Bu Apoteker Di Nikahi Cinta Masa Kecilnya

Bu Apoteker Di Nikahi Cinta Masa Kecilnya
sejak kapan kamu sebijak itu


__ADS_3

"meli, apakah boleh ibu memeluk mu..ucap Bu winda


"boleh bu, silahkan.. ucap meli


"meli meski kamu nanti sudah jadi istri orang, meski ibu ini bukan siapa-siapa kamu, meli jangan lupakan ibu ya..ucap Bu winda dengan berkaca kaca


"Bu winda,kenapa ibu seperti ini. tenang ibu selamanya meli akan seperti ini, ibu orang yang baik kita akan selalu terjalin silahturahmi yang baik, ibu jangan lupa datang ya, ajak dokter Ali dan dua pekerja ibu ..ucap meli masih memeluk


"baik lah nak, ibu janji akan datang...ucap Bu winda sambil melepaskan... minum dulu nak meli dan nak .... ucap Bu winda masih terpotong karna tak mengenali Arga


"Arga Bu.. baik Bu.. terimakasih jamuan ibu ibu baik sekali, celetuk arga..


"nak Arga bisa aj,jangan sungkan sungkan meli dan nak Arga..ucap Bu winda


meli dan Arga tersenyum selama beberapa menit berbincang-bincang akhirnya mobil masuk ke rumah dan memarkirkan di halaman masuk dan kemudian masuk dan terdapat lelaki tampan berdiri didepan pintu mengucap salam yang tak lain adalah Ali yang Baru saja pulang membeli makanan yang disuruh mama Winda yaitu bubur kanji


"assalamualaikum WR.WB..mama ucap Ali, namun matanya masih ke arah meli dan tanpa sadar Arga juga melihat tatapan Ali Yang sangat intens


"waalaikumussalam Wr.wb. masuk nak, ada meli dan nak Arga...ucap mama Winda


meli dan Arga pun menjawab namun dengan suara kecil hanya mama Winda terdengar jawaban salam

__ADS_1


apa,, nak Arga,berarti meli pergi dengan teman nya, masyaallah aku tidak melihatnya sebesar itu..batin Ali


"eh iya ma,, ini Ali bawakan bubur,kebetulan Ali beli agak banyak kita makan sama-sama..ucap Ali mengalihkan pembicaraan untuk menghindari tatapan ke meli dikarenakan laki-laki disamping selalu mengawasi nya seakan mau di terkam nya


"baik lah nak,,sini bubur nya kita makan sama-sama,, sebelumnya apa nak meli dan nak Arga suka bubur kanji..ucap mama Winda


"meli melirik Arga dan kemudian mengalihkan kearah mama Winda..suka Bu..ucap nya meli dan Arga kemudian


Ali pun mendudukkan tubuh nya samping mama dan kemudian membagi nya,setelah dapat semua nya mereka pun makan bersama tanpa ada yang berbicara.ada 20 menit kemudian makanan Pun selesai dan Ali memberanikan diri untuk bertanya langsung.


"meli ada hal apa kemari ..ucap Ali dengan penasaran.


"begini mas Ali, kedatangan meli dan mas Arga ingin memberi undangan kepada kalian berdua ibu Winda dah mas Ali serta 2 pekerja mas. untuk datang kerumah besok acara pernikahan kami berdua. datang ya mas. ucap meli dengan senyum bahagianya


"emmm..baik lah semoga kalian berdua bahagia , ucap mas arga dengan mimik wajah yang bahagia


itulah Ali, sesakit apapun yang dia rasakan dia bisa menutupi nya tak terkecuali mama Winda , dia sangat tau tentang kepribadian anaknya, Ali sangat mencintai meli pada saat pertama kali bertemu dirumah sakit tapi di karenakan ali sangat malu dan merasa belum apa-apa, dia tak memberanikan meli mengajak nya untuk menikah, namun ketika di jumpa kembali perasaan nya mencair layak nya es ketika melihat meli tersenyum padanya bercanda kepada nya bahkan mama Winda sangat menyukai meli dan merupakan langkah yang baik untuk Ali lebih dekat dengan meli ketika mama Winda menyinggung kan masalah menantu ke meli, meli hanya tersenyum biasa mungkin karna iya tak ingin menyakiti mama Winda,namun pada saat itu Ali memang menyakin kan diri untuk mengajak menikah meli namun keputusan tuhan beralih lain, perjumpaan kedua kali nya meli membawa calon tunangan untuk memberi undangan pesta nya esok hari. masyaallah inikah cinta bertepuk sebelah tangan. Mama Winda menyakinkan meli bahwa Ali sedang tak apa. bahkan Arga merasa risih ia pun kembali bersama meli untuk kembali dikarenakan calon pengantin tidak boleh kemana-mana seharus nya.


