
cantik sekali, dengan baju yang pas di tubuh nya, serta rambut yang basah yang hampir mengering terurai begitu saja, wajah tanpa polesan sedikit pun, membuat siapa yang memandang nya sangat terpesona tanpa sadar Andre mengucapkan Bidadari Surga dengan mata tak lepas memandang cantik nya Dila maharani.
siapa bidadari surga yang mas maksud, Dila pun terkejut dia sedang memantul kan wajah ke cermin untuk melihat apakah masih ada sisa kotoran di mata nya,dan seketika membuat nya terkejut akan ucapan Andre sehingga membalik kan tubuh nya kebelakang menghadap Andre.
ehhh . maksud nya ada film bidadari surga di bioskop sudah tayang, sambil membuka kunci hp nya seraya menuliskan yang di maksud dan kebetulan memang ada film tersebut, sehingga tak membuat Andre kaku.
ohh ya..benar kah mas, seraya berjalan ke arah Andre dan mendekati Andre untuk melihat hp Andre,dan membenarkan apa yang di katakan Andre. wahh iya mas, pemain nya pun bintang paling top seperti nya kota harus menonton nya mas.
untung saja,Alhamdulillah setidak nya Allah membantu ku. emm, Dila mau menonton bersamaku.. ucap Andre
hmm..kenapa tidak,.dengan senyum manis nya Dila
Andre pun tak kuasa melihat senyum dila, dan berdekatan seperti ini, membuat nya makin merasakan perasaan yang berbeda ketika diberdekatan dengan meli, Dila memang agresif sekali di banding meli, tapi entah kenapa, aku menerima nya setiap kelakukan nya batin Andre
hy mas,, kok Melamun sih, oh iya mas, terimakasih udah membeli pembalut dan bahan lainnya untuk dila, tapi Dila hanya butuh satu, dan itu sudah Dila masukkan keplastik sisanya mas ucap Dila
apa,, sisa nya untuk ku,yang benar saja, aku tidak ada adik perempuan jika aku menyimpan nya,nanti aku dikira penjahat *** pula. ambil saja, itu untuk mu.
tapi mas, itu terlalu banyak ..ucap Dila
jangan membantah, cepat makan kita akan pulang,aku sudah menelpon mereka,mereka sudah jalan pulang bertig..ucap Andre
apa mas bilang, meli sudah pulang dan dia meninggalkan ku . ucap dila
yaa. begitu, sudah lah, kau pulang bersama ku,makan dulu .ucap Andre
***
Dila pun sudah masuk ke mobil andre, dan Andre mengendarai nya dia kecepatan sedang dan lagu Andra respati dan Arif -Yolanda mengiringi jalan nya.
halo meli ... ucap Dila.
iya Dila,, bagaimana! apa kamu bahagia. ucap meli
mulutmu yaa,apa kamu ada mengambil pakaian ku dan alat make up ku. aku kesana penginapan kita sudah di bersihkan jadi tidak boleh di perkenankan untuk masuk ucap dila
hahaha, aman, semua padaku,berbahagialah sayang ucap meli
hmm okk.. ya sudah bye-bye meli sayang.. ucap Dila
cepat sekali ..ucap Andre
menurutmu ..ucap Dila
__ADS_1
ya seharus nya, biasa wanita akan bercerita panjang kali lebar masalah nya kepada sahabat nya..ucap Andre dengan percaya diri
banyak lah cerita mu, iya kali aku akan bercerita didepan mu yang merupakan asing ucap Dila dengan santai nya
ketika mendengar ucapan Dila,entah kenapa Andre menghentikan mobil nya kemudian melepas kan sabuk pengamanan dan mendekati Dila, Dila pun terkejut melihat ke arah Andre mendekati nya membuat nya memundur kan tubuh nya, karna jika Tidak Andre akan mencium nya
apa yang mas lakukan, ucap Dila
tidak ada, aku hanya ingin menatap mu dan ingin melihat seasing apa aku bagimu Dila Maharani..ucap Andre
oh tuhan, jantung ku, mau apa dia, nafas Andre pun terengah-terengah, begitu pun aku, lebih baik pingsan saja jika berada di adegan ini seraya menutup mata di karenakan Dila reflek, namun Andre tidak melakukan nya dia memilih mengambil sabuk pengaman Dila dan mengancing ke tempat nya,agar wanita itu aman ketika iya mengendara cepat namun tetap dalam batasan agar sampai cepat dan orang nya juga aman dan selamat karna menurut nya ini perjalanan yang jauh.
buka mata mu, siapa yang mencium mu..ucap Andre. namun batin nya tertawa karna senang sekali mengerjai nya.
