Bos Mah, Bebaaaas...

Bos Mah, Bebaaaas...
Episode 35


__ADS_3

Setelah kesepakatan antara warga terdampak dan perusahaan tercapai serta sudah terbentuk Tim 9 yang berisikan perwakilan warga, pemerintah dan perusahaan untuk pembayaran ganti rugi dan kompensasi atas dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas tambang, perusahaan sudah diizinkan untuk memulai operasional memproduksi bongkahan batubara yang akan dijual pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan pabrik semen.


Adam memutuskan untuk segera kembali ke Jakarta karena situasi sudah dipandang kondusif. Adam tidak kembali sendirian, dia mengajak Ridho dan Angela kembali ke Jakarta, sementara Doni bertugas untuk melakukan audit bersama tim auditor yang juga sudah sampai di Sawahlunto. Sementara Andi dan Anton bergabung bersama Tim 9 untuk menyelesaikan semua kewajiban perusahaan kepada warga dan pemerintah.


Perjalanan dinas selama 5 hari yang melelahkan berakhir setelah pesawat Garuda Indonesia yang mereka tumpangi mendarat mulus di Bandara Soekarno Hatta.


Angela saat ini merindukan kasurnya dikontrakan yang sudah berminggu tidak dia tempati. Namun meminta izin Adam untuk pulang ke kontrakan sepertinya akan menjadi tantangan berat bagi Angela.


Dengan langkah tak bersemangat Angela berjalan menarik travel bag nya meninggalkan pesawat.


"Knapa? lemas begitu mukanya? capek ya?" tanya Adam penuh perhatian.


"Bos aku boleh pulang ke kontrakan dulu ngak?" tanya Angela balik.


"Kenapa? Takut diterkam babang Adam ya?!🤭🤭🤭" nimbrung Ridho


Adam langsung membuka kacamata hitamnya dan melototkan matanya pada Ridho.


"Sorryyyyy bang" jawab Ridho sambil mengangkat tangannya tapi tetap tersenyum jahil pada Angela.


"Kita ke rumah dulu ya, Chaca pasti udah kangen sama kamu. Besok kamu libur dan boleh ke kontrakan seharian, tapi ngak boleh nginap. Sore mesti balik ke rumah" kata Adam memutuskan tanpa kasih celah Angela membantah.


"Okelah boss, tapi janji ya seharian besok aku boleh me time di kontrakan seharian?!" kata Angela memastikan.


"Hmmmm, bolehlah" jawab Adam


Mereka sudah sampai diarea penjemputan penumpang dan Pak Man sudah stand by disana menunggu mereka.


"Langsung pulang apa mau mampir-mampir dulu pak?" tanya Pak Man pada Adam.


"Langsung pulang aja Pak Man, capek dan gerah banget rasanya" jawab Adam.


"Oke pak" jawab Pak Man.


Angela dan Adam duduk di kursi belakang, sementara Ridho duduk didepan bersama Pak Man.


Angela yang sudah merasa lelah, akhirnya tertidur dalam perjalanan panjang dan lama karena macetnya jalanan ibukota. Adam yang kasihan melihat kepala Angela menyandar ke kaca menarik kepalanya lembut dan menyandarkan ke bahunya.


Pejalanan selama hampir 2 jam itu berlangsung sepi hingga mobil memasuki gerbang utama rumah Adam.


"Angel bangun, udah nyampe" usap Adam lembut pipi Angela.

__ADS_1


Angela terbangun dan mengangkat kepalanya serta melihat keluar jendela.


"Sorry ketiduran" ucap Angela


"Iya nih, mana ileran lagi" jawab Adam sambil pura-pura membersihkan bahunya.


"Ach, masa sih?!" reaksi Angela cepat mencari cermin untuk melihat wajahnya.


Adam tertawa geli melihat reaksi Angela.


"Ayo turun, walau ileran masih cantik kok" goda Adam.


Angela yang sadar dikerjain Adam segera merapikan rambutnya dan turun dari mobil mengikuti Adam kedalam rumah.


Ridho telah lebih dulu turun dan segera ngacir ke Paviliun samping rumah utama.


Begitu memasuki rumah, Adam terhenti melihat ramainya anggota keluarga di ruang keluarga. Chaca segera berlari mendekati mereka.


"Papa, kangeeen" teriak Chaca sambil memeluk dan mencium pipi Adam. Selanjutnya Chaca juga memeluk dan mencium kedua pipi Angela.


"Gmana urusan disana? udah beres?" tanya pak Putra Papinya Adam saat Adam memasuki ruang keluarga.


"Aman pi. Papi dan Mami kapan pulang? kok ngak ngabari Adam?" tanya Adam sambil berjalan mendekati dan memeluk Mami dan Papinya.


"Dewi? Ngomong apa dia?" tanya Adam kurang senang.


"Katanya kamu terlalu sibuk dan lupa mengawasi putrimu, mempercayakan putrimu pada orang yang tidak tepat. Untung akhirnya Chaca bisa kembali pada kita tanpa kurang satu apapun" tambah mami Adam.


" Duduk dulu Dam" minta Papi dan Adam dengan patuh menduduki kursi disamping Papinya.


