Bu Apoteker Di Nikahi Cinta Masa Kecilnya

Bu Apoteker Di Nikahi Cinta Masa Kecilnya
Mengacaukan Semuanya


__ADS_3

akhir nya tiba di rumah, meli masih menunjukkan mimik wajah yang berbeda.


" mas pulang ya,meli sudah lelah.. mas pulang aja terus" ucap meli..


"hmmm ... meli kau tak apa-apa .. ada apa, ceritalah.." ucap Arga dengan cemas, karna dalam batin Arga merasa ada masalah dengan meli


"tidak mas..sampai berjumpa kembali, assalamualaikum.." ucap meli


"waalaikumussalam." ucap Arga, seraya mengemudi mobil putih nya kemudian pergi.


meli pun dengan tergesa-gesa masuk kamar, karna dia tak mampu untuk bertahan lebih lama lagi .air mata nya mau tumpah .ingin ia tumpah kan di kamar .dan akhir nya pecah sudah air mata yang sudah ditahankan.


**


aku yang salah .terlalu mencintai orang sebegitu hebat nya. sampai orang tersebut tak mengetahuinya. seraya menangis sejadi-jadi nya.. ya Allah, sakit sekali.. cinta bertepuk sebelah tangan ini.. ya begitulah meli, sesakit hati nya dia akan malu untuk menangis depan orang dan bisa menyalah kan diri dan meratapi Nasib..tapi tak pernah buat dia menyalah kan takdir, karna terlalu lelah menangis, akhir nya tertidur..


"non meli, ini bibi Inah,,, apa bibi boleh masuk, sarapan nya sudah selesai " ucap bibi


Tak ada sautan, akhir nya bibi masuk dan menghidup kan lampu kamar meli, yang merasa sangat gelap..


"ya Allah, anak gadis kok sore masih tidur,apa gak pening... seraya mendatangi meli yang masih tertidur di kamarnya... non meli..bangun, udah sore non, gak baik tidur sore-sore terus mau magrib..nanti Allah marah lohh non..." ucap bi inah..


"hoaaammm...iya bi..Bi apa mama papa..akan pulang.." ucap meli dengan suara khas bangun tidur


"belum non..mungkin bulan depan..karna tuan sangat sibuk dengan periklanan nya karna kalau gak salah, nyonya bilang, Banyak perusahaan yang menggunakan jasa tuan. jadi nyonya tidak bisa pulang..." ucap bi Inah..


"oh begitu..baiklah lah bi, bibi masak apa" ucap meli dengan manjanya.. ya meli dengan Bu Inah..sudah seperti ibu dan anak saja..karena dari kecil mama meli sering menitip kan anak nya ke Bi Inah, karna hanyalah dia yang bisa di percayakan..sudah mengabdi hampir 30 tahunan, dan Meli sudah 28 tahun sudah umur nya.. wajar saja kedekatan mereka seperti itu .


"masak apa ya..hahah... masak kesukaan non meli lah,, apalagi kalau bukan tumis cumi cabe ijo, sayur kangkung,, ikan asin,. "ucap bi Inah...


"ya Allah bi.. sambil memeluk Bi Inah..seraya berkata..terimakasih bi, sudah menjadi yang terbaik buat meli dan mama papa.. mungkin kalau gak ada bi Inah,, meli entah seperti apa.. Allah baik sekali memberi takdir yang baik untuk keluarga meli.." ucap meli


"heyy..non meli, kenapa gitu ngomongnya..kan gimana pun..non dan keluarga non..seperti keluarga bi Inah.. Bi Inah merantau sampai kesini dan gak ada keluarga satu pun..cuman non dan keluarga non lah..seharus nya bibi yang berterima kasih pada non dan keluarga non..dan karna Allah juga lah memberi takdir yang baik atas kita..."ucap bi Inah..seraya menangis juga..


"iya bi.. aduh kok jadi mewekk.kan jadi terbawa suasana, maaf kan meli jadi teringat masalalu Bi Inah..." ucap meli..


"tidak apa-apa non... bibi sudah berdamai dengan masa lalu..mungkin kalau non tidak pergi dari desa, non gak akan seperti ini, mana sanggup menikah dengan seorang laki yang beristri 5 kemudian mesum nya luar biasa. . hanya Karna utang orang tua bibi, laki tersebut mau menukarkan bibi dengan uang, sampai bibi harus pergi merantau dari jawa dengan uang seadanya, dan sampai kekota Medan dan berakhir hampir di lecehkan dan bahkan bibi mau di bawa ketempat yang tidak bermoral hanya Karna bibi tidak membayar taxi, alhamdulilah bibi berjumpa dengan papa dan mama non, dan berakhir disini.."ucap bi Inah sambil sesenggukan karna menangis


"bibi... sungguh pengalaman bibi luar biasa, semoga Allah beri nikmat yang banyak buat bibi. meli sayang sama bibi .." ucap meli


"amin ya Allah.. bibi pun sayang sama non meli .udah seperti anak bibi sendiri, udah ahh mewek nya" ucap bibi


"ahh bibi.." ucap meli, semakin mempererat pelukannya .percayalah meski umur nya sudah kepala tiga .dia masih sangat cantik..


