BUKAN LELAKI SETIA

BUKAN LELAKI SETIA
Episode 12 : Selingkuh


__ADS_3

Aku berjalan, menuju ruang pas dengan hati-hati agar tidak kepergok Tiara yang sedang membayar belanjaannya dikasir.


Tapi dasar sial, saat aku berada tepat dibelakangnya justru dia menoleh kearahku.


"Mbak Nina ?" Tiara menjabat tanganku dan mencium pipi kanan dan kiriku. Pandai sekali perempuan satu ini bersandiwara, berlagak seolah kami sahabat lama yang baru bertemu, seolah tidak pernah ada permasalahan besar yang melibatkan kami.


Tiara terlihat santai didepanku meskipun kepergok berjalan dengan pria yang bukan suaminya.


"Eh Tiara, lagi belanja banyak ya ?" Aku menunjuk beberapa paper bag yang dia bawa.


"Iya Mbak, biasa perempuan suka khilaf kalau lagi belanja" dia tersenyum manis memamerkan deretan gigi putihnya.


"Sama siapa ?" tanyaku pura-pura tidak tahu.


"Om kenalkan ini Mbak Nina" Tiara memperkenalkan aku pada pria paruh baya itu setelah selesai menyelesaikan pembayaran.


"Prastyo" Pria itu tersenyum dan mengulurkan tangan kanannya menyalamiku. Aku tangkupkan tangan di depan dada sebagai ganti salaman, tanda aku tidak menyentuh laki-laki yang bukan muhrim.


"Saya Nina"


"Mbak Nina ini masih saudara jauh sama saya Om" Hah ! sejak kapan aku jadi saudaranya Tiara ?


"Oh, senang bertemu dengan anda" Pria itu sangat ramah, waktu muda pasti dia sangat tampan terlihat dari garis wajahnya yang tetap memancarkan pesona meski usia tak lagi muda.


"Om Pras ini, Om saya yang paling baik lho Mbak, iya kan Om ?" Tiara bergelendot manja dilengan Om Prastyo tanpa merasa risih atau malu kepadaku.

__ADS_1


"Saya kekamar pas dulu" aku berpamitan pada mereka berdua, males ngobrol lama-lama sama Tiara.


"Oh ya silahkan..." Lagi-lagi pria itu memamerkan senyumnya ganteng, tapi sayang doyan selingkuh, kasihan istrinya yang menunggu di rumah.


Apa hubungan Tiara dengan laki-laki itu, gestur tubuh mereka menunjukan hubungan yang sangat dekat. belum lagi panggilan sayang yang tadi sempat kudengar.


Apa Tiara berselingkuh dari Hari ? lelaki itu membelanjakan Tiara dengan barang-barang mewah dan mahal tidak mungkin gratisan. Pasti ada imbalan yang diberikan Tiara, apalagi kalau bukan tubuhnya.


Kasihan sekali Hari, dia rela durhaka pada kedua orang tuanya, rela jadi sopir taksi online untuk menghidupi Tiara, kini malah ditinggal selingkuh.


Karma itu memang ada Hari, harusnya kamu percaya.


Aku berjalan keluar setelah membayar baju yang kupilih, aku menyusuri lantai Mall berjalan menuju pintu keluar, disebuah gerai makanan cepat saji kembali yang aku lewati, aku melihat pasangan beda usia itu lagi.


Hari ini aku belajar, bagaimanapun juga penghianat tetaplah penghianat tak perlu dimaafkan karena dia akan melakukan penghianatn lagi.


Dengan langkah gontai kulangkahkan kaki, kesetop taksi yang kebetulan melintas didepanku. Aku kembali ketoko sebelum waktunya tutup mengambil motorku yang yang tadi pagi kutinggal.


kenapa hari ini aku sial terus, setelah bertemu dengan istrinya kini aku harus bertemu dengan suaminya. Menyebalkan !


"Dari mana Nin ? sore gini baru pulang ?" Apa urusan Hari mau tahu kemana aku pergi.


"Biasa, ketemuan sama teman SMA ku, kamu kenapa masih di sini ?" Aku balik tanya ke Hari.


"Nunggu orderan dari pagi belum ada orderan masuk, sepi" ucap Hari tanpa semangat.

__ADS_1


"Kenapa gak nunggu di rumah kamu aja, kan ada istrimu yang menemani."


"Tiara semalam tidak pulang, ngambek dia minta uang tapi gak aku kasih, orderan sepi gini. Palingan dia nginep dirumah temannya"


Oh Tiara tidak pulang dari semalam ? bisa jadi Tiara bersama Om Prastyo sejak kemarin. Dan belanjaan sebanyak itu pasti hasil keringat Tiara semalam, hasil goyang dombret !


"Kamu jangan sering-sering kesini, aku tidak mau jadi bahan gunjingan orang, aku tidak mau ada fitnah bagaimanapun juga kita pernah menikah dan sekarang sudah bercerai, Nanti orang pikir aku masih mau sama kamu bisa jadi nanti Tiara salah paham"


Ucapku panjang lebar, aku benar-benar merasa tidak nyaman dengan kehadiran Hari di dekatku.


"Kalau kamu masih mau sama aku juga tidak apa-apa, aku gak keberatan kok" Aku berlalu tanpa menghiraukan Hari, kustater motorku aku mau pulang malas meladeni laki-laki yang sudah putus urat malunya itu.


Jodoh memang cerminan diri, buktinya Hari yang tukang selingkuh berjodoh dengan Tiara yang peselingkuh profesional.


Hari andai kamu tahu apa yang istrimu lakukan dengan pria lain apa reaksimu ?


Pikiranku masih memikirkan kejadian yang aku alami, Tiara, Prastyo dan Hari. Bagiamana kalau perselingkuhan mereka terbongkar ? bakal ada perang dunia ketiga nih.


Bersambung.....


Terima kasih sudah mampir dicerita recehku, jangan lupa tinggalkan jejak untuk menambah semangat author dlan menulis.


Like, komen, vote dan krisannya masih ditunggu.


Wassalam.....

__ADS_1


__ADS_2