"Maaf bapak dan ibu, saya mohon diri dulu" pamit Angela bingung karena merasa terjebak dalam masalah keluarga Adam.


"Ayo Tante kita ke kamar" ajak Chaca.


"Oh tunggu dulu" tahan Mami Adam.


"Kamu Angela? Yang udah nemukan dan selamatkan Chaca waktu itu?!" tanya Mami Adam


"Iya bu, saya Angela dan kebetulan sekali saya juga bekerja di perusahaan pak Adam" jawab Angela sopan.


"Oh terima kasih ya kamu udah temukan Chaca dan mau rawat Chaca dengan baik. Saya tau kamu sangat keberatan karena dipaksa Adam ganti Job Description dari sebagai Divisi Resolusi Konflik jadi pengasuh Chaca. Tapi kamu ngak perlu khawatir, begitu Adam menikah dengan Dewi, kamu bisa kembali ke posisi kamu di kantor" ucap Mami Adam.

__ADS_1


Kata-kata Mami Adam bagaimana petir disiang bolong bagi Angela dan Adam.


"Mamiiii, siapa yang mau menikah dengan Dewi? jangan ngacok deh mi" protes Adam. Sekilas dia menangkap wajah sendu Angela.


"Papi dan Mami ngak ngacok Dam, memang itu tujuan utama kami kembali ke Indonesia. Nanti malam kita akan makan malam bersama om robert, tante uci dan Dewi untuk membicarakan pertunangan dan pernikahan kalian" ucap Papi Adam.


Angela yang masih berdiri mematung disana benar-benar kehilangan fokusnya dan hanya terdiam disana. Tarikan lembut tangan Chaca menyadarkan Angela dari rasa syok yang barusan menyerangnya.


Sambil menganggukan kepala pamit, Angela mengikuti Chaca ke kamar Chaca dilantai dua rumah itu.


"Tante Angel, Chaca ngak mau Tante Dewi jadi mama Chaca, Chaca maunya Tante Angel. Tapi Chaca ngak berani minta ke Oma dan Opa" rengek Chaca begitu mereka memasuki kamar.


Angela masih diam dan benar-benar ngak tau mau jawab apa.


Baru beberapa hari ini dia merasakan indahnya jatuh cinta, diperhatikan dan disayang Adam sepenuh hati. Masa sekarang udah patah hati aja. Mana ini pertama kali Angela merasakan perasaan cinta dan sayang sedalam ini.


"Masa pertama jatuh cinta mesti patah hati sih, ya tuhaaan" tangis Angela tanpa suara dan air mata.


Sementara dibawah Adam masih berdebat dengan kedua orang tuanya untuk menolak rencana tunangan dan pernikahan dengan Dewi yang direncanakan oleh orang tuanya itu.


"Apa kurangnya Dewi? Dia sangat mencintaimu dan dia akan menyayangi Chaca dengan tulus, karena selain Chaca anakmu, Chaca adalah keponakannya juga" lanjut mami mencoba mempertahankan keputusannya.


Papi lebih banyak diam, dia melihat sedikit berbeda tatapan Adam pada Angela tadi.


"Mi, Dewi itu ngak sebaik yang mami pikir ya. Dia hanya peduli sama Adam aja, targetnya hanya Adam. Sedikitpun dia ngak peduli Chaca, walau Chaca ponakannya. Mami mau bukti, bentar ya" ucap Adam dan mulai sibuk dengan gadgetnya.


Tak lama Adam mulai memutar rekaman cctv ruang makan saat Dewi berkunjung beberapa waktu lalu. Dalam rekaman terlihat jelas bagaimana sikap Dewi pada Adam, Chaca dan juga Angela.


"Tapi Dam, kamu ngak bisa egois, Chaca butuh sosok mama untuk mengurusnya dan menyayanginya. Selain itu, usiamu udah berapa? masa kamu betah menduda terus?" potong Papi Adam


"Aku akan segera menikah tapi tidak dengan Dewi" jawab Adam yakin


"Lalu dengan siapa? bawa kesini pilihanmu, maka mami dan papi ngak akan maksa kamu menikah dengan Dewi" ucap Mami Adam menantang Adam.


"Oke, tunggu 5 menit" jawab Adam sambil berdiri dan berlari ke lantai dua memanggil Angela di kamar Chaca.


Saat Adam sudah menghilang, Mami dan Papi Adam langsung tertawa senang karena berhasil mengerjai Adam.


Ridho yang mengintip dari dapur mengangkat jempolnya ke arah mami dan papi Adam. Tidak sia-sia mereka menyusun skenario untuk menjebak Adam memperkenalkan Angela sebagai pilihannya pada mereka.


Papi dan Mami telah menerima semua informasi tentang Angela melalui Ridho. Bahkan beberapa foto mesra mereka saat di Sawahlunto dan termasuk saat dimobil tadi sudah dilihat oleh mami dan papi Adam.

__ADS_1


Tapi kira-kira Angela mau ngak ya menerima todongan Adam untuk menikah ditengah kegalauannya barusan melihat drama orang tua Adam yang tanpa angin dan tanpa hujan meminta Adam bertunangan dan menikah dengan perempuan lain???šŸ¤”šŸ¤”šŸ¤”


_______


__ADS_2