Bu Apoteker Di Nikahi Cinta Masa Kecilnya

Bu Apoteker Di Nikahi Cinta Masa Kecilnya
Lelaki Tua Ngebet Nikah


__ADS_3

Hari demi hari, waktu ke waktu, bulan ke bulan tahun ke tahun, rumah tangga Arga dan meli pun semakin harmonis dengan Tazkia yang sudah berumur 15 bulan, begitupun Dila dan Andre tak kalah romantis nya, mereka pun bahagia dengan rumah tangga yang di bina, membuat dokter Ali makin hari makin ingin menjalin rumah tangga dengan wanita yang sudah menancap hati nya setahun yang lalu.


"Selamat siang ibu, apa keluhan nya sekarang" tanya Ali saat visite


"Baik dok, kapan saya boleh pulang dok", tanya pasien


"Hari ini, juga boleh Bu, dilihat dari hasil lab, ibu sudah bisa pulang siang ini, jangan lupa makan teratur ya Bu, kurangi makan yang manis Bu ya, seminggu sekali kontrol gula nya Bu, seperti nya luka ibu di kaki sudah hampir kering, dan jangan lupa minum obat nya Bu, semoga lekas sembuh ibu " Ucap Ali dengan senyum pada pasien.


yaaa Ali sangat Senang jika pasien nya sembuh, dia merasa bahwa ia tak sia-sia menjadi dokter penyakit dalam.


"Terimakasih dok, Tapi dok!!, Apakah saya bakal sembuh dok, liat dokter aja sudah manis begitu" ucap pasien dengan raut muka yang datar.


membuat Ali seketika tertawa renyah mendengarnya


"aahh, ibu bisa saja,, ya udah Bu, saya pamit dulu, oh yaa nanti kalau anak ibu kembali, suruh selesai kan administrasi nya Bu ya, agar cepat pulang" ucap Ali dengan senyum nya


"Baik dok, terimakasih dok. cepetan nikah ya dok, biar gak jomblo lagi dok" ucap pasien


yaa,, percayalah itu pasien langganan masuk rumah sakit, jadi ibu sering masuk rumah sakit dan langsung di tangani oleh dokter Ali, beruntung nya dokter Ali tidak suka marah2, maka seenak jidat nya mengucapkan kata-kata "kapan Nikah". dua kalimat, namun menusuk dihati.


"Emm, baik ibu, doakan saja wanita yang saya sukai mau menikah dengan saya Bu.. hihi " ucap Ali dengan senyum manis nya.


Untung laki dia guys kalau perempuan yang di tanya,, lihat lah raut muka nya.. Ingat yaa, "Liat Raut Mukanya"


Seharian ini, dokter Ali sudah ada 10 pasien yang sudah kunjungi nya. dan Akhir nya di istirahat di ruang nya. Namun tiba-tiba perut nya lapar dan ingin mengajak seseorang, semenjak pasien menanyakan "kapan nikah" dia ingin menikah, terlebih umur nya pun sudah matang, hampir 36 tahun dan mungkin sudah tua untuk tahun 90-an. Akhir nya dia mengambil ponsel melihat foto yang pernah di ambil masa di rumah meli setahun yang lalu bersama dengan Lisa.


Ali terus memandang nya, setahun lebih dia tak pernah berjumpa lagi dengan Lisa, karna pekerjaan yang menjadi tolak ukur kedua nya. Dia Rindu dengan senyum manis nya, Hati nya telah terpikat dengan nya. Apakah iya akan mau menikah dengan nya. Ali pun menScrool Ig nya Lisa. dilihat nya bahwa wanita ini belum menikah, dan sekarang dia sudah berubah menjadi wanita yang serba tertutup aurat nya di banding yang telah lalu. dia sekarang menjadi seorang artis yang populer di dunia nya.


"Assalamualaikum, Lisa..apa kabar??" Tanya Ali di via WA nya


"Waalaikumussalam ya mas, eh dokter, baik, dokter gimana, tumben menelpon Lisa..ada apa ???.. ucap Lisa di ujung telpon, dia pun tak kalah penasaran nya..


karna selama ini Lisa dan Ali tak pernah berjumpa, dan komunikasi via WA karna pekerjaan mereka dan mungkin karena ingin Istiqomah untuk menjadi lebih baik lagi.. ingat "Lebih baik lagi"


"Lisa, apa kamu sedang sibuk, mau kah kamu menemani ku makan ..aku lapar dan panggil aku mas" ucap Ali, langsung to the point


"emmm,, ok mas. Baik.. dimana mas" Ucap Lisa antusias..


ya Lisa juga sangat merindukan Ali, bahkan setahun ini membuat cinta nya makin tumbuh dengan sendiri nya, dia berusaha memantas kan diri nya untuk Ali meski ia tahu, masa lalu Lisa sangar lah buruk. Tapi iya tahu, Allah akan selalu ada untuk manusia yang bertaubat, sehingga ia meminta Ali langsung pada pencipta nya bukan pada orang nya, dan ketika Ali tiba-tiba menelpon, raut wajah sangat senang dia merasa Allah mendengar.."Allah mendengar doanya"


"Ok, apa perlu aku jemput Lisa" ucap Ali


"Jangan mas, kirim lokasi aja mas nanti aku datang " ucap Lisa, dia merasa tidak enak. jalur rumah sakit dan rumah nya berbeda


"Baik lah Lisa, saya kirim lokasinya, aku tunggu"


15 menit kemudian, Ali sudah sampai di tempat restoran yang di tuju, ya disana terdapat kolam berenang, dan tanaman yang sangat indah, tempat nya mewah cocok untuk mereka berpasangan, tapi tidak dengan Ali status nya masih jomblo. Ali masuk ke cafe tersebut dan memilih tempat yang cocok untuk nya dan Tak terlalu ramai orang dan menunggu Lisa disana.


5 menit menunggu, Lisa pun datang dengan gamis nya, ya siapa yang melihat nya akan terpukau melihat nya. "orang artis kok" setelah sampai di cafe yang di kirimkan oleh Ali, Lisa mencoba menelpon Ali untuk menanyakan dia dimana. Namun saat ingin menelpon, ada pelayan datang mendekati Lisa


"Ibu Lisa ya,,, ibu sini saya antar kan ke tempat dokter Ali" Ucap pelayan dengan ramah nya


"ehhh... baik lah" ucap Lisa dengan senyum nya, ia pun mengikuti pelayan tersebut


Setelah sampai ke meja yang sudah di sediakan Ali, Ali pun menyapa nya dengan senyum manis nya.


"Hay Lisa, silahkan duduk!!, dan pesan lah apa yang kamu suka" ucap Ali dengan senyum manis nya dan melihat nya tanpa berkedip

__ADS_1


ya hari ini, Lisa sengaja menggunakan gamis bunga-bunga berwarna khaki dan tak lupa dengan hijab nya yang senada dan di hiasi make up yang tipis namun membuat seorang Ali terpesona dengan nya.


"hmmm, baik mas" ucap nya dengan senyum seraya memberi ke pelayan Yang sedang menunggu pesanan mereka berdua karna sebelum nya Ali sudah memesan


"Mas, ada apa ingin berjumpa dengan ku" ucap Lisa


"emang nya tidak boleh, mas ingin berjumpa dengan mu, atau ada yang marah ya " ucap Ali dengan serius namun dalam hati.. "semoga aja dia jomblo, dia sudah lelah karna selalu didahulukan oleh orang lain


ingat " didahulukan oleh orang lain" kasihan sekali Ali ini. dan dia sekarang berusaha jadi lelaki sejati.


"Bukan begitu mas, tapi mas seperti meledek Lisa,Mana ada yang mau sama Lisa mas, mana ada laki-laki yang mau menerima masa lalu Lisa" ucap Lisa sedikit menunduk


ehh, kok jadi salah kata-kata ya, apa Lisa lagi PMS ya... aduh kan pengen nya suasana romantis gitu kok jadi begini, Batin Ali


"Maaf Lisa, mas gak maksud seperti itu" ucap Ali tak enak


"tidak mas,. biasa saja. Lisa sudah berdamai dengan masa lalu Lisa mas. Maaf mas, hihihi, gak ada yang marah mas, belum ada yang mau jadi suami Lisa mas" ucap Lisa dengan senyum manis nya


eehhh... bener kan, dia pasti lagi PMS nih, tapi dia belum ad suami, batin Ali


Ingatkan Ali suruh dia melamar dan nikah kan Lisa, itu kode perempuan dengan jurus kalimat "belum ad suami" dan ingatkan Ali, sudah cukup kata-kata " didahulukan orang lain" dengan kata baru " Ayuk kita menikah"


