Bos Mah, Bebaaaas...

Bos Mah, Bebaaaas...
Episode 25


__ADS_3

Dengan wajah kaget, karyawan hotel segera berlari ke arah pantai dan memanggil temannya menggunakan HT yang biasa ada dikantong belakang setiap karyawan untuk memudahkan koordinasi melayani tamu hotel dan resort mereka yang luas.


Begitu sampai disamping Dewi, salah seorang karyawan langsung memeriksa denyut nadinya dengan menyentuh tangannya.


Dalam hati Dewi merasa happy karena taktiknya berhasil, dia yakin dua orang yang ada didekatnya adalah Adam dan Ridho. Tapi begitu dia mendengar salah seorang dari mereka melaporkan tentang situasinya lewat HT, Dewi merasa curiga. Dia membuka sedikit matanya melihat orang yang datang membantunya, saat dilihatnya dua orang itu karyawan hotel, Dewi langsung duduk dan melihat sekelilingnya dan tidak melihat Adam atau Ridho disana.


Dengan kesal Dewi langsung berdiri dan berlari menuju villa. Dua karyawan hotel yang tadi membantunya hanya bisa bengong melihat korban yang mau dievakuasi jalan sendiri dan bahkan berlari.


Dewi benar-benar kesal diabaikan oleh Adam dan dia juga tidak sudi dipegang-pegang karyawan hotel yang tidak sekelas dengannya. Saat berlari menuju Villa, Dewi berpapasan dengan dua orang karyawan hotel yang sedang berlari menuju pantai tempat dua rekannya masih bengong karena ditinggal korban.


Ridho yang mengamati kejadian itu tidak bisa menahan tawa sampai Dewi tiba diteras Villa.


"Lu ngapain bobo siang disitu? merasa bule lu dan butuh berjemur?" tanya Ridho sambil cekikikan.

__ADS_1


"Ngak usah komentar, mana abang lu?" jawab Desi makin emosi.


"Didalam, lagi makan siang sama calon ibu anak-anaknya" jawab Ridho sengaja memanaskan suasana.


Didalam Villa dia melihat Adam duduk di sofa sendirian sambil fokus pada gadgetnya, sementara Chaca dan Angela tidak kelihatan.


Dengan menghentakkan kakinya dilantai Dewi lalu masuk kedalam salah satu kamar Vila untuk membersihkan pasir yang menempel ditubuhnya.


Tidak lama Chaca dan Angela keluar dari kamar dilantai dua, sudah terlihat segar dan berganti pakaian.


Setelah semua siap, Chaca segera memanggil Papanya dan Om Ridho untuk makan. Chaca juga memanggil Dewi sambil mengetuk pintu kamar tapi tidak ada sahutan dari dalam. Akhirnya Chaca menyerah dan kembali ke meja makan.


Dewi sebenarnya mendengar panggilan Chaca tapi dia mau ngambek dulu, dia mau Adam yang datang memanggil dan membujuknya. Namun satu jam berlalu, tidak ada lagi yang memanggilnya ke kamar, sampai dia tertidur karena udara yang sejuk.

__ADS_1


Selesai makan siang, Angela dibantu Chaca memberekan kembali meja makan. Setelahnya Angela mengajak Chaca ke kamar lantai dua untuk istirahat.


Ridho setelah makan juga masuk kamar melanjutkan tidur, tinggallah Adam sendirian disofa ruang tamu villa.


Sedikit ngantuk, Adam berniat untuk rebahan, tapi dia khawatir kalo nanti dia tertidur dan Dewi keluar, dia khawatir Dewi akan ambil kesempatan.


Jadi tempat paling aman adalah ke kamar yang ditempati Chaca dan Angela. Adam melangkahkan kaki menaiki tangga. Dan membuka pintu kamar pelan-pelan agar tidak mengganggu mereka berdua yang sudah terlelap.


Adam mengedarkan pandangan sekeliling kamar dan tidak melihat ada sofa. Hanya ada kasur ukuran king size yang cukup luas disamping Angela. Chaca tidur disebelah kanan tempat tidur dan Angela memeluk Chaca dengan posisi ditengah-tengah kasur.


Tanpa pikir panjang Adam segera merebahkan badannya disebelah Angela. Tidak lupa dia mengunci pintu dari dalam saat masuk. Biar Dewi ngak masuk dan cari masalah pikirnya.


Tak berapa lama rebahan, Adam pun terbang didunia mimpi. Mereka bertiga tertidur dengan nyaman dan saling tidak sadar saat mereka bertukar posisi atau bergerak dalam tidurnya.

__ADS_1


Ngak tau akan seperti apa reaksi Angela saat nanti bangun, saat dia sadar si bos tidur ditempat yang sama dengannya.


______


__ADS_2