
Saat ini Defaira berada di perjalan mengantar Lucky ke airport,hari ini Lucky harus kembali ke New York karena tidak bisa meninggalkan tanggung jawabnya terlalu lama.
Menempuh perjalanan cukup lama kini mereka tiba di airport,Lucky memilih menggunakan pesawat komersial untuk kepulangannya kali ini.
Setelah melakukan ceck in Defaira dan Lucky duduk di ruang tunggu,Defaira masih bergelayut manja di lengan kekar kakak sepupunya.
Lucky dengan sayang mengelus puncak kepala Defaira.
"Kakak akan mengunjungimu saat ulang tahun ku nanti!"Ucap Lucky
"Tapi kak ulang tahunku nanti aku tidak mau dirayakan,aku ingin seperti biasanya berkumpul dengan kalian!"jawab Defaira sambil menatap mata Lucky.
"Kita bicarakan dengan dad dan mom nanti!"usul Lucky.
"Masalah pembukaan identitas kita bisa lakukan di waktu setelahnya!"ucap Defaira lagi.
"Baiklah,Kakak sekarang pulang dulu kamu hati-hati disini I love you!"Ucap Lucky setelah mendengar panggilan pemberangkatan ke New York.
Dengan tidak ikhlas Defaira melepas Lucky.
"Hati-hati kak,jangan lupa menghubungiku jika sudah sampai."Ucap Defaira
Lucky mencium puncak kepala adik sepupunya lalu melangkah masuk ke pintu penerbangan,
Defaira masih setia di tempatnya memandangi punggung Lucky yang semakin mengecil hingga tidak terlihat lagi.
"Sebaiknya aku segera pulang karena pekerjaanku sudah menumpuk!"ucap Defaira pada diri sendiri.
Dia bergegas melangkahkan kaki nya menuju dimana mobilnya berada,Defaira celingak-celinguk ketika berada di samping mobilnya.
Takut-takut ada yang melihatnya mengendarai mobil mewah keluaran terbaru.
Dia melajukan mobilnya dengan santai menuju apartmentnya,hari lumayan masih pagi jalanan masih sedikit longgar.
Dia bisa bersantai menikamati pemandangan pagi hari kota Manhattan.
。。。
Delano saat ini berada di meja makan bersama orang tuanya,semalam dia menginap disini karena sudah lama tidak berkunjung.
"Bagaimana hubunganmu dengan Defaira?"tanya Mommy Kim di sela kunyahannya.
"Mom makan dulu!"tegur sang suami.
"apasih dad,mommy kan penasaran!"gerutu mom Kim
"Biasa aja masih di tahap sebagai kekasih mom,aku tidak mau terburu-buru!"jawab Delano santai
"Jangan sakiti dia,dia anak baik-baik!"peringatan sang dad.
Pertemuannya dengan Defaira beberapa kali membawa kesan tersendiri bagi orang tua Delano,dapat mereka simpulkan kalau kekasih anaknya itu adalah perempuan baik-baik.
Bukan sekedar sopan satunnya tapi juga kelihai'an nya dalam mengexplor isi dapur patut di acungi jempol.
__ADS_1
Jika Defaira yang jadi istri Delano pasti dia bisa mengurus keperluan suaminya dengan baik itu keyakinan mom Kim.
Harapannya semoga anak laki-lakinya ini tidak bermain-main saja dengan hubungannya.
Bagaimanapun Defaira masih remaja pasti akan menyakitkan untuknya jika Delano menyakitinya.
。。。
Waktu berjalan begitu cepat tidak terasa sudah menunjukan pukul lima sore,Defaira bergegas membereskan kertas-kertas yang ada di mejanya.
Dia akan pulang ke mansion karena kedua sahabatnya berencana akan menginap untuk malam ini.
Mereka sudah lama tidak bertemu karena kesibukan masing-masing.
Apalagi kedua sahabatnya ini sedang mempersiapkan untuk kelulusannya.
Jadi tidak ada waktu untuk sekedar bermain,atau pun hang out seperti biasanya.
Jarak mansion dengan apartment miliknya yang biasa dia pakai untuk berkerja tidak terlalu jauh,jadi tidak perlu memakan waktu lama di perjalanan.
Defaira sudah sampai di halaman mansion dan dapat di lihat mobil Dave sudah terparkir di sana.
Dapat di pastikan kedua sahabatnya itu sudah mengacau di ruang keluarga.
See..bisa Defaira lihat ruang keluarga sudah berantakan dan bungkus snack berceceran di mana-mana.
"Kalian sudah lama?"tanya Defaira menghampiri mereka.
