Cinta Masa Sekolah

Cinta Masa Sekolah
perasaan han bum


__ADS_3

Han Bum


Kau pernah menyukai orang yang sudah pasti tak akan mungkin menjadi milikmu....?


Kau pernah menyukai seseorang sampai ia tak lepas dari pandanganmu....?


Kau pernah menyukai seseorang sampai di titik dimana kamu sulit bernafas.....?


. . . . . Ya! Aku pernah. . . . .


Dan aku menyukai gadis yang baru kutemui 3 hari lalu.


Yang tak lain adalah pacar dari kakak tiriku... Kazuma...


Aku tahu ini tak mungkin, tapi apa dayaku?


Apakah ini salahku karena aku telah menyukai dia?


. . . . . Maafkan aku. . . . . tapi aku menyukaimu. . . . .


* * *


..Disini aku menunggu di gerbang belakang sekolahnya.


..Hatiku berdebar amat cepat menunggu Asuka keluar dari sekolahnya.


..Kenapa dia tidak keluar2 juga?


..Memang sih dia bilang dia dapat hukuman membersihkan WC selama seminggu ini, tapi kenapa dia tak keluar juga?


..Padahal ini sudah jam setengah 6 sore.


..Kemarin Taiki berbicara kepada Asuka. Dia bilang dia akan memberitahu Asuka semua kejadian kenapa dia dan Kazuma amat membenciku...


..Bagaimana ini. . . . . ????


..Kazuma dan yang lainnya telah membenciku karena berita fitnah itu, masa sampai Asuka juga akan ikut-ikutan membenciku karena masalah ini????


. . . . . Kumohon. . . . .


..Tak apa-apa jika mereka membenciku, tapi tolong jangan kamu...


..Aku masih bisa tahan kalau mereka membenciku, tapi aku tak mau kalau kau ikut-ikutan juga membenciku.


..Aku melihat ada cewek yang sedang mengarah kesini, kalau tak salah itu teman Asuka yang bernama Emi.


..Akan kutanya kemana Asuka.


.."Maaf, kamu teman Asuka kan?" Tanyaku kepada cewek ini selagi dia melewatiku.


..Dia berhenti...


"iya aku temannya, kenapa?"


"Kau tahu Asuka dimana?"


"Ehm... a... aku tidak tahu..."


..Katanya gugup sambil sesekali melirik ke arah pohon besar yang berada di halaman sekolah.


..Perilakunya aneh. Jadi aku melihat ke arah pohon yang dia lirik sesekali itu, dan aku melihat Asuka sedang berjongkok disana.


..Ternyata dia sembunyi di belakang pohon itu... bersembunyi dariku...


"Oh, ya sudah terimakasih. Akan kutunggu dia." Kataku sambil tersenyum kepadanya.


..Dia melotot melihat senyumku dan bertingkah gugup.


..Entah kenapa dia begitu... apakah ada sesuatu yang salah di wajahku?


..Akhirnya dia pergi dan aku tetap menunggu Asuka.


..Aku tidak mau menghampirinya, aku akan menunggunya sampai dia keluar.


..sudah 2 jam aku menunggu dia untuk keluar dari tempat persembunyiannya, namun ia tak keluar2 juga.


..aku amat sedih karenanya. dia benar-benar membenciku sekarang. dia bahkan tidak mau bertemu denganku sampai rela bersembunyi selama ini untuk menghindariku.


. . . . . kumohon . . . . kumohon jangan sampai kamu ikut membenciku . . . .


..lalu aku melihatnya berdiri dan berlari ke arah samping sekolah. feeling-ku dia pasti akan mencoba kabur dariku dengan memanjat tembok, lalu aku berputar ke arah dimana dia akan turun.


..dan benar saja dugaanku, dia menggantung di tembok karena tidak bisa turun... hahaha, dia memang benar-benar bodoh...


"butuh bantuan?" kataku kepadanya.


..dia menengok ke belakang dengan wajah amat bersyukur karena ada yang memberinya bantuan. tapi setelah dia tahu orang itu adalah aku, ekspresinya berubah kelam.


"terimakasih." katanya sambil menundukkan kepalanya.


..setelah jeda beberapa detik dia bersiap untuk kabur, namun usahanya gagal karena aku menangkap tangannya.


"kenapa kau menghindariku?" tanyaku pedih.


"lepaskan aku!" teriakanya sambil berusaha melepas genggamanku dari tangannya,


"jawab dulu kenapa kau menghindariku."