"Oh gitu, baik lah, Ayuk kita makan dulu" ucap Ali dan di anggukan Lisa


Setelah beberapa menit makan bersama, Ali pun tak sabaran ingin bertanya hubungan yang dia miliki, entah bertepuk sebelah tangan atau bertepuk nya kedua tangan, dia harus memastikan hari ini juga, berhubung dia sudah pulang dari Rumah sakit tercintanya sapa lagi bos nya Arga Dwi Pratama suami nya apoteker Meli Ayunda Mahira, cinta pertama nya yang didahulukan oleh laki-laki itu, ya tapi ia sudah melupakan. Meski bersusah payah dan di pastikan meli bahagia dengan cinta pertama maka Ali pun mengubur perasaan nya sehingga entah kenapa datang lah Lisa dalam hidup nya, perjumpaan diawali sama-sama patah hati yang kisah nya berakhir sampai dimana.


"Lisa, apakah kamu mau jika ada seseorang lelaki datang kerumah mu dan mengajak mu menikah dan pesta pada hari itu juga tampa embel-embel "lamaran"" ucap Ali,


percayalah, Ali tak ingin menunggu lama-lama, umur nya sudah 35 tahun, dia ingin berumah tangga, dia ingin merasakan indah dunia agar tak main sabun lagi dalam kamar mandi. Eh tidak, author salah ngomong maksud nya dia tak ingin di dahulukan orang lain lagi.


"Baik lah, mas paham itu, mas salut denganmu Lisa, kamu sudah banyak berubah, apakah kau mau menjadi istriku Lisa, Izinkan aku membimbing mu menjadi lebih baik lagi. Mas menyukai kamu sebelum hari ini, mas sudah menyukai kamu, sewaktu kita sudah bersama di tahun sebelum nya" ucap Ali dengan yakin


Seketika Lisa pun menangis dan haru, dia merasa mimpi, karna Allah mengabulkan nya.


Di hatinya selalu menyebut nama Allah


Ya Allah, apa ini petunjuk mu, ya Allah, jika ini mimpi sadarkan hamba, ya Allah,, jika ini benar nyata terimakasih ya Allah , batin Lisa


"Lisa kenapa kamu menangis, apa kata-kata ku menyakitimu" ucap Ali khawatir sambil memegang tangan Lisa


"Eh maaf mas, Lisa terharu..


mas yakin dengan Lisa, mas gak jijik dengan Lisa, bagaimana mama mas, Lisa takut mas" ucap Lisa sesenggukan


"Tidak Lisa, mamak pasti izin kan,mama menyukai kamu,, begitupun aku, aku mencintaimu dari apa yang kamu kira" ucap Ali dengan yakin seraya mengambil kotak Baldu di tas nya, ya selama ini dia sudah menyimpan. Menunggu waktu yang tepat.


Lisa pun terkejut akan semua kejutan Ali dari mengajak nikah, dicintai nya sejak dulu Tanpa melihat masa lalu nya dan sekarang ia di buat terharu lagi. Entah dari mana diambil nya dan sekarang tangan Ali memegang Baldu merah dan membuka nya di depan Lisa, dan itu ada lah sebuah cincin terukir nama "Lisa dan Ali"


ulangi : cincin berukir nama Lisa dan Ali


Luarbiasa pemirsa si Ali ini, sudah mempersiapkan sangat mantap, meski sesibuk apapun dia sebagai dokter penyakit dalam, dan setahun tidak ad kabar tiba-tiba berjumpa membuat kejutan yang membahagiakan bagi seorang nona Lisa. Ternyata patah hati yang pernah ada membuat nya belajar menjadi lelaki sejati


Ulangi : lelaki sejati.


ingat kan Ali, cepet nikahin, biar gak sering main sabun. kan enak kalau ada lawan


"Hay nona Lisa, mau kah kau menikah dengan lelaki sudah tua ini" ucap Ali sambil duduk bertumpu dengan kaki, pokok nya ala-ala orang melamar dengan adegan romantis di film yang tayang di SBTV

__ADS_1


"baiklah karna tidak ada yang menikahi ku, ku terima cincin dari lelaki tua ini yang membuat aku terharu ini" ucap Lisa dengan bahagia nya


