
Perjalanan 30 menit berlalu dalam diam, untuk mencairkan suasana Ridho memutarkan musik dari depan.
Chaca mulai bosan dan minta pindah duduk dekat jendela, dia mau melihat pemandangan dipinggir jalan yang dilewati menuju pantai. Perpindahan posisi Chaca ke pinggir otomatis membuat Adam berada ditengah. Angela menggeser duduknya makin kepinggir karena tidak ingin terlalu dekat dengan bosnya itu tapi dia terpaksa geser lagi ke dekat Adam karena Adam melinggarkan tangannya dibelakang punggung Angela dan menahan tubuh Angela agar tidak menjauh. Dia juga ngak mau bereaksi berlebihan takut menarik perhatian dua orang didepan mereka.
Lama diam, perjalanan panjang yang membosankan, musik yang mengalun lembut dan temperatur ac yang mendukung untuk kantuk menyerang Angela yang kurang tidur dan bangun jam 4 subuh tadi pagi.
Sekuat tenaga Angela menahan kantuk akhirnya menyerah dengan menyandarkan kepalaya kebelakang, dia mulai tertidur pulas. Saat mobil melewati jalan yang punya tingkungan cukup patah, kepala Angela berayun dan pindah ke bahu Adam. Saat Angela mencoba menarik kepalanya, Adam menahannya sambil sedikit mengelus lembut kepala Angela sehingga Angel kembali tertidur.
Chaca yang bosen juga merebahkan kepalanya ke paha Adam dan tertidur. Tinggallah Adam menjadi sandaran dari dua gadis yang sudah tertidur pulas. Ridho beberapa kali melirik Adam dibelakang melalui kaca spion ditengah ruang kemudi. Sangat heran melihat Adam mau dekat-dekat perempuan bahkan saat tangan Adam tadi mengelus lembut rambut Angela juga tak lepas dari pengamatan Ridho.
Adam memperhatikan reaksi Ridho dari balik kacamata hitamnya. Kalo tidak ada Dewi didepan, dia pasti sudah menendang kursi Ridho yang dari tadi sibuk mengawasinya.
Dewi yang mulai bosan memutar kepalanya ke belakang, melihat sedang apa penumpang dibelakangnya yang dari tadi tidak mengeluarkan suara sama sekali. Dewi kaget melihat kepala Angela bersandar cantik dibahu Adam dan Adam terlihat cuek aja, dia terlihat santai sambil mengelus lembut kepala Chaca yang tertidur dipahanya.
Dewi langsung melepas sabuk pengamannya dan mengerakan badan serta tangannya untuk menjangkau Angela. Niatnya membangunkan Angela yang sedang keenakan tidur. Dia benar benar panas melihat Angela yang mendapatkan kesempatan bersandar di bahu Adam yang selama ini dia impikan.
Belum sampai tangan Dewi menyentuh Angela, tiba-tiba badannya terayun kedepan karena Ridho tiba-tiba ngerem mobil mendadak. Adam tau Ridho akan menekan rem mobil untuk menghentikan Dewi membangunkan Angela, jadi dengan sigap Adam menahan kepala Angela dan badan Chaca agar tidak terdorong kedepan.
Dewi yang badannya menghantam dashboard didepannya melirik Ridho tajam.
__ADS_1
"Apa-apaan kamu? Kenapa rem mendadak? mau bunuh kita kamu?" tanya Dewi dengan suara tinggi. Suaranya yang menggelegar membangunkan Angela dan menganggu tidur Chaca. Adam segera mengusap lembut kepala keduanya agar melanjutkan tidur mereka. Chaca kembali memasuki dunia mimpi, berbeda dengan Angela yang kesadarannya segera pulih. Apalagi kepalanya sedang bersandar indah dibahu Adam dan tangan kanan Adam dengan lembut membelai rambutnya.
"Kamu ngak lihat tadi tiba-tiba ada kucing melintas didepan, kalo saya ngak rem itu kucing udah jadi kucing penyet kelindes ban mobil. Lagian siapa suruh kamu buka safety belt saat perjalanan masih jauh dan mobil sedang melaju kencang" jawab Ridho membela diri.