..dia tidak menjawab melainkan menarik tangannya kuat-kuat. genggamanku terlepas dari tangannya akibat kuat-kuatnya dia memberontak, tangannya terbang dan kukunya menggores wajahku yang telah terluka sebelumnya karena dipukul Taiki dan menciptakan luka garis yang panjang dan amat perih rasanya. tapi rasa perih di wajahku tak seperih luka di hatiku karena dia menghindariku.


..dia melihat wajahku yang terluka dan dia mengurungkan niatnya untuk kabur. lalu dia mulai mengeluarkan kotak P3K yang selalu dibawanya dan mulai mengobati lukaku.


. . . . . kenapa. . . . . ?


..kenapa dia tak pergi saja meninggalkanku?


..perasaan dalam dadaku meluap2 seakan akan meledak kapan saja.


..aku memakai kesempatan ini untuk menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya, bahwa Hyori telah menjebakku dan aku korban dari semua ini.


..dia menyimakku sambil mengobati luka di wajahku.


..bisakah kau obati juga luka di hatiku?


. . . . . . . kumohon jangan hindari aku, kumohon... kumohon...


..perasaan ini sudah meluap dan tak terbendung lagi...


..aku mengambil tangannya yang tengah mengobati lukaku dan kutaruh di dadaku,


"aku tidak merebut Hyori... aku bersungguh-sungguh akan hal itu... tapi bagaimana ini? Aku..... menyukaimu....."


..kata-kata ini mengalir begitu saja dari mulutku. tanpa aku sendiri sadar atas apa yang kukatakan.


..bagaimana aku bisa begini bodoh? bagaimana aku bisa lepas kendali dan menghancurkan semuanya?


..dia terperangah, sampai akhirnya dia menarik tangannya dari dadaku.


..dia memandangku dengan ekspresi tak percaya. wajahnya merah sekali lantaran kaget atas pengakuanku.


"a- aku... aku..." gumamnya, sampai akhirnya dia berlari meninggalkanku.


..aku terduduk melihatnya berlari. aku terus memandang sosoknya sampai benar-benar hilang dari pandangan.


..bagaimana aku bisa lepas kendali? aduh, bodohnya aku!


..sadarlah Park Han Bum! dia pacar kakakmu! dia objek yang tak boleh kau sentuh. kau tak boleh menyentuhnya, apalagi menyukainya.


. . . . . tidak boleh. . . . .


.."Park Han Bum... kau bodoh..." gumamku.


* * *


..setelah kejadian kemarin aku tak lagi pergi ke sekolah Asuka. berusaha dengan tidak menemuinya aku akan melupakannya.


..tapi ternyata itu sia-sia... langkahku membimbingku kemana dia berada. aku mengikutinya setelah dia pulang dari sekolah, aku berusaha agar dia tidak sadar aku mengikutinya. dan itu berhasil. orang begitu cuek dan lemot seperti dia pasti takkan sadar bila dibuntuti..


..entah kenapa aku jadi seperti ini. karena dia aku jadi kehilangan kendali dan mengikuti dia seperti stalker saja 


..dari berhari-hari aku mengikuti dia, aku mendapati bahwa setiap harinya sehabis pulang dari sekolah dia selalu pergi ke RS tempat Kazuma di rawat. tapi usahanya untuk menemui Kazuma tidak pernah berhasil karena Kazuma tak mau bertemu dengannya dan teman-temannya juga menghalangi agar Asuka tak dapat bertemu dengan Kazuma.


..pasti semua ini karena kejadian waktu itu. pasti Kazuma marah karena pada saat itu Asuka lebih memilih untuk bersamaku dari pada ke Kazuma. ini semua salahku...


..kenapa sih aku bisanya bikin kacau saja?! seharusnya aku tak usah datang ke Jepang! ugh!

__ADS_1


..hari ini Asuka tidak pergi ke RS lantaran Kazuma sudah keluar dari RS, jadinya dia langsung mengarah pulang.


. . . . . entah kenapa dia lesu sekali. . . . .


..di perjalanan pulang dia mampir ke 7eleven. jadi aku memutuskan untuk berputar2 saja di kompleks rumahnya agar dia tak melihatku saat dia keluar nanti. saat aku sedang berputar2 di sekitar rumahnya, heuk! itu Kazuma!