Ali yang mendengar langsung memasang cincin di jari manis Lisa dan memeluk nya dan mencium kening nya, sungguh bahagia nya dia sekarang. dan tak lupa menelpon mama nya melalui Vidio call


drt..drrrttt...drrttt


"Assalamualaikum sayang, gimana. di terima tidak sama Lisa untuk menjadi kan lelaki tua anak kesayangan mama ini menjadi suaminya" ucap mama Ali sangat antusias membuat Lisa tertawa renyah mendengar nya


"waalaikumussalam ma, menurut mama gimana" tanya Ali ..dengan senyum manis nya


"mama lihat, seperti nya di terima, kalau gak mana mungkin senyum begitu, kasi hp nya ke mantu mama" ucap mama Ali


ulangi: Mantu mama..


meleleh author baca nya!


membuat Lisa terkejut namun bahagia, mama Ali menyukai nya. apalagi dengan sebutan mantu


ulangi: mantu guys belum juga nikah


"Assalamualaikum Bu" ucap Lisa dengan sopa n dengan jantung hampir meledak, baru kali ini dia berbicara dengan calon mertua


"Calon Mertua guys"


"waalaikumussalam sayang, jangan panggil ibu dong, "mama" panggilnya. selamat yaa, Minggu depan kalian bisa nikah dan pesta. semua acara nya biar mama Yang siapkan. selamat berbahagia" ucap mama dengan senyum bahagia nya begitupun Ali menatap dua wanita yang menjadi permata di hatinya


"ehhh, baik ma, maaf merepotkan mama, tapi ma, mama yakin dengan Lisa, Lisa gak pantas ma di lakukan seperti itu" ucap Lisa


" Apanya gak pantas, Ali aja menerima Lisa, masak mama gak.. mama menerima masa lalu Lisa, itu kan tidak bisa di ubah, yang terpenting masa depan Lisa dengan Ali yang di prioritas kan, dan selalu berusaha menjadi baik, ya sayang... terimakasih sudah mau menerima anak mama yang hampir tua itu, dia tidak mau menikah kalau tidak sama Lisa, pokok nya habis nikah nanti kalian berdua kasih ke cucu mama, mama kesepian ni, mama pengen punya cucu" ucap mama dengan suara parau nya


"Iya mama, terimakasih juga mama sudah mau menerima Lisa, doain Lisa sama mas Ali ya ma, mama sehat terus, jangan sakit lagi" ucap Lisa


"baik sayang, ya dah mama tutup dulu, assalamualaikum Lisa, Ali" ucap mama


"waalaikumussalam ma" ucap kedua nya


Akhir nya cinta mereka yang kemarin bertepuk sebelah tangan, kemudian berjumpa dengan sesama patah hati taunya menjadi satu hati. Itulah cinta, terkadang kamu di pertemukan dengan orang salah dan kemudian kamu di jumpakan sama orang benar, ya benar-benar ingin bersamamu dalam ikatan yang halal.


Ali dan Lisa bahagia, sekarang mereka akan menjadi calon pasutri


ulangi : pasutri guys.


Percayalah, itu sih Ali atau lelaki tua aja yang ngebet Nikah dengan embel "meniadakan lamaran" padahal karna sudah tak ingin main sabun lagi


ulangi: "karna tak ingin main sabun lagi"


Bdw mama Ali buat meleleh, uhhh ada tidak di dunia nyata ini.. idaman seorang istri.


******


Hay, teman-teman pencinta novel Maulida, apa kabar nya. Maaf untuk selama ini, hampir setahun seperti nya, karna ada hal dunia nyata saya yang berat. Alhamdulillah Maulida sudah mengisi lagi. Semoga kalian suka.


Dan seperti yang Maulida katakan, kalau Maulida sudah selesai kuliah nya, Maulida kembali. dan Alhamdulillah atas izin Allah, Allah ridhoi Maulida untuk selesai kan apoteker di tahun 2022 ini.. Masyaallah. perjuangan yang berat, tapi Allah beri yang terbaik.


Semoga Maulida bisa ngisi novel ini lagi dan kalian suka.. dan terimakasih untuk doanya selama ini buat teman pembaca novel ku..


semoga kalian sehat selalu.

__ADS_1


__ADS_2