
Waktu pun sudah sore, bahkan sunset pun sudah terlihat sehingga mereka pun kembali ke tempat penginapan, namun entah kenapa meli ingin melihat sunset, menurut nya itu sangat indah untuk nya
"Dila..bisa kita disini sebentar saja, sebelum adzan" ucap meli
"Ada apa meli, kenapa kita harus disini, dan mereka" ucap Dila
"Untuk melihat sunset, tidak kah kamu melihat bahwa itu sangat indah, dan mereka! biar kan mereka pulang" ucap meli
"Baik lah Dila, masyaallah indah sekali ciptaan tuhan, apa ini yang di maksud magic hour itu meli" ucap Dila
" Hmmm..iya itulah yang di katakan magic hour, Alhamdulillah adzan sudah berkumandang..Ayuk pulang, untuk mandi dan shalat" ucap meli
"baik lah meli" ucap Dila
...***...
Selesai shalat isya, meli pun duduk sambil minum kopi bersama Dila, dalam kamar di mana penginapan mereka adalah rumah pohon dan dilapisi dinding kaca, dan ditutupi dengan tirai putih yang merupakan background dari penginapan tersebut agar nuansa lebih damai,nyaman dan cantik. tak lupa pula cat di luar berwarna kuning Kayu,dan dinding kaca berwarna hitam serta di tambah beberapa lantai agar terlihat lebih menawan dan merupakan daya tarik tersendiri untuk menarik komsumen nya, dan kebetulan meli dan Dila berada di lantai 5 dimana kamar nya langsung menampilkan bukit dan laut dan langit yang sangat indah serta muncul nya matahari terbit di pagi hari. Namun pada saat mereka berbicara ringan, ada yang mengetuk pintu sehingga membuat mereka berhenti untuk berbicara di karenakan di balik pintu menjadi pusat perhatian bagi mereka berdua
"Siapa yang mengetuk jam 9 begini Dila, apa kamu ada memesan makanan?" tanya meli
" Iya meli, aku rasa pada saat seperti ini, aku ingin kita makan bakso mangkok plus bolu Amanda original rasa nya nikmat sekali, sebentar aku buka pinta nya.." ucap Dila
"Hmmhm .otak mu dari dulu mau makan aja, tapi boleh juga, kesukaan kita hampir sama juga, asal jangan suami saja" celetuk meli
"hahaa.. dasar kau, aku tak bisa bayang kan aku jadi istri muda dan kau jadi istri tua,dan berbagi suami, ahh tidak, tidak... aku rasa, aku tidak sanggup .." ucap Dila sambil pergi membuka pintu
"aku pun tak sanggup.. ya Allah jauh kan lah hal-hal seperti itu,meski ku tau itu merupakan hal yang halal bagi mu ya Allah,sambil Mengusap dada .." guman meli
***
"Assalamualaikum.." ucap Arga dengan senyum nya,,yang dipikir nya meli Ayunda Mahira, dan ternyata orang lain hingga mengembalikan bibir nya semula saat yang dilihat bukan meli
"Waalaikumussalam .." ucap Dila
masyaallah, tukang ojek online nya ganteng banget ya,ehh tapi baju nya beda,tapi dia ada bawa tentengan sih, batin dila sambil menatap nya dengan heran
"mbak.. halo mbak..kok bengong mbak.. mbak apa ada meli" ucap Arga dengan sopan..
"Ohh ada mas,di dalam,, sebentar ya mas, saya panggilkan" ucap Dila
Ya ampun ternyata bukan ojek online,hampir saja mulut keceplosan, tapi kenapa dia mencari meli,apa dia mas Arga yang di ceritakan itu!!, batin Dila seraya berjalan kearah meli
"hey Dila,, kamu melamun ya. mana makanan nya.. di hipnotis kamu yaa.." ucap meli seraya mendirikan tubuh nya dari tempat empuk duduk nya dan berjalan ke arah Dila untuk menepuk bahu Dila.
