencari keberadaan yang menjadi target nya.


karena bagaimanapun tahta dan harta itu penting bagi rong ai dan ibu tiri rong Jia.


semua akan dilakukan meskipun ia harus mengorbankan nyawa seseorang yang tak bersalah sama sekali.


seperti bagaimana selir itu membunuh ibu kandung rong Jia dengan racun langka setelah ibu kandung rong Jia meninggal usahanya tetap sia sia karna tak pernah seorang pun yang mengganti kedudukan istri sah dikediaman keluarga rong.karena tuan rong ayah rong Jia,sangat mencintai dan menyayangi sang istri serta anaknya rong Jia.


membuat kedua wanita ibu dan anak slalu berusaha mencelakai rong Jia..


______next_____


sibuk berjalan menelusuri akademi membuat Rong Ai berhenti karena terlalu lelah.


"dimana guru Han berada,diruangannya tak ada,dimana mana tak ada."gumamnya kesal .


karena rencananya hari ini ia akan memulai melancarkan rencananya membuat guru Han tergoda dengannya.


tapi disaat ia melihat danau yang airnya jernih dan indah didepan sana.


membuat wajahnya kesal dan iri karena dia bukan melihat indahnya pemandangan ,melainkan melihat sepasang kekasih yang sedang duduk.sang wanita bersandar dibahu sang pria sedangkan sang pria mengelus lembut Surai hitam sang gadis.


membuat darah Rong Ai naik turun menahan kemarahannya .


"dasar jal*ng sialan, beraninya bermesrakan dengan guru Han didepanku.lihat saja kau akan merasakan itu untuk terakhir kalinya.karena bentar lagi posisi itu akan jatuh ketanganku." gumamnya pergi dengan kemarahan dari sana.


danau


sedangkan didanau itu .mereka berdua sedang bercanda gurau dan berbincang bincang.


"Han Gege,apa ini akan semudah itu hubunganku denganmu."tanya wanita itu dengan nada sedih .


"memang ada apa.kau seperti ini ada masalah apa.jia'er." tanya pria yang tak lain xua Han.


"aku merasa,adik tiriku menyukaimu.aku takut kehilanganmu Han.kau tau adik serta ibu tiri ku itu bisa melakukan apapun.agar mereka bisa mendapatkan apa yang ia mau." jawab Jia dengan memandang air danau didepannya.


"kau percaya denganku." ucap Xua Han sembari membuat wajah serta badan Jia menghadap kepadanya.

__ADS_1


"ya,aku selalu percaya padamu." jawab Jia dengan tegas tanpa keraguan.


" ingat dihatiku hanya ada kau.dan keluargaku hanya ingin kau yang menjadi istriku satu satunya.kau tak usah sedih." kata Xua Han dengan menghapus air mata jiabyang menetes di pipinya.


"terimakasih Han Gege." ucap Jia sembari memeluk Xua Han dengan erat .


memang mereka ialah sepasang kekasih yang saling mencintai dari waktu mereka masih menjadi anak kecil.


tanpa mereka sadari diatas pohon ada seorang gadis yang menguping pembicaraan mereka berdua.


"huhh,keromantisan mereka membuat hatiku iri ingin sekali aku membuat mereka tetap seperti ini selamanya." batin gadis itu diatas pohon.karena melamun tanpa sadar ia menjatuhkan buah persiknya tepat didepan mereka berdua yang memang ada dibawahnya.


membuat yang dibawah mendongak keatas secara bersamaan dan dengan kaget mereka melihat gadis yang selama 2hari tak bisa mereka temukan.


"Meimei,sedang apa kau diatas sana." teriak Xua Han dan teriakannya membuat gadis diatas kaget,tanpa disadari keseimbangannya goyah dan jatuh ketanah dengan tidak elitnya.


"auuuhhh,punggungku." ucapnya sembari mengelus punggungnya yang sakit karena jatuh dari atas ketinggian.


"kau mengagetkanku Gege." tambahnya setelah berdiri dibantu calon kakak iparnya.


"Meimei,yang membuat kami kaget serta kawatir.sejak kapan kau ada disana.?" cecar Xua Han menghujani gadis itu dengan banyak pertanyaan.


"aku,dari tadi disana sebelum Gege Han serta jiejie Jia belum duduk dibawah sini." jawab gadis itu yang tak lain Ling sin.


