Bualan Semata

Bualan Semata
jalan tengah


__ADS_3

Kesibukan Nia membuat lupa tentang segala kericuhan dalam rumah tangganya .


beberapa hari ini Andika suaminya tidak pulang ke rumah seperti biasanya .


Nia pun tak ambil pusing ia lebih aktif lagi dalam berjualan dan beriklan bahkan Nia kini berpikir untuk menambah penghasilanya dengan merambah kuliner.


Pagi ini Nia mulai berexperimen membuat beberapa olahan untuk di ambil gambarnya.


Masakan yg sudah jadi Nia tata sedemikian rupa semenarik mungkin agar terlihat menggiurkan lidah.


Soal rasa dan kwalitas sudah tidak di ragukan lagi.


Sebelum menikah Nia adalah asisten koki di sebuah resto seafood ternama di ibukota.


Jadi untuk urusan cita rasa masakan Nia sudah tidak ragu lagi tinggal membagi waktu saja yg perlu ia meneg.


sudah sering hasil masakanya di puji orang lantaran cita rasa olahan nya mirip masakan yg ada di resto resto terkenal.


"waah sepertinya itu enak sekali mbak nia ." ucap Lastri yg sontak membuat Nia menoleh kearah pintu .


" eeh mbak lastri , mari masuk." ucap Nia tetap fokus pada layar ponsrlnya karena sedang mengedit beberapa hadil jepretan


masakany yg kini masih ada di atas meja.


" sekalian mbak Lastri jd tester pertama nih cobain gimana rasanya ."titah nia menyodorkan masalanya untuk lastri cicipi.


Dengan raut sumringanya Lastri segera mengbil sendok dan sebuah piring yg tak jauh dari meja makan .


Lastri mecoba ikan asam manis Potongan ikan yg di filet di balur tepung di goreng krispi di siram saus dengan potongan buah nanas dan juga paprika warna warni terlihat sangat menggoda.


" gimana, enak tidak ?" ucap nia menyela Lastri yg tengah menikmati masakanya.


Lastri tidak segera menjawab hingga suapan tetahirnya dan di ahiri meneguk segelas air dingin baru ia mengangkat kedua tanganya dan menyisakan kedua jempolnya di di goyang goyangkan.


" the best mbak Nia ini kaya yg di resto ono! Ucap lastri menjelaskan kalo masakan Nia itu latak bahkan bisa banget untuk di jual .


" jadi masakan ini bisa di jual ya mbak lastri?" nia meminta usulan mbak lastri agar lastri merasa di anggap keberadaanya .

__ADS_1


Dengan sangat antusias lastri mengiyakan bahkan bersedia membantu untuk jasa anter atau bantu apa saja yg penting ia ada kegiatan yg bisa menghibur kesepianya.


Tapi rencana Nia adalah jual online yg sudah menyediakan jasa delivery jadi tidak perlu anter anter sendiri .hanya perlu menyediakaan saja secara fast food .


Lastri memahami yg di maksud Nia dan lastri bersedia membantu bisnisnya atau membantu menjaga Aqmar mungkin ia akan lebih senang lagi .


Hari ini Nia berniat membuat spanduk bergambar aneka makanan .


setelah mendapat barcode dari marchan go food yg akan Nia sisipkan juga di samping no hp yg akan di jadikan sebagai admin pemesan .


Lastri telah sepakat membantunya, kali ini Nia mengijinkan lastri membawa Aqmar ke rumahnya untuk di jaga.


Nia harus pergi mencetak spanduk dan juga stiker kuliner dan beberapa perlengkapan yg di butuhkan untuk produk kulinernya.


setelah seminggu lebih andika sang suami kembali dari kerjanya ia kagat karena di depan terasnya telah terpasang dua sepanduk .


satu spanduk ia sudah tau produk yg istrinya jajakan sejak beberapa bulan yg lalu.


satunya adalah gambar berbagai lauk yg terlihat sangat lezat ya, andika bisa membayangkan rasa darli setiap masakan yg ada di spanduk.


Andika sering di buatkan oleh sang istri hanya saja ia terlalu bodoh .


ungkapan trimakasih ?


Pujian atas masakan yg di suguhkan ?


" itu semua tidak ada dalam kamus Andika untuk sang istri.


Semua yg di lakukan Nia hanya di anggap tugas dan harus di lakukan dengan benar .


Nia menikah ,Nia punya suami tapi segala hal iya pikirkan sendiri bahkan kini lebih berkontribusi terhadap rumah tangganya.


pikir Andika kedatanganya akan di sambut sang istri dengan mesra seperti biasanya secara sudah seminggu lebih tak pulang tapi bayangan Niq pun tak nampak .


Nia sedang sibuk di dapur dengan onggokan daging ayam dan berbagai jenis bumbu yg Andika tidak paham .


Melihat sang suami tidak jadi masuk dapur Nia mnghentikan aktifitasnya .

__ADS_1


melepas apron yg di kenakanya , Lalu membuatkan secangkir kopi untuk sang suami.


Sang suami tengah duduk di sofa mini sudut ruang tamu terlihat lesu tak bersemangat .


Nia mendekat dengan secangkir kopiasih mengebul kan aroma khas nya .


" mas,? Ucap nia lirih sambil memperhatikan sang suami .


" iya " hanya itu yg keluar dari mulut andika.


" ya sudah kalau mas capek istirahat aja dulu !" ucap Nia keheranan melihat sang suami yg tidak seperti biasanya.


Kopi yg masih panas itu di tinggalkan di atas meja Andika kemudian bangkit dan masuk ke dalam bilik kamar .


Sekali lagi Nia melihat keanehan dalam diri suaminya .tapi Nia tak tahu apa sebab dari kemurungan hati sang suami.


Sementara Nia tak ingin terlalu cepat mengambil tindakan untuk bertanya pada sang suami .


Nia memilih menyelesaikan pekerjaanya yg sempat tertunda dan membiarkan suaminya istirahat terlebih dulu.


Dalam benak Nia terus bertanya tanya apa gerangan yg terjadi dengan sang suami.


nia tidak fokus pada yg sedang di kerjakanya tanpa sadar iya menumpahkan tepung roti ke dalam whass tuffel.


Beruntung ia segera menyadarinya hingga Nia tak membuang keseluruhan bahan ke dalam pencucian piring.


Nia menepuk nepuk jidat sendiri merutuki kebodohanya sendiri padahal yg sedang di pikirkan tengah melayang di alam mimpinya .


Ketukan pintu membuat nia segera lari ke arah pintu.


Lastri tengah berdiri di depan pintu menngendong bayi Aqmar yg sepertinya sudah tidur pulas.


Sepertinya Nia lupa kalau seharian ini bayi Aqmar bersama Lastri .Nia jadi merasa tidak enak dengan mbak Lastri mana sampai malam pula.


" maafkan momy ya nak ".ucap Nia sambil mengambil alih bayi Aqmar dari gendongan Lastri .


Lastri hanya tersenyum melihat expresi Nia kemudian berpamitan mengingat sang suami sendiri di rumahnya.

__ADS_1


****


__ADS_2