Bukan Gadis Bisu Yang Lugu!

Bukan Gadis Bisu Yang Lugu!
SATU


__ADS_3

~Lakukan pekerjaanmu dengan baik, baru pikirkan hasilnya~


_ARASYA EMYLIA_


HAPPY READING


Jam menunjukan pukul 20.30, saat inilah, saat yang paling tepat melancarkan aksinya.


Seorang gadis bersurai panjang dengan warna hitam pekat sedang duduk di depan komputer sambil mengetikkan sesuatu. ARASYA EMYLIA adalah nama gadis itu.


*PESAN*


'kau, sudah siap?' ( Arasya mengirim pesan)


'ya, aku sudah siap! aku tunggu kau ditempat yang aku berikan' (balas rekan Arasya)


'oke' (balas Arasya)


offline


**********


kini, Arasya sudah sampai ditempat yang dijanjikan.


Ia datang dengan menggunakan jaket hitam panjang yang menutupi tangan hingga rambut panjangnya. Ia menggunakan celana jens panjang dan juga memakai masker. ia juga mengendong sebuah ransel yang besar.


Saat Arasya sedang menunggu sambil mengotak-atik benda pipih ditangannya, ia mendengar seseorang memanggilnya.

__ADS_1


"Hei, Ara! aku disini!" ucap orang itu agak berbisik.


Arasya yang mendengar orang memanggilnya dari belakang, langsung menoleh lalu ia tersenyum dibalik maskernya.


"kau sudah lama?" tanya orang itu.


(Arasya mengangguk)


Arasya melihat seseorang berbadan tinggi dengan menggunakan pakaian seperti dirinya, hanya saja orang itu tak menggunakan masker dan juga ransel besar di punggungnya. Terlihat sebuah tonjolan di bagian dadanya, sudah bisa ditebak kalau ia adalah seorang wanita. Arasya mengetikan sesuatu di layar ponse nya.


'ayo, kita langsung ke atas lobi!' begitulah isi pesannya.


Ting...


(suara nontivikasi dari ponsel rekan Arasya).


Rekan Arasya membaca pesan itu, ia langsung tersenyum lalu mengatakan.


Arasya mengangguk, lalu rekan Arasya berjalan mendahului Arasya. Arasya tiba-tiba teringat sesuatu dan langsung menghentikan rekannya itu dengan memegang ransel rekannya.


Rekan Arasya berganti dan menoleh, lalu ia berkata.


"ada apa?"


Arasya tak menjawab. Ia malah mengetikkan sesuatu diponselnya.


Drrtttt...

__ADS_1


(getar ponsel)


'Zeno, apakah, kau lupa? kita harus menggunakan kacamata khusus sebelum kita masuk! kalau ada orang bagaimana?'


"kau, benar. aku hampir saja lupa akan hal itu!" ucap rekan Arasya setelah membaca pesan itu.


yaps, ZENOVIA LARAZIA adalah nama rekan Arasya yang sekarang sedang mencari sesuatu di dalam ranselnya.


"Ini, punyamu!" ucap Zeno sambil memberikan sebuah kacamata yang di desain khusus.


Setelah mereka memakai kacamata itu, mereka bergegas menuju ke lobi gedung perusahaan itu.


Beberapa saat kemudian, mereka sampai dilobi hotel. Arasya dan Zeno melakukan tugasnya masing-masing. Tugas Zeno adalah meretas seluruh CCTV dan menghapus datanya. Sedangkan Arasya, tugasnya adalah meretas situs perusahaan dan mencuri datanya. Setelah menyelesaikan tugas mereka mereka mereka berkumpul dan Zeno langsung melakukan tugas keduanya, yaitu mengawasi tempat itu.


******************


Jam sekarang menunjukan pukul 02.30, Arasya sekarang sudah terbaring di tempat tidurnya setelah mengganti pakaian dan berusaha menutup mata.


Sedangkan Zeno, ia sudah tertidur pulas di kamarnya. Zeno masih menggunakan pakaian yang ia pakai saat meretas sebuah perusahaan tadi.


Kringg......


(suara alarm)


Cahaya matahari perlahan masuk melalui sela-sela jendela mengusik gadis cantik dibalik selimut tebalnya. Perlahan ia membuka matanya dan mematikan alarm.


Ia bangun dari ranjang dan memulai rutinitasnya ketika bangun pagi. pergi ke kamar mandi dan melepaskan beban yang bersarang di perutnya, serta mandi dan bersiap untuk belajar di universitas terkenal di negri.

__ADS_1


Ia memutuskan untuk menggunakan dress panjang selutut berwarna pink dengan lengan yang panjang. Tak lupa ia juga menggunakan sepatu tanpa hak berwarna biru langit dan juga ransel kesayangannya berwarna hitam dengan motif polkadot. Ia sengaja menguraikan rambut panjangnya dan menggunakan bando pink cantik.


Setelah ia selesai bersiap, ia berangkat ke kampusnya dengan berjalan kaki, pastinya ia juga menggunakan handset untuk mendengarkan musik guna menghilangkan kejenuhan dijalan. Karena, jarak kampusnga dengan kos-kosan yang ia tempati tak jauh, hanya sekitar 500 meter.


__ADS_2