
"Mas,,,mas,, Bucin mu itu Lo mas, pantesan kamu mempercepat cari ruko dan meminta surat izin dan harus disiapkan hari ini juga... ternyata... emmm, emang kalau sudah cinta begitu" ucap Aldo
"Iya itulah namanya cinta. Cinta lah yang membuat kamu buta, membuat kamu gila, membuat kamu tak berdaya, dan sebagian ada saling membunuh, maka berhati-hatilah dalam bercinta karna jika cinta tidak bisa kamu kendalikan kamu bisa saja menjadi salah satu dari poin diatas bahkan hal tersadis adalah membunuh, mungkin sekarang kamu belum rasakan tapi akan ada masanya kamu akan rasakan itu Al." ucap Arga
"Hmmm... tapi yang membunuh itu mengerikan mas, semoga Allah beri jodoh yang terbaik untuk Al, doain ya mas, sedih sekali kami..kami berdua jomblo mas" ucap Aldo
"Amin... semoga Allah beri yang terbaik untuk Al dan Rio" ucap Arga
"amin, thanks Arga " ucap Aldo dan Rio
***
Hari pun sudah hampir menunjukkan waktu akan pulang, meli pun berberes-beres kemudian ketika ia menyadari sudah rapi. Meli pun pergi masuk ke tempat ruangan bos nya untuk meminta gaji terakhir dan berpamitan untuk mengundurkan diri.
"Assalamualaikum ibu,, apakah meli boleh masuk ibu.." ucap meli
"Waalaikumussalam. Silahkan nak, masuk saja. Dan duduk disini. Ibu sudah menunggumu" ucap ibu pemilik apotek sambil menunjukkan tempat duduk yang telah sediakan
meli pun menceritakan apa yang menyebabkan ia tak ingin bekerja sama lagi dengan ibu kos nya, kemudian mengucapkan tarimakasih dan meli di berikan uang selama berkerja dalam sebulan. meli pun selain di beri gaji, meli juga diberi uang tambahan karna sudah bekerja terlalu lama.
"terimakasih sudah bekerja untuk saya meli. semoga Allah beri yang terbaik atas meli dan keluarga kecil meli, semoga lekas dapat momongan, selalu jadi istri yang baik. Jujur saya iri dengan meli, meli sedikit pun tak pernah ada rasa takut gak laku tapi ternyata Allah beri jodoh meli benar-benar yang ekskusif banget. Jadi pengen kembali ke amda muda. Semoga selalu sakinah mawadah warahmah" ucap ibu pemilik apotek
Meli pun memberi kata sepatah dua kata nya untuk ibu pemilik apotek, seblum meli berpamitan dengan ibu. setelah itu dia pun menunggu di luar. Saat menunggu Arga, meli melihat seseorang dalam mobil sedang memantau nya dari kejauhan, namun meli berusaha agar tidak ketahuan oleh orang yang memantaunya.
Siapa itu ya,, apa Fans mas Arga yang memberikan kertas kaleng itu, Batin meli, namun tetap berusaha untuk seperti biasa agar tak terlihat lagi ketakutan
Meli pun, mengambil Hp untuk menulis pesan di WhatsApp untuk mas Arga,agar Arga lebih cepat menjemputnya. Namun meli tetap melihat gerak-geriknya dengan mata samping nya, tapi orang dalam mobil hitam itu tidak turun sehingga meli tidak bisa melihat siapa dibalik mobil itu. Meli masih memegang Hp tapi pikiran dan hatinya masih untuk orang yang misterius itu.
Tiba-tiba mas arga sampai didepan meli tapi meli tak menyadari nya membuat Arga harus turun untuk mendekati meli
"Sayang... kamu lihat Hp sambil melamun gitu, gimana kalau ada orang yang menghipnotis kamu nanti di depan jalan lagi!!"
"eh, mas, meli tidak melamun. Ayuk kita masuk mas!!" ucap meli langsung masuk ke mobil membuat Arga merasa yang berbeda dengan nya
Biasa nya meli tak pernah mengechat duluan untuk minta jemput terus ketika Arga sampai,meli melamun dan kemudian buru-buru masuk ke mobil, ada yang di sembunyikan dari arga. karna terlalu pening memikirkan meli dia pun juga melamun. Membuat meli membuka kaca mobil.