"Tidak meli, bukan ojek online tapi orang yang mencari mu, pergilah, dia sedang menunggu mu di luar .." ucap Dila
"Siapa emang nya, perasaan tidak ada lah yang mau kemari" ucap meli
"Entah lah, mungkin fans mu, hahah.." ucap Dila
"Dasar ..kau kira aku artis, ya dah aku keluar sebentar ya,, aduh bikin penasaran lah, cewek atau cowok .." ucap meli lagi
"Cowok Mel.." ucap Dila
Ya Allah.. siapa ya, Batin meli
Meli pun bergegas pergi dan keluar melihat siapa yang mencarinya, namun yang di lihat tidak ada seorang pun, hingga iya berjalan ke samping teras di penginapan tersebut dan mencari-cari sampai kebelakang namun tak ada batang hidung nya, dan memutusnya untuk kembali kedalam dan menutup pintu, dan membuat emosi meli pun berkobar merasa di bohongi oleh sahabat nya itu, dan ketika dia mau masuk dan membuka gagang pintu penginapan, tiba-tiba ada yang menarik nya kebelakang sehingga meli tak bisa menopang tubuhnya, membuat nya ambruk didada seseorang
"Hey,, sayang.. apa kamu sudah puas berfhoto dengan adik ku, kamu berani sekali mendekati adik pacar mu sendiri.." ucap mas Arga
Meli terkejut ternyata yang menariknya adalah arga, dan dia bisa melakukan apa saja jika emosi nya tidak stabil
Oh tuhan, ternyata jodoh ku se-overprotektif ini, tapi apa dia bilang tadi, dia bilang adik nya,siapa!! apakah Andre.. batin meli
"Oh saaaa... yang, sayang lepas dulu tangan nya rasa nya gak etis sekali berbicara seperti ini,kita makan bakso dulu kebetulan Dila sedang memesan itu.." ucap meli dengan terbata-bata seraya mencoba melepaskan tangan Arga yang berada dibelakang tubuh nya
"Tidak .. tidak akan, seharus nya kamu terbiasa dengan ku seperti ini, agar ketika nikah kamu sudah tau bagaimana melayani suami mu.." ucap Arga dengan senyum jahat nya
"Iyaa.. tapi sayang ini terlalu intim, nanti akan ada yang melihat kita, ayolah sayang!!, " ucap meli
Ckckck, kalau aku gak cinta kurasa udah Ku kasih obat tidur ini orang, batin meli.
"Jangan melihat ku seperti itu, kamu seperti sedang menyumpahi ku saja, sudah lah, aku ingin bertanya,seberapa dekat kamu dengan andre " ucap mas arga
Ohh tuhan, dia tau juga,sepeti ada Indra ke 6 saja, batin meli
__ADS_1
"Tidak sayang,tidak tau hari ini kamu lebih cerah hingga mata ini pun tak sanggup memalingkannya.. aku dengan andre baru 2 kali berjumpa mas,kami dekat hanya teman saja, ada apa mas .." ucap meli
"Hmmhm..bagus lah,aku pikir kamu ingin mencari tandingan ku untuk melupakan ku.." ucap Arga
"Haha.. Pandailah kamu berkata mas, sudah cepat lepas kan, hey umur kita bukan Anak baru besar lagi kita sudah dewasa, ubah dong dewasa dikit .." ucap meli
"Dewasa gimana,, aku memang sudah dewasa,ya ampun jangan sandingkan aku dengan anak itu, gini-gini aku, masih waras lah .." ucap Arga
"Hmm..ya ya..mas memang dewasa bahkan menjadi ayah pun sudah pantas kan sudah tua.." ucap meli
"Haha.. Iyaa.. Ayah dari anak kita, jangan katakan tua, gini-gini aku masih di dambakan oleh orang lain.." ucap Arga
"Banyak lah cerita mas,, mas kapan sampai disini dan tidur dimana.." ucap meli
"Tadi baru saja mas sampai dan tidur di lantai di bawah kamu lantai 4 bareng Rio dan andre, nah karna aku merindukan mu, aku kemari sambil memeluk mu" ucap arga menggoda meli
Namun pada saat itu pesanan pun datang sehingga membuat Dila keluar untuk mengambilnya dan tak sengaja Dila melihat mereka berdua bercanda renyah.