Ridho walaupun asisten Adam dan sering bertugas sebagai sopir pribadi Adam, tapi mereka diluar jam kerja lebih seperti teman, karena sebenarnya Ridho masih adik sepupu Adam dan Ridho juga tinggal di paviliun samping rumah utama Adam. Paviliun itu adalah basecamp Adam bersama teman-teman sejak kuliah dulu dan sekarang ditempati Ridho.
Dewi dengan kesal kembali memutar badannya melihat ke belakang, makin kesel melihat kedua gadis itu masih tidur dengan nyenyak dan tangan Adam ada dimasing-masing kepala mereka membelai lembut rambut mereka agar tidur nyaman.
"Ngak usah cari masalah, duduk aja yang bener" kata Adam dingin.
Dewi dengan helaan nafas kesel memutar tubuhnya dan memasang kembali safety beltnya. Dia mulai memikirkan gmana caranya nanti menarik perhatian Adam di pantai. Biarlah mengalah dikit untuk menang banyak nanti, pikir Dewi.
"Tidur aja, ngak usah kebanyakan mikir" kata Adam pelan. Adam tau Angela sudah terbangun sejak Dewi ribut tadi, dia bisa merasakan perbedaan nafas Angela yang tadi teratur saat tidur tapi sekarang berubah berantakan, terasa Angela berusaha menahan nafasnya.
Angela akhirnya menyerah dan membuka matanya, dia mengambil tangan Adam dari kepalanya dan menurunkannya. Namun saat dia mau lepaskan tangan Adam saat sudah sampai dibawah, Adam malah menggenggam tangan Angela dan menariknya.
"Gantian, aku juga ngatuk" kata Adam pelan dan langsung meletakan kepalanya di bahu Angela.
"Yaaaaa ampuuun bos" keluh Angela dalam hati, apalagi dia melihat bagaimana Ridho dari tadi melihat dan mengawasinya lewat kaca spion dan sepertinya tersenyum mengejeknya.
__ADS_1
Senyum Ridho seolah-olah mengatakan kalo Angela sudah tertangkap basah karena ada main sama bosnya. Angela menghela nafas berat dan membuangnya, seolah-olah buang nafas itu akan membuat beban bathin ikut terbuang.
"Ngak usah pikirkan dan pedulian dia" Kata Adam yang tau kalo Ridho sedang mencoba menggoda Angela, supaya Angela malu.
Nafas lembut Adam yang mengenai wajahnya saat bicara tadi justru membuat pikiran Angela piknik dengan kejadian saat dalam raungan kerja tadi subuh. Hal itu menyebabkan jatungnya kembali bergemuruh dan tangannya mulai mengeluarkan keringat dingin.
Adam tersenyum dalam hati saat merasakan reaksi tubuh Angela, dia yakin wajah putih gadis tomboy itu kini sudah memerah.
"Ntar lagi nyampe bang" kata Ridho setelah didepan dia melihat hamparan laut luas dan melewati gapura menuju pantai wisata itu.
"Kok cepat banget sih, blom 10 menit dia nyandar enak" ngerutu Adam dalam hati sambil memperbaiki posisi duduknya.
"Bangun sayang, kita udah sampai" panggil lembut Adam membangunkan Chaca.
Mendengar kata sayang keluar dari mulut Adam, Dewi kembali memutar kepalanya untuk memastikan siapa yang dipanggil sayang sama Adam.
Dia bernafas lega karena Adam sedang mencoba membangunkan Chaca, sementara Angela sudah bangun dan melihat keluar jendela. Angela sedang memulihkan detak jantungnya dan berharap wajahnya tidak lagi memerah.
"Sepertinya aku harus jaga jarak nih sama si bos, bisa-bisa kena serangan jantung aku lama-lama dekat dia" tekad Angela sambil menarik nafas dalam dan membuangnya pelan pelan.
__ADS_1
__________