
Sampai ke tujuan, dimana wisata yang sangat di kagumi oleh kaum Adam dan hawa baik di sekitar Sumatera Utara dan sekitarnya.
"akhir nya Sampai juga meli.. pantat ku sakit sekali". Ucap Dila
"huuuhhh..ia bener, aku saja sudah berapa kali tertidur, waahh .akhir nya kita sampai" ucap meli
"silah kan keluar para bidadari... kita sudah sampai..lihat lah pemandangan ini" ucap Andre.
"wahhhh.,indah sekali, sungguh ciptaan tuhan yang nikmat nya tak terdustakan seraya menampilkan wajah bahagianya" ucap Dila dan meli
"hmm... ok lah,,Dila kamu sama Andre dulu, aku ada hal sama Rio.. " ucap meli
"heyyy... aku belum mengenali nya,,aku takut.." ucap Dila
"Andre.. kamu ajak Dila dulu ya, bentar lagi aku menyusul..ada hal pekerjaan sama Rio" ucap meli
"emmm baiklah... kamu mengenal Rio..," Ucap Andre
"iya ..dia teman kerja ku..baiklah bye" .ucap meli seraya menarik Rio ketempat lebih jauh dari mereka berdua.
...***...
"hey..mau bawa aku kemana, agresif sekali kamu mel.." Ucap Rio
"diam lah.." Ucap meli seraya mencari tempat agar komunikasi nyambung
"kenapa kau bisa bersama andre..apa kau mengikuti ku,atau disuruh singa itu" Ucap meli
"apa kamu lupa..aku juga seperti mu, dan terserah aku pergi dengan siapa .apa harus aku meminta izin padamu..haaahhhh, lucu sekali.." Ucap Rio
"hey..aku hanya bertanya. sudah lah, jika tidak.. ucap meli.. Alhamdulillah" gumanan meli terdengar oleh rio
"senang sekali lah anda ya, bos tidak kemari, biar apa..biar bisa kamu berduaan dengan andre" Ucap Rio
"Hey. tutup mulut mu.ayuk pergi menyusul mereka... bicara mu kebanyakan ngelantur'..Ucap meli
***
"Dila, dimana tempat tinggal mu" Ucap Andre, seraya melihat Dila yang dari tadi berjalan seperti orang yang bergetar dan sesak napas aja,batin Andre sambil memperhatikan
"aku..di Aceh Tengah mas.." Ucap Dila, dengan gemetaran..wajar saja ini merupakan yang pertama bagi Dila berjalan berduaan bahkan dia sendiri memiliki perasaan dengan orang yang di samping nya saat ini.
"wow...Aceh Tengah, bisa dong bahasa Aceh, boleh ajari mas .. apa meli juga orang Aceh" Ucap Andre untuk membuat suasana lebih hangat
"ehhh... emm.. bisa..bisa. kenapa tidak bisa, kan orang Aceh, kebetulan dulu saya ambil SMK farmasi di Banda Aceh.. dan meli juga,nenek dan keluarga berada di Aceh Tamiang semua" Ucap Dila dengan sumringah bahagia nya, tak menyangka bahwa ada orang yang suka dengan bahasa nya.
"wahh..bagus dong.. kalau mas mau bilang " udah makan" bahasa Aceh nya apa.." Ucap Andre
"kaleuh pajoeh Bu.. " Ucap Dila dengan semangat
"kaleuh pajoeh Bu,..oh itu bahasa nya..kalau bilang buah kelapa.. " ucap andre tak kalah semangat
"boh u.. mas.." Ucap Dila
"wahh, bahasa Aceh ini singat padat yaa. kalau mau bilang "aku suka kamu" " Ucap Andre
"lon galak gata". ucap Dila dengan semangat dan bahagia seraya tubuh nya berhadapan dengan andre, saling menatap pujaan hati nya,hingga tersadar bahwa itu salah dan membuat nya salah tingkah..hingga memaling muka.
"lon pih galak gata..." ucap Andre dengan kata yang menghipnotis kan Dila, membuat Dila membalikkan badan ke arah Andre hingga menatap nya dan meneliti apakah ada tanda kebohongan..kemudian seketika Andre tertawa.
Dila yang melihat Andre tertawa pun merasa di permainkan tapi apalah daya,yang mencintai hanyalah dia bukan pujaan hatinya.
__ADS_1
***
terkadang mencintai adalah keputusan yang sangat menyakitkan bagi sebagian insan, apalagi bahwa itu seorang wanita, yang tak bisa mengungkapkan hal sebenarnya, yang tak bisa menunjukkan bahwa ia bener mencintai. karna dia takut ..bahwa kita sudah mengungkapkan tapi tidak sesuai dengan apa yang inginkan..tp memendam perasaan juga sangat menyakitkan... entah lah, harus sampai kapan rasa mencintai itu akan ada, akan kah di peluk oleh pemilik nya atau terkubur dengan kesakitan hingga mematikan rasa.