"Tak pernah aku lihat meli sebahagia ini, apa itu mas Arga nya, jika benar semoga mereka berjodoh,amin kemudian lalu pergi masuk kedalam rumah" ucap Dila..
***
"Rio, mas Arga kemana.."ucap Andre
"Keluar ndre, kata nya ingin bertemu dengan kekasih nya.." ucap Rio seraya sambil memain kan laptop nya
"Kekasih nya,sejak kapan ada kekasih nya mas Arga" ucap Andre
"Baru sebulan mereka , perpisahan nya ad 28 tahun gitu, ya bisa dibilang cinta lama belum usai.." ucap Rio
"Wahh..pantas lah tak mau menikah dengan Lisa" ucap Andre
"Bagus dong, aku pun tak menyukai nya .." ucap Rio
Kemudian Andre pun keluar,dengan maksud mengajak meli makan ,namun setelah sampai penginapan meli, Andre melihat ada sepasang dari mereka, namun Andre tak memperdulikan nya dan tetap mengetuk pintu penginapan dan membuat 2 pasangan itu pun tau keberadaan Andre
"Hai andre,sini gabung .." ucap meli
Itukan meli, batin Andre seraya mendekat ke meli dan teman meli yang tak lain adalah arga
"Hai meli.... Eh mas Arga disini juga!!.." ucap mas Andre
"Tidak apa-apa mas, lanjut mas,aku pergi dulu ya mas, semoga langgeng mas" ucap andre dan berlalu pergi
Ternyata cinta dalam diam itu sangat menyakitkan, ku sadari baru dua kali aku melihat nya, namun rasa cinta semakin tumbuh dan kemudian harus di matikan kembali, karna yang dicinta ternyata telah memiliki kuncinya.
Membuat Andre hancur,sehingga Andre pergi ke dunia hiburan dan meminum wiski untuk menenangkan hatinya, setelah beberapa jam dia menenang diri dan akhir nya ia pulang. Namun pas pulang dia masih sanggup berjalan dengan kepala seraya berputar dan tak sengaja menabrak seorang wanita,ya siapa lagi kalau bukan Dila, karna Dila memutuskan keluar dari penginapan karna pesanan nya sudah di pintu gerbang, dan setelah membayar nya pas dia ingin kembali dan melangkah kaki nya beberapa langkah, dia di tabrak oleh Andre dari belakang,sehingga membuat nya berbalik kearah yang di tabrak, namun sayang si empu yang menabrak tak dapat menopang tubuh nya dan akhir nya mereka ambruk. Sehingga membuat adegan wanita jadi pikiran kemana-kemana ,karna posisi Dila sekarang berada di bawah. Dan membuat dila menatap Andre lebih lama ,seakan ingin melihat apa yang terjadi dengan dirinya.
"Mas Andre, are you ok mas ,,, mas ..." ucap meli sambil menepuk wajah nya dengan tangan mungilnya.
"Siapa kau, kenapa kau ada disini melihat ku sangat tak berdaya ini" Ucap Andre
"Dila mas, mas kenapa ? " ucap dila
"Aku tidak apa-apa, hanya saja hatiku belum menerima ketika wanita yang kucintai memilih orang lain" ucap Andre dengan racau nya serta deru nafas yang terengah-engah.
"Ya udah mas, Sini Dila bantu mas berdiri" ucap dila
"Meli dengan mas Arga..huhuhu..aku tidak bisa memisahkan mereka..karna kakakku juga sangat menderita nya lebih dari aku tapi kenapa aku harus menyukai orang yang juga disukai Kaka.. hatiku sangat hancur.." Racau Andre
ohh tuhan.. hancur sekali hatinya, dia benae lelaki yang kuat. Dia tak pernah menampilkan sisi rapuh nya, dan seperti nya dia baru meminum wiski, aroma nya sangat menyengat, ya ampun bau mulut nya.." batin Dila
"Mas, sini aku antar ke mas Rio dan Arga ya mas, dimana penginapan mas.." Ucap Dila
"Jangan bawa ku kesana,aku tidak mau mereka melihat ku seperti ini, bawa ku tempat lain,biar kan aku sendiri meratapi nasib ku.." ucap Andre
"Ohh iya mas,sini mas pegang bahu saya mas,kita akan cari penginapan didekat sini" ucap Dila
Kemudian Dila pun menemukan penginapan tempat lain yang tak jauh dari penginapan nya.. Dila pun memasukkan Andre kekamarnya dan ingin kembali penginapan nya, saat dilihat Andre sudah tertidur, Dila pun ingin pergi dan kembali ke penginapan nya.
