Bu Apoteker Di Nikahi Cinta Masa Kecilnya

Bu Apoteker Di Nikahi Cinta Masa Kecilnya
Ratuku di Masa Depan


__ADS_3

matahari sudah menampakkan cahaya nya menunjukkan bahwa waktunya setelah pagi, membuat empunya terbangun ketika Bi Inah menarik gorden di jendela kamar meli, dikarenakan cahaya langsung terpantul ke arah meli dan Dila.


"hoaamm... bi Inah, meli masih ngantuk..ucap meli


"iya bi..aku juga ..ucap Dila


"ini udah jam 7, anak gadis kok lama kali bangun nya, cepetan mandi,bi Inah udah masakin itu. ucap bi Inah


"iya bi.. ucap dila dan meli


"jangan iya-iya saja, cepat mandi, Bu Inah tunggu di dapur..ucap bi Inah


***


selesai mandi, mereka berdua langsung ke meja makan, tak ingin membuat lama menunggu Bi inah, dan seperti biasa tak ada sahutan atau pun mengajak bicara hanya sendok garpu saja terdengar, setelah makan Dila pun bersiap- siap ingin pulang ke kampung halaman, begitupun meli dan bi Inah juga sudah bersiap-siap untuk mengantar Dila


"dila sudah selesai .ucap meli


"udah meli,Ayuk keluar..ucap Dila


"hmm .. mana bi Inah ya ,ucap meli seraya keluar pintu kamar sambil melirik ke dapur dan ruang tamu.


"bi Inah, bi..ooo bi.. bi Dila mau pulang,bibi ikut antar juga kan .ucap meli


"iya sayang,gimana bi Inah tak antar kalian seperti anak bi Inah juga ..ucap bi Inah


"ahhhh..Bu Inah, buat terharu, mau peluk Bu Inah..ucap Dila dan meli


setelah berpelukan bersama dan melepas kan rindu bersama,mereka pun pergi ke bandara Kuala namu mengantar Dila ke bandara sultan Iskandar muda Banda Aceh, sebenar nya meli bisa saja menggunakan bus pulang ke Aceh, cuman dia merasa ingin cepat sampai saja ke kampung nya, mengingat dia sudah tak masuk-masuk ke rumah sakit dan apotek, begitu meli. sudah beberapa jam, akhir nya sampai kekuala namu dan Dila pun bersiap untuk chek in, setelah itu Dila mengajak makan bi Inah dan meli sebelum mereka akan berpisah di kantin berdekatan dengan bandara. namun ternyata ada yang menelpon di HP meli.


"halo mas, ada apa, ini hari Minggu bukan waktu nya kerja lagian besok meli mau ke apotek mas, sudah lama meli tidak mengunjugi nya, mengingat peraturan apoteker bekerja di apotek tidak boleh seperti ini lagi harus datang terus mas..ucap meli langsung ke point nya


"hey, mas menelpon bukan menanyak itu,ok terserah kamu masalah itu, mas gak masalah yang penting kamu bahagia,yang mas tanyak sekarang kamu dimana, apa sudah sampai di Kuala namu. ucap Arga


"hahaha, maaf mas dan terimakasih, ehh iya mas, kami sudah sampai di Kuala namu, ini lagi makan di kantin, ucap meli


"jam berapa teman mu,akan berangkat ke Aceh, ucap Arga


" jam 10 mas,, kenapa mas? ucap meli penuh tanda tanya


" jangan mikir yang macam-macam, si Andre nih,dari tadi nelpon mas, minta no mu, karna dia dari pagi tadi ternyata langsung pergi kekuala namu katanya, dan udah mas kasi ya,dan ingat jangan macam-macam dia adik mas! ucap Arga


"hahahaha, iya iya,aku hanya berteman dengan dia mas,ok mas,ya sudah, meli lagi makan ni..ucap meli