..heh? sedang apa dia mondar-mandir di depan rumah Asuka begitu? dia mondar-mandir sambil sesekali melihat jendela kamar di lantai 2. dan setahuku kamar Asuka berada di sana.


..setahuku dia tak mau bertemu Asuka, lalu apa yang dia lakukan di depan rumahnya begitu?


..hahaha, ternyata bukan aku saja yang kehilangan kendali karena Asuka. tapi cowok berkarisma seperti Kazuma ternyata juga kelihatan bodoh kalau berkaitan dengan Asuka. HIHIHIHI perasaanku jadi lebih baik.


..setelah beberapa lama Kazuma bolak-balik, akhirnya dia pergi juga dari depan rumah Asuka.


..ngomong-ngomong, kenapa Asuka lama sekali? kenapa dia tak kembali2 juga dari 7eleven? ini aneh...


..aku langsung bergegas menuju ke arah 7eleven, dan di jalan aku melihat Asuka sedang disekap oleh 5 orang cowok berbadan besar. dari seragamnya, itu seragam SMA Sakura. mereka pasti suruhan rubah betina itu!


..bagaimana dia bisa begitu licik mengirimkan 5 orang untuk menghabisi Asuka?! oh ya ampun, aku pasti akan membuat perhitungan kepada rubah busuk itu.


..aku sudah bersiap-siap untuk menolong Asuka, tapi kukurungkan niatku karena aku melihat Kazuma sedang berjalan ke arahku.


..aku langsung sembunyi sebelum Kazuma dapat melihatku. Kazuma berjalan melewatiku, dia tidak sadar akan keberadaanku yang sedang bersembunyi di balik tiang karena dia sedang berkonsentrasi dengan pikirannya sendiri.


..tiba-tiba dia berhenti dan terperangah. dari ekspresi terkejut-nya bisa kuketahui bahwa dia melihat Asuka yang sedang di keroyok 5 orang itu.


..ternyata keputusanku utuk sembunyi tepat, Asuka pasti lebih suka kalau Kazuma yang menolongnya.


..Kazuma hanya berdiri mematung dalam keterkejutannya, tapi selang beberapa detik dia mengubah ekspresi shock-nya dengan ekspresi dingin dan berbalik meninggalkan Asuka.


"KAZUMAAAAAA!" teriak Asuka meminta pertolongan dari Kazuma yang meninggalkannya.


..kenapa Kazuma meninggalkannya?! bagaimana dia bisa tahan membiarkan Asuka dibekap oleh 5 orang begitu?!


..padahal keadaan Asuka sudah parah dengan luka sana-sini. tak kuduga Kazuma bisa bersikap begitu kepada Asuka.


..yah, aku tidak heran sih. orang dengan harga diri tinggi seperti Kazuma pasti akan melakukannya kepada orang yang telah membuangnya..


..bisa kulihat ekspresi Asuka amat terluka karena Kazuma meninggalkannya.


..Asuka terus memberontak dari bekukan 5 orang itu, tetapi usahanya tak membuahkan hasil.


"Kazuma!! hei! tolong aku!!! uph-!!!" teriak Asuka sekali lagi meminta tolong,


..tapi dia keburu dibekap oleh si muka gorila sebelum dia bisa menyelesaikan kata-katanya. tubuhku menegang melihat Asuka diperlakukan begitu kasarnya. ingin rasanya aku melompat ke arahnya dan menolong, tapi kutahan keinginanku ini dalam-dalam. entah kenapa, aku percaya pasti Kazuma tidak akan tega meninggalkan Asuka begitu saja.


..aku melihat ke arah Kazuma, ekspresinya... ekspresi Kazuma begitu terluka...


..mungkin Asuka tak dapat melihatnya karena Kazuma membelakangi Asuka, tapi aku dapat melihatnya dengan amat jelas.


..ternyata walaupun Kazuma memang berjalan meninggalkannya, tetapi hatinya begitu terluka karena meninggalkan Asuka.


..ekspresinya tidak bisa bohong kali ini. harga dirinya yang tinggi mengharuskan dia berjalan meninggalkannya. aku tahu Kazuma begitu terluka karena Asuka membuangnya, tapi aku tahu dia lebih terluka lagi saat ini. akan kulihat sampai kapan harga dirinya itu dapat menahan dirinya untuk tidak menolong Asuka.


"GYAAAAAAA!!!!" suara si muka gorila yang membuatku mengalihkan perhatianku lagi kepada Asuka dari Kazuma.