Namun ketika dia bangun, Andre memegangnya,
" jangan pergi!!!" Jangan Tinggalkan aku!!" ucap Andre dengan racau nya dan masih megang erat Dila
"Tapi mas, aku harus kembali, meli pasti menungguku .." ucap Dila
__ADS_1
Andre bangun dari tempat tidur nya, Kemudian menarik Dila ke tempat tidur, lalu di peluknya agar tidak pergi darinya. Dan membuat Dila terkejut dan takut akan terjadi hal yang tak di duga sehingga dila berusaha melepaskan diri
"Ku mohon jangan pergi, aku butuh teman.. Aku janji tak akan melakukan apa-apa padamu.Karna wiski yang ku minum masih membuat ku sadar meski hanya kepala yang merasa berputar. Diam lah dan tidur lah, Izin kan aku memeluk mu untuk menenang kan diriku biasa nya mamaku yang menjadikan dirinya sandaran untuk ku, karna tidak ada mama aku memilih wiski yang ku minum namun tidak membuat ku tenang." ucap Andre
Dila merasa iba dengan Andre. Namun Dila masih dengan zona kekhawatiran nya sehingga ia berusaha melepaskan dirinya dari pelukan andre
" Jika kamu terus bergerak, aku tidak bisa menjanjikan kamu akan aman bersama ku",ucap Andre dengan tegas
"Baik lah,aku tak bergerak. Akan ku pegang janji mu mas" ucap Dila
"lelaki yang di pegang adalah omongan nya" ucap Andre kemudian suasana senyap karna Andre telah tertidur karna iya sangat lelah bertikai dengan isi kepalanya
ya ampun,dia berbicara seolah tak meminum wiski, menderita nya kamu mas,andaikan kamu tau, aku juga sedih mendengar mas mencintai meli,bukan karna meli nya. Tapi mas sedikit pun tak melihat aku, aku mencintaimu lebih dari kamu mengetahui nya,kau seperti ini membuat ku rapuh, untuk meninggalkan mu saja aku tak sanggup, jika memang kaulah takdir ku, .maka Tuhan pun akan melakukan untuk ku yang terbaik..sungguh ku mencintaimu, batin Dila yang lagi rapuh membuat cairan bening di matanya pun tertetes kan seraya menulis pesan ke meli.
Dila : meli aku tidak ke penginapan,Mel tidur sendiri ya, pagi aku akan kesana, jangan mencari ku,ada hal yang aku lakukan diluar, kata kan mas Arga, mas Andre bersamaku .ok aku baik-baik saja..see you
meli : ok..hati-hati, jaga diri.. see you too
Dan kemudian Dila pun tertidur disamping Andre, dikarenakan Andre tak melepaskan pelukan nya ke dila, keesokan paginya Dila pun terbangun.
"Hoaaaaamm... aku dimana ni,kamar ini, ,, perasaan kamar ini bukan aku tempati dengan meli" , ucap Dila sambil melirik kiri dan kanan..
Setelah meneliti isi kamar, dila pun teringat jika ia tidur bersama Andre satu kamar dengan andre
oh tuhan semalam aku tertidur dan disamping mas Andre, kemana anak itu,ya Allah aku masih tak apa-apakan seraya memegang tubuh nya dan melihat kecermin apakah ada seuatu yang aneh,, dan ternyata tidak ada...
oh tuhan.. akhir nya,tapi sebentar kenapa ada noda darah di kain sprai ini .oh tidak, apa yang terjadi, dan mencoba mendirikan diri untuk berjalan,,tapi tidak sakit.. batin dila sibuk dengan pikiran nya membuat nya tak fokus dengan andre yang sudah mandi menampilkan roti sobek miliknya siapa yang melihat membuat nya terpesona..