By: Nms
"hahaha" Dila pun tertawa, seakan hal itu sudah biasa... meski hati bener mengiris kan hatinya
"Dila, mas Andre... untung kalian disini, lelah sekali mencari kalian..dan kau Dila..aku menelpon mu sedari tadi.." Ucap meli
"ohh yaa..hp di dalam tas jadi tidak kedengaran, maaf kan aku meli.." Ucap Dila..
"tidak masalah .Ayuk kita foto dulu .kita pilih tempat yang cantik" Ucap meli
"Dila apa bahasa aceh "Ayuk kita pergi, apalagi yang di tunggu, buat buang waktu aja" Tanya andre
Seraya Dila membisikkan ke telinga Andre, dan empat masang mata hanya melihat dengan senyum sumringah dan kemudian membalikkan badan dan berjalan kearah yang dituju
"meli...yak tajak, pu lom ta preh, peugot boh wate saja.. " Ucap Andre dengan ejaan yang terbata-bata
Meli yang mendengar nya pun,sangat terkejut dan membalikkan wajah..
"ya Allah .kamu bisa bahasa Aceh..." Ucap meli
"bisa..sedikit-dikit,.temen mu yang ajari, jawab lah" Ucap andre
Rio pun tak kalah terkejut, dia gak menyangka teman kecil nya bisa melakukan sesuatu yang tidak pernah di ucapkan..apakah dia menyukai meli.. batin Rio namun cover tubuh Rio tetap seperti biasa, tidak peduli dengan apapun yang di hadapan nya
"ohh ya Allah...semoga sabe dalam jroh mas Andre" ucap meli
Andre menatap dila..dan Dila mengatakan bahwa meli sedang berdoa atas doa semoga selalu dalam keadaan baik.
"amin yaallah,, meli boleh kita kesitu, Rio photokan aku .dan kau Dila..kamu sangat cocok dengan Rio..." Ucap Andre dengan senyum
Namun berbeda dengan Dila, hati nya benar merasakan sakit ketika orang yang dicintai menganggap tidak ada di bagian nya,namun tetap memberi senyum atas mereka. Andre berphoto berdua,seraya memeluk pinggang melj, dan meli dengan terjejutnya reflek untuk melepaskan nya
"Hey, ini cuman Foto" ucap andre ke meli
"lanjut Rio"ucap andre
Setelah melakukan sesi foto bersama, Rio diam-diam mengirim ke Arga foto mereka berdua. dan ingin melihat reaksi Arga gimana. Karna sungguh jatuh cinta itu diluar kendalinya
Rio: Kamu yakin, gak mau kesini..lihat foto itu, mereka serasi sekali. seraya menampil kan gambar emot yang tabjuk.
Dengan batin yang tertawa bahagia
Arga : Dimana kamu sekarang !!
Rio: Di simarjarunjung, kami berencana menginap disini,di karenakan kembali ke Medan itu butuh waktu yang tidak lah sedikit
Arga: Kirim alamat nya dan Carikan aku penginapan dekat dengan mu
Tak butuh lama,Rio pun mengirimnya.
***
Mobil merah sudah terparkir di parkiran kantor,membuka pintu mobil, seraya menaikkan kaca mata ke atas kepala, dengan gaun peach yang nge pas badan nya, dan tak lupa area payudara nya menyembul keluar yang merupakan ala khas nya serta hak tinggi 15 cm, berdiri ala bak model dan kemudian berjalan dengan ala khas nya, siapa yang melihat nya membuat orang sangat terpesona kecuali Arga dan rio, siapa lagi kalau bukan Lisa, beberapa hari ini dia sibuk dengan pekerjaan model. Dan hari ini merupakan hari libur nya,hari ini dia bahagia kali,ingin berjumpa dengan kekasih yang selalu membuat nya terpikat akan ketampanan dan kekayaan nya. sudah lama berjalan akhir nya sampai di tempat ruangan Arga.
"apa ada mas Arga di dalam..." Tanya Lisa
"tidak ada Bu, pak Arga sudah pergi" Ucap karyawan Arga
__ADS_1
"ckckckck..apa kamu tau,pak Arga kemana sekarang.." Ucap Lisa
"tidak Bu, itu bukan hak kami untuk mengetahui kemana pak Arga pergi .." Ucap karyawan Arga.