..  ! ternyata Asuka menggigit tangan si muka gorila yang membungkam mulutnya itu. wuahh... aku tak percaya Asuka begitu gigihnya melawan mereka.


..si gorila dengan reflek melepaskan pitingannya dan Asuka berhasil kabur.


..dia berteriak-teriak memanggil-manggil Kazuma sambil berlari ke arah Kazuma berusaha meraihnya. tapi usahanya gagal karena dia kembali ditangkap oleh 5 orang itu. Asuka terjatuh dan dia dibekap dengan wajah mencium tanah. hatiku begitu sakit melihat Asuka diperlakukan seperti itu. tapi aku tak boleh ikut campur, ini adalah momen mereka. aku menahan diriku sangat kuat-kuat agar aku tak melompat ke sana dan masuk ke celah diantara mereka.


..Asuka menangis, air mata mengalir deras di pipinya. dia putus asa dan di sela-sela keputus asaannya dia berteriak,


"DASAR KAU SINTING PIRANG! bisa-bisaNYA KAU MENGACUHKANKU DITANGAN 5 PRIA HOMO INI! TEGA2NYA KAU MELAKUKAN INI KEPADAKU!! DASAR KEPALA KOSONG BERWARNA EMAS!!! AKU MENCINTAIMU BODOH!!! KEPALA KOSONGMU ITU PASTI TAK PERNAH SEKALIPUN MENGETAHUINYA!! DASAR BUCERI!!!!!!!"


..buceri...? apa itu...?


..aku tak tahu artinya, namun bisa-bisanya Asuka memaki-maki Kazuma di sela-sela pengakuan cintanya... hahaha... dia benar-benar..bodoh...


..Kazuma mematung mendengar perkataan Asuka. selang beberapa detik dia langsung memburu 5 orang itu dengan kecepatan kilat dan menghabisi mereka. aku takjub dengan kehebatan Kazuma dalam berkelahi. bahkan dengan tangan di-gips dan badan yang baru sembuh begitu dia masih dapat berkelahi selincah dan sekuat itu.


..ternyata pengakuan cinta Asuka menghancurkan harga diri Kazuma. hahaha, bahkan orang seperti Kazuma bisa dibuat Asuka terlihat bodoh. aku kagum dengan Asuka.


..5 orang itu ambruk ke tanah, sebagian dari mereka mengeluarkan busa dari mulutnya. entah kenapa aku jadi kasihan sama 5 orang itu... 


..Kazuma menghampiri Asuka, dan Kazuma berbicara dengan Asuka cukup panjang.


..dari percakapan mereka aku jadi tahu apa arti BUCERI itu... dan aku juga tahu bahwa yang membuat Kazuma menolong Asuka dan membuang harga dirinya itu adalah pengakuan Asuka "AKU MENCINTAIMU BODOH!!" kepadanya.


..hahaha, tebakkanku benar...


..aku membalikkan badanku dan pergi . . . . .


..aku tak tahan dengan rasa nyeri yang timbul di hatiku akibat menyaksikan kebersamaan mereka.


..ingin rasanya aku melawan takdir dan merebut Asuka dari sisi Kazuma, tapi aku tahu itu tidak mungkin.


..yah, mungkin ini saatnya . . . . .


..ini saatnya untukku pergi sebelum rasa suka yang dalam ini berubah menjadi cinta.


..ya, aku akan pulang ke Korea. aku pulang karena kelemahanku dan untuk melindungi diriku agar tak jatuh lebih dalam lagi dalam perasaan ini..


. . . . . tapi sebelum itu, masih ada 1 hal yang harus kulakukan . . . . .


* * *


..aku pergi ke SMA Sakura untuk membuat perhitungan dengan Hyori.


..selama ini aku sudah terlalu lama bersabar dan terlalu lama diam. selama ini aku diam dan tak sekalipun membuat perhitungan dengan rubah busuk ini walaupun dia telah menghancurkan hubunganku dengan Kazuma. dengan dia mengirim 5 orang untuk menghabisi Asuka, dia telah sukses membuat kesabaranku habis.


..ini saatnya aku membuat perhitungan dengannya. walaupun membuat perhitungan dengannya tidak merubah apapun, setidaknya itu memuaskanku. apa perlu kutambah 1 atau 2 pukulan di wajahnya....?


