
Arga pun masuk kedalam karena terlalu bahagia melihat meli sedang di perlakukan dengan kasih sayang oleh papa Teuku, Bi Inah dan mama tri membuatnya ingin memeluk dan mencium istri nya itu. Saat ingin meneruskan hasrat dalam hati nya belum juga mencium bahkan memeluk, meli sudah mual bahkan masuk kedalam toilet dan mengeluarkan semua nya cairan didalam westafel. Karna Arga khawatir ia pun mendekati meli dan membantu memijat tengkuk meli dan membuat meli mual sangat hebat sehingga garis wajah nya terlihat sangat lelah dan pucat.
"Nak Arga, boleh mama yang melakukannya" Ucap mama tri
"Boleh ma" ucap Arga kemudian melangkah kaki nya keluar dari kamar menghindari meli yang mual muntah jika dekat dengan nya.
Arga merasa frustasi, bahkan ia tak semangat kembali ke tempat pesta Andre. Dimana Andre sudah menggunakan Adat Aceh Tengah sangat tampan dan sangat cantik kedua nya. ingin sekali mengabadikan foto dirinya dan meli untuk foto bersama Dila dan Andre. Dia pun duduk di kursi ruang keluarga dan melihat keluar. Meski Ramai, tapi Andre masih melihat mereka di pelaminan.
"Arga, kamu kenapa !" ucap Rio
"Entah lah, rasa nya gak semangat aja!" Ucap Arga seraya mengusap gusar wajah nya
"Apa karna anak mu, yang tak ingin kamu dekat dengan mama nya" ucap Rio
"Entah lah,, apa mungkin ada janin yang tak menyukai ayah nya. Dan Aldo tertawa akan hal itu" ucap Arga
"Itu diluar kepala aku Arga. Biasalah anak itu kan memang seperti itu. Ya udah semangat dong,, kan mau jadi papa. Papa sabar dong kan 9 bulan tidak lama" ucap Rio
Arga hanya melirik Rio. rasanya ia tak terima bahwa 9 bulan itu tidak lama
"hahahaha.. Sudah lah. ayokk, mama sudah menunggu. Kamu mau mama marah!" ucap Rio
Dan mereka pun pergi ke tempat Andre dan Dila yang sedang berada dipelaminan menyalami semua undangan yang datang, Setelah para tamu Undangan sudah sepi yang naik atas pelaminan, mereka pun melakukan sesi foto bersama
***
Meli merasa sedikit kuat, ketika bersama mama dan bi Inah. sedangkan papa sudah pergi keluar untuk menyalami tamu yang datang.
"Ma.. Bi Inah Ayuk kita keluar. Meli lapar, meli mau melihat makanan yang disediakan di depan" ucap meli seraya berdiri dan tak mau menopang tubuh nya pada mama dan bi inah
"ayuk kita pergi, nanti kita ke klinik, hati-hati ya sayang!" ucap mama tri khawatir dengan meli dengan hak tinggi nya
" iya Mel.. hati-hati dengerin kata mama. Kan bentar lagi jadi mama, dan anak meli akan mendengarkan apa yang di katakan meli kalau meli sendiri juga mau dengerin mama tri" ucap bi Inah
"Ok siap bi Inah dan mama" ucap meli
mereka bertiga keluar dan mencari makanan yang disajikan di tempat hidangan makanan. Disana banyak sekali makanan. Meli memilih gado-gado dengan ukuran 2 porsi kemudian memakan nya sangat lahap. Membuat mama dan bi inah nya senang karena meli mau makan banyak meski dalam ke adaan hamil.
Dan banyak lagi makanan yang di makan nya. Kebetulan Undangan yang datang pada acara Dila dan Andre sudah memaklumi nya. Karna menurut mereka tidak mungkin seorang wanita cantik yang terlihat sekali dalam menjaga makanan tapi faktanya sekarang sedang makan banyak dan di temani ibu- ibu muda disampingnya mereka langsung menebaknya sedang hamil.
***
"Mas Arga, lihat lah Kak meli, makan nya banyak ya!" ucap Andre
"iya mas,,. aneh sekali sekarang meli mas, semalam pun jauh dari dirinya sendiri dan sekarang dia makan sangat banyak!" Ucap Dila
"Hmmm... iya meli lagi hamil. Dan benar yang dikatakan Dila tadi bi Inah sudah menceritakan kepada ku" Ucap Arga
__ADS_1
"Kenapa mas tak menemani meli makan,, ibu hamil itu sensitif banget mas" ucap meli
"wahh,, sayang!!! udah tau aja, belum juga buat" ucap Andre
Dila merasakan malu-malu kucing terlebih karna ada Arga ,Aldo dan Rio. Membuat Dila mencubit Andre di pinggangnya sangat kuat
"Awww... sayang, Kamu baru juga jadi istri langsung nyubit ya" ucap Andre
membuat semua orang tertawa akan kelakuan Andre dan Dila.
"Tapi sebentar, mas kok gak jawab pertanyaan Dila, bahkan hanya melihat Kakak ipar aja" Ucap Andre
"Mas Andre, kamu tau gak!! anak nya mas Arga tak menyukai mas Arga yang galak ini!" ucap Aldo
"What kenapa gitu, yang nyoblos juga bapak nya kenapa jadi gak suka gitu!"
"Entah lah, asal aku mendekati nya. dia selalu muntah dan mual dan aku tidak mau mendekati nya karna aku kasihan, meli sedang lahap makan gado dan itu akan keluar lagi jika aku dekat dengan nya" Ucap Arga
"Yang sabar mas Arga,, mas Arga suami yang kuat" ucap Dila
" Yang semangat ya mas, kamu pasti bisa" ucap Andre, Aldo dan Rio
***
Arga ingin sekali mendekati meli tapi waktu yang belum mengabulkan sehingga ia hanya memandang meli dari jauh dengan makanan yang banyak bahkan sampai berantakan di mulut nya. Ingin sekali Arga mengusap bibir meli dengan kain lap kecilnya Bahkan ia sangat ingin saat keadaan hamil meli dia selalu berada disamping. Menurutnya itu sangat simple permintaan nya tapi tetap Arga berbesar hati,bahwa Tuhan tahu yang terbaik untuk dirinya dan meli. Tanpa sadar papa Teuku datang sekaligus papa dan mama Arga mendekati Arga.
"Iya papa,, Arga selalu berusaha sabar, karna Allah tahu yang terbaik" ucap Arga
"Nah gitu dong anak papa dan mama, semangat kan mau jadi papa" ucap papa dan mama
"Iya pa ma,, doain Arga ya pa ma" ucap Arga
"kamu harus sabar, ini baru awal,, papa Teuku bahkan papa Kamu juga lebih sadis dari kamu" ucap papa Teuku
Membuat Arga melihat kedua wajah papa nya itu, dan mama hanya tersenyum
"Apa itu pa, ceritakan" ucap Arga antusias sekali ingin mendengar
"Dulu pas mama tri hamil meli, Pas awal-awal nya seperti ini, papa Teuku ini bau keringat padahal biasa nya mama tri gak protes akan itu, tapi semenjak hamil seperti itu. Papa harus mandi beberapa kali mau itu malam, pagi, sore, Setiap ada keringat sedikit pasti sudah tercium. Papa harus menggunakan minyak wangi seluruh tubuh. Bahkan harus masak agar mama tri bisa makan. Mama tri tidak bisa makan-makanan yang di buat atau orang lain di buat. Tapi masakan papa, mau itu gosong, rasa nya aneh, kebanyakan garam mama tri makan bahkan tambah tidak ada mual muntah sedikit sampai 9 bulan" ucap papa Teuku
" Masyaallah papa Teuku luar biasa, kalau papa" ucap Arga
" papa tidak jauh beda dari papa Teuku dari makanan, Cuman papa dalam sehari itu papa harus ganti baju, yang papa gunakan semua salah di mata mama mu, dan papa harus gunakan baju kemeja warna perempuan "Pink Fanta" dan papa pada saat itu lagi kerja, papa Malu rasanya tapi mau gimana demi Arga dan Andre selama 9 bulan. Kemana pun papa selalu gunakan baju yang di pilih mama tak ada sedikit pun keinginanan papa yang di kabulkan sayang"
mama hanya tertawa dan pada saat itu bukan keinginannya tapi keinginan anak nya
"Masyaallah, segitunya Andre dan Arga untuk papa, pantes Arga seperti ini, ternyata Karma" ucap Arga seraya tertawa bersama-sama
__ADS_1
"Doain pa. ma semoga Arga bisa kuat seperti papa Teuku dan papa Wijaya"
"Aminn" ucap papa Wijaya, papa Teuku dan mama
***
Mereka pun menikmati tarian Ratih Jaroe, Tari Saman Gayo di Aceh tengah dan baju adat yang di kenakan oleh Andre dan Dila serta adat lain yang di perlihat kan diacara pernikahan yang sangat kental di Aceh tengah tidak jauh berbeda dari Aceh lain nya mereka juga sangat menjunjung adat mereka sendiri sama seperti suku yang ada di Indonesia ini..
semoga kita tetap bangga dengan adat yang ada pada diri kita. Mau suku apapun kamu, kita tetap sama. Sama-sama dalam satu negara, sama-sama dalam menghargai dan melengkapi. Indonesia selama sukunya bersatu. Tanpa memperdebat kan Agama, dan Selalu menghargai sesama nya maka semua nya akan baik-baik saja.
Salam dari Aceh Tamiang
oh ya author mau perlihatkan Baju adat Aceh tengah dan tariannya, Kurang lebih nya mohon di maaf kan dan selalu menyukai novel ini. Terimakasih semuanya
Adat Aceh Tengah yang di pakai oleh Dila dan Andre sangat jauh berbeda dari Aceh lainnya tapi tetap satu suka hanya warna yang beragam. Nah model nya orang lain seperti biasanya.hihihi
tarian yang di gunakan adalah Ratoh Jaroe dari Aceh. Agar berasa dalam suasana asri di Aceh. Ratoh Jaroe sama seperti Saman hanya saja berbeda sedikit dari lafaz yang di gunakan. Ratoh jari itu artinya dimana tangan bergerak cepat dan kompak dan salah satu tarian Aceh Yang sangat antusias kemudian tarian ini pernah di tampilkan diacara ria ricis dan Teuku Ryan. Kurang lebih seperti itu
Tari Gayo" Aceh Tengah" yang di peran utama kan adalah anak lelaki gayo, yang mana tarian nya juga seperti Saman dan ratoh jaro yang berbeda adalah lafaz yang di ucapkan dan penari yang ditarikan cenderung lelaki.
Dan author juga tidak mau kalah dong. hehehe.. Tapi tetap bukan autor, ini seorang wanita Gayo yang merupakan Model dalam Event Adat Gayo.. Kalau salah maaf Ken ya..
Jangan lupa like dan koment
semoga sehat selalu..teman-teman.
dan semoga tertarik..
__ADS_1