
Untuk menghilangkan mood negatifnya gara kejadian subuh tadi, Angela memilih ke dapur membantu bik ina dan mbok yum menyiapkan sarapan pagi.
Setelah beres, Angela ke kamar Chaca untuk membangunkan si putri kecil itu dan membantunya bersiap untuk sarapan.
Saat mereka keluar dari kamar Chaca menuju tangga ke lantai satu, Adam terlihat juga keluar dari kamarnya dengan Kaos polo biru dan celana cargo pendek warna putih. Terlihat makin cakep dan segar pagi pagi. Angela berusaha cuek dan melanjutkan langkah menuruni tangga.
Sampai diujung tangga bawah, tiba-tiba ada seorang perempuan cantik datang dengan pakaian santai dan menebar senyum manis.
"Selamat pagi Cha.... ponakan cantik tante" sapa gadis itu ramah. Tapi sesaat kemudian pandangannya terkunci pada objek yang sedang menuruni tangga dibelakang Chaca dan Angela.
"Selamat pagi mas... Makin ganteng aja nih" sapa gadis itu tanpa berniat menyembunyi rasa kagumnya.
"Pagi" jawab Adam santai.
Angela masih menebak-nebak siapa gadis ini kira-kira, karena ini baru pertama kali bertemu.
Adam melewati mereka dan terus berjalan keruang makan. Diikuti oleh gadis itu dengan semangat. Lalu Chaca dan Angela mengikuti dibelakangnya.
Adam telah duduk dikursi yang biasa dia gunakan, gadis itu ikut duduk disebelahnya. Chaca dan Angela duduk dikursi didepan mereka.
"Ponakan Tante Dewi yang cantik, Tante kangen banget lho sama kamu, Kamu apa kabar?" Gadis itu kembali membuka obrolan sebelum memulai sarapan.
"Oh namanya Dewi, siapa sih?" tanya Angela dalam hati sambil mengambilkan sarapan buat Chaca.
"Chaca baik, Tante makin cantik aja" jawab Chaca sambil tersenyum.
__ADS_1
Pujian Chaca bilang Dewi makin cantik didepan Adam benar-benar membuat perasaan Dewi melambung dan terbang ke awang-awang.
"Chaca bisa aja" Jawab Dewi tersipu. Hal itu tidak luput dari perhatian Angela.
Adam diam-diam memperhatikan reaksi Angela dari sejak Dewi muncul dan muncul ide jahil Adam untuk memanas-manasi Angela. Walau selama ini Adam selalu bersikap dingin sama Dewi tapi demi melihat reaksi Angela yang mungkin masih kesal karena kejadian semalam, dia berniat untuk memanasinya sedikit.
"Btw ini siapa ya?" tanya Dewi mengarahkan pandangannya pada Angela.
"Kok aku ngak lihat Mesi, mantan sekretaris kamu yang kemaren jadi pengasuh Chaca?" Tanya Dewi lagi sambil melihat sekelilingnya.
"Mesi udah Resign" jawab Adam sambil meminum juice orange yang ada didepannya.
"Trus dia? gantinya Mesi buat jadi pengasuh Chaca?" tanya Dewi lagi penasaran.
"Oh iya mas, Nasi goreng ditambahi Tempe oreg enak nih. Mas kan suka Tempe oreg jadi pagi-pagi aku bikinin buat mas" Dewi selalu ingat dengan menu sederhana kesukaan Adam. Dia dulu memperhatikan kalo Sepupunya yang jadi istri Adam dan Mama Chaca sering membuatkan Tempe oreg buat Adam.
Dewi mengeluarkan tupperware dari tasnya dan mengambil satu sendok Tempe Oreg dan kemudian ditabur ke Nasi Goreng Adam.
"Tante Dewi kangennya sama aku tapi yang dibawa kok makanan kesukaan papa?" tanya Chaca polos
"Tante bingung sayang, mau bawain Chaca makanan apa. Kan semua makanan disini makanan kesukaan Chaca" jawab Dewi ngeles dan sibuk mengurus Adam.
Melihat Angela ikut mengambil makanan untuk sarapan bersama, Dewi sedikit merasa heran.
"Lho kok pembantu ikutan sarapan bareng majikan?" tanya Dewi heran dan sedikit kurang senang.
__ADS_1
"Maaf ya mba, saya bukan pembantu" jawab Angela dengan sedikit kesal. Dia sedikit panas lihat Adam dilayani perempuan lain, apalagi setelah apa yang terjadi pada mereka semalam.
"Kan kamu pengasuh Chaca, Pengasuh sama dengan ART dan sama dengan Pembantu" jawab Dewi sengit.
Angela melihat pada Adam dan Adam terlihat cuek memakan nasi gorengnya. Sedikitpun terlihat ngak berniat membantu Angela.
"Ini Tante Angela, Dia bukan pengasuh aku. Dia teman aku yang sekarang lagi nginap sini nemani aku, sampai Papa dapatkan lagi Pengasuh pengganti Tante Mesi" jawab Chaca membela Angela.
"Ach masa sih?" tanya Dewi masih ngak percaya, tapi melihat semua diam dan ngak menjawab pertanyaannya, akhirnya Dewi kembali memfokuskan perhatiannya pada Adam
"Mas, kan aku udah pernah bilang, kalo kamu kerepotan urus Chaca sendirian, aku mau kok jadi penggantinya Mama Chaca" rayu Dewi yang masih belom menyerah, walaupun selama ini Adam ngak menanggapi keinginannya.
Angela yang mendengar kata-kata Dewi langsung tersedak makanan yang ada dalam mulutnya. Chaca segera memberikan minum pada Angela dan berdiri dikursinya untuk mengelus pungung Angela.
Setelah tenggorokannya lega, Angela membantu Chaca kembali duduk dan mereka melanjutkan makannya. Adam memperhatikan sambil tersenyum dalam hati. Niatnya memancing Angela ternyata berhasil.
"Kamu kenapa?" tanya Dewi, dia merasa Angela sengaja untuk mengalihkan perhatian Adam.
"Chaca mau nambah Omelete?" Tanya Angela mengabaikan Dewi dan sengaja memfokuskan perhatiannya pada Chaca.
Chaca mengangukan kepalanya sambil meminum juice orangenya.
Dewi sedikit geram, bisa-bisa mereka semua seperti kompak mengabaikannya. Tapi hatinya sangat senang karena hari ini Adam sudah mulai mau dia layani, sebelumnya Adam menolaknya dengan keras kalo dia mencoba mendekati Adam.
________
__ADS_1