"tapi pas bibi bangunkan non, mata non bengkak,, apa non habis menangis" ucap bibi

__ADS_1


"what.. mana ada . meli tidak menangis," ucap meli dengan wajah sinisnya..


"hey jangan berbohong dengan ku.. nanti bi Inah telpon Dila..biar dia menertawaimu.." ucap Bi Inah dengan ancaman... ya mereka sangat akrab, kalau jalan bertiga udah macam grils band, yaa grils band jadi-jadian kali.. haha


"arghhh... bi Inah..tau nya ancam .iya tadi meli nangis..karna meli sakit hati sama mas Arga.. bibi tau, dia nyuruh aku cari segala macam alat hantaran buat calon tunangan nya dan aku cuman di jadikan pion...ya Allah sakit sekali batin ini.." ucap meli..


"ya Allah benarkah... seorang Meli Ayunda mahira.. akhir nya bisa jatuh cinta dengan Arga Dicky Pratama teman masa kecil nya... wahh...luar biasa,, kamu sudah keluar dari dunia jomblo mu..hahaha.." ucap bi Inah .


"bi...biiiii..please dong, meli lagi sakit hati,, dan bibi .. arghhhh.. bibi macam apa seperti itu,, yang menertawakan Yang katanya anak nya ini.." ucap meli


"ya Allah..hahaha.maaf kan hamba mu ni .maaf kan bibi meli, bibi hanya tak percaya dengan ini. ya sudah lah, Meli pernah ingat kata Ali bin Abi Thalib gak..yaa teman nya nabi Muhammad sekaligus menantu nya dia bilang " kalau yang bukan milikmu pasti akan melewati mu,, tapi kalau yang milik mu pasti tidak akan melewati mu" nahhh.. untuk apa meli menangis, rugi air mata, rugi perasaan . meli seorang wanita yang cantik,, apoteker.. apa yang kurang,, please deh meli "angkat dagu mu, nanti mahkota mu jatuh, jadilah yang terbaik,, karna batu berlian itu lebih indah dan di pandang daripada hanya sebatas batu kerikil" ucap bi Inah..


"masyaallah bi Inah.. kamu membuat aku terpesona, kenapa gak jadi penceramah saja.. aku jadi bertambah semangat.. benar bi Inah bilang..meli harus kuat, cinta Manusia gak selama nya abadi,, tapi cinta Allah selama nya akan abadi, okk mulai hari ini..meli harus kuat..meli harus menjadi yang terbaik..meli pasti mendapat yang terbaik..amin ya Allah.. " ucap meli..


"amin ya Allah... selama nya kita di jalan Allah,, maka semua nya akan baik-baik saja, sudah ngaji, mandi sana Abes itu shalat dan makan" ucap bi Inah..


"baiklah bi Inah..." ucap meli


Bi Inah senyum dan menggelengkan kepala nya..karna tingkah Meli.


Waktu pun sudah tiba... seperti biasa, kalau mama dan papa tidak ada ..mareka hanya berdua saja dirumah, memakan bersama ..selesai makan berbincang sebentar sambil nonton tv..kemudian tidur


***


"non meli.. sarapan nya sudah selesai" ucap bi Inah..


"iya bibi .sebentar.." ucap meli..sambil menggerai kan rambut nya yang panjang sepinggul itu dengan sangat rapi dan mendatangi bibi nya yang lagi di meja makan untuk ikut makan bersama..


"non meli.. Jangan buru-buru makannya..nanti tersedak.." ucap Bi Inah..


"Iya bi... udah selesai nih, meli pergi kerja dulu,. bibi jangan kemana- mana.. kalau mau pergi tunggu meli pulang atau biar kan meli yang beli, assalamualaikum sambil mencium bi,,, seraya berkata penuh tekanan, dengar kan bi" ucap meli


"isss anak ini lah..iya iya.. waalaikumussalam hati hati" ucap bi Inah


meli melaju kan mobil metic putih nya dengan santai, sambil mendengar lagu kesukaan nya. ya lagu cut Zuhra artis Aceh baik qasidah maupun yang cinta-cintaan Dan sakit hatian. di babat nya, hampir semua lagu Aceh dia suka, tapi tergantung juga dan lagu Malaysia, padang babat kan aja,, sambil mendengar lagu sampai lah ketujuan industri nya mas Arga


"Pagi ibu.." ucap karyawan ruang produksi obat baik itu bagian pengemasan,bagian pencetak tablet,sirup dan lain-lain..mereka senang sekali dengan meli,,karna menurut mereka .meli selain pintar dia juga mengayomi karyawan lain.


