CINTA GADIS PENDOSA

CINTA GADIS PENDOSA
DANIEL


__ADS_3

Temukan tempat di mana ada kegembiraan.  Dan kegembiraan akan menghilangkan  rasa sakit


Lima tahun lalu, aku merasa seolah-olah diriku menghianatiku. Aku mendukung temanku saat dia menuangkan segala rahasianya padaku tentang perselingkuhannya, tapi aku meniduri kekasihnya itu. Pertanyaan mulai muncul di kepalaku, mengapa aku melakukan itu? Apakah aku benar-benar menyukainya?. Itu aneh karena aku adalah orang yang paling menghargai pertemanan kami, bahkan aku yakin bagaimanapun tidak akurnya aku dan Sean, Sean pasti akan setuju jika ada yang mengatakan bahwa aku adalah orang yang paling setia dalam pertemanan.


Ketika aku dan Jenny berbicara sebelum aku pergi, aku bertanya padanya apakah dia mencintai Ruby? Jawabannya tetap sama, dia selalu menunggu Ruby. Aku tidak dapat mengerti apa yang aku rasakan saat itu, saat dia datang menemuiku terakhir kalinya. Sebenarnya aku ingin dia menahanku agar tidak pergi, tapi itu tidak terjadi dan tidak pernah. Aku merasa kosong saat pergi.


Tapi, apakah aku benar-benar jatuh cinta? Aku tidak yakin, aku sudah jauh dari kata cinta setelah apa yang terjadi padaku di masa lalu. Aku benci kata keluarga, aku benci ayahku, aku benci pernikahan.


Pertanyaan kedua adalah, apakah aku tertarik padanya? Sekali lagi, ya. Namun lambat laun, aku terus berfikir bisakah aku jatuh cinta? bisakah aku menerima cinta?

__ADS_1


Setelah aku tahu bahwa Leo adalah anakku, rasa senang dan takut mengikutiku. Aku mempertimbangkan untuk memperbaiki semuanya.Aku mempertimbangkan perasaan anakku jika dia tahu bahwa ayahnya seorang bajingan. Tapi itu tidak cukup untuk memperbaiki apa yang rusak dalam pikiranku. Dan akhirnya aku memutuskan untuk menyewa psikiater untuk aku sendiri dan juga Leo. Aku ingin menjadi ayah yang baik untuknya, seorang ayah yang anakku dengan bangga menceritakannya kepada teman-temannya.


Beberapa hari yang lalu, aku mengetahui bahwa Jenny kembali ke kota. Dulu Ruby memberitahuku bahwa Jenny menghilang dan Lucas berusaha mencarinya. Lalu beberapa hari yang lalu Ruby kembali mengabariku bahwa Jenny telah kembali, dia meminta maaf pada Ruby. Aku tidak dapat menjawab apa-apa, namun informasi bahwa dia meminta nomerku, membuat ku merasa suatu gejolak dihatiku, aku tau apa itu, tapi aku tidak ingin mengakuinya.


Aku menunggu, terus menunggu sampai hari ini untuk Jenny menghubungiku. Tapi, aku hampir putus asa, karena aku tidak menerima pesan apapun dari nomer baru yang mengatakan bahwa dia Jenny. Aku jadi berfikir mungkin Jenny hanya ingin menemui Ruby, dia hanya ingin berbicara dengannya, mmeinta nomerku mungkin hanya sebuah alasan. Aku merasa kosong sekali lagi.


Aku ingat apa yang dikatakan Lucas kepadaku ketika kami akhirnya bertemu untuk kedua kalinya untuk membicarakan tentang kakaknya yang telah meninggal dan juga Jenny. Dia menceritakan tentang bagaimana buruknya masa lalu Jenny. Aku yakin memang ada yang salah dari Jenny, tapi aku tidak berfikir bahwa seburuk itu. Aku menjadi sangat marah, aku mengeluarkan uangku sebanyak- banyaknya asal bajingan yang telah melecehkan Jenny dapat dipenjara dan disiksa tanpa ampun. Aku ingin dia menderita, aku ingin dia kesakitan, tapi aku juga tidak ingin dia mati dengan mudah. Dia harus merasakan bagaimana keputusasaan Jenny pada dirinya.


Itu meningkat menjadi sesuatu yang lebih intim. Aku merasa protektif terhadapnya. Merasa cemburu bahwa Ruby mengambil banyak perhatiannya. Aku merasa sangat bangga setiap kali dia membiarkanku menyentuhnya. Aku bertanya pada diri sendiri, apakah itu cinta, atau hanya semburan nafsu jasmani?

__ADS_1


Setiap kali kami menghubungkan mata kami, aku selalu terpikat. Kehadirannya memberiku lebih banyak kegembiraan dan aku mencari lebih banyak waktu untuk dapat menggodanya. Aku sangat bersemangat untuk menunjukkan kepadanya apa yang bisa aku lakukan.


Dan setiap kali kami bersama, aku menyadari apa yang aku idamkan. Dia membuatku merasa dibutuhkan dan diinginkan. Dan semakin aku mencoba melepaskannya, aku selalu kembali. Aku ingin memberi lebih. Atau mungkin, aku perlu memberi lebih. Ya, aku jatuh cinta padanya.


Suara denting HP pertanda pesan masuk membuyarkan fikiranku. Saat aku melihat layar Handphone, itu nomer tidak dikenal. Jantungku berdebar kencang, mencoba terbaik untuk tidak gugup saat aku membuka pesan. Itu sebuah Foto, seorang anak kecil perempuan yang sangat imut. Aku memperhatikan dengan detail wajahnya, matanya, dan yang menarik perhatianku dia mempunyai tahi lalat di bawah bibir dan matanya peersis sepertiku. Jantungku berpacu menjadi lebih cepat, sampai aku bisa mendengar suara jantungku. Seakan-akan dadaku akan meledak kapan saja. Tanganku gemetar, pesan tanpa kata-kata itu membuatku sesak. Aku berusaha menunggu apakah ada pesan yang akan masuk lagi dari nomer tidak di kenal itu.


Dan akhirnya pesan baru masuk, yang menghancurkan hatiku, sekali lagi.


Namanya Haru. Yoon Haru Heba, maaf aku menggunakan margamu tanpa izinmu. Dia hampir berumur 6 tahun, beberapa hari lagi adalah ulang tahunnya. Aku tidak pernah berniat untuk mengganggu kehidupan tenangmu. Aku malu sekaligus takut untuk memberitahumu. Aku berniat menyembunyikan sepanjang hidupku, berharap dia akan cukup dengan cintaku. Namun suatu hari dia bersedih, hal yang tak pernah dia lakukan. Karena dia adalah anak yang ceria dan mudah berbaur, sama sepertimu. Dia mengatakan, dia iri dengan teman-temannya yang bisa bermain dengan ayahnya. Dia bertanya padaku apakah ayahnya tidak mencintainya, karena dia belum pernah melihat ayahnya semenjak dia lahir. Kenyataan itu membuat hatiku sakit, aku tahu aku egois, dan aku harus mengehentikan keegoisanku demi dia. Aku sangat takut tentang apa yang kamu fikirkan setelah membaca pesan ini, tapi aku ingin memohon padamu bisakah kamu menemuinya? Setidaknya tolong katakan bahwa ayahnya tidak membencinya. Hatiku sangat sakit saat melihat dia bersedih.

__ADS_1


Maaf.


Jenny


__ADS_2