"baik lah ibu Winda,mas Ali..meli dan mas Arga pulang dulu ..terimakasih atas jamuan..ucap meli dengan senyum hangat nya tak lupa menyalim ibu Winda dan mas ali


"saya pulang Bu winda..semoga anda sehat Ali agar bisa datang ke pernikahan kami, dokter Ali juga, semoga sehat salalu. ucap Arga dengan lembut untuk ibu Winda dan meledek dokter Ali dan tak lupa menyalim mereka berdua

__ADS_1


meli dan Arga pun pergi memasukkan mobil,, dan mama Winda dan dokter Ali mengantar nya sampai depan pintu. ketika meli dan Ali pergi mama Winda seketika memeluk Ali dan tak kuasa menahan nangis yang sedari di simpan. Ali pun mengerti bagaimana perasaan mama Winda ketika harapan nya tak sesuai dengan ingin nya.


"mama jangan menangis,, Allah sudah mengatur nya yang terbaik untuk ku, meskipun meli bukan untuk Ali, meli pasti akan ada selalu ada untuk mama dan Ali kan bisa berteman dengan meli..ucap Ali menyakin kan mama


" kamu jangan merasa kuat sayang, mama tau kau sebenar nya lebih rapuh dari pada mama, mama kesal sama Ali kenapa kemarin Ali pas pertama kali meli kerumah kenapa tidak langsung nyatakan perasaan mu sama meli untuk apa disimpan sendiri..ucap mama Winda dengan senggukan dan tak habis pikir dengan kelakukan anak nya satu ini


Ali hanya diam, pertanyaan ini tak bisa dijawabnya.dia hanya menyesali perasaan malu yang ada pada dirinya.


"jawablah Ali..jangan membuat mama seperti ini, mama sedih anak satu satu ma tidak akan bisa bahagia dengan yang dicintai..ucap mama Winda dengan kesal


"hmmm.. menarik nafas dan mengatakan, mama...dengar ali. apa meli akan menerima Ali jika Ali nyatakan cinta pada saat hari itu, sedangkan kami lama sudah tak berjumpa dan itu mustahil mama.. dan yang kedua mama tidak tahu sejak kapan meli bertunangan dengan Arga .kalau Ali memaksakan diri apa Ali pantas mengambil hak orang, oke ali tau bahwa sebelum janur kuning menglengkung masih bisa di tikung tapi itu bukan kepribadian Ali mama, Ali tidak suka itu..Ali sudah pasrah atas takdir Allah ke Ali mungkin itu Allah tahu mana yang terbaik untuk Ali, dan Allah pun menyadar kan Ali untuk menjadi lelaki yang gentle man. agar ini tidak akan terjadi yang kedua kalinya.. tapi mama adalah mama Ali, apakah harus seperti ini, seharus nya mama harus lebih kuat dari pada Ali,agar Ali pun kuat menjalani ini..kita esok hari harus pergi ke acara pernikahan meli dan calon suaminya dan mama harus seperti ini, mama harus bahagia dong kan meli menikah dengan orang yang dicintainya .ucap Ali


mama Winda pun terperangah mulutnya,memandang ali dengan kata-kata yang sebagus itu,dia tak pernah percaya dengan anaknya yang kalem, pendiam,pemalu,pintar ini tapi bisa sebagus itu katanya dan membuat nya bahagia sekali dengan anak nya ini.


"iya benar.. sejak kapan kamu sebijak ini sayang, mama hampir terpukau dengan kata-katamu jika meli melihat apakah dia akan memilih mu.. ucap mama Winda meledeknya dikarenakan kata kata nya sangat mengharukan


"ma..ma... ..ucap Ali dengan kesalnya


"haha..haha.. cup sayang mama, mama bangga dengan mu,semoga Allah beri yang terbaik atas mu sayang..ucap mama Winda sambil memeluk


"amin mama .ucap Ali dengan senyumnya

__ADS_1


kamu bisa mencintai siapa pun, kamu bisa menyukai siapapun, kamu bisa menjanjikan apapun dengan orang yang kau sukai,dan kau bisa merencanakan segalanya dengan orang yang kau sukai, kau bisa tersakiti akan cinta yang tak berpihak.. tapi percayalah tuhan memberi skenario atas mu sudah sebaik mungkin dan nikmat yang sebaik mungkin terhadap pemeran. maka lakukan yang terbaik atas apa yang kau ingin kan.. baik cinta, jodoh, rezeki, Maut tetap tuhan yang menjadi level tinggi dalam memutuskan..oleh karna itu sebesar apapun rencanamu tetap Allah yang memutus kan,maka jangan berharap terlalu banyak, cintai sewajarnya agar engkau tau bahwa nikmat Tuhan yang sesungguhnya lebih indah daripada yang kamu sangka kan..


by: Nur Maulida Sani


__ADS_2