..aku menunggunya keluar dari sekolah sampai hari sudah sore, tapi rubah busuk itu tak juga memunculkan batang hidungnya.aku mencegat cewek yang kutahu adalah pengikut Hyori dan kutanya dimana Hyori berada. cewek ini pertamanya tak mau memberitahuku dimana si rubah itu berada, tapi aku menjalankan trik yang biasanya berhasil kulakukan kepada cewek2 tipe seperti dia (kalau dia bisa berteman dengan Hyori, pasti paling tidak sifatnya sama bukan? Hyori saja seperti wanita gampangan, apalagi pengikutnya? *tolong jangan anggap aku jahat, tapi memang itu faktanya*)banyak orang bilang aku ganteng (jangan bilang aku sombong atau ke-PDan plis..) dan banyak cewek yang naksir padaku karena wajah ini, jadi tak ada salahnya bukan sesekali kupakai wajah ini untuk mendapatkan apa yang kumau?


..aku mendekatkan wajahku ke wajah cewek ini dan memojokkannya di tembok lalu mengurungnya dengan tanganku.


..bisa kulihat cewek ini gugup setengah mati, tapi matanya tetap terpaku kepadaku tanpa berkedip sekalipun.


"bisa kasih tahu aku dimana Hyori...? kalau kau beri tahu, akan kuberi hadiah..." kataku dengan merendahkan suaraku berharap aku berhasil menirukan 'om-om' yang sedang merayu gadis SMU seperti yang ada di film2. 


..dan aku berhasil! cewek ini tidak merasa jijik dengan perbuatanku ini, tapi wajahnya makin memerah dan dia makin gugup.


..aku sendiri jijik dengan perbuatanku ini, tapi aku harus tahu cepat dimana Hyori berada. aku sudah pulang besok, jadi aku harus cepat-cepat memburu dan membuat perhitungan dengan rubah busuk itu!


"Hyo... Hyori... *glek* kabur tadi karena melihatmu berada disini. sekarang dia sedang dalam perjalanannya ke rumah..." kata cewek ini gugup sambil masih menatap wajahku lekat-lekat tanpa berkedip sekalipun.


..sialan... rubah itu kabur?! bisa-bisanya dia kabur tanpa ketahuan olehku...


..aku langsung berlari ke arah yang mungkin dilewati Hyori dalam perjalanannya dan meninggalkan cewek gugup itu tanpa memberi salam perpisahan atau hadiah yang kujanjikan. aku benci sekali dengan tipe cewek macam itu, dan aku sendiri juga benci sekali dengan kenyataan bahwa aku menggoda cewek macam itu untuk mencari Hyori 


..rubah itu benar-benar telah menghancurkan hidupku!


..beruntung, aku menemukannya tak lama setelah aku berlari. aku langsung menangkap tangannya dan dia sontak kaget.


"ada yang perlu kubicarakan denganmu rubah tengik." kataku dengan menahan hasratku untuk mengobrak abrik wajah orang yang berada di hadapanku ini.


"Ha- Han Bum... oh ya ampun, lama tak bertemu.."


..katanya pura2 senang. padahal aku tahu dia ketakutan sekali.


"bisa-bisanya kau berpura2 manis. kau kira kau cantik dengan berpura2 begitu? kamu menjijikan tahu." sindirku.


..tubuh Hyori menegang dan akhirnya wajah aslinya keluar. ekspresinya berubah dari cewek 'sok imut' menjadi ekspresi dengan 'senyum jahat yang ada di film2'. 


"jangan berbicara kepadaku seperti itu. apa urusanmu? cepat katakan, aku tak ada waktu meladenimu." katanya dengan ekspresi sebal.


"jangan bertingkah sok. kalau aku mau, aku bisa mengacak-acak wajahmu sekarang." kataku.


..Hyori menelan ludah dan diam saja atas perkataanku. sepertinya dia sadar bahwa lebih baik diam daripada membuatku makin marah.


"kau kan yang mengirim 5 orang itu untuk menghabisi Asuka?!"


..teriakku kepadanya. dia tertegun,


"kalau memang iya, apa urusannya denganmu? untuk apa kamu peduli?"


..aku ingin bilang bahwa tentu saja itu urusanku karena aku menyukainya, tapi kutahan dalam-dalam,


"dia pacar Kazuma dan kau tahu itu!" kataku.


"tentu... tentu saja aku tahu."


"lalu? kenapa kau melakukan itu?! kau tak puas hanya menghancurkan hidupku saja hah?!"

__ADS_1


"Kazuma milikku! dan cewek jelek itu harus mengