
Angela melangkahkan kaki ke dapur dan memanaskan air untuk membuat kopi pesanan bosnya yang suka bertindak seenak perutnya itu.
Lima menit berlalu kopi pesanan Adam sudah selesai dibuat Angela dan meletakkannya di atas meja di ruang tamu. Adam masih di dalam kamar karena tidak terlihat di ruang tamu, akhirnya Angela masuk ke kamar untuk melihat bosnya itu.
"Bos, kopinya....." Angela tidak jadi menyelesaikan kalimatnya karena melihat Adam sudah tertidur pulas di kasur milik Angela.
"Huuuffttt...." Angela hanya bisa membuang nafas frustasi. Bagaimana bisa bosnya itu tidur dengan seenaknya disana, tapi untuk membangunkannya Angela juga ngak berani. Akhirnya Angela memilih keluar kamar dan membiarkan Adam tidur dan Chaca sibuk dimejanya.
Setelah berpikir sejenak, Angela memilih untuk mulai bersih-bersih ruang tamu dan dapur kontrakannya. Memeriksa stok makanan yang ada di dapur dan dalam lemari pendingin. Membuang bahan-bahan yang sudah membusuk, layu dan kadaluarsa. Satu jam berlalu, kegiatan bersih-bersih pun selesai dan Angela duduk istirahat di kursi tamu. Jarum jam di dinding menunjuk angka 10.45 dan bos belum terdengar bersuara dari dalam.
"Tante Angel aku lapar, ada makanan?" tanya Chaca yang tiba-tiba muncul dari kamar.
"Chaca mau makan apa?" tanya Angela balik dengan lembut.
"Apa aja deh, atau kita masak yuk" ajak Chaca dengan mata berbinar.
__ADS_1
"Yuuk ke dapur dan lihat apa yang bisa kita masak" jawab Angela sambil berdiri.
Beberapa bahan makanan tersedia, beberapa bahan yang kurang dipesan Angela menggunakan aplikasi belanja Online yang ada di hp.
Mereka mulai menyiapkan beberapa bahan yang tersedia sembari menunggu bahan tambahan datang.
Setelah hampir satu jam di dapur, mereka berhasil memasak beberapa hidangan sederhana. Soto Padang dan Udang Goreng Tepung yang menggugah selera.
Aroma Soto Padang yang sedang dimasak, mengganggu indra penciuman Adam yang sedang tidur di kamar. Aroma lezat itu membuat perutnya terasa lapar dan akhirnya memutuskan untuk bangun.
Tanpa permisi dia langsung duduk ambil posisi di meja makan. Matanya memperhatikan semua yang terhidang di meja tapi sepertinya dia belum melihat yang dia cari.
"Kopi saya mana?" tanya Adam setelah melihat di meja dan sekitarnya tidak melihat gelas kopi.
"Ada di meja tamu, udah dingin. Habis Papa kelamaan tidur" jawab Chaca.
__ADS_1
"Oh ya udah kalo gitu, saya ambil dulu" Adam berdiri dan melangkah ke ruang tamu untuk mengambil kopinya.
"Ini kamu yang masak atau Go Food?" tanya Adam to the point begitu kembali lagi ke dapur setelah mengambil kopinya.
"Kita yang masak Papa, bukan Go Food. Tante Angel ternyata jago masak" Chaca segera menjawab karena ngak terima kerja keras mereka diremehkan oleh Adam.
"Kalo tampilan dan aroma sih lumayan enak nih kelihatannya, tapi rasanya belom tau ya" komentar Adam lagi karena melihat Angela diam saja dan yang merespon setiap pertanyaannya selalu Chaca.
"Dicoba dulu bos, siapa tau cocok dilidah. Tapi kalo nanti sakit perut setelah makan, jangan salahkan saya ya bos" Jawab Angela karena sedikit kesal lihat tingkah bosnya itu dari pagi.
"Kalo saya sakit perut, kamu juga yang akan repot. Tugas kamu nambah, ngak hanya urus Chaca tapi urus saya juga" balas Adam santai sambil menyuap sesendok soto ke dalam mulutnya.
Angela memilih diam dan ngak merespon kata - kata bosnya lagi. Kalo dijawab pasti jadi panjang, ribet dan ngeselin, pikir Angela. Jadi lebih baik diam dan nikmati makanan yang ada dipiring masing-masing.
______
__ADS_1