"pagi ibu.. apakabar ibu, bapak ,, sehatkan.. masih semangat membuat tablet 100.000 per tablet, sirup dan lain-lainnya dalam sehari..." ucap meli


"semangat dong ibu meli, apalagi ada Bu meli ".ucap karyawan


"hahaha..bisa aja..alhamdulillah, oke ibu bapak..karna sudah jam 8, Ayuk kita masuk, kita akan bekerja sebagai tupoksi kita..semangat..." ucap meli


"semangat...semangat.." ucap karyawan.

__ADS_1


Ada beberapa jam mengotak-atik segala berkas yang di gunakan, datanglah Arga dengan teman lakinya, selamat pagi meli, ucap Arga


"pagi pak.." ucap meli


arghhh.. kenapa pula dia datang, suka sekali menampakkan wajah tak bersalah itu..batin meli


"meli..kenalkan ini asisten pribadi saya,, namanya Rio, kamu kalau butuh apa-apa bisa minta bantu ke rio,, dan Rio, ini meli..sekretaris kita." ucap Arga


"salam kenal pak Rio..senang bisa bekerja sama dengan bapak.." ucap meli.


"salam kenal juga meli.. senang juga bisa bekerja sama dengan mu.." ucap Rio


"hay sayang...rindu sekali aku padamu, hampir sebulan tidak melihat mu.. papa mama.. ingin mempercepat kan pertunangan kita" ucap wanita cantik dengan body bak gitar spanyol sudan berdiri di pintu tempat meli bekerja .


Arga pun menoleh belakang.. dan melihat ternyata Lisa.. Lisa ini memang sudah gila, siapa yang ingin menikahinya batin Arga


Rio dan Meli saling bertatap...dan memilih untuk pergi..karna merasa terganggu, dan meli pun,,merasa syok saat seseorang wanita manggil sayang ke mas Arga dan ternyata itu adalah calon tunangan nya, namun dia sudah berusaha ikhlas..seraya mengiyakan tatapan yang mengajak nya keluar..


"pak Rio..maaf, kita akan kemana..." ucap meli dengan hati hati.


"ke ruang produksi aj.. Ayuk saya akan mengajak mu berkeliling pabrik" ucap rio


"baik lah pak... bapak sebagai apa disini.." ucap meli..


"sebagai asisten dan sekaligus pemastian mutu di pabrik ini.." ucap Rio


"ohh..pak Rio..siapa wanita tadi .." ucap meli


"Lisa.. dia dari kecil sudah mengenal satu sama lain, mereka kenal dari orang tua mereka karna memang pada dasarnya orang tua Lisa juga mempunyai perusahaan farmasi..tapi saya tidak menyukai Lisa mendekati pak rio.." ucap Rio


"wah..kenapa tak menyukainya, bukankah hal bagus kalau dalam dunia bisnis, lagian dia sangat cantik body pun bak gitar spanyol, dia bener-bener mengalahkan saya.." ucap meli dengan polos nya


"itu pikiran mu yang mesum, gak semua nya laki-laki menyukai wanita yang terlalu terbuka, dan pak Arga pun tak menyukainya hanya orang tua nya pak Arga yang selalu bersikap manis ke Lisa,mungkin karna hal kerja sama dengan ayah nya, entah lah dia sungguh mengacau kan semua,,begitu pun bos dicky pasti merasakan itu.." ucap rio,, seraya berjalan kearah ruang produksi.


hmm..kenapa dengan dia,, apa dia mencintai bos nya atau dia tidak menyukai wanita, ya ampun menggelikan sekali, padahal dia sudah masuk dalam kategori tampan.. batin meli sambil melirik ke rio


"hey..mata mu,, jangan sampai 2 jam telah mencintai ku..kau bukan versi ku... sudah ganti pakaian mu..kita pakai baju produksi, kau sebelah sana .."ucap rio


Iyaa... seraya berkata,.kamu juga bukan versiku... sombong nya ya Allah.. batin meli


Rio hanya melirik dan menatap dengan tajam ke arah meli. ya begitulah meski baru kenal mereka sudah akrab, mungkin karena satu profesi dan satu tempat pekerjaan.


***


Hay .teman CTT... semoga sehat selalu., segini dulu ya.. selamat membaca.. jangan lupa LIKE dan KOMENTAR mu.

__ADS_1


__ADS_2