"baik lah.. " ucap Lisa,seraya masuk ke ruangan Arga,untuk menidurkan tubuhnya karna merasa sangat lelah dan memutuskan untuk menunggu Arga di dalam ruangan
Namun ketika Memasuki ruangan nya, dia merasa ingin mendatangi tempat meja kerjanya, karena dia tertarik untuk melihat bingkai yang ada di tempat meja kerja nya, karna bertambah satu, bingkai yang satu nya adalah bingkai dua anak kecil yang sedang bahagia di rumah pondok, dan satu lagi yang membuat nya sangat penasaran hingga membuat nya untuk mendekat kearah bingkai dan ingin melihat siapa yang ada didalam nya
Betapa terkejut nya, isi bingkai tersebut adalah Arga dan wanita yang dilihat bersama Rio, dan dia bekerja disini, dia melihat isi bingkai tersebut..bahwa dua insan tersebut sangat berbahagia, begitupun mas Arga baru kali ini dia melihat tertawa bahagia hanya dengan wanita ini,sedangkan selama dengan nya .as Arga tak pernah bahagia itu, hingga membuat nya murka.
" ### aku tidak terima dengan ini semua, kau Arga sudah membuat ku seperti ini, apapun yang terjadi kau harus menjadi milikku .dan kau wanita ******..berbahagia lah saat ini, aku akan menghancur kan mu.. huaaa..huaaaaa..." Ucap Lisa seraya menangis sejadi-jadi nya membuat nya terluka akan hal kenyataan pahit yang tidak bisa di terima hingga memutus nya pulang kerumahnya
sesudah foto bersama dengan Rio,Dila dan Andre, meli melihat suatu yang indah untuk di tatap nya, dimana laut biru di kelilingi bukit yang tinggi berbalut rumput hijau, membuat nya tampak indah di pandang mata.
"aku kesana sebentar ya..." ucap meli ke teman nya
Aku ikut .seraya mendatangi meli dan menarik nya ketempat yang dituju meli dan meninggal dua lelaki itu disana
Ketika setelah sampai. meli tak sengaja melihat mata Dila yang sembab.
"Dila.. are u ok..!! katakanlah" Ucap meli
"nothing meli, Im ok.." Ucap Dila
"jika kamu baik-baik saja lihat aku .." Ucap meli
Akhir nya Dila pun Memeluk meli dengan menangis tesedu-sedu
"apa salah aku mencintai.." Ucap Dila
"tidak ..itu hal wajar, cerita lah" Ucap meli
"Andre menyukai mu bukan aku meli" ucap dila.
"tapi aku tidak menyukai nya... Dila jangan seperti ini,jangan buat dirimu..percayalah yg terlewati tidak akan menjadi milik mu tapi yang tidak terlewati akan menjadi milik mu dan tak akan tertukar, dan tersenyum lah.. kamu wanita yang kuat.." Ucap meli
"Terimakasih untuk selalu ada, dan terus menasehati ku, dan semoga Allah beri yang terbaik atas pertemanan kita..," Ucap Dila
"amin ya Allah" Ucap meli seraya memeluk dila,
"sabar lah, kalau jodoh tidak akan kemana, Karena mencintai itu datang tanpa permisi, masuk dalam relung hati dan akan tersadar ketika jantung berdetak ketika sang tercinta ada berdekatan dan akan terasa sakit ketika hal tak sesuai dengan yang di ingin kan..dan lihat lah bukan kah danau dan bukit itu terlihat indah, pandang lah dan berbahagia lah,agar pikiran menjadi terbuka dan hirup lah udara dan buang lah udara kotor itu melalui mulut,dan rasakan damai nya berada disini dan yakin kan, bahkan kamu adalah orang yang berbahagia dan mencintai dirimu sendiri lebih dari siapa pun" Ucap meli seraya melepas kan pelukan nya dan Dila mengikuti arahan meli .
Dan benar saja,, rasa damai nya sangat terasa, sungguh nikmat tuhan yang tak pernah aku dustakan .
"meli coba lihat kesana dan baca kata-kata itu, lucu sekali, untung kita tidak punya mantan hahaaa" Ucap dila
"mana..hahaaa..iya bener, aku baca nya kek berasa punya pacar disini.." Ucap meli
"LUPAKAN MANTAN, BAHAGIA DISINI, MY DARLING .." Ucap Dila dan meli
"ya ampun aku bahagia disini.." Ucap Dila
"aku juga bahagia, apalagi ada kamu disini.." Ucap meli
"aaaaahhh... jadi terharu .." Ucap dila
Dan mereka pun menghabiskan waktu tempat ini, dengan bercanda dan memakan bersama dan tak lupa pula dua lelaki yang baik yang selalu ada ikut serta akan kebahagian dua sahabat itu,siapa lagi kalau bukan Andre dan rio
__ADS_1