Best Friend Forever

Best Friend Forever
"CINTA YANG MERUBAH SEGALANYA"


__ADS_3

mia langsung memutuskan telfon. Dia, sebenarnya tidak percaya dengan kata-kata icha. Yang lebih parahnya lagi, emil dengan santainya menghadapi kemarahan mia.


"aku, gak tau harus percaya pada siapa?" dengan wajah yang bingung


"ah.... sudahlah, lebih baik aku tidur. daripada mikirin masalah yang tadi, hanya buat kepalaku pusing."


mia merebahkan tubuhnya ke kasur. tak berapa lama, mia sudah berdamai dengan mimpinya.


------------+++-------------


keesokan harinya


mia terbangun dari tidurnya, dia merenggangkan otot-ototnya dan melirik jam yang ada di atas nakas.


"what??? ini udah telat. arghhhh.... kacau ne." setelah melihat jam 06.45, mia berlari menuju ke kamar mandi..


15 menit kemudian


mia telah rapi dengan seragamnya, dia berlari kecil menuju ruang makan. tampak ibunya yang sedang sibuk memasak. mia menghampiri ibunya


"ibu.... kenapa mia gak di bangunin? jadinya telat deh mia." sambil memanyungkan bibir.


"bukannya mia bilang ke ibu, kalau mia sekarang ujian praktek? dan ujiannya kan masih jm 8 ? jadi mia g telat kok." ucap ibunya sambil menghampiri mia dan memberinya segelas susu coklat yang hangat.


"hehehe..... iya mia lupa buk." sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. ibunya hanya tersenyum, melihat tingkah anaknya.


mia dengan cepat meneguk susu yang di buatkan ibunya, hingga tak tersisa.

__ADS_1


"bu, lebih baik mia berangkat sekarang aja. soalnya mia mau jalan kaki sekalian olahraga."


"ya udah... hati-hati ya nak." ibu mengelus puncak kepala mia dengan lembut.


mia pun berpamitan dan tak lupa mencium tangan orang ibunya.


"Assalamualaikum..... bu"


"Waalaikumsalam.... hati-hati ya nak."


mia berjalan kaki ke sekolah. tiba-tiba, ada sebuah motor berhenti di sampingnya. mia terkejut melihat emil yang sudah memegang tangannya.


"kak emil? mau ngapain kakak? lepasin tangan mia." meringis kesakitan


"kakak gak akan lepasin mia, sebelum mia percaya dengan apa yang kaka jelaskan tadi malam." menatap mia penuh permohonan.


"lepasin mia, kak. ini sakit...." seruh mia


"sakit? maaf, kakak gak sengaja." dengan muka bersalah.


mia hanya menanggapinya dengan menggelengkan kepala.


"mia gak nyangka, kenapa kakak tega lakuin ini ke mia?"


emil membuang nafas kasar.


"mia... kakak kan udah jelasin kalau apa yang di katakan icha itu semuanya gak benar."

__ADS_1


"udahlah kak. mia lagi gak pengen bahas masalah itu lagi. mia permisi dulu, mau ke sekolah takut telat."


mia beranjak pergi dari emil, tapi dengan sigap emil menarik tangan mia. hingga mia berbalik dan sangat dekat dengan wajah emil. emil melingkarkan tangan kirinya ke pinggang mia, sedangkan tangan kanannya memegang tangan mia.


deg.... deg... deg... tiba-tiba jantung mia seperti sedang berlari marathon..


cup.... di kening mia


cup... di pipi kanan


cup... di pipi kiri


cup.............. di bibir lembut mia


15 menit tanpa kata.... hening


mia tersontak dengan yang di lakukan emil. dengan segera mia menjauh dari emil.


"a...apa yang kak emil lakukan?" dengan nada gemetar, mia pergi meninggalkan emil.


"mia.... mia.... mia.... tunggu!" emil mencoba memanggil mia, tapi mia terus berlari meninggalkan emil.


"argh...... bodoh banget! apa yang sudah aku lakukan? mia pasti benci banget ma aku." emil menjambak rambutnya penuh frustasi, menyesali apa yang telah dia lakukan.


---------------------------


# hai.... readers...

__ADS_1


masih penasarankan antara mia dan emil???


Yuks.... terus baca kelanjutannya ya... jangan lupa like dan komennya + poinnya buat author, biar tambah semangat nulisnya. 😍😍


__ADS_2