Cinta Masa Sekolah

Cinta Masa Sekolah
kesalahan yang tidak disengaja


__ADS_3

Siang itu matahari amat terik menyinari 2 siswi SMA yang sedang dalam perjalanan pulang. Mereka adalah siswi kelas 2 SMA Makuhari.


"PUAANAAASSSSHHH!!!!!" Teriak Kikkawa Emi. Memang benar saat itu hari sangat panas, tetapi ia tak sadar ia membuat kesal temannya.


"Hei Asuka! Traktir aku es krim, ya! Kau bilang kau mau traktir aku" katanya kepada temannya, tak lain adalah Fujimoto Asuka.


"Hm... kapan ya aku bilang begitu?" jawab Asuka.


"Omong kosong! Kau bilang akan traktir aku kalau kau kalah saat adu panco denganku!"


"Iya! Iya! Tak usah teriak-teriak napa!" 


Lalu mereka masuk ke minimarket terdekat dan membeli es krim.


"HMMMMMM ! ! ! SEGAAAARRRRRRR...."  kata Emi.


"Apa-apaan kau! Kenapa kau beli banyak sekali." Teriak Asuka, dia bete karena Emi beli satu kantong plastik es krim.


"Jangan marah begitu... ini kan untuk di rumah..."


"HU... HU... HU..."  Isak Asuka. Ia sedih lantaran temannya ini menguras seluruh isi kantongnya.


"Heeh?" kata Emi. Sepertinya dia menyadari sesuatu.


"Hey Asuka! Lihat! Lihat!" katanya ke Asuka dengan bersemangat.


"APAAA ? ? ?" kata Asuka , sambil melihat kearah yang ditunjuk oleh Emi.


WOW ! ! Disana ada 3 cowok yang paling terkenal di sekolahnya. Bukan hanya tampan, tapi mereka juga geng nomor satu dan punya banyak pengikut di sekolah. Dan itu membuktikan bahwa mereka adalah petarung nomor satu di sekolah. 


Cowok pertama adalah pemimpinnya. Rambutnya berwarna emas. Mungkin untuk banyak orang, berambut emas membuat mereka terlihat jelek. Tapi rambut emas itu amat cocok dengannya. Namanya adalah: Fujiwara Kazuma.


Cowok ke dua orangnya sangat cool. Mukanya kelihatan pintar, dan gayanya pun juga begitu. Tapi itu tak membuatnya terlihat seperti kutu buku. Tetapi dia kelihatan cool sekali. Namanya: Taiki Enoki.


Cowok ketiga orangnya juga tampan. Namun tingkahnya seperti monyet dan selalu tersenyum. Tak heran namanya adalah: Saruwatari Yusuke.


Asuka terkejut. Salah satu dari mereka adalah Taiki. Dia sudah lama naksir Taiki, dia betul-betul tipe kesukaan Asuka. Hanya sekedar naksir sih... tidak sampai benar-benar suka.


Asuka jadi bersemangat saking senangnya melihat cowok-cowok cakep. Dan salah satunya adalah Taiki. Dia melepaskan semangat ke kaleng kosong di depan kakinya dan menendang.


SSSHHHHUUUUUTTTTTT... Kalengnya melayang di udara. Dan "TUK !" mendarat cukup keras di kepala yang berambut emas. Yaitu "K.A.Z.U.M.A"... 


Semua orang yang melihat kejadian itu terkejut dengan mulut menganga.


Tak terkecuali Asuka. Tak ada satu orang pun yang berani melakukan hal-hal yang bisa menyinggung perasaan "petarung nomor satu" di SMA Makuhari.


Wajah Asuka menjadi pucat... tak dia sangka hal itu akan menjadi hal besar seperti ini.


Kazuma membalikan badannya dan berjalan kearah Asuka. Teman-temannya mengikuti dia dari belakangnya.


"MAU MATI YA...!" Kata Kazuma ke Asuka.


"HEY... AKU BERBICARA KEPADAMU... KAMU TULI ?!"  Kata Kazuma sekali lagi. Asuka terhentak.


"Uh uh hmmm... maaf... maaf, aku tak sengaja..." 

__ADS_1


"KAU PIKIR DENGAN MINTA MAAF SEMUA SUDAH SELESAI?! APA BISA KAU MENARIK KALENG ITU AGAR TIDAK JATUH KE KEPALAKU ?!" 


Lalu teman Kazuma yang bernama Yusuke berbisik kepada Asuka," sebaiknya kau melarikan diri... dia tidak peduli dengan jenis kelamin. Dia bisa sungguh-sungguh memukul perempuan..."


"Sialan..." Gumam Asuka.


"APA KATAMU?! KAU BENAR-BENAR MAU MATI?!" dan Kazuma meletakkan tangannya di bahu Asuka.


"KYAAAAA!!!!!!!!!" Reflek Asuka berteriak sambil menghentakkan lutut kanannya ke "senjata masa depan" Kazuma.


Kazuma jatuh sambil memegang "permata"nya. Teman-temannya memandang takjub ke arah Asuka. Asuka memegang tangan Emi dan menariknya untuk pergi dari situ.


Asuka lari sekencang-kencangnya untuk menyelamatkan nyawa. Dia menengok ke belakang, tak ada seorangpun yang mengejar dia. Sepertinya teman-teman Kazuma terlalu sibuk untuk menolong Kazuma.


"Mati aku..." Kata Asuka dalam hati. 


**


Tiga Hari Kemudian ~ di Sekolah: kelas 2-3


"TING ~ TONG ~ TING ~ TONG ~ TING ~ TONG ~ TING ~ TONG"


Bunyi bel tanda istirahat menggema di SMA Makuhari. Semua murid mulai memakan bekalnya sambil mengobrol dengan teman-temannya. Tak terkecuali Asuka.


"Kamu benar-benar gila.  Bagaimana kalau mereka menemukanmu! Kita satu sekolah tau!! Teriak Emi ke Asuka.


Saat ini Asuka dan Emi sedang bermain "Tuth or Dare" (ini adalah semacam permainan dimana sebuah botol atau benda semacamnya diputar, dan orang yang tertunjuk oleh botol tersebut harus memilih untuk "jujur" atau "tantangan". orang yg memilih "jujur" harus berkata jujur oleh pertanyaan apapun yang diberikan sang penanya. Apabila "tantangan" orang tersebut harus melakukan apapun yang dikatakan oleh sang penantang) dengan sekelompok murid perempuan di kelasnya.


"Jangan bicara keras-keras bodoh! Nanti ada yang dengar!" Jawab Asuka.


"Aku pilih.... "Dare" (tantangan) jawab Asuka.


"BRAAAAAK!" 


Suara pintu kelas dibuka dengan amat keras. Semua mata beralih kearah suara itu.


"Haaaahhh?!!!!" Kata Asuka dalam hati. Ternyata itu adalah Yusuke! Salah satu teman Kazuma. Reflek, Asuka sembunyi dibawah meja selagi yang lain berteriak kegirangan atas kunjungan cowok ganteng itu.


"Aku yakin dia bersekolah disini. Seragamnya sama dengan seragam putri kita!" katanya kepada Taiki dan Kazuma.


"Berarti dia bukan di kelas ini.." jawab Taiki.


"Dasar perempuan hina... Berani-beraninya dia melakukan itu, bila ketemu akan kuhajar seratus kali lipat!" kata Kazuma, membuat Asuka bergidik ngeri.


Lalu Kazuma dan temannya mengarah ke kelas sebelah. Bisa Asuka dengar pintu kelas sebelah dibuka dengan kasar juga.


"Ha...hampir saja... untung kau segera sembunyi!" kata Emi.


"I... iya... tapi, bagaimana ini?!"  Asuka panik.


"Aha! Aku tahu kau harus melakukan apa! Kau pilih tantangan kan tadi?!"


Kata seorang teman Asuka yang ikut bermain truth or dare.


"Iya... aku pilih tantangan... lalu??" Jawab Asuka.

__ADS_1


"Kamu bilang ke Kazuma bahwa kau menyukai dia, dan ajak dia menjadi pacarmu!"


"APA!!! TIDAK!!!"


"Kamu memilih "dare" Asuka... Kamu harus melakukannya, atau... Kau tidak berani??"


"Ya! Itu ide bagus! Ayo Asuka!"  temannya yang lain berteriak dengan semangat.


Tak pernah ada seorang pun yang pernah berkata bahwa Asuka itu bukan pemberani. Spontan, Asuka menjawab "akan kulakukan! Siapa bilang aku takut?!"


Emi terkejut, "kau gila!" Tak bisakah kau lihat mereka akan menghajarmu sampai mati kalau mereka tahu kau yang melukai "permata"nya!?"


"Tapi tak seorangpun bisa bilang aku bukan pemberani!" kata Asuka dan dia mengarah ke kelas sebelah dimana Kazuma dan temannya berada.


"Hei Kazuma!" kata Asuka sambil memegang pergelangan tangan Kazuma. Dia tahu semua temannya memperhatikan dia di ambang pintu kelasnya.


"Apa-apaan kau... lepas.." kata Kazuma.


"Uhm... aku..." Kata Asuka. 


"Lepaskan... aku tak suka disentuh..."


"Aku menyukaimu!" 


"Apa-apaan kau...?"


"Hey! Kazuma! Dia cewek yang waktu itu!" kata Yusuke...


Asuka mengutuknya  karena telah menyadarkan Kazuma bahwa dia yang telah melukai "permata berharga" Kazuma.


"APA?? Dia orangnya?" Kata Kazuma.


"YA! Aku yakin 100%!" Kata Yusuke meyakinkan.


Spontan, Asuka melepas genggamannya dari tangan Kazuma dan bersiap untuk lari.


"Hey! Mau ke mana kau?!" Dia berteriak, tapi seseorang menabraknya dari belakang dan mengakibatkan dia jatuh dan menimpa Asuka.


"MINGGIR KAU DASAR MESUM ! ! ! !" Teriak Asuka sambil mendorong dada Kazuma dan membuat Kazuma dengan posisi berlutut. Asuka cepat-cepat berdiri dan bersedia untuk pergi saat Kazuma tiba-tiba memegang pergelangan tangan Asuka dan berkata.


"Karena kau menyukaiku... aku akan bertanggung jawab atas kejadian tadi dan menjadikanmu pacarku" kata Kazuma tiba-tiba.


"APA?! TIDAK! Aku tidak mau jadi pacarmu!! Aku tidak suka kau!!" 


"Demi Tuhan... kau bilang kau menyukaiku sebelumnya... aku tak mengerti perempuan... tapi aku tak peduli kau menyukaiku atau tidak! Aku harus bertanggung jawab!"


Dengan itu, Kazuma pergi meninggalkan Asuka yang tercengang melihat Kazuma berjalan meninggalkan dia.


"Oh Tuhan! Kamu benar-benar beruntung! Dia itu sangat ganteng!" Kata teman-teman Asuka yang sedari tadi mengintip dari ambang pintu.


"WUAAAAHHHHHH!!!!!!  Aku tak percaya dia pacaran dengan Kazumaaa!!" Sebagian penggemar Kazuma menjerit sedih...


Tinggal disana seorang diri Asuka yang merasa pusing atas kejadian tak terduga... dari sini, hari-hari Asuka yang mendebarkan dimulai... 


. . . Bersambung ke 2

__ADS_1


__ADS_2