
keesokan harinya, di suatu tempat yang sangat nyaman dan tempat mengistirahatkan tubuh yang telah lelah, apalagi jika bukan kamar meli, mama meli pun masuk ke kamar meli dan menarik gorden dan mengikat nya ketempatnya sehingga memantulkan cahaya ke arah meli. meli pun merespon tubuhnya..
"bi Inah,hari ini meli libur kenapa cepat sekali di bangun kan..ucap meli dengan suara khas bangun tidur, masih tak membuka matanya seraya membalikkan tubuh nya kearah yang tak ada cahaya nya
mama meli pun mendekatinya dan mengusap kepalanya dengan lembut.
"sayang ini mama...ucap mama meli
"ma....ma... seraya membalik kan tubuh nya untuk menghadap ke arah mama. mama sudah pulang, apa papa pulang...ucap meli
mama meli pun mencium anak nya semata wayang nya, tak kuasa menahan air mata yang merasa bahwa baru kemarin dia melahirkan meli sekarang sudah dewasa dan akan menikah
"emm...iya papa pulang .itu lagi istirahat, bagaimana tidak pulang kamu akan menikah esok hari sayang,, anak mama sudah besar, cantik dan akan menikah lagi..ucap mama dengan berkaca2
"mama jangan menangis, meli akan selalu ada disamping mama, percayalah.ucap meli sambil memeluk mama nya.
"iya mama hanya menangis bahagia sayang, ya sudah masih pagi kok ada drama Korea kita haha, sudah mandu sana,masak pengantin bau .mama tunggu di meja makan ya sayang .ucap mama meli dengan senyum dan kemudian keluar dari kamar meli
namun ketika meli mau mandi,dia teringat dengan selembar kertas yang di kaca mobil nya. bahkan sudah dua kali,membuat hati meli merasa kurang nyaman, tapi tetap meli berpikir positif mungkin hanya fans mas arga,dan meli pun kembali fokus untuk ritual mandinya
**
selesai mandi dan selesai dengan pakaian kasual nya, dan mengikat rambut agar tetap rapi, kemudian keluar ke meja makan,disana sudah di tunggui oleh mama papa dan Bi Inah, dan mereka pun makan bersama. setelah makan bersama, papa sama Mama serta bi Inah sibuk dengan dekorasi pelaminan yang akan di buat, sedang kan teman baik pun akan datang sore hari,sedangkan meli menelpon mas Arga.
"assalamualaikum mas..ucap meli
"waalaikumussalam sayang, ada apa...ucap meli
"mas sudah berapa hari kita sibuk sekali ya, sampai mas dan aku tidak ada waktu buat komunikasi, meli pikir mas gak ingat lagi..ucap meli dengan bibir seakan menggemaskan dan Arga sangat menyukai meli yang seperti ini.
"hahahaa,, tidak lah,aku tau esok hari pernikahan kita,bagaimana aku tak ingat,,ada apa katakanlah sayang..ucap Arga
"mas,apa ada waktu hari ini,meli lupa undang pasien meli, dia baik banget bahkan anak nya dokter teman ku di rumah sakit dulu .ucap meli
"what ..kamu bilang pasien, dan anak nya dokter yang benar saja..orang tua mana yang menjadikan pasien sedangkan anak nya dokter..ucap Arga
"iya benar bg,, saya anggap pasien dong, karna ibu itu juga pernah saya tolong pas di mall mas, asma nya kambuh. so, menurut mas orang tua dokter gak perlu berobat dengan lain, pikiran dari mana itu,buat kesal aja. deh..ucap meli dengan kesal nya
" haha....jangan seperti itu .kamu itu bakal jadi istriku besok, masak belum apa-apa sudah kesal .ucap Arga meledek
"sudah lah,, mau temenin tidak..terus sorenya kita jemput Dila di bandara .ucap meli
" suruh Andre aja sayang, mereka kan sudah lama tak berjumpa, masak kamu gitu sih..ucap Arga lagi
bener juga,,Dila sudah sebulan tak berjumpa dengan Andre kasihan juga mereka berdua..haha
"okk,nanti meli nelpon Dila mas.ya sudah mandi terus, meli juga mau mandi..bye..sampai jumpa nanti..ingat jangan mikirin aku,,kita belum muhrim Lo...ucap Meli dengan meledeknya
__ADS_1
"kau ya meli..hari ini kau bisa meledek ku,, awas saja nanti.. hahaha ucap Arga dengan nada tertawa jahat..
"kau mengerikan sekali..sudah lah..assalamualaikum..ucap meli
"waalaikumussalam .ucap Arga
pas mau mandi,meli teringat bahwa dia baru saja mandi,hampir saja membuat lupa yang seharus nya mandi 2 kali sehari menjadi 3 kali sehari. meli tersadar menelpon Dila,sehingga berniat ingin menelpon Dila. ketika meli mengambil handphone ternyata Dila menghubungi nya duluan.
"assalamualaikum meli...ucap dila
"waalaikumussalam meli. meli nanti jangan jemput aku ya Mel,soalnya mas Andre ngotot mau jemput aku .ucap Dila
benar yang dikatakan mas Arga, kasihan Andre.
"emmm...gitu baiklah say..semoga sampai tujuan ya Dila...nanti kalau dah sampai masuk kerumah aja..ada papa dan Mama serta bi Inah dirumah dan keluarga Aceh yang lain ya say...hati-hati dijalan. ucap meli
"ok say .assalamualaikum WR.WB..ucap Dila
setelah meli menutup handphone, meli menyiapkan diri dengan menggantikan pakaian jalan-jalan nya berhubung niat nya mengantar undangan nya ke Bu Winda mama nya dokter Ali. dan tak lupa pula untuk berdandan secara kasual. setelah menurut nya sudah cantik meli pun keluar dengan hijab dengan gaya muslimah terbaru nya dan tas selempang nya Dan menghadiri mama dan papa nya yang sedang memilih gaun terbaik untuk mereka dan meli plus Arga berniat untuk menyalami mama papa.
"eh sayang..sini sayang,mama ingin bertanya ya kan pa,,kita kan gak enak kalau secara sepihak nanti kamu gak suka lagi apa yang mama pilih ..ucap mama
papa Hanya mengiyakan saja, namun dalam batin nya dia hanya ngikutin mama,karna mama orang nya harus di turutin,daripada berantem sebelum hari H kan gak enak dilihat oleh semua keluarga, beda dengan meli, apa pun yang mama pilih tetap dia akan menanyakan sama meli dan akan menerima keputusan meli sepenuh nya.
"yah..kok gitu ma,meli tau mama pasti bakal milihin yang terbaik buat meli.. ucap meli
"assalamualaikum Om, Tante... ucap Arga
berhubung keluarga di ruang tengah dan sebagian di luar melihat dekorasi yang akan dilakukan.
"waalaikumussalam nak Arga, masuk nak ..ucap mama dan papa meli
"waalaikumussalam mas Arga .iya masuk mas .ucap meli
"baik Tan, om, ucap Arga, namun papa sudah pamit ke Arga dan Mama serta meli karna papa di panggil oleh tim dekor.
" nak Arga, meli, ini mama milihin baju yang pertama untuk kalian adat Aceh untuk meli warna hitam ,yang kedua adat Tamiang warna cream ,yang ketiga gaun. disini mama milihin warna abu silver terus untuk acara nikah adat Sunda putih, dikarenakan nak Arga Jawa kan..ucap mama..
Arga hanya tersenyum aja,karna mama meli milih nya Paten kali, pokok nya dia kan menghayal dia kan menambah ketampanan nya diatas pelaminan hanya meli saja yang berkomentar
"oh my God mama, jadi meli harus gunakan 5 gaun, mama gak mikir kalau hiasan kepala masyaallah ma... tp ya sudah meli bakal ikutin mama doain meli semoga meli sehat .ucap meli
"ihh .kok gitu ngomong nya..sehat Dong, gini kan enak mama denger, untuk hari ini mama tidak akan menyerah meli harus gunakan ini, karna mama dan papa serta keluarga nak Arga gunakan baju kebaya warna purple Lilac, dan keluarga Aceh papa dan mama serta bi Inah nanti akan gunakan warna coksu dan Dila serta teman apotik kamu gunakan warna cream dan berguna untuk adik nak Arga juga Andre dan Rio teman nak Arga..gimana nak Arga .ucap mama
"baik lah..Arga ikutin Tante, Tante sudah ngomong sama mama..ucap Arga
meli iyakan saja, dia tau mama nya sangat tau,karna mama nya juga seorang desain yang handal. dia sudah memikir kan selama ini dan sekrang yang bertugas tranfes baju itu adalah pekerja nya
__ADS_1
"tenang nak Arga,mama sudah katakan, tinggal mengantar aj nanti. panggil mama jangan Tante lagi dan om itu papa ok . oh sebentar mama ambilkan baju nya sekalian kamu bawa kerumah..ucap mama
"okk Tante .eh mama.. ucap Arga
Mama meli pun pergi dan mengambil nya sebelum mama kembali meli pun melontarkan pertanyaan untuk mas Arga
"mas kenapa mas, senyum aj,mas senang sekali seperti nya dengan baju yang di pilih mama..ucap meli ..
"gimana mas tidak bahagia,,mama sangat baik dari pemilihan baju aj mama mu terus pakaian nya masyaallah keren kali, apalagi Aceh berasa beneran jadi raja,terus yang lain nya juga paten kali. udah ikutin saja sayang kamu pasti cantik..inti kamu sudah lulur kan .ucap Arga dengan menggoda
meli pun terbatuk karna terkejut dengan pertanyaan seperti itu
"uhukk..uhuk... ehm..ehm..ehmmm. iya sudah.. tenang saja .kau suka kali mengejutkan orang.. ucap meli
"haha,,mana ada aku mengejutkan mu,aku hanya bertanya .ucap Arga tak mau dituduh kan.
"sudah. sudah..itu mama sudah datang.. ucap meli
"nak Arga ini mama titip kan buat keluarga awas lupa besok gak bisa pakai dong .ucap mama
"ok siap ma .ucap Arga
Arga dan meli pun pamit ke mama,dan pergi masuk mobil dan melanjutkan perjalanan selama setengah jam mengemudi akhir nya sampai, meli pun turun membawa mas Arga, namun sebelum turun mas Arga mendapat telpon dari karyawannya sehingga meli yang turun duluan.
"assalamuailaikum wr.wb..bu Winda..ucap meli sambil menekan bel .
"waalaikumussalam. Wr.Wb. ucap Bu winda,
"ehhh, nak meli,apa kabar sayang masuk nak .ucap meli..
"baik lah ibu,,sebentar ibu saya panggil kan mas Arga ..ucap meli
mas Arga, siapa mas Arga yang dimaksud .mungkin kakaknya..batin mama Winda..
meli pun masuk dengan Arga di rumah Bu Winda
"assalamualaikum wr .wb ..Bi Winda .ucap Arga
"ibu makasih banyak atas jamuan untuk meli dan mas Arga,hari ini meli menyebar undangan kami yang akan kami rencanakan esok hari,ibu datang ya bareng sama dokter Ali dan dua pekerja ibu disini .saya mengundang mereka.. ucap meli
ibu Winda pun terkejut mendengar, karna wanita yang dingin kan berjodoh dengan anak nya ternyata sudah memilih yang lain. Bu winda terus mengingati dirinya sendiri
"maksud nak meli,,nak meli mau menikah ..ucap Bu winda..memastikan kembali
"iya ibu, besok meli mau menikah dan ini adalah calon suami saya,,dan ini undangan nya Bu, terimakasih Bu.
Arga pun mengucap terimakasih ke Bu Winda dan kemudian pamit untuk izin pulang dan Bu Winda tak segan segan memeluk menantu tak jadi sambil menitikkan air mata tanpa sepengetahuan meli, kemudian meli pun mencium ibu Winda lalu pergi dengan calon nya. setelah pulang mereka berdua(Arga dan meli), Bu Winda melihat nama tertulis undangan dan semakin terkejut bahwa suami nya adalah anak Wijaya pantas saja gaya nya seperti dan tak asing.
__ADS_1
"semoga Allah beri kesabaran atas saya dan selalu mengingatkan saya bahwa mungkin aku bisa berencana tapi Allah yang memutuskan,semoga meli bahagia.. ucap Winda dalam hati.