"Cukup lama sekitar satu jam yang lalu!"jawab Anna tanpa menoleh ke sumber suara,matanya fokus layar tv dan tangannya bergerak mencomot snack yang ada di genggamannya.
Dave terkekeh mendengarnya,lalu menarik tangan Defaira untuk duduk di sofa.
"Nanti kita akan membereskannya!"ucap Dave
"Not me,hanya kalian berdua!"tunjuk Defaira kepada Dave dan Anna.
Yang di tunjuk hanya cengengesan tidak jelas,tidal mungkin mereka akan membereskan kekacauan yang mereka buat,ujung-ujungnya pasti maid lah yang membersihkan.
"Aku akan mandi terlebih dahulu!"Defaira berdiri dan melangkahkan kakinya menuju lift untuk membawanya ke lantai tiga dimana kamarnya berada.
Dave dan Anna melanjutkan menonton sambil mengemil jajanan yang mereka beli di supermarket sebelum kesini tadi.
Dua puluh menit kemudian Defaira sudah kembali ke ruang keluarga lantai dasar menemui dua cecunguk yang mengacau di mansionnya itu.
"Kita tadi belanja,bisakah kau memasak untuk kita aku merindukan masakanmu?"Ucap Dave ketika melihat Defaira sudah kembali dari acara bersih-bersih.
Defaira hanya mengangguk dan bergegas kedapur melihat bahan apa yang di bawa oleh kedua sahabatnya.
Setelah melihat bahan yang dibeli kedua sahabatnya itu,Defaira bergegas membuat makan malam untuknya tanpa bantuan chef di mansion,karena Defaira menolaknya ketika chef manawarkan bantuan tadi.
Cukup lama berkutat di dapur,akhirnya Defaira menyelesaikan masakanya tepat di jam makan malam.
Dia segera memanggil kedua sahabatnya untuk segera ke meja makan.
__ADS_1
"Cuci tangan dan segera ke meja makan!"Ucap Defaira to the point.
Dave dan Anna yang mendengar ucapan Defaira segera bergegas melakukan apa yang di perintahkan Defaira.
Mereka juga tidak sabar memakan masakan Defaira,mereka sangat menyukai apa saja yang di olah tangan Defaira.
"WOW makanan kesukaan ku!"pekik Anna melihat sajian di meja makan.
Dave mengacak-acak rambut kekasihnya melihat sikap sang kekasih yang menurutnya imut itu.
Defaira tersenyum melihat itu,bersama mafia sahabatnya adalah kebahagiaan tersendiri baginya.
"Makanlah sebelum semua dingin!"Ucap Defaira.
Mereka pun fokus pada makanan masing-masing,masakan Defaira adalah masakan terenak menurut mereka.
。。。
Setelah makan malam dan membersihkan ruang keluarga yang mereka buat berantakan,saat ini mereka berada di lantai tiga disana terdapat ruang bioskop.
Mereka akan menghabiskan malamnya disini bersama,sebelum tidur. mereka bukan ikan jadi perlu tidur hehehe
"Seminggu lagi kita akan wisuda kamu harus datang untuk kita berdua!"Ucap Anna sambil fokus ke layar besar di didepannya.
"Tentu saja aku akan datang!"jawab Defaira.
"Bagaimana setelah graduation kita berlibur besama?"usul Dave
"Boleh juga kita sudah lama tidak liburan bersama!"jawab Anna
"Kemana?"tanya Defaira
"Kalian mau kemana?"tanya Dave balik
"Taman hiburan!"Jawab Defa dan Anna serempak lalu bertos bersama,sudah dipastikan Dave tidak bisa menolak walaupun tidak suka.
Karena menurut Dave itu tempat bermain anak kecil,klise bukan?
"Disneyland California?"tanya Dave lagi
"Deal!"jawab Defa dan Anna lagi
Dave hanya menghela nafas berat sambil melihat dua gadis yang sedang menertawakan dirinya itu.
。。。
Berbeda dengan Defaira dan sahabatnya yang sedang bahagia dengan rencana liburannya.
Seseorang yang berada jauh di negara sebrang sedang meradang melihat foto-foto mesra lelaki yang di sukainya dengan seorang gadis.
Dia menugaskan anak buah daddynya untuk mengikuti kegiatan Delano dan tidak disangka yang dia dapatkan seperti ini.
Bahkan anak buahnya mengatakan Delano sering menginap di apartment yang terlihat murahan itu.
__ADS_1
"Sialan bagaimana aku kalah saing dengan gadis biasa seperti itu?"fikir orang tersebut.