Bu Apoteker Di Nikahi Cinta Masa Kecilnya

Bu Apoteker Di Nikahi Cinta Masa Kecilnya
Masa Lalu mu, Menutupku


__ADS_3

Sudah hampir seminggu meli tidak sadar, dan Seminggu pula Arga berantakan hidupnya sehingga iya menyuruh Rio untuk menyelesaikan tugas nya di kantor dan di apotek sudah ada pengganti Aldo dan meli.


Bahkan mertua dan orang tua nya mempunyai inisiatif tersendiri untuk menjaga dan mengurus cucu pertama nya di rumah meli dikarena kan Arga fokus dengan meli berjaga bahkan membersihkan tubuh meli Sedangkan Aldo dijaga oleh orang tua nya yang sudah sampai 2 hari setelah kecelakaan dari luar negeri.


Aldo dan meli sudah di pindah kan di ruang rawat inap di bagian ruang yang hanya di tempati oleh satu pasien.


"Selamat pagi pak,, apa kami boleh masuk untuk melihat istri bapak" Ucap dokter bersama Apoteker dan perawat lainnya


"Silahkan dok.. " Ucap Arga dengan nada lemas nya


Setelah beberapa menit memeriksa pasien, dokter sedang berbicara dengan apoteker masalah pengobatan yang di berikan apakah sudah sesuai yang di berikan dan dokter menyuruh menggantikan catether meli agar tidak berjamur. Karena pemakaian catheter tidak boleh lebih dari 2 hari, kemudian yang memberi obat melalui infus adalah perawat. Karena apoteker hanya melihat obat yang di berikan oleh dokter, jika sesuai maka pengobatan akan di lanjutkan oleh dokter jika tidak, maka apoteker akan memberi saran ke dokter untuk menggantikan obat. Dan kebetulan obat yang di berikan sesuai, sehingga tidak terjadi DRP(Drug Relation Problem) atau tidak terjadi kesalahan dalam pengobatan. Semua pergerakan semakin baik hanya menunggu meli sadar.


"Bapak, Dari hasil pemeriksaan lab dan Pemeriksaan apoteker maka dapat disimpul bahwa istri bapak sudah mengalami pemulihan namun kesadaran nya belum kami ketahui. Saya harap bapak terus mensuport Bu meli, saya tahu anda adalah orang pertama dan terakhir Bu meli dan dia sangat mencintai bapak dan anak bapak dan ia sedang berusaha untuk bangun oleh karna itu alternatif lain keluarga membawa anak Bu meli namun tetap berhati-hati karna ini rumah sakit anak bayi sangat rentan untuk mengidap penyakit jadi beri perlindungan yang terbaik untuk anak bapak. Dan saya harap anak bapak bisa membantu bapak dan kami untuk membangunkan Bu meli karna setau saya ikatan bathin antara mereka sangat kuat sehingga mampu menstimulasi otak nya untuk menggerakkan tubuhnya" Ucap dokter


"Baik dokter, Terimakasih sudah memberi yang terbaik untuk istri saya.. dan Bu apoteker serta Bu perawat" Ucap Arga


" Sama-sama pak Arga" Ucap Dokter, Perawat dan Apoteker


" Itulah pekerjaan kami dan setau saya Bu meli adalah sejawat kami maka kami juga berusaha untuk yang terbaik untuk Bu meli, karna semakin banyak anggota kesehatan maka semakin baik dalam menangani pasien dengan baik yang ada di rumah sakit kami mau pun di luar Rumah sakit kami " Ucap dokter


Arga pun mengiyakan perkataan dokter mereka pun pamit. Kecuali Perawat mengganti Catheter yang berada di tubuh meli . Arga pun mengizinkan di karenakan dia tak tahu menahu soal membuka Catheter kecuali membersihkan tubuh dan Menganti pakaian yang di kenakan meli maka itu Adalah dia.


Setelah beberapa menit mengganti Catheter mereka pun pamit sehingga menyisakan mereka berdua namun sebelum itu Arga menelpon ibunya untuk membawa anaknya.


"Sayang, Apa kamu tidak ingin bangun, apa kamu ingin meninggalkan ku dan anak kita Tazkia,, Tazkia sangat merindukan mu, bangun lah sayang" Ucap Arga seraya meneteskan air mata sambil membersihkan tubuh meli


"sayang, Kau seperti menyiksa ku seperti ini, kau selalu bilang kau selalu baik-baik saja, namun kenapa kau seperti ini.. Apa yang terjadi dengan mu, ingin rasa nya ku jumpai Aldo tapi aku tahu Aldo juga korban" ucap Arga dengan lemas

__ADS_1


Tiba-tiba alat jantung meli semakin meningkat dari yang biasa, membuat Arga melihat kearah itu dan kembali melihat wajah nya meli


"Sayang, aku tahu kamu mendengar kan ku. Bangun lah sayang" Ucap Arga seraya memasang bajunya dan memanggil dokter


Setelah dokter datang dan memantau perubahan meli ternyata meli seperti biasa tiada pergerakan apapun dari tubuh nya, sehingga dokter kembali ke ruangan nya dan membuat Arga merasa sedih, ia terus memegang tangang meli dan mencium tangan meli yang terlihat sudah kurus.


