Cherry Blossom Love

Cherry Blossom Love
HARI BAHAGIA


__ADS_3

Sekarang mereka berdua ada dihadapan Nezu, adiknya Neira. Rasanya mereka seperti disidang oleh adiknya itu. Tatapan matanya yang mengintimidasi membuat mereka jadi serba salah.


" Sekarang jelaskan kak, apa ini semua?".


" Nezu, sebelumnya aku ingin meminta maaf padamu atas semua yang terjadi pada kakakmu. Aku sudah menyakitinya, padahal aku sudah berjanji padamu".


" Lalu?".


" Aku meminta izin padamu untuk menikahi kakakmu".


" Apa kakak tidak salah".


" Nezu!."


" Aku cuma takut kejadian ini akan terulang lagi kak".


" Aku tahu maksudmu Nezu, aku mengerti. Tapi, aku tidak bisa kalau tidak dengan kakakmu. Kali ini tidak akan terjadi lagi".


Nezu menghela napasnya.


" Baiklah, lagipula ini adalah kehidupan kalian. Aku hanya bisa berdoa untuk kebahagian kalian saja".


" Nezu, maafkan kakak sudah menyusahkanmu".


" Kenapa kakak bicara seperti itu. Justru aku yang sering menyusahkan kakak".


Neira memeluk adiknya itu. " Terima kasih sudah mengerti kami".


" Semoga kalian bahagia kak".


-------


Rencana mereka untuk menikah pun sudah disampaikan pada keluarga Hiro. Mereka sangat senang menyambut kabar bahagia itu. Emi tak henti-hentinya memeluk sahabat baiknya ini. Akhirnya kabar bahagia ini datang juga pada sahabatnya itu.

__ADS_1


Emi sudah memiliki berbagai macam rencana untuk hari bahagia Neira itu. Ia mengambil alih semua yang berhubungan dengan pernikahannya. Ia tak sabar melihat sahabatnya ini memakai gaun pengantinnya nanti.


" Aku bahagia sekali Neira".


" Kenapa?".


" Ya karena pernikahan kalian. Akhirnya aku bisa melihatmu memakai gaun pengantin. Senangnya.....".


" Dasar aneh, obsesimu itu benar-benar aneh".


" Biarkan saja".


Neira tersenyum melihat tingkah sahabatnya ini. Sahabat yang akan menjadi adik iparnya sendiri. Tak terbayangkan kalau perjalanan hidupnya akan seperti ini. Setelah kepergian orangtuanya, Neira sempat cemas akan masa depannya. Bagaimana ia akan melanjutkan hidupnya bersama dengan adiknya Nezu. Tapi, kekhawatirannya itu terhapuskan karena ia berada disekitar orang-orang yang menyayanginya.


Sahabat, kakak, serta kekasih yang selalu berada disampingnya, mendukungnya apapun yang terjadi.


Walaupun sempat terjadi hal yang tak diinginkan, tapi perasaan yang kuat itu tak dapat memisahkan Neira dan Hiro.


Pernikahan yang dinanti itu pun akhirnya tiba juga. Emi tak henti-hentinya memuji kecantikan Neira memakai gaun pengantinnya itu. Neira terlihat sangat anggun yang membuat orang terkesima melihatnya.


" Aku juga beruntung mendapatkan kakakmu dan juga kalian yang menyayangiku".


Emi yang tersentuh langsung memeluknya.


" Neira, hiduplah bahagia. Sekarang ada kakakku yang melindungimu, tidak akan ada yang menyakitimu kelak".


" Emi, terima kasih sudah menjadi sahabatku yang baik. Aku tidak tahu harus membalasmu seperti apa".


" Cukup dengan bahagia, punya anak bersama dengan kak Hiro sampai ajal menjemput".


Neira tersenyum mendengar ucapan Emi itu, tak biasanya ia sepuitis itu.


" Kenapa tertawa?".

__ADS_1


" Tidak".


" Hmm, mencurigakan".


" Sudah waktunya untuk pengantin keluar", ujar seorang wanita mendatangi Neira dan Emi.


" Baiklah".


" Semoga lancar".


Neira pun keluar bersama dengan wanita itu. Disana sudah ada Hiro dan juga para tamu. Akhirnya Neira sudah sah menjadi istri Hiro Nakayama, nyonya Nakayama. Nama belakangnya pun sudah berganti dari Aoki menjadi Nakayama, Neira Nakayama.


Para tamu tak henti-hentinya mengucapkan selamat pada mereka. Neira dan Hiro terlihat sangat bahagia.


Hiro menatap Neira penuh cinta. Neira yang menyadari tatapannya itu menjadi salah tingkah, mukanya memerah.


" Kenapa melihatku terus".


" Tentu saja. Sekarang cintaku bertambah padamu".


" Hiro, bikin malu saja".


" Kenapa? biarkan saja. Ini kan hari kebahagiaan kita".


Neira tersenyum.


Hiro mendekatkan wajahnya ke arah Neira. Ia mencium bibirnya lembut. Para tamu yang melihat itu langsung bersorak bahagia.


Hiro melepaskan ciumannya itu lalu menatap wanita yang sudah menjadi istrinya ini.


" Aishiteru♥️ ".


Neira tersipu malu mendengar pernyataan Hiro yang sangat tulus itu.

__ADS_1


" Aishiteru ♥️♥️"


__ADS_2