
"Papa ngak akan marah, nanti Chaca yang ngomong sama Papa" jawab Chaca santai
"Sekarang ayuk kita ke kamar buat beresin barang-barang Tante Angela" lanjut Chaca sambil berdiri.
Angela tidak punya pilihan lain selain mengikuti kemauan Chaca, lebih baik dia punya satu teman sekutu daripada dua musuh dan sepertinya seru juga ngerjain boss gila itu pikir Angela.
Chaca dan Angela disibukan untuk mengatur barang-barang yang Angela bawa tadi dari kontrakannya. Tidak banyak hanya beberapa stel baju ganti dan peralatan mandi serta peralatan make up sederhana.
Setelah semua beres, mereka masuk ke kamar Chaca untuk bermain hingga Chaca tertidur karena kecapean.
_______
Sore harinya, saat Adam pulang dari kantor dia tidak melihat Chaca ataupun Angela saat memasuki rumahnya.
"Chaca mana Mbok Yum? tanya Adam setelah melihat kesemua penjuru rumah tidak juga menemukan putrinya itu.
"Non Chaca tadi di kamar Non Angela tuan, setelah mandi sore, sepertinya mereka masih disana" jawab mbok Yum
"Oh,,, oke" jawab Adam sambil melangkahkan kakinya menuju kamar yang biasa ditempati oleh pengasuh Chaca.
"Maaf Tuan, kamarnya Non Angela diminta pindah sama Non Chaca ke atas, kata Non Chaca biar dekat kalo dia butuh sesuatu" kata Mbo Yum sedikit ragu takut tuannya marah.
__ADS_1
Adam cukup kaget mendengarnya, dengan.alor bertaut dia memandang pada Mbo Yum yang terlihat semakin cemas.
Dengan perasaan heran dan tanpa bicara Adam mulai menaiki tangga menuju lantai dua rumahnya. Lalu berjalan menuju pintu kamar disamping kamar Chaca.
Tanpa mengetok pintu terlebih dahulu, Adam langsung menarik handle pintu kamar dan masuk ke dalam.
"Papaaaaa" teriak Chaca protes.
"Papa harus ketuk pintu dulu sebelum masuk kamar perempuan!" seru Chaca
"Siapa yang suruh kamu menempati kamar ini? tanya Adam pada Angela tanpa peduli protes Chaca.
"Chaca pa, Chaca yang minta Tante Angel tinggal dikamar ini. Tante Angel teman Chaca jadi nginapnya disini bukan dikamar Asisten Rumah Tangga" jawab Chaca tidak mau kalah
"Kalo ngak boleh disini, Tante Angel tidur dikamar Chaca aja" jawab Chaca mulai merajuk.
Angela bingung harus berkata apa melihat drama papa dan anak didepan matanya.
"Ngak bisa gitu donk Cha, kan Chaca udah gede, udah berani bobo sendiri. Jadi ngak perlu ditemani lagi tidurnya" jawab Adam sambil berjongkok depan putrinya itu.
"Kalo gitu, Chaca ikut pindah ke kamar bawah aja, dekat kamar Tante Angela. Yuuuk Tante Angel kita pindah" ajak Chaca sambil menarik tangan Angela.
__ADS_1
"Oke, Tante Angela boleh tempati kamar ini sementara" putus Adam sambil menarik nafas dan membuangnya pelan.
"Makasih Pa" seru Chaca senang sambil menghambur kedalam pelukan papanya.
"Oke, papa mandi dulu setelah itu kita makan malam bersama ya" kata Adam sambil melangkah keluar kamar.
"Yessss!" teriak Chaca penuh kemenangan begitu pintu kamar ditutup kembali oleh Adam dari luar.
_____
Saat makan malam drama baru dimulai dimana Chaca ngak izinkan Angela makan di dapur bersama ART yang lain, dia bersikeras agar Angela makan bersamanya di meja makan.
Selama ini Mesi selalu menemani dan melayani Chaca di meja makan, tapi tidak ikut makan. Biasanya Mesi baru akan makan kalo Chaca dan Adam sudah selesai makan dan keluar dari ruang makan.
Namun malam ini Chaca mau makan sendiri setelah Angela mengisi piring Chaca dengan menu makan malam pilihan Chaca dan menolak disuapi oleh Angela.
"Mbo Yum minta piring satu lagi ya buat Tante Angel" kata Chaca dengan manis padabo Yum yang selalu standby dekat ruang makan kalo-kalo majikannya butuh sesuatu.
Dan lagi-lagi Adam mengiyakan maunya Chaca tanpa berdebat, apalagi dimeja makan. Tapi Adam akan segera interogasi Angela begitu Chaca tidur.
"Lihat saja nanti" maki Adam dalam hati sambil melirik tajam Angela yang sedang menyuapkan makan malam ke mulutnya.
__ADS_1
_____