"Sayang. Ayuk cepat kita pulang, kok bingung sayang! " ucap meli
"oh iya sayang" ucap Arga,seraya langsung masuk ke mobil kemudian mengemudi mobil nya. Di tengah jalan ia bertanya lagi ke meli,karna meli masih dengan raut wajah yang khawatir
"Sayang.. kamu baik-baik saja, what's wrong!!" ucap Arga,
"of course and Nothing honey, I'm just tired because the job me " ucap meli sambil memeluk lengan Arga kemudian tertidur, karna ia tak ingin membuat suami khawatir akan masalah yang belum ia pastikan kebenaran nya. Begitupun meli dia tak ingin berlarut dalam kekhawatiran, ia pun tertidur
__ADS_1
Arga melihat meli tertidur, ia pun mencium kepala yang di balut jelbab nya. Kemudian melaju nya dengan pelan-pelan karna tidak ingin membuat istri nya terbangun.
Setengah jam kemudian sampailah dirumah keluarga Arga. dilihat nya meli masih ketiduran waktu sudah menunjukkan hampir magrib tapi karna melihat meli kelelahan iya pun berhati-hati melepas kan tangan nya yang di peluk meli,kemudian turun dari mobil untuk membuka pintu mobil yang diduduki oleh meli, kemudian Arga mengangkat nya secara perlahan-lahan agar tak membanguni nya.
Sampai di rumah, Arga menekan bel agar ada yang membuka pintu nya. Ternyata yang membuka adalah mama Sarah, karna mama Sarah lah yang menyuruh Arga membawa istri nya, dia rindu akan anak nya dan menantu nya sehingga ia menunggu kehadiran mereka. ketika ia membuka, dan tahu yang menjadi tamu nya.
"Hay sa..... uppss, maaf sayang, meli masih tidur" ucap mama Sarah seraya menutup mulut nya ketika anak nya mengendong meli yang ketiduran
"Iya ma, Arga rencana mau bangunin meli, tapi melihat meli terlalu nyenyak, Arga tak jadi membangunkan nya" ucap Arga
"ya sudah, bawa masuk kekamar mu, kasihan sekali, dia kelelahan sayang" ucap mama
Setelah berbincang dengan mama, dan menaikan ke tangga lantai atas karna disana ada kamar nya Arga dan bersebelahan dengan Andre namun masih jarak nya sedikit jauh.
Saat menaikkan tangga, Andre juga turun, dan terilihat pasangan pengantin yang sedang mengendong istrinya dengan sangat mesra
"Mas, mas, mentang sudah nikah jangan gitu juga lah mas, kasihan yang belum nikah, mau bulan madu juga gak gitu amat, dikamar kan bisa acara menggendong. Kamu ya mas!! membuat mata ku ternodai saja" Ucap Andre dengan sinis nya, karna jiwa saat itu juga sedang meronta ingin dinikahkan
Arga hanya melirik Andre saja, seraya melototkan matanya, Kemudian mendekatkan pada Andre untuk melihat keadaan meli yang sedang tidur dalam gendongan Andre
"Ehh ..Meli sedang tidur mas. Andre pikir kalian sedang .... " ucap Andre sambil menyatukan jari tangan keduanya kemudian dihadapkan keduanya
"Pikiran mu hancur kali,, udah mengganggu, Nikah aja udah kau dek!!" ucap Arga
"hahah,, baiklah, aku akan turun untuk mengatakan nya sama mama" ucap Andre
***
"Hay mama,, mama lagi apa!" ucap Andre sambil memeluk mamanya dari belakang
"Mama masak nak, kamu gak lihat" ucap mama
Tiba-tiba datang Rio entah dari mana, dia pun memeluk mama Sarah yang tidak mau kalah dari Andre. Rio akan terlihat cuek di semua orang tapi tidak dengan orang yang telah merawat nya dari kecil berhubung mama nya sudah meninggal karena sakit keras, yang iya punya sekarang adalah papa Wijaya, mama Sarah dan dua lelaki anak kandung nya yang sama menganggap nya sebagai saudara. Sedangkan ayah kandung nya selama ini tak pernah melihat nya.