siapa juga yang di harap kan untuk di cium, mas gak liat aku tertidur ..ucap Dila dengan santai nya
haha..haha..hahaha. Andre pun tak kuasa menahan rasa ingin tertawa nya dari tadi sehingga memilih untuk melepaskan nya di karenakan ucapan dila merupakan sangat lucu baginya. membuat nya merasa ingin terpingkal -pingkal karena ulah nya
tidak ada yang lucu, kemudian Dila menatap ke arah lainnya melihat pemandangan sekitar nya kemudian tertidur
***
hoam..hoam . mas arga, kenapa kita berhenti,bukan kah kita masih jauh..ucap meli dengan suara khas bangun tidur jam sudah menjukkan jam setengah 8 seharus nya jika kita tidak berhenti..jam 10 kita akan sampai
kau... aku tidak pernah pacaran,jangan bawa mantan.emm bukan gitu, maksud ku biae cepat sampai kerumah saja mas..ucap meli
sudah lah, cepat turun,, ucap Arga
Arga, makanan kita sudah selesai dan tempat kita sebelah sana,dekat dengan jendela..ucap Rio
baiklah Rio..Ayuk kita kesana, aku udah lapar, dan cepat lah meli .ucap Arga seraya berjalan kearah makan lebih dahulu
iyaa . aku ngantuk sekali, pak Rio tunggu sebentar . ucap meli
hmm..apa lagi, mau makan juga seribet itu ya ucap Rio
pak Rio,apakah anda yang menyuruh pak Arga menjemput kita.ucap meli
kamu menuduh ku, kenapa tidak kau tanyakan saja dengan pak Arga sendiri, ucap Rio dengan bahasa acuh
iya siapa lagi yang menjahiliku sekarang kalau bukan kamu wahai pak Rio terhormat sudah lah jangan acuh seperti itu, aku tau itu pak Rio .ucap meli dengan mata seakan ingin menerkam Rio
terserah mu..ucap Rio seraya berjalan menjauhi meli.
__ADS_1
bisa tidak kalau berbicara jangan suka ninggalin orang..pak Rio..hey pak Rio ..ucap meli sambil berlari dan bersejajar dengan Rio tanpa berbicara sepatah apapun menuju tempat makan yang sudah di pesan
kenapa kalian lama sekali, cepet kemari, kita shalat dulu makanan kita belum selesai ucap Arga
baik lah .. ucap Rio dan meli, seraya menuju tempat shalat.
***
hoamm.. dimana kita mas Andre apa kita sudah sampai . ucap dila
belum .Ayuk turun, kita makan dulu,,apa kamu tak lapar ..ucap Andre
lapar .tapi masih ngantuk ..ucap Dila polos nya
Ayuk turun,, aku lapar mereka sudah menunggu kita..ucap Andre
siapa yang menunggu mas .ucap Dila dengan mata masih terpejam, ngantuk nya tak bisa di tahan
meli, teman mu, mas Arga dan rio juga..mereka menunggu kita di tempat makan..ucap Andre
meli... Ayuk mas kita turun ..aku juga lapar..seketika, mata nya terbuka lebar seakan kantuk nya hilang mendengar nama meli..
***
mas dimana Dila dan Andre..kenapa lama sekali,, shalat udah, makanan juga udah. keburu dingin ini mas makanan nya .ucap meli
seharus nya mereka sudah sampai kesini..ucap Arga. seraya mengambil hp di kantong dan melihat kearah pintu masuk, dan benar saja ketika baru membuka hp, mata Arga terpacu kepada dua orang yang tidak asing baru saja masuk dan sedang mencari orang.
Andre: halo mas, mas dimana
Arga : sebelah kiri dekat jendela, sembil melihat gerak gerik Andre agar tidak kehilangan jejak
Andre : Andre pun melirik kearah kiri,oh iya mas,mas sudah nampak ..sambil mengangkat tangan memberi tahu bahwa iya sudah mendapatkan apa yang dicari, Arga pun mematikan Hpnya
hy mas, meli oh tidak..kak meli dan Rio, maaf lama menunggu ..ucap Andre
aku juga, maaf ya pak Arga, pak Rio dan meli. ucap Dila
hey, apa-apa ni, duduk lah kalian berdua, Ayuk kita makan, makanan nya hampir dingin, ucap Arga
mereka pun memakan mamakan hidangan yang sudah terhidangkan, tanpa ada percakapan dan hanya suara sendok saja terdengar.
setelah makanan sudah selesai mereka berempat melakukan percakapan ringan hanya Rio saja tak ada suara, dia hanya membuka hp, untuk melihat berkas-berkas yang dua hari ini belum di selesaikan karna sibuk dengan seminar dan jalan,tanpa sadar dia pun melihat kearah mereka bercanda ria satu dengan yang lain, melihat Arga pun bahagia sekali menggoda meli, begitupun Andre, semenjak semalam dia tak tidur dan bersama dengan Dila seperti kehidupan nya berubah drastis, hanya aku saja yang belum berubah, sungguh menyedihkan sekali.
__ADS_1