Bu Apoteker Di Nikahi Cinta Masa Kecilnya

Bu Apoteker Di Nikahi Cinta Masa Kecilnya
Jatuh Cinta


__ADS_3

"Hmmm.. dengan wajah datar nya, nanti pulang ku antar!! Ucap arga dan langsung pergi meninggalkan meli..


"Mas arga.. mas...!!" Panggil meli


Tidak ada sahutan dari meli


"ya ampun dia bener-bener marah, kalau dia marah habis lahh.." Gumanan meli


Waktu pun sudah menunjuk jam 5 sore,meli pun keluar dan menaikkan lift turun ke lantai 1 dan menuju keparkiran,benar saja mas Arga telah menunggunya.


"Mas Arga... mas menunggu ku" Tanya meli


"hmm..." Ucap Arga..


"aku masuk ya mas" Ucap meli


"Hmmm... " Ucap Arga dengan wajar datar nya padahal dalam hati dia ingin tertawa, tapi berusaha dia tahan, Arga ingin lihat seberapa lincah nya si rubah kecil nya ini


"hmhm...hmmm.. kepala otak dia,, ya ampun,gue lagi ngomong mas,dan Lo cuman hmhm..sariawan Lo mas,,ya Allah sabar lah aku, baru calon belum jadi laki, tapi entah kenapa cinta pula aku sama dia" batin meli


Tangan lentik meli dengan ligat membuka pintu mobil dan memasukkan tubuh nya, ke kursi mobil


Setelah meli sudah masuk kedalam mobil, Arga menghidupkan mobil dan melajunya kerumah meli, dan tak lupa dia menghidupkan lagu haico dengan judul baru bahagia bersamamu, seakan mengungkap rasa yang sebenarnya antara dua insan tersebut. meli pun mendengar nya lagu yang membuat nya damai dan membuatnya tertidur.


Ketika Arga menghentikan mobilnya untuk mengisi bensi, dan tak sengaja melihat meli tertidur dengan wajah kearahnya, dan tangan Arga pun reflek memindahkan rambut meli yang tertutupi wajah cantiknya seraya mengatakan,, percayalah dengan ku, kau akan bahagia bersama ku, kau tidak akan tersakiti lagi sudah cukup 28 tahun ini kau menderita karna ku sambil mencium dahi meli, dia pun merasa sangat candu dengan meli, apalalagi dengan bibirnya bak buah Cherry,, bersabar lah, aku akan menikahimu, aku pun tau batas ku dan hal yang pasti menikahimu, batin Arga


Setelah melihat wajah meli, Arga teringat dengan Hanphone meli, langsung mengambil nya di dalam tas. Ingin melihat namanya di Handphone meli. Arga langsung mengetik nomor nya dan kemudian menekan tanda panggil dan betapa terkejut nya meli menuliskan nama nya dengan Singa, sehingga membuat Arga kesal tapi iya tetap berusaha sabar karna saat ini iya tak bisa memarahi Arga, karna Arga sendiri belum mempunya hak semuanya atas meli. Akhir nya Arga pun memasukkan handphone nya ke dalam tas nya lagi.


Setelah mengisi Bensin ke mobilnya, Arga melaju mobil kerumah nya meli, 1 jam kemudian sampai lah kerumah meli.


"meli,, bangun..." Ucap Arga


tak ada pergerakan tubuh dari meli


"sayang...." Ucap Arga


seraya mengelus kepala meli


"hmmm... iya mas,.udah sampai ya" Tanya meli


"hmmm, apa kamu tidak mau turun atau kamu mau pulang kerumah ku" Tanya Arga


"tidakkk.. tidak...apaan sih mas, orang baru tidur, nyawa belum ngumpul nah mas asal-asal jawab aja" Ucap meli dengan kesal nya


"hahaha..kok asal,, kan benar..liat mas,,ngomong sama mas liat wajah mas, udah dewasa juga seharus nya gak perlu dia ajarin" Ucap Arga


