
Sepanjang perjalanan ke rumah, Angela beberapa kali melirik Adam yang terlihat masih ngambek.
"Kalo aku inisiatif duluan buat sapa atau rayu dia, aku terkesan murahan ngak ya?!" pikir Angela dalam hati.
Ilmu resolusi konflik dan best practicis yang selama ini dia terapkan sepertinya ngak akan mempan jika diterapkan pada Adam. Angela sangat ragu dalam mengambil inisiatif atau tindakan, dia takut nanti dicap negatif sama Adam.
Disisi lain, Adam melihat Angela ragu-ragu mau bertindak antara kesal dan lucu melihat Angela. Sikap tenang dan profesional Angela dalam menangani konflik tambang dengan masyarakat seakan menguap saat ini. Angela terlihat gelisah dan ragu-ragu. Jadi Adam memilih untuk menguji Angela, seberapa besar usaha Angela untuk mengambil hatinya.
Perjalanan 30 menit ke rumah akhirnya berlalu tanpa satu patah katapun diantara mereka. Bahkan Pak Ujang yang biasanya suka bercerita disepanjang perjalanan juga ikut-ikutan diam dan bingung harus memulai obrolan apa.
"Apa sih yang terjadi pada mereka, tadi pagi mesranya kayak penganten baru. Bahkan bos gandeng Angela ke mobil dan bukakan pintu mobil buat Angela, nah sekarang diam-diaman kayak lagi musuhan, aneeh" pikir pak Ujang penuh tanda tanya.
Begitu mobil berhenti didepan pintu masuk rumah, Adam tanpa bicara apapun langsung buka pintu dan keluar. Angela masih bengong dikursinya.
"Pak Ujang, kalo bos ngambek gitu gmana triknya ya buat dia senang lagi?" tanya Angela pusing.
"Ajakin makan Soto Silungkang aja mba, saya tau tempat makan Soto Kesukaan bos. Mumpung ntar lagi jadwal makan siang" usul Pak Ujang.
"Pak Ujang memang the best dah, makasih pak idenya. Saya masuk dulu ya" pamit Angela
Angela segera masuk ke kamarnya untuk mandi dan berganti pakaian santai, kemeja yang dipakainya terasa lengket, ganti pakai Baju Kaos lebih nyaman pikir Angela.
Adam yang sudah berada di kamarnya mulai kesal lagi karena Angela benar-benar ngak ada inisiatif sama sekali. Dia langsung ke kamar dengan harapan Angela menyusulnya, tapi jangankan menyusul, pesan chat pun ngak masuk ke gadget yang dari tadi dipandanginya.
Akhirnya, Adam memutuskan untuk ambil inisiatif sendiri.
Tok...tokkk... ketuk Adam pada pintu penghubung kamar mereka. Tidak ada sahutan dari kamar sebelah. Setelah beberapa kali mengetok pintu dan ngak ada sahutan, Adam akhirnya berinisiatif masuk ke kamar Angela.
"Kemana tuh anak?" tanya Adam dalam hati sambil melirik sekeliling kamar Angela. Tak lama Adam mendengar suara air di kamar mandi, lagi mandi kayaknya.
Malas kembali ke kamarnya, Adam memilih rebahan dikasur Angela, 10 menit berlalu dia terlelap karena bosa menunggu.
Angela yang keluar kamar kaget melihat bosnya sedang tidur dikasurnya, apalagi dia cuma pakai handuk dan pakaian gantinya terlipat rapi diatas kasur disamping Adam tidur.
__ADS_1
Beberapa waktu Angela amati, terlihat si bos sedang tidur, pelan-pelan Angela melangkah mendekati kasur mengambil pakaian gantinya. Dia harus berjalan pelan, supaya Adam tidak bangun.
Saat Angela menyentuh pakaiannya, dia memandangi Adam untuk memastikan Adam masih tertidur. Sialnya Adam membuka matanya karena merasa ada orang yang berada disekitarnya. Melihat Angela hanya pakai handuk saja menutupi badannya dan rambutnya dicepol keatas, memperlihatkan bahu dan leher bersih Angela yang menggoda iman.
Adam segera membalikan badannya membelakangi Angela.
"Pakai baju dikamar mandi sana" usir Adam.
Melihat Adam langsung membelakanginya dan setelah itu mengusirnya membuat Angela sedikit kesal. Angela berpikir untuk sedikit mengerjai Adam tanpa berpikir dampaknya buat dirinya yang sesunguhnya memancing dengan membangunkan harimau tidur.