"aku merindukan jiejie ana ,Gege." jawabnya dengan sedih tapi setelah itu ia kembali tersenyum.


"tapi ,aku sudah tak sedih karena melihat tontonan gratis dimana Gege begitu romantis dengan jiejie Jia disini." ucapnya dengan sarkas tanpa melihat wanita yang bersangkutan memerah merona diwajahnya yang cantik natural.


mendengar Meimeinya bicara seperti itu.membuat Xua Han juga meronah karena malu kepergok Meimei kesanyangnya sendiri.


melihat mereka berdua malu Ling sin pun berkata kembali


"ya sudah,aku akan pergi karena ada hal yang penting klau Gege mau tanya.besok saja." ucap Ling sin dan pergi dengan cepat menggunakan jurus ginggongnya .


sedangkan yang ditinggalkan masih malu malu.seperti biasanya.


"mari kita kembali keakademi." ucap Xua Han mencairkan suasana yang begitu canggung setelah kepergian sang adik.


"baiklah,ayo ." ucap Jia dan berjalan bersampingan dengan Xua Han.


ditempat lain.

__ADS_1


"aaaaaaaa,"


"aku tak terima wanita sialan itu bahagia.aku akan merebut tunangannya secepat mungkin."


"lebih baik,aku menyewa pembunuh bayaran atau membuat ia kehilangan reputasinya saja." ucapnya dengan senyum liciknya yang memang sifat aslinya.


sifat polos dan lemah lembut hanya topeng yang selama ini ia sembunyikan.


gadis itu ialah Rong Ai adik tiri guru Rong Jia.


maklum meskipun Rong Ai cantik karena riasan yang begitu tebal serta menor.berbeda dengan Rong Jia yang cantik alami.sendari kecil.makanya membuat adik tirinya iri serta dingki kepadanya dari dulu.apalagi sekarang Rong Jia bertunangan dengan pangeran Xua Han dari kekaisaran langit.membuat ia tambah iri serta benci kepadanya sampai mendarah daging.


serta akan melakuan apapun yang bisa membuat kakak tirinya malu atau putus dengan tunangannya,meskipun itu sulit untuk semua orang.


next.


setelah menulis surat untuk pembunuh bayaran.Rong Ai menyuruh pelayan kepercayaannya membawa surat itu kepembunuh bayaran disekitar sini.dengan bekal 1 kantong emas penuh yang dibawah pelayan tersebut.


"hahahahahaha,aku akan bahagia diatas penderitaanmu Rong Jia." tawanya dengan tersenyum dan bahagia.


"tinggal menunggu tanggal yang ditentukan disuratku."batin Rong Ai dengan antusias.


sedangkan yang akan dijahati hanya tersenyum tulus kepada para murid yang ia bimbing.tanpa waspada sedikitpun.karena ia percaya bahwa tunangannya akan selalu ada disampingnya kapanpun ia dalam bahaya.


padahal ia dijaga puluhan pengawal bayangan yang diutus pangeran Xua Han sendiri.tanpa Rong Jia sadari.


maklum pangeran Xua Han terlalu posesif ya dengan tunangannya itu.maklum bucinnya tingkat akut,tapi tak terlihat Dimata tunangannya sendiri maupun orang lain.


"sudah kalian ,praktekan dulu semua yang sudah saya ajarkan." ucap Rong Jia kepada para muridnya.


"baik guru." teriak mereka serentak.


Rong Jia pun berjalan duduk disamping adik iparnya.


"Meimei ,kau kenapa.?terlihat sedih" tanya Rong Jia dengan antusias melihat wajah cantik adik tunangannya yang ditekuk kusut.


"belahan jiwa yang didalam hutan kabut menghilang.aku tak bisa lagi berada disamping belahan jiwaku.apa ini yang namanya aku harus ikhlas menerima kaisar long ye menjadi suamiku sepenuhnya kelak.jiejie." jawabnya sembari sedih karena ia kehilangan setengah belahan jiwa sang kekasih.


"mungkin itu sudah takdir meimei.kau terima saja.toh itu tak akan merugikanmu." ucap Rong Jia yang tak tau masalahku calon adik iparnya.


"huhhh"

__ADS_1


"APAAA,SEGEL ITU SUDAH DIBUKA DAN TELAH HILANG JIWA ITU." teriak seseorang yang baru datang karena ia mendengarkan pembicaraan mereka berdua setelah melewati halaman belakang akademi.


__ADS_2