"awas lah,beri aku ruang!!. aku juga ingin memeluk mama, mama sedang masak apa!!" ucap Rio sambil memeluk mama juga dari belakang
"iss apa-apaan lah mas Rio ini, mas Rio datang dari mana, duluan aku memeluk mama" ucap Andre dengan kesal nya
mama Sarah hanya tertawa melihat tingkah dua anak tampan nya ini sedang memperebut kannya
"hahaha,, sudah,sudah,, mama lagi masak kesukaan kalian daging lembu di buat dendeng sama daging lembu di gulai Aceh" ucap mama sarah sambil membalikkan badan nya untuk melihat dua tampan nya sudah besar dan tak lupa mematikan kompor nya
"wahh enak banget, ya sudah ma Sini kami bantu untuk menyusun nya di meja makan" ucap keduanya
__ADS_1
***
meli pun terbangun dan melihat sekeliling menerka Dimana keberadaannya saat ini, cupukarena seingat nya dia jalan pulang. dan sekarang di kamar seseorang dia terbayang dengan orang yang memantau nya. Dia pun merasa takut dan buru-buru mencari Arga
"mas Arga, mas .. dimana mas" ucap meli melihat sekitar nya,sebenar nya iya sangat khawatir jika di apakan apalagi disandranya
Arga yang terkejut dia pun keluar dari kamar mandinya dengan handuk yang menutupi area bawah sehingga area terekspos membuat meli seakan menarik melihat roti sobek di perut suaminya
"Hay .ada apa sayang, kamu mimpi buruk" ucap Arga dengan khawatirnya
"Kita dimana mas, kenapa meli tak melihat kamar ini" ucap meli
"ini rumah mas, mandi dulu sana. kemudian kita shalat dulu" ucap Arga
Meli pun masuk mandi,dan ada 15 menit meli mandi, meli pun keluar dengan handuk nya yang terlilit diatas nya. Membuat Arga kepanasan bahkan berpikir dia akan melakukan lagi seperti yang biasa yang dilakukan bersama meli.
"Jangan melihat seperti itu mas, kita mau shalat. nanti kalau adik mas bangun jangan salahkan meli" ucap meli dengan meledek nya
"Kau ya meli,, ada aja bahan mu, cepetan mandi jangan membuat aku seperti ingin menerkam mu saja" Ucap Arga dengan kesal nya.
Mereka pun shalat magrib bersama setelah shalat mereka turun untuk makan bersama.
***
Dimeja makan sudah ada papa, mama, Rio, Andre yang sedang menunggu kedatangan calon pengantin untuk makan ,tak butuh waktu lama mereka pun sampai di meja makan dan makan bersama tanpa ada komunikasi diantara mereka. Setelah makan bersama, Andre mendiskusikan untuk menikah di waktu Minggu depan
" papa, mama dan semua nya, Andre mau izin untuk menikah. jadi oleh karena itu izin kan Andre untuk menikah dan pesta di waktu Minggu ini.." ucap andre dengan seriusnya" ucap Andre
Mereka semua pun terkejut akan ucapan andre, terlebjh mama karna tak percaya Yang diucapkan anak nya
***
Hay teman-teman semua, makasih sudah mau baca novel aku, semoga selalu suka ya..
Ohh ya author mau bilang, kalau author bukan laki, author perempuan, hehe.
Dan Alhamdulillah author sudah nulis lagi semoga suka dan menarik buat teman semua.
Dan terimakasih untuk komentar nya, terutama yang mau bantu author meski masih kata seandainya tapi author tetap suka Komentnya karna kamu author jadi semangat nulis .hahah.
Dan maaf juga gak bisa sering update,karna dunia nyata lebih menantang, terlebih lagi author akan PKPA di rumah sakit, mohon doanya teman semua. Untuk saat ini author masih dirumah. Karna prinsip author yang pertama adalah sudah pasti kita mengesakan Allah,.kedua adalah keluarga, ketiga adalah kuliah dan keempat adalah hobi nya nulis.. Begitupun kalian pasti mempunyai prinsip. Apapun itu pasti yang terbaik untuk kalian.
Kalau ingin tahu tentang author , teman boleh cari Ig atau FB "Nur Maulida Sani" cuman gak masukan cerita ini hanya sesekali aja itu pun kalau ingin. maklum baru pertama-tama, hihihi.. cuman Author sering aktif di FB.
__ADS_1
Dan maaf gak bisa di balas chat nya di komentar.. dan apa yang teman keluhkan sudah saya jawab, semoga teman maklumi.
semoga selalu sehat selalu untuk kita.