
Tok... Tok... Tok...
Assalamualaikum.....
"siapa ya? ini kan udah malam. mungkin tamunya ibu." gumam mia.
mia melangkahkan kaki menuju pintu masuk dan segera membukanya.
"waalaikumsalam..... kak emil?" dengan wajah yang kaget.
"mia.... maaf kalau aku malam-malam aku mengganggumu." jawab emil dengan nada gak enak
"em... ngapain kakak kesini? gak biasanya kakak kesini tanpa memberitahu mia dulu."
"aku kesini karna ada sesuatu yang mau aku bicarakan sama adek."
"mau bicara apa kak?" tanya mia penasaran
"mari kak, kita duduk di teras aja soalnya gak enak di dalam takut ada fitnah. ibu masih belum pulang soalnya." lanjut mia.
"makasih adek. kakak mau bilang kalau tadi........"
"kalau tadi aq dan emil jadian." potong icha yang tiba-tiba muncul.
"apa??? apa maksud kakak? bukannya kita masih pacaran? kenapa kakak sudah jadian sama dia? mia gak percaya dengan semua ini." ucap mia dengan nada tak percaya.
"mia... dengarkan kakak dulu. kamu jangan percaya omongan dia." ucap emil dengan penuh penekanan.
"lebih baik kalian pergi dari sini. aku gak mau ada kekacaun di rumahku." sambil menangis..
mia menutup pintu rumah dengan keras dan menguncinya
"mia... mia.... dengarkan aku dulu. ku mohon... mia... mia.... " panggil emil
"argh......" teriak emil frustasi sambil menjambak rambutnya.
icha menghampiri emil dan memegang tangannya.
__ADS_1
"udahlah sayang.... mending kamu lupain dia & kembalilah bersamaku." ucap icha manja.
emil melepaskan tangan mia kasar.
"kau!!!! wanita gak punya malu. jauhi diriku atau aku akan melakukan hal yang lebih kejam dari ini." ucapnya penuh amarah
"aw.... aku takut. hahaha..... mana mungkin kau tega menyakiti seorang wanita??" jawab icha enteng
emil hanya menatap icha kesal dan pergi meninggalkannya.
icha pergi mengikuti emil.....
*Di dalam kamar mia.....
"apa benar yang di katakan icha tentang semua ini? kak emil, kenapa kakak tega. huhuhhu.... huhuhu..." mia menangis, mengingat kata-kata yang icha ucapkan.
drtt.... drttt.... bunyi hp mia di nakas samping tempat tidurnya. mia mengambil hpnya dan terkejut ketika melihat layar hpnya.
"kak emil??? mau apa lagi kak." ucap mia. dan mia tidak menerima panggilan dari emil. dia mengabaikannya bahkan emil terus menelfonnya.
tiba-tiba drtt.... satu chat masuk dari hp mia.
kak emil
Mia.... please angkat telfon kakak.
mia hanya membacanya
kak emil
Kok.... cuma di read???
kak emil
Apa udah gak ada lagi rasa sayangmu untuk kakak??
kak emil
__ADS_1
O.... sekarang kakak tau. ternyata cinta & rasa percaya kamu udah dikalahkan dengan amarah kamu.
mia melihat chat terakhir emil, merasa marah. dengan cepat mia membalas chat terakhir emil
mia
Apa mau kakak? lebih baik kakak pergi dari hidup mia dan kembali bersama icha.
kak emil
Kamu serius, apa yang kamu katakan?
mia
Iya.... mia serius
kak emil
Yakin??? gak akan nangis-nangis kan lok di tinggal kakak?
mia
Apaan sih kak? mia serius dan sangat... sangat.... serius
kak emil
Ehm.... jadi cuma segini rasa sayang kamu???
mia gak bales chat emil lagi tapi dia langsung menelfonnya
"hallo.... kenapa sayang?" jawab emil
"maksud kakak apa? kakak meragukan rasa sayang mia ke kakak?" ketus mia kesal
"loh.. bukannya mia sendiri yang udah nunjukkin k kakak. kan tadi mia udah nyerahin kakak ke orang lain. itu tandanya sayangnya mia ke kakak cuma sedikit." ucap emil dengan santai.
"kakak.............. !!!!" mia marah dengar yang emil ucapkan
__ADS_1
---------------------------&-------------------------
hai..... readers. penasaran dengan kisah selanjutnya???? kira-kira apa yang terjadi srlanjutnya ya??? yuk jangan lupa isi kolom komentar dan berikan poinnya ya... 😊😊😊