"Inikan kamar saya, kenapa bapak main masuk aja. Kalo saya mau pakai baju disini, emang masalahnya apa?" tantang Angela.
"Jangan aneh-aneh angel, nanti kamu menyesal" Adam mencoba mengingatkan tanpa membalikan tubuhnya. Adam sedikit kaget saat membuka matanya, ternyata didepannya ada kaca yang menampilkan bayangan tubuh Angela, sayangnya Angela tidak kepikiran kesana.
"Kan bapak yang mau aneh-aneh, makanya masuk kesini. Jangan salahin saya dunk" kata Angela bersikeras.
"Ya ampuuuuun, ini anak. Kalo ngak mikir dosa, habis nih kamu Angel" keluh Adam dalam hati.
Sekarang Angela yang kelabakan karena Adam tiba-tiba bangun dan melihat dia dari bawah sampai ke atas. Dengan panik Angela akhirnya meraih pakaian gantinya dan berlari ke kamar mandi. Sialnya karena tidak hati-hati dan tidak melihat lantai basah, Angela malah terpelesat dan jatuh didepan pintu kamar mandi. Untung saja kepalanya ngak terbentur lantai atau dinding.
Adam yang kaget melihat Angela jatuh, langsung berlari membantu Angela.
" Makanya kalo belum siap mental, jangan mancing-mancing" ucap Adam sambil mengangkat tubuh Angela ke kasur.
Setelah meletakan tubuh Angela ke kasur, dengan gaya cool Adam langsung pergi ke kamarnya.
Setelah sampai dikamarnya, sambil mengoceh dalam hati Adam langsung masuk ke kamar mandi.
"Sial, ngak nyadar dia apa mancing-mancing Harimau yang udah tidur tenang 5 tahun ini, awas aja nanti kalo udah sah. Kamu mesti bayar double untuk hari ini" rutuk Adam sambil main solo menenangkan juniornya yang ngak mau diajak kerjasama. Apalagi saat mengendong Angela dari lantai ke kasur. Sentuhan tangan Adam pada kulit paha dan pungung Angela serta pemandangan indah dada Angela yang hanya tertutupi handuk, benar-benar menguji imannya.
Sementara di kamar sebelah Angela mengutuk kebodohan dirinya dan mengetok-ngetok kepalanya dengan frustasi.
Setelah selesai berpakaian, Angela masih bingung harus melakukan apa.
__ADS_1
Ting...bunyi pesan masuk ke gadget Angela.
"Udah selesai pakai baju?" tanya Adam dipesan itu. Dia ngak mau ambil resiko masuk ke kamar Angela lagi lalu lelah sendiri di kamar mandi setelahnya.
"Udah pak" jawab Angela membalas chat itu.
"Ya udah, ayuk makan siang ke Warung Soto langganan saya" ajak Adam
"Oke" jawab Angela
Saat keluar kamar, Angela melihat Adam yang juga sudah berganti pakaian dan sepertinya baru selesai mandi. Dia sama sekali tidak tau kalo kelakuan dia yang memancing Adam tadi, memaksa Adam harus mandi air dingin untuk mengatasi dampak double yang ditimbulkan oleh kebodohannya.
Tanpa sadar Angela tersenyum, memandangi Adam.
"Ngak usah senyum-senyum kalo belum siap bertanggung jawab" ucap Adam sambil memukul lembut kepala Angela.
Namun setelahnya Adam segera meraih bahu Angela dan melangkah menuruni tangga sambil memeluk bahu Angela mesra.
"Maaf....." ucap Angela sambil melingkarkan tangannya dipinggang Adam.
"Lain kali bawa pakaian ganti ke kamar mandi, kalo ngak mau terjadi sesuatu. Kecuali kalo udah sah, ngak pakai apapun kamu ngak ada masalah" ucap Adam sambil menowel hidung Angela.
"Lain kali jangan masuk kamar anak gadis orang sembarangan, apalagi sambil tiduran nungguin anak gadis orang lagi mandi" jawab Angela balik.
Adam menyadari kalo dia juga salah, jadi dia hanya membelai dan mengacak-acak rambut Angela sambil tetap berjalan menuju mobil.
Pak Ujang yang sudah stand by di mobil hanya bisa geleng-geleng kepala melihat sepasang manusia yang sudah kayak anomali cuaca, kadang panas kadang hujan begitu....
"Tempat biasa pak" titah Adam setelah mereka berdua masuk dan duduk dikursi belakang mobil.
"Oke pak" jawab pak Ujang sambil melajukan mobil meninggalkan rumah menuju warung Soto Silungkang langganan Adam jika sedang berada di Sawahlunto.
________
__ADS_1