"Dila, kenapa kamu seperti itu,seperti orang linglung saja.."ucap Andre
Membuat Dila terkejut dan mengikuti arah suara dari arah kamar mandi, ternyata Andre sudah disamping nya dan tanpa sengaja Dila melihat roti sobek milik Andre
Oh tuhan anak ini bener-bener olahragawan, membuat mata aku tidak perawan lagi, benar membuat ku ternodai, batin Dila
"Emmm.. tidak mas Andre, aku hanya merasa aneh saja,mas aku masuk kamar mandi dulu..bye.." ucap Dila tergesa- gesa karna penasaran nya.
Dua menit kemudian di kamar mandi ternyata Dila sedang datang bulan sehingga membuat dirinya harus mandi,karna pakaian dalam dan baju nya sudah terkenai darah, setelah mandi dia lupa .membawa handuk. Bahkan pakaian dan pembalut karna tidur ia tidak bawa karena barang nya di penginapan yang ditempatinya bersama meli dan sekarang Dila bersama andre bukan direncanakan. sehingga pintu kamar mandi pun terbuka..
"mas Andre..mas.. o .mas.." ucap Dila
"Hmhm... Apa Dila . ucap mas Andre sambil menyeruput kopi di kursi dekat tempat tidur nya dengan setelan baju kaos dan celana pendeknya, sangat tampan jika di mata meli
"Mas,baju aku sudah kotor karna noda datang bulan ku. bisakah kau membantuku mas" ,ucap Dila dengan wajah sedih nya
Sudah ku duga, ternyata noda darah dari hasil datang bulan nya, aku pikir aku yang melakukannya, untung saja ***** ku masih sehat .batin Andre
Kau bener membuatku malu saja..Baik lah..Tunggu sebentar ucap Andre langsung pergi
Sampai di tempat swalayan, andre pun terlihat bingung,sehingga dia mencari pembalut yang seperti apa dan pakaian dalam bahkan pakaian wanita.. dan ini merupakan ya b pertama bagi Andre
Kalau pakaian wanita mungkin aku biasa saja, tapi ini pembalut dan pakaian dalam nya..batin andre sambil mengusap wajah nya yang gusar.
"maaf tuan, apa ada yang saya bantu tuan .." ucap pelayan
"Emm iya..saya ingin membeli pembalut, pakaian dalam wanita dan pakaian wanita .." ucap Andre dengan menahan wajah malu nya.
Pelayan pun sampai terkejut nya, karna orang yang di hadapan nya sudah memiliki istri, padahal si pelayan sudah menaruh rasa untuk Andre bahkan ia berniat untuk menggodanya
"Baik tuan, tuan kita banyak rekomendasi pembalut banyak macam nya yang mana tuan ingin kan.." ucap pelayan
"mana yang bagus.. beli semua nya .." ucap Andre
"Yang ini tuan, dan ini tinggal 10 bungkus" .ucap pelayan
"Bungkus saja semua nya,, kemudian sekalian pakaian wanita dan ****** ***** nya serta baju nya.."ucap Andre
Setelah di berikan oleh pelayannya Andre bingung pasal nya dia tak tahu ukuran yang di gunakan hingga dia menebak nya dan menerka-nerka dalam ingatan nya, kemudian kembali memberikan ke Dila..tempat tidur pun sudah di gantikan oleh pelayanan penginapan, setelah berganti baju, Dila di buat terkejut oleh Andre, dengan pembalut yang banyak, pakaian dalam yang banyak dan pakaian dan tertata rapi di atas tempat tidur.
"Ya ampun mas, ini banyak sekali mas" ucap meli
"Ambil terus,rezeki tak boleh di tolak" ucap Andre dengan santai nya duduk di kursi yang disediakan dalam kamar sambil menyeruput kopi yang disediakan kan..
Andre tak sengaja memandang Dila sedang menyisir rambut di cermin, Membuat merasa adem melihat Dila bahkan ia cantik meski tak menggunakan apa-apa. Andre tak pernah memandang Dila sedikit pun, entah karna apa ia hari ini berasa ada yang beda antara dirinya dengan Dila, andre Merasa ia telah menikah saja dengan dila
***
__ADS_1
Jangan Lupa Like dan Komentnya yaaa...
Salam jauh..