***


Di tempat lain, berita sangat heboh semua stasiun tv sedang menyiarkan berita kecelakaan meli seorang istri pengusaha terbesar di indonesia, bahkan polisi sedang melakukan pemeriksaan disana. Dan wartawan terus mengikuti alur berita dari meli dan keluarga nya, mereka menyempat kan diri ke tempat industri, apotek dan rumah orang tua meli dan meli. Namun tak ada yang di jumpai satu pun. Rumah orang tua meli tutup dan rumah meli semua keluarga disana namun di jaga ketat oleh satpam demi kenyamanan bayi. Mereka terus bertanya rumah sakit mana, Namun satpam tak bisa mengatakan nya.


Sehingga pada waktu yang sama mereka mencari tahu adik dari Arga dan istri Arga bahkan asisten sekaligus adik angkat Arga. Namun dari hasil wawancara Dila di apotek meli dan Andre di industrusi jamu tak ada yang bisa pegang karna mereka tidak mengetahui kejadian nya mereka hanya menyuruh mendoakan meli agar semua terlewati. Sehingga mencari Rio namun tak dapat di temuinya mereka terus mencari info terbaru.


***


Seorang wanita dengan pakaian kimono nya melihat tv, betapa terkejut nya melihat berita yang di alami meli, dan kita ia telusuri dari google ternyata berita yang di tayang kan sudah seminggu. sehingga membuat semakin khawatir karena dia pernah ingin mencelakai meli selama setahun namun selalu gagal bahkan ia sampai terbolak balik hatinya ketika berjumpa dengan Ali selama beberapa bulan. Sehingga ia menelpon anak buah nya tapi tak aktif.


"Ali, apa yang aku lakukan, aku tidak melakukan itu" ucap Lisa dengan menangis tersedu-sedu


"Sudah lah Lisa, aku tahu kamu orang baik kamu sudah berubah, aku percaya padamu" Ucap Ali menenang kan Lisa


"Apa yang aku lakukan, mereka pasti menuduhku" Ucap Lisa


"Apa mereka tahu kamu sejahat ini pada waktu dulu" Ucap Ali


"Tidak, aku semenjak di usir oleh keluarga Arga, aku tak pernah menampakkan wajah ku lagi" Ucap Lisa


"Sudah lah,, lihat lah aku percaya kamu yang sekarang masa lalu adalah milik mu dan masa ini kita akan melakukan lebih baik, apakah aku masih teman dalah hidupmu" Ucap Ali meski sedikit sakit hati mengatakan kata teman

__ADS_1


"hemmm, kamu adalah temanku, kau sudah merubah hidup ku, Maukah kau menemukan aku dengan meli " Ucap Lisa


" Baiklah, kenapa tidak, dia teman ku juga" Ucap Ali


" iya teman, sebelum nya kamu pernah menyukai bukan, tapi tenyata cinta mu sudah di tikung duluan" Ucap Lisa dengan tertawa


Sehingga membuat Ali merasa kesal mengingat masa lalu namun ketika melihat Lisa tertawa seakan mencairkan suasana hatinya. Lisa wanita berbeda tapi ia tidak tahu apakah bisa memilikinya karna yang dia tahu adalah lisa tak ingin menikah dan ia tak pantas untuk siapapun


"Kamu benar, dia pernah menjadi Aaamiiin ku yang paling serius dan kini berubah menjadi Ikhlasku yang paling tulus, Dengan seperti ini aku tenang, Dan aku tahu Allah memberi jodoh yang pasti untuk ku. dan sekarang sudah berganti dengan seorang wanita yang pernah ku temui dan masih dalam tahap berdoa untuk menjadi milikku" Ucap ali


"Masyaallah kata-kata mu Ali, semoga Allah beri yang terbaik untuk mu" Ucap Lisa


" Kamu juga" Ucap Ali dengan senyuman yang tulus


"Aku... Aku tak terlalu berharap, karna aku tahu aku tak pantas untuk siapapun" ucap Lisa membuang pandangan ke arah lain


aku bukan seperti wanita seperti dalam yang kau sukai, Andai kan aku bisa kembali masa lalu mungkin sekarang aku adalah orang yang ku impikan untuk menikah terlebih aku juga menyukaimu dan aku mempunyai harapan untuk menjadi orang yang kau selalu cintai, batin lisa


"Apa yang membuat dirimu tak pantas, sehingga membuat mu tak ingin menikah bukan kah kau sudah berubah. Sejahat apa masalalu mu.. kalau ada mencintai mu dengan tulus apa kamu menerimanya" Ucap Ali dengan serius


"Aku tidak tahu,, yang aku tahu lelaki mana yang mau dengan wanita yang... emmm sudah lah ..aku mandi dulu. kamu disini dulu Ali ..kamu bisa makan, nonton tv atau apapun, bibi di dapur, dia akan membantu mu" Ucap Lisa kemudian melarikan diri menuju kamar nya


Sesulit itu kah masa lalu mu sehingga kau tak bisa menerimaku. Dan karna masa lalu mu juga kau Menutupku, Sungguh membuat ku penasaran masa lalu apa yang kau alami sehingga kamu seperti itu batin Ali


***


Alhamdulillah ,,, Hay teman akhir nya sudah update lagi..semoga selalu bahagia selalu

__ADS_1


__ADS_2