
University Of Chicago
USA-10:00 AM
Gadis cantik yang baru saja turun dari motor yang ia tunggangi untuk datang ke Kampus hari ini.
Kedatangannya yang selalu jadi bahan perhatian sesama Mahasiswa ataupun Mahasiswi karna sosok dia yang cantik jelita tapi mempunyai sifat ceria dan mempunyai sisi bar-bar.
Dengan gayanya yang angkuh terkesan arogan dengan dagu terangkat tanpa memperdulikan lirikan orang-orang,dia berjalan seorang diri di koridor kampusnya untuk menuju kelas,dia sudah di tunggu ke dua temannya.
。。。
Setelah beberapa saat berjalan,saat ini dia sudah sampai di depan kelasnya,karna jam pelajaran belum di mulai jadi dia langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
"Good Morning"sapanya kepada kedua temannya yang sudah duduk di bangku mereka masing masing.
"Morning too Defa"jawab Anna dan Dave serempak,mereka adalah dua teman Defaira karna selain itu tidak punya.
"Nanti setelah pelajaran selesai aku mau mampir ke coffee shop dekat kampus,kalian ada yang mau ikut?"tanya Defa pada dua temannya
Sikap Defaira sering berubah-ubah kadang ceria kadang bar-bar kadang dia dewasa kadang bisa lebih manja,tapi lebih jadi pendiam ketika dia berada di rumahnya.
Ntah itu sifat aslinya atau hanya sebuah kamuflase belaka,tidak ada yang tau dan tidak ada yang bisa menebak.
"Tentu saja aku ikut denganmu,lalu bagaimana denganmu Dave apa kau akan ikut dengan kami?"jawab Anna dan langsung bertanya pada Dave.
"Aku akan ikut kemana pun kalian pergi."jawab Dave dengan cepat,ya karna dia mempunyai perasaan beda kepada Anna jadi kemanapun Anna pergi dia selalu jadi ekor.
Sesaat kemudian pelajaran dimulai,Defaira saat ini kuliah semester akhir jurusan management business.Tentu saja ini semua menyangkut semua warisan yang di tinggal kan orang tuanya setelah insiden tak terduga itu.
Dia melakukan akselerasi kelas dulu jadi dia bisa lulus dengan cepat.
Sebenarnya dia tidak perlu lagi memasuki kelas,karna dia sudah selesai mengerjakan thesisnya.
Tapi dia tetap masuk kelas karna merasa bosan jika sendiri,kedua sahabatnya harus belajar lebih lama lagi.
Karna kesibukannya mereka berdua akan lulus lebih lama.
。。。
__ADS_1
(Flashback )
7 years ago ...
Di pagi hari di mansion mewah milik keluarga Bautista tengah melangsungkan sarapan pagi mereka sebelum melaksanakan pekerja'an masing-masing.
"Baby,hari ini daddy sama mommy akan keluar negeri untuk sebuah pekerja'an,apa kamu tidak masalah jika harus dirumah sama pelayan.?"
ya,keluarga Bautista adalah salah satu keluarga Trilioner di USA kekuasa'annya lebih tinggi dari siapapun.Tapi mereka tidak menyombongkam diri dengan hal itu.
B Corp nama perusahaan yang sekarang di pimpin Oleh daddy dari Defaira.Perusahaan yang berjalan dia semua bidang salah satunya perhotelan.
"Aku tidak papa dad,bukankah aku sudah biasa jadi jangan merasa bersalah"balas Defa kecil
"Maafkan mommy sama daddy baby,dan mungkin mom dad sedikit lebih lama berapa di luar negeri!"Ucap mommy Defa dengan mata berkaca kaca tidak tega selalu meninggalkan anak semayan wayangnya untuk urusan bisnis dengan sang suami.
"Aku tidak papa mom dad,jadi kalian bisa tenang dalam bekerja."jawab Defa dengan senyum mereka dibibir tipisnya
"Baiklah kita lanjutkan sarapannya!"titan sang daddy.
Setelah selesai dengan sarapan mereka kini tiba waktu kedua orang tua Defa berangkat ke bandara ,Defa tidak akan mengantar karna dia harus sekolah.
"Jaga diri baik-baik baby kabari mommy dan daddy jika terjadi sesuatu"pinta mommy Lena sambil memeluk tubuh sang putri.
"Kami berangkat ya baby,kamu jangan bakal.!"kata sang daddy sambil mengelus puncak kepala sang tuan putri.
Setelah berpamita kedua orang tua Defa berjalan ke arah mobil yang sudah menunggu dari tadi.
Sambil melambaikan tangannya Defaira berteirak "Hati-hati mom dad,jangan lupa oleh-olehnya"dengan di iringi tawa yang menggelegar tanpa di minta pun pasti akan di bawakan oleh oleh.
Entah kenapa sesaat melihat kepergian orang tuanya perasaan Defaira merasa tidak nyaman.
"Semoga tidak terjadi apa-apa."gumamnya dalam hati.
Tapi menang takdir tidak bisa di tebak,dan siapa yang tau peristiwa naas itu terjadi pada kedua orang tuanya.
peristiwa yang mampu merubah segalanya.
merubah sesuatu yang terang menjadi gelap.
Kehilangan ke dua orang tua di saat dia masih berusia 12 tahun,entah bagaimana dia harus memulai hidup.
__ADS_1
(flashback off)
。。。
COFFEE SHOP
14:00 PM
Saat ini mereka bertiga sudah berada di coffee shop dekat kampus.
Tujuan Defaira kesini hanya untuk menghibur diri dari penatnya dunia yang dia jalani,mereka berjalan memasuki pintu coffee shop itu.
Mereka memilih kursi dekat jendela,karna bisa menikmati suasana jalan yang padat dengan manusia manusia yang sibuk.
"Ada yang bisa saya bantu?"sapa pelayan kepada kita yang baru saja duduk
"Kalian mau pesan apa guyz?"tanya Dave
"Aku spaghetti bolognese dengan minum orange juice!"jawab Anna
"Aku blue berry cheesecake dengan minum hot coffee!"Defaira memang pecinta cheesecake
"Aku juga spaghetti bolognese dengan minum hot matcha"pesanan dave
Setelah selesai mencatat sang pelayan menanyakan sesuatu hal lagi
"Apakah ada yang ingin di pesan lagi?"
"TIDAK"'Jawab mereka serempak dan membiarkan pelayan itu pergi untuk menyiapkan apa yang mereka pesan.
Untuk menunggu makanan datang mereka selingi dengan bercanda dan tertawa hingga seorang pelayan datang menghentikan canda'an mereka.
"Silahkan menikmati hidangannya tuan dan nina!"seru sang pelayan
"Terimakasih"jawab Dave dan Anna,untuk Defaira hanya menggangukan kepala saja.
Tak terasa mereka sudah mengobrol hampir 3 jam dan setelah membayar mereka bergegas untuk pulang.
Saat Defaira berjalan keluar dari pintu coffee tidak sengaja dia di tabrak hingga terjungkal kebelakang hingga bokongnya menyentuh lantai, mendongkan kepala di lihatnya orang yang menabraknya adalah sosok laki-laki tampan dan di sampingnya berdiri seorang pria tak kalah tampan,dari penampilannya mereka bukan orang biasa.
Tanpa mengucapkan apa pun Defaira berdiri dan jalan ke arah parkiran lalu dengan cepat menunggangi kuda besinya membelah jalanan sore kota Chigago.
__ADS_1
Pria yang menabrak Defaira hanya diam memandang kepergian Defa hingga tak terlihat, dengan pandangan yang entahlah hanya dia yang tahu....