__ADS_1


" hmm, assalamualaikum..ucap Arga


"waalaikumussalam..ucap meli


"kenapa dengan mas Arga meli, ucap Dila


" biasa, overprotektif dia kambuh, tapi aku suka..hahaha..ucap meli


"dasar,,ada-ada saja,, Ayuk makan, ucap Dila


"bi Inah kemana, ucap meli


" ke toilet katanya,, ucap dila


"ohh gitu,ya udah yuk makan,laper..ucap meli


setelah beberapa suapan mereka berdua makan, akhir nya bi Inah pun kembali dan melanjut kan makan,setelah makan mereka pun saling memberi candaan dan tertawa bersama, dan tiba-tiba ponsel meli berbunyi lagi. kemudian meli mengangkat nya dan mendengar ucapan di balik seseorang yang menelpon dan kemudian meli pun menampilkan gigi nya ternyata nomor masuk itu meli mengenalinya.


"oh mas Andre,dimana mas Andre,.ucap meli


" sudah di Kuala namu, kalian Dimana ucap Andre


meli pun men share tempat dia sekarang dan 15 menit kemudian pun mereka berjumpa. Andre dari jauh melihat mereka bertiga sangat akrab membuat siapa yang melihat menyejukkan hati,namun entah kenapa Dila menarik nya kesini untuk bertemu dengan wanita itu, padahal rasa Andre selama ini untuk meli tapi entah kenapa, Allah seakam tahu bahwa rasa kekaguman dan cinta itu berbeda, dan jika memang Dila adalah takdir ku, maka sejauh apapun dia berada dia tetap akan milikku, dengan batin yang kuat serta kepercayaan diri, Andre mendekati tempat mereka duduki dengan niat semua baik-baik saja.


"waalaikumussalam, ucap mereka bertiga


"mas Andre, kok bisa disini ucap Dila yang membingungkan bagi mereka bertiga


"ehh..iya Dila,memang sengaja kesini mau antar Dila juga ..ucap Andre


"Tapi kok mas tau,, kami disini ucap Dila


Andre hanya tersenyum dan menatap meli.


"hahaha, maaf aku yang ngasih tau..ucap meli


"sudah, perkenal saya Andre mbak.. kalau Mbak ..ucap Andre


"jangan mbak, bi Inah saja,karna mereka juga memanggil itu, saya pembantu sekaligus pengasuh meli .ucap bi Inah dengan sopan


"benarkah, mbak sangat cantik,saya kira Kaka nya meli, ucap Andre salah tingkah


"iya dong,. siapa dulu Majikan nya..ucap meli dengan sombong nya

__ADS_1


"haha, iya ya,, meli.. ucap Andre pun mengiyakannya


"hahha ada-ada saja, den andre sama non meli buat malu saja, sudah,, Ayuk kita kembali ke bandara bentar lagi Dila akan berangkat.ucap bi inah


mereka pun pergi ke bandara dan benar saja, mereka disana yang satu pesawat dengan Dila pun sudah bersiap, Dila pun tak sia-sia di berikan waktu yang terbaik oleh Allah selama ini, iya pun berpelukan dengan meli dan bi inah, sebelum berangkat, bi Inah tak tinggal diam, dia menasehati dan memberi kata kata mutiara yang sangat indah untuk Dila membuat semua terharu, itulah Bi inah, dalam menyayangi dia sangat tulus meski kami bukan anak nya. dan Dila menyalami Andre untuk salam perpisahan mereka, dan kemudian Dila pun pergi meninggal kan mereka bertiga.


"Dila sebentar, ucap Andre seraya memegang tangan dila,,entah kenapa Andre tidak kuasa berpisah dengan Dila,tapi itu tidak mungkin, karna Andre bukan siapa-siapanya Dila,


"iya mas Andre,kenapa, apa ada barang dila yang tinggal ucap Dila sambil melirik ke tangan Andre sebelah nya


"hatiku yang tinggal,, ucap Andre sambil menatap Dila dan mengucap kan kata di hatinya keluar.


"hati mas,, kenapa hati mas,bukan nya hati mas disini,, ucap Dila sambil memegang dada mas Andre, karena mereka saling berhadapan, membuat Dila sangat mudah meraih dada andre


empat pasang mata sambil melihat drama di depan nya dengan tersenyum bahagia.


"hahaha,,eh tidak,, kamu lucu sekali, Dila ini serius,, emmm Dila aku memang lelaki jauh dari kata sempurna bahkan sangat jauh, bahkan belum tentu baik dari cinta pertama mu yaitu ayah mu, tapi boleh kah aku jadi lelaki yang berjuang untuk hidup mu, aku tau ini sangat cepat tapi apakah salah aku ingin mengenal mu lebih jauh, ini bukan sekedar pelampiasan, aku tau aku pernah terluka karna wanita tapi semenjak aku mengenalmu pada malam itu, kau menemani ku saat aku bener tak berdaya, dan hanya kamulah wanita yang menurut ku sempurna sehingga membuat ku tak ingin jauh darimu dan karna kamu juga yang akan bisa membuat aku berubah menjadi baik lagi, aku tak butuh jawaban mu sekarang, tapi izinkan aku mengenalmu dan mendekati mu, aku ingin menyakin kan bahwa diriku benar benar mencintaimu,ucap Andre dengan seriusnya


"baiklah mas Andre,,, bismillah, aku izin kan kamu mendekati ku, karna pada dasar nya aku juga menyukai mu sebelum kamu dan kuberikan waktu untuk menjadi lelaki keduaku setelah ayah ku, dengan catatan kita akan ta'aruf dulu, selama tiga bulan jangan menemui ku ke aceh, ucap Dila tak kalah serius nya.


"baik lah, terimakasih telah menyukai ku, dan maafkan aku telah melukai mu, semoga dengan ini Allah menyadarkan aku bahwa kau adalah pelabuhan terakhir ku, dan semoga seterus nya aku akan selalu membahagiakan mu, dan jika aku tak bisa menemui mu, boleh kah mas meminta no WA mu untuk bertukar kabar, ucap Andre dengan kehati-hatiannya


" baik lah, ambillah kartu nama ku disana sudah tertera no wa ku sekaligus no Hp ku, aku berangkat mas,, jagalah hati mas agar kita bisa kejenjang lebih serius lagi..ucap Dila dengan serius


"baik lah,doakan mas!, agar kau lah pelabuhan terakhir ku, mengingat Allah lah sang pembolak balik hati manusia. bi Inah dan meli kesini.. ucap Andre


Dila sangat malu ketika Andre memanggil mereka, perasaan nya bercampur antara bahagia dan malu, tapi dia tetap berusaha tenang karna setiap manusia pasti akan menghadapi ini termasuk Dila. meli dan bi Inah mendekat di mana Andre dan Dila berada.


"Dila jadilah pengingat terindah dalam hidup mu di saksikan oleh Bi Inah dan meli, bahwa di tempat ini ''Bandara Kuala Namu Sumatra Utara awalnya permulaan cerita cinta kita" dan ini hadiah untuk mu sekaligus ucapan terimakasih ku telah menerimaku, ucap andre serius bercampur perasaan bahagia


"masyaallah mas,, ini kalung perak, sangat cantik, dan ini terlalu berharga mas, ucap Dila


"oh tuhan, bi Inah ..aku jadi iri..ucap meli


" semua manusia ada masa nya sayang, dila terimalah nak Andre, jangan buat iya kecewa ucap bi Inah dengan lembut


"baik bi Inah,,tapi ini terlalu mahal, aku merasa belum pantas..ucap Dila


"tapi menurut ku kamu pantas,karna kamu adalah ratuku di masa depan nanti, boleh kah aku membantu memakai nya dan izinkan aku memelukmu sekali saja,, ucap Andre dengan sopan..


Dila melirik kearah meli dan bi Inah, dan mereka mengiyakannya .


"baik lah..mas Andre..ucap Dila

__ADS_1


setelah mereka berpelukan dan kemudian waktu pun telah tiba, Dila harus masuk agar tidak ketinggalan pesawat. dan akhir nya Dila pun berangkat setelah 15 menit kemudian. dan kemudian meli dan bi Inah kembali begitu pun Andre dengan perasaan bahagia nya ia kembali.


__ADS_2