"isss,.gimana mau liat.. liat kamu aja jantung ku mau meledak" Gumanan kecil meli dan sial nya terdengar


"benarkah,..coba liat aku ingin membuktikannya" Ucap Arga


"membuktikan apa,," Ucap meli


Pancingan Arga pun membuat meli melihatnya dan benar saja jantung meli semakin berdetak kencang


"oh tidak jantung ku,," Batin meli


Mata meli ke arah Arga,namun pikiran nya masih ke jantung nya


Tanpa sadar Arga pun mendekatinya dan kemudian memeluk meli dalam dekapan nya ..benar saja jantung nya tak kalah meledak dengan jantung meli, dan kemudian mencium nya meli lagi, agar dia tersadar dalam lamunannya


"mas argaaaaaa.... kau seperti di film naughty Kiss lah, gak ada mode pekanya" Ucap meli


"hahaha... mode peka gimana, ada-ada saja. meli,dengar kan aku seraya memegang wajah meli agar menatapnya, izin kan aku menikahi mu, dan aku mohon batasi dirimu dengan lelaki lain jangan membuat ku marah, aku takut kemarahan ku akan melukaiku, pahami aku,aku benar mencintaimu tapi tunggu aku menyelesaikan masalah ku dengan Lisa" Ucap Arga


"hmmm .iya,, aku akan menunggu mu, aku juga mencintaimu, semoga niat baik kita di lancarkan,, sebentar, jadi jomblo ku selama ini, rasa cinta ku sebesar ini ternyata doa mas yaa..tapi mas jahat Kali,, kau menjomblokan aku selama 28 tahun ini, kamu tau gak sih aku hampir tua" Ucap meli dengan kesalnya


"hahahaha..maafkan aku... mungkin itu yang terbaik buat kita,, semoga Allah selalu beri yang terbaik untuk kita..apa ad Tante dan om dirumah,selama ni mas belum pernah jumpa kemana papa mu itu" Ucap Arga


"mama sama papa tidak ada dirumah mas, mama nemenin papa ke luar kota, papa kerja bagian perusahaan periklanan jadi papa sangat sibuk akhir ini..mungkin bulan depan akan pulang" Ucap meli


" ehmm gitu,,meli dengan siapa tinggal, masih dengan Bi Inah" Ucap Arga


"masih mas,, Bi Inah belum menikah karna masa lalu nya,bahkan dia lebih suka dirumah, seharus nya dia menikah agar dia bahagia" Ucap meli


"mungkin bi Inah belum menemui pasangan yang tepat kita berdoa saja,jangan mengatakan perihal pasangan dengan Bi Inah, biarlah bi Inah yang menangani prokontra batin dan hatinya, karna mas yakin, dia pasti ingin menikah seperti mas, Ucap Arga dengan wajah mesumnya


"dasar mesum,,sudah pulang lah, saya malas dengan mas, you a naughty kiss." ucap meli


"hahhaaa... mau naughty kiss pun mas, kau tetap mencintai mas" Ucap Arga dan membuat meli tertawa pecah mendengarnya


"Salim dulu,sama calon iman" Ucap Arga


"what...!!!, calon iman" Ucap meli seraya menyalim nya


" paling juga ngomong doang" Ucap meli lagi


"haha.. liat aja nanti,, kau lah yang harus bersiap melayani ku, 28 tahun kau membuat ku gilaaa" Ucap Arga.


"hahahaha..sudah pulang lah..mas ." Ucap meli


"oke,, bye sayang.. jangan lupa sebulan ni,, perawatan lah meli seraya mengemudi mobil nya" Ucap Arga menggodanya"


"iya,hati-hati mas" Ucap meli..


ada-ada saja mas Arga,bener sudah gila batin meli..

__ADS_1


"assalamualaikum Bi.." Ucap meli dan tidak ada sautan dari bi Inah..


