
Angela yang duduk dibelakang, sementara bosnya melajukan kendaraan sambil mengikuti lagu yang berputar dari alat pemutar musik yang ada di mobil tersebut.
Bapak dan anak menyanyi bersama seolah-olah hanya mereka berdua yang ada di mobil itu. Angela masih sibuk dengan pikirannya, semua yang sudah direncanakannya secara baik semalam, sepertinya tidak akan dapat berjalan secara baik.
30 Menit perjalanan, akhirnya mereka sampai ditujuan. Adam tidak kesulitan untuk menemukan kontrakan Angela karena mengkuti map yang pernah dikirim Angela saat Chaca dulu dia temukan.
Angela turun dari mobil dan melangkah ke kontrakan mungilnya yang sangat sederhana. Saat Angela membuka kunci pintu, tetangga disebelah menyapa ramah.
"Pagi mba Angela, sibuk ya mba? seminggu ini ngak kelihatan" sapa mba Ati ramah.
"Pagi mba, iya nih mbak, saya dapat tugas baru dari bos di kantor jadi sering lembur dan ngak bisa pulang" jawab Angela ketika pintu sudah berhasil dibuka dan dia mau masuk.
Angela tidak menyadari Chaca dan Adam juga sudah turun dan ikut dibelakangnya untuk masuk kerumah.
"Mba Angela, mereka siapa? tanya Mba Ati kepo melihat pria cakep, tinggi dan senyum ramah padanya ada dibelakang Angela. Mba Ati juga sedikit heran karena ada anak kecil juga.
__ADS_1
"Oh, Kenalin mba Ati ini Sepupu saya dan ini anaknya ponakan saya" jawab Angela cari aman. Kalo dia jujur bahwa Adam bosnya, dia khawatir nanti akan ada gosip-gosip ngak enak yang beredar dari dia ngajak laki-laki bukan saudara mampir ke kontrakannya.
Adam dan Chaca diam saja, mendengar Angela berbohong tentang mereka.
"Kami permisi masuk dulu mba" pamit Angela pada Mba Ati sambil melangkah masuk.
Begitu masuk, Adam memilih duduk di kursi yang ada di ruang tamu yang sederhana dan kecil itu, sementara Chaca mengekori Angela memasuki kamar.
Setelah sampai kamar Angela benar-benar bingung mau melakukan apa. Dia ngak mungkin menyapu lantai atau bersih-bersih kamar, dapur dan ruang tamu yang sempit itu sementara ada Bos nya duduk manis diruang tamu.
"Tau gini, mending ngak perlu pulang" gumam Angela dalam hati.
Karena bingung ngak tau harus apa, akhirnya Angela duduk termenung di pinggir tempat tidurnya. Sementara Chaca sibuk merapikan peralatan tulis dan buku-buku yang ada dimeja dalam kamar Angela.
Adam yang merasa dicuekin oleh dua gadis yang sudah masuk kamar, ngak muncul lagi dan juga ngak mendengar suara mereka jadi penasaran dengan yang mereka lakukan didalam kamar.
__ADS_1
Adam menyibak kain gorden pintu dan melangkahkan kaki memasuki kamar Angela tanpa permisi.
Angela yang kaget melihat Adam tiba-tiba masuk langsung berdiri dari duduknya.
"Ada apa bos? main masuk aja" seru Angela kaget.
"Kapan mau beres kerjaan kamu kalo bengong ngak jelas begitu" kata Adam tanpa menjawab pertanyaan Angela.
"Bikinin saya kopi, sedikit gula" perintah Adam tanpa peduli pandangan melotot dari Angela.
"Rapi juga kamar gadis tomboy ini, kupikir bakal masuk gudang kapal pecah" kata Adam dalam hati sambil berjalan menuju Chaca yang masoh sibuk dengan alat tulis Angela diatas meja disamping tempat tidur.
"Kopi hitam, sedikit gula dan ngak pakai lama" kata Adam menoleh pada Angela yang masih berdiri kaku ditempatnya.
_____
__ADS_1