
Beberapa hari setelah menyuruh seseorang untuk mencari identitas Defaira.
Hari ini Laura sedang berada di sebuah Cafe bersama seorang pria yang dia tugaskan untuk membuntuti kekasihnya Delano.
"Bagaimana hasilny?"tanya Laura dengan tidak sabar
"Bayaranku mana?"tanya balik seorang pria yang duduk di hadapan Laura.
"Aku akan membayarmu jika hasilnya memuaskan!"sinis Laura
"Ini data semuanya beserta beberapa foto cewek itu dengan laki-laki muda!"jawabnya pria itu
Laura dengan tersenyum sinis merah map kuning yang diserahkan pria di depanya.
"Good aku akan mentranfer sisanya setelah ini!"Laura tersenyum smirk setelah melihat isi map itu,Laura akan menjadikan ini senjata untuk menghancurkan hubungan Delano dan Defaira.
Sedangkan dikursi lain ada sepasang mata yang sedang memperhatikan mereka tanpa mereka sadari.
Defaira memang berada disana sejak mereka datang tadi,dia baru saja bertemu dengan kedua temannya saat akan beranjak dia melihat Laura datang dengan rasa penasarannya walaupun sebenarnya sudah tau tapi Defaira memilih bertahan disana.
Semua anak buah Defaira sebenarnya sudah melaporkan hal ini tapi dia membiarkannya sekalian saja dia mau mengetes sosok Delano apakah akan percaya dengannya atau lebih percaya dengan tipuan nenek sihir.Dan lagi dia akan membuka identitasnya seminggu lagi jadi tidak masalah.
***
Delano berada di ruangan kantornya bersama dia sahabatnya.
"Aku rasa kamu harus hati-hati dengan Laura!"ucap Jimmy mengingatkan Delano
__ADS_1
"Ya itu harus kamu tau bagaimana Laura ingin memilikimu!"lanjut Grey menimpali ucapan Jimmy
"Aku tau!"jawab Delano singkat dan jelas
Dia sangat mencintai kekasihnya dia tidak akan mengkhianati Defaira.
Jimmy dan Grey saling pandang lalu mengedikan bahunya masing masing.
Sebenarnya Jimmy lebih kwatir jika mereka mendapat masalah karena Laura apalagi Jimmy tau jelas indentitas Defaira sesungguhnya.
Maka dari itu beberapa kali Jimmy mengingatkan Delano untuk tidak terlalu menanggapi Laura walaupun Delano tidak memiliki perasaan apapun padanya.
Jika orang sudah terobsesi mana tahu dia akan berbuat nekat.
***
Sudah menjadi kebiasaan Delano pulang kerja langsung menemui sang kekasih.
Tanpa perlu memencet bel dia langsung masuk,sesampainya di ruang tengah dia sudah mencium bau harus masakan.
Delano sangat yakin kekasih pujaan hatinya pasti sedang memasak untuk makan malam.
Setelah meletakan jas beserta tas kerjanya Delano melangkah perlahan menuju dapur,bisa dia lihat Defaira sedang sibuk mengaduk aduk panci di depannya.
Tanpa suara Delano menghampiri Defaira lalu dengan perlahan tangan Delano membelit pinggang Defaira membuat sang pemilik tubuh terjingkat kaget.
"Delano aku kaget tau!"teriak Defaira merasa jantungnya akan lepas saat ini juga karena kelakuan Delano.
__ADS_1
Delano terkekeh pelan tanpa menghiraukan gerutuan sang kekasih.
"Lepas dulu Honey ini sangat panas!"ucap Defaira setengah memberontak untuk melepaskan diri dari pelukan Delano.
"Wait beib,sebentar saja aku sangat lelah!"sahut pelan Delano.
Hari ini memang sangat melelahkan baginya karena beberapa kali melakukan pertemuan dengan beberapa klien diluar kantor.
Mendengar suara lemah sang kekasih Defaira segera berbalik dan menghadap Delano,memandang wajah lelah dang kekasih.
"Lelah hmm..!"ucap lirih Defaira sambil mengelus rahang tegas Delano mata mereka saling beradu tatap sangat intens.
"Give me a kiss,ini akan menghilangkan rasa lelahku!"ucap Delano dengan smirk dibibirnya.
Dengan reflek tangan Defaira menggeplak lengan Delano cukup keras membuat Delani tergelak.
Tapi tak ayal Defaira untuk menolak karena saat ini bibir mereka sudah saling memagut.
Bahkan suara decapan terdengar sangat merdu di dapur minimalis itu.
Semakin larut dalam buaian bibir sang kekasih Delano dengan enteng mengangkat tubuh Defaira dan mendudukan dimeja pantri tanpa melepas pagutan mereka.
Tangan nakal Delano mulai berkeliaran mengelus-elus punggung Defaira hingga paha mulus yang hanya berbalut hotpants itu..
Defaira benar-benar menggila rasanya dia sangat ingin lebih dari ini,apalagi tangan Delano semakin nakal naik kebagian dadanya.
"Ahh.......!"........
__ADS_1