"bi Inah... bi.. oo bibi "panggil meli namun tidak ada sautan membuat meli sangat khawatir, kemudian menelpon Bi Inah, namun ternyata bi Inah mengirim chat 2 jam yang lalu bahwa dia sedang keluar dengan alasan membeli sesuatu yang harus di beli, meli pun menelponnya


"Tut....Tut...tutt... halo sayang" Ucap Bu inah


"bi Inah... bibi dimana..kenapa tidak mengajak meli,, bibi tidak apa-apakan, apa meli jemput.. ini sudah 2 jam Bi" Ucap meli


"iya bibi tidak apa-apa sayang, bibi lagi di manhatam, sebentar lagi bibi pulang..bentar yaa..meli sudah sampai rumah, kunci di tempat biasa, bibi sudah masak, jangan lupa mandi dan shalat yaa...jangan lupa mandi, anak gadis harus wangi..bye bibi akan pulang" Ucap bi inah


" owalahhh..okk bibi.. hati-hati ya bi..kalau ada apa-apa..nelpon meli..baiklah, assalamualaikum" Ucap meli


"waalaikumussalam..baiklah sayang" Ucap bi inah


Kekhawatiran meli pun memudar, karna meli takut terjadi apa-apa.. setelah mandi, makan, dan shalat magrib, kemudian meli keluar rumah menunggu Bi Inah,, sudah hampir isya, bahkan sudah isya, meli shalat isya..dan tak lupa pula mendoakan yang terbaik.


Dan akhir Bi Inah pulang, setelah lama berada di luar.


"assalamualaikum sayang..." ucap bi Inah


"waalaikumussalam bi inah" Ucap meli seraya memeluk Bi Inah


"heyy..Bi Inah tidak kemana-kemana, bi Inah hanya keluar ke manhattam mau beli sayur dan buah ni serta barang lain nya" Ucap bi inah


" ohh gitu,Ayuk masuk Bi Inah, sudah malam seraya menarik Bi Inah kedalam rumah" Ucap meli


"sebentar meli,,ada yang ingin berjumpa dengan meli" Ucap bi Inah


"siapa bi, apa si singa itu,sambil melirik keluar tidak ada orang, pas membalik nya ke arah bi Inah" ucap meli


tiba-tiba ada suara singa... bayangin malam-malam kamu sebutin nama singa,tiba-tiba suara singa mendekat ke meli, bahkan bi Inah pun tak menduga hal ini terjadi... sampai meli reflek menangis dan berteriak sekuat-kuat nya dan menarik Bi Inah masuk kedalam rumah dan mengunci pintu rumah..


tiba-tiba ada suara yang di kenalinya nya muncul


"meliiiii... buka pintu nya..kau mengunciku" ucap Dila


"bi Inah, suara dila" Ucap meli


di buka nya pintu, ternyata bener suara dila,, memeluknya bak sahabat sejati, namun meli teringat suara singa,dan meli langsung mendorong dila, dan mengatakan


"Dila suara singa itu dari kamu kan" Ucap meli


"haha, iya meli,,,.maafkan aku,sebenernya niat aku gak seperti itu,tapi karna kau mengatakan singa, aku menjadikan itu sebuah ide dan langsung aku cari nada singa di you tube. maaf kan aku.." Ucap Dila


"kau yaaa dila..jahil mu gak ubah-ubah,kesal lah,kau buat aku ketakutan tau" Ucap meli


"maaf kan aku,aku tidak sengaja,,aku jauh-jauh dari Takengon( Aceh tengah)kamu gak mau maafin aku,aku bawa alpukat kesukaan mu" Ucap Dila


"kau ya ..untuk belahan jiwa..kalau bukan, kita end saja" Ucap meli


"hahah..jangan lah, gak ada yang bawa alpukat lagi" Ucap Dila..


"sudah..sudah..lekas masuk.. udah malam..dan kamu dila..cepat gantikan baju baru tidur.. ni Inah tidur dulu.." Ucap bi inah"


"pergilah ke kamar ku."Ucap meli


seraya mengambil alpukat dibawa ke dapur,dan kemudian dimasukkan ke kulkas,setelah di masuki semua nya, meli masuk kamar.. dila sudah menggunakan baju tidur nya.


"kenapa tak bilang padaku kau akan kesini, kalian buat jantung ku tak karuan, kamu minta jemput bi Inah soalnya, kenapa tidak sendiri aja kesini,kan tau rumah aku" Ucap meli tidak habis pikir


"sengaja,,memang aku menelpon Bi Inah 2 hari yang lalu,dan ternyata dia menyetujuinya dan aku di jemput, namun setelah sampai di manhattam kami jalan-jalan dulu, aku membeli boneka,baju, lipstik.. itu 3 pasang semuanya, anggap aja sedang membeli oleh-oleh untuk kalian berdua." Ucap Dila


"ada hal apa ke Medan,pasti ada sesuatu,,karna tidak mungkin pergi ke Medan tanpa alasan walau hanya sebatas merindukan ku" Ucap meli dengan penuh selidik


"hahaha..dasar,, besok kita akan seminar bahan kimia obat pada obat herbal di jalan simarjarunjung, cuman 200 say, so kita berdua 400..nah kamu berhutang padaku" Ucap Dila


" isss..iss..suka sekali lah bertindak sendiri,,iya aku akan bayar ,,simarjarunjung.. oh my God..


tapi bagus juga seminar nya .berapa SKP nya " Ucap meli


"2 Skp,, ya hitung-hitung nambahin SKP kita.. 5 tahun harus dapat kurang lebih 120 SKP" Ucap Dila


"iya bener.. kan gak sanggup lagi mau OSCE,ya Allah berat nya profesi kita" Ucap meli


"udah lah jalani aj Allah tahu apa yang dibutuhkan manusia, Ayuk tidur, aku ngantuk, pinggang ku sakit semalaman di bus" Ucap Dila


"okk say" Ucap meli


Keseokan harinya mereka bangun pagi membelah kemacetan beberapa jam,sampailah ke tempat tujuan


Nada dering meli pun berdering karna yang menelpon mas Arga.. ya Allah,aku lupa belum memberi tahu dia..batin meli


"siapa yang menelpon,jomblo mu udah berakhir saja" Ucap Dila


"kau ya Dila.. ini mas arga, sebentar" Ucap meli


meli :*assalamualaikum mas


Arga : waalaikumussalam, dimana,, sakit kah?


meli: tidak mas,mas izin ya,mau seminar BKO bareng Dila,, ke jalan simarjarunjung


Arga : ohh okk.. hati-hati di jalan..


meli : baik mas..bye mas. assalamualaikum

__ADS_1


Arga : waalaikumussalam*


"wahh...makin dekat ya Bu...ucap dila'


"haha..dasar, entah lah mohon doanya..Ayuk kita pergi, mau masuk ni" Ucap meli


" mau kuliah lagi Bu, acara mau di mulai lah Bu, bukan masuk..ni lah kalau dah kasmaran " Ucap Dila


" uhhh.. bak bully aku berasa tidak pernah jatuh cinta saja,awas saja nanti kalau kena batu nya yaa" Ucap meli


"hahahahaah.. baiklah.say yukk ."Ucap dila


Ketika mareka berdua masuk keruang, tiba-tiba seorang menyapa mereka..


"Hay cantik kita berjumpa lagi" Ucap Andre


Ya Allah,, kenapa pula dia kesini, oh ya lupa dia kan mempunyai industri bagian obat tradisional.. batin meli


"ohh iya mas Andre, apa kabar mas" Ucap meli


"baikk... seminar juga cantik, sebentar ya cantik aku mau jumpai klaent ku dulu" Ucap Andre


"baiklah Mas Andre" Ucap meli


"meliiii... kenapa kau meninggal kan ku, kan aku sudah bilang mau ke kamar mandi dulu,kok langsung menghilang" Ucap Dila


Seraya melangkah kan kaki cepat-cepat, menuju arah meli,namun karna terlalu cepat,dan rok yang di gunakan agak terlalu sempit, dan menggunakan hak tinggi, entah bagaimana Dila terpeleset karna tidak seimbang nya tubuhnya


"aku...dilaaaaaa." teriak meli berusaha menangkap Dila.


Andre yang lagi berbicara dengan klaennya dia reflek, karna dila jatuh nya kearahnya dan bisa di tangkap dalam dekapan Andre..Dila yang tidak pernah pacaran,bahkan jomblo selama bertahun tahun..tetiba kepeleset tapi jatuh dalam pelukan orang lain. Dila pun syok, karna mereka sempat bertatapan,jantung Dila merasa yang berbeda.


Tampan sekali lelaki ini,ya Allah,gini toh kalau jatuh dalam di dekapan orang lain berasa lagi syuting main sinetron, batin dila


"mbakk... tidak apa-apa" ucap Andre


"oh tidak mas..terimakasih mas" Ucap dila,langsung mencoba untuk berdiri dengan bantuan Andre


"sama-sama mbak, hati-hati ya mbak" Ucap Andre


"dilaa... are you ok..seraya memeluk dila" Ucap meli dengan khawatirnya


"baik meli,," Ucap dila dan memberi senyum untuk mas Andre, kemudian berbisik di telinga meli "hatiku yang tidak baik"Ucap Dila lagi


"kau ya..ada saja" Ucap meli


"hahaha..iya benar,, coba rasakan, seraya mendekap.meli,,agar meli merasakan jantung nya" Ucap Dila


"karma itu, tadi kau bilang untuk ku,hayoo,awas jantungan" Ucap meli


" haha..kau ya meli" Ucap Dila


"meli,, dia teman mu" Ucap Andre


" iya ndree...maaf ya sudah menyusahkan mu"Ucap meli


"tidak masalah,, nama ku Andrean pratama, panggil saja Andre, mbak" Ucap andre


"Dila Maharani, panggil saja Dila" Ucap Dila


"baik lah karna sudah sama-sama kenal,,Ayuk kita duduk" Ucap meli


"yukkk" Ucap Dila dan Andre


"tapi aku duduk disana, duluan ya" Ucap Andre


"oke ndree" Ucap Dila dan meli


Seraya mendengarkan apa yang dikatakan narasumber, ya Andre, ternyata Andre seorang apoteker dan S2 nya mengambil jalur bisnis. setelah selesai acara nya, Dila dan meli masuk ke Mobil.


"meli,, seperti nya jantung ku tidak beraturan,,apakah ini namanya jatuh cinta" Ucap Dila"


"mungkin...wah, akhir nya. Tapi ingat, mencintai lah sewajar nya, cepat lakukan mobil " Ucap meli


"baiklah Dila..kita ke simarjarunjung ya." Ucap Dila


"hmmm..lanjut kan" Ucap meli"


"Mel.. mau kemana.." Ucap Andre


"ke simarjarunjung..ikut" Ucap meli..


"baiklah..mau ikut mobil ku,atau mobil mu saja" Ucap Andre


" gimana menurut mu Dila" Ucap meli


"udah..mobil dia aja,, sapa tau gratis" ucap dila


"kau ya,tau nya cari yang gratis" Ucap meli


"udah jangan bingung, masuk kesini aja,simpan saja mobil mu disini,tidak ada yang mengambilnya" Ucap Andre


Akhirnya mereka berdua pun ikut mobil andre.. alangkah terkejut nya didalam mobil itu adalah Rio..dan Rio pura-pura tak mengenalinya.. langsung mengemudikan mobilnya ke arah tujuan.


Awas saja kau nanti, kau masih berhutang pertanyaan sama ku" sambil melirik ke arah Rio" dan Rio biasa saja,pandai sekali dia dalam melakukan akting. Batin meli

__ADS_1


***


Jangan Lupa Like dan Komentar nya teman-teman


__ADS_2