Bu Apoteker Di Nikahi Cinta Masa Kecilnya

Bu Apoteker Di Nikahi Cinta Masa Kecilnya
Aku lebih Menarik Daripada Dia


__ADS_3

"Kamu yakin ingin menikah nak" Ucap mama Sarah pada anak bungsunya


"Yakin ma,, kan Andre sudah siap" Ucap Andre


"Baiklah kalau Andre sudah siap, mamak ikutin kata papa dan mas mu yang penting mama mau punya cucu" Ucap mama Sarah


"Ayah pun setuju, kemana papa dan mama akan melamar nya,,, Maksud papa rumah wanita itu, yang sebelum nya kamu tak pernah mengenali dengan papa" ucap papa Wijaya


"Palingan juga si Dila teman meli" ucap Arga


"Apa benar si Dila teman meli itu ndre" Ucap Rio


"Oh jadi wanita yang kemarin itu" ucap papa Wijaya.


"Iya papa, nama nya Dila Maharani dia tinggal di Aceh Tengah jadi sekalian Mas Arga dan kak Meli honeymoon di sana,, bukan kah tempat disana juga sangat indah nya bahkan hampir mirip dengan Aceh Besar disana. Dan kita akan menggunakan waktu dalam seminggu.. Gimana Pa, Mas, rio" Ucap andre


"Ide kamu bagus sayang,, bukankah mereka berdua perlu honeymoon berdua!!!" Ucap Mama Sarah


Papa Wijaya ngikutin aja,kalau istri nya dah suka. Begitupun Arga dan Rio.. Meli hanya memberi senyum karna setiap orang tua bahkan suami sendiri menginginkan anak bahkan umur nya pun tak lagi muda


"Oh ya Sayang,, berapa Dila minta.!!" Ucap Mama Sarah


"Mas murni 30 Gram/15 Mayam, uangnya 10 juta, di tambah isi kamar, sama kek meli ma" Ucap Andre


"Baik lah,, kalau Andre dah sanggup, meminang orang Aceh .. Mama ikutin aja. Mama akan Bantu bagian yang lain", Ucap Mama sarah

__ADS_1


Mereka yang lainnya pun mengiyakan ucapan mama Sarah, Setelah makan mereka pun berpencar dan pergi kekamar. Ketika meli mau menaiki tangga, Arga meletakkan tangan nya di pundaknya meli. Membuat meli menatap nya kemudiian mengalih kan untuk pergi


"Sayang, Andre akan menikah dengan Dila" Ucap Arga dengan tatapan sedih nya


" iya mas, meli dah tahu, masalah nya mas" ucap meli menatap suami yang di cintai sambil memegang dagu nya


"emmmmm.. Mas mau kita dulu yang memiliki anak kan mas anak pertama" Ucap Arga sambil berjalan dan sampai di pintu kamar


" Kita kan sudah menikah mas, kita juga sedang berusaha,, kita juga berdoa untuk yang terbaik untuk kita" Ucap Meli sambil menatap dan mengadahkan tangan kedua nya di wajah Arga yang menekuk kepala nya


"Baiklah,, Kita akan Usaha lagj" Ucap Arga


Masyaallah ternyata ini maksud akhirnya, Batin Meli, seraya menurunkan kedua tangan untuk masuk kamar untuk tidur karna merasa masih lelah tapi saat meli mau buka pintu kamarnya tangan meli duluan di tarik oleh Arga. Kemudian menaikkan kepala meli dengan kedua tangan nya agar Arga lebih leluasa memandang meli dan terakhir memandang bibir meli yang membuat nya sangat candu, tanpa menunggu aba-aba Arga pun mulai melahap nya dengan lembut dan menyesap dengan lama bahkan meli pun sudah bisa mengikuti gerakannya tanpa butuh lama Arga sudah mengajari nya dengan baik. Arga pun melepas kan isapan nya kemudian mengecup nya pelan pelan bahkan seluruh wajah meli kemudian menyesap lagi begitu meli yang sudah hafal dengan gerakan nya membuat Arga terangsang dan ingin meminta lebih dan terus bergerilya di tubuh meli bahkan di dua buah gundukan meli merupakan sasaran permak Arga


"sayang kamu sudah terlalu kurus bahkan ini saja sangat rata" Ucap Arga seraya menunjukkan buah dada meli


"Dasar, Sudah tau rata kenapa mau menikahi ku kenapa tidak dengan Lisa saja" batin meli dengan kesal ingin sekali memperlihat kan marah nya tapi sialnya tubuh ini terus saja mengikuti ajakan Arga.


Saat melakukan pemanasan di depan pintu, mereka berdua tidak sadar bahwa empat pasang mata sedang berada di Tangga untuk masuk kekamar nya, tak disangka mereka berdua melihat adegan ciuman itu didepan pintu kamar Arga. Rio langsung masuk kekamar nya dengan tatapan biasa dikarenakan pintu kamar nya berdekatan dengan tangga yang di laluinya sedangkan Andre kamar nya berdekatan dengan Arga sehingga ia bener sial melihat itu semua rasa nya ingin sekali memperlangsungkan pernikahan sampai di depan pintu kamar nya. Andre menyapanya.


"ehmm..ehhmm... kalau melakukan sesuatu liat-liat dulu apa masih ada orang diluar jangan langsung nyosor gitu kan kasihan yang jomblo ini tidak tahu melampiaskan ke siapa" Ucap Andre yang menatap Arga karna ia tahu meli hanya mengikuti ajakan Arga jadi ia tak mempermasalahkan meli


Arga sangat terkejut ternyata andre melihat adegan nya karena perasaan nya tadi mereka masuk kekamar nya masing-masing. bahkan papa mama juga masuk kamar nya sendiri di lantai bawah. Membuat meli malu ingin dilepas kan bibir nya dan langsung masuk kekamar namun Arga memeluk meli di dekapan nya.


"Maaf aku lupa bahwa di rumah ini ada yang belum menikah, anggap saja itu bonus mu dari ku sapa tahu kamu akan memberi cara ini nanti untuk Dila" Ucap Arga kemudian masuk kedalam kamar tak lupa mengunci pintu dan tanpa malu nya, Arga biasa saja bahkan ia semakin menjadi untuk terus menerkam meli dan merupakan ini malam panjang bagi meli dan Arga namun tidak untuk Andre

__ADS_1


"Dasar Kakak, udah salah bukan minta maaf yang tulus malah membanggakan apa yang dilakukannyan. siapa juga mengikuti adegan itu. Benar-benar membuat ku ingin" Ucap Andre yang tidak tahan nya sehingga ia harus melakukan nya sendiri di kamar mandi dan terus saja memaki mas nya di dalam kamar mandi


***


"Apa .. Mereka sudah menikah!!!, Kapan mereka melangsungkan pernikahan nya" Ucap Lisa


"......"


"Baiklah, Awasi mereka, setelah aku pulang kita melakukan cara lain lagi " ucap Lisa


Hari ini membuat Lisa menjadi tak semangat, lelaki yang dicintainya sudah menikah dengan yang lain bahkan mereka bahagia sedang kan nasib nya seperti ini


"Andai kan aku menikah dengan Arga. aku tak perlu melakukan ini lagi. Menjadi model dan aku juga harus melayani hidung belang agar aku tetap mempunyai uang lebih banyak dan kau meli hanya menjadi istri sah Arga ..Kau sudah mendapat uang lebih dari Arga. Seharus nya aku bukan Kau .ingin sekali aku menggeser mu sekarang juga tapi aku masih baik lakukan lah yang terbaik bersama Arga sebelum hari terakhir mu tiba" Ucap Lisa dengan tertawa jahat nya


Lisa terus melihat foto Arga bersamanya di rumah pondok masa itu kita mereka masih bersama masih menjadi adik dan kakak, belum ada isu pertunangan namun saat isu pertunangan Arga menjauh dari ku, bahkan nada nya sangat ketus


"Kenapa kau tak menginginkan ku mas padahal dari segi fisik aku lebih menarik dari pada dia yang sekarang menjadi istri mu, apakah aku terlalu menjijikkan bagi mu" Ucap Lida dengan sedih nya.


***


Jangan Lupa Like dan Koment nya teman..


Hari ini kita Update lagi


Terimaksih sudah mau membaca semoga selalu menyukainya

__ADS_1


Dan Semoga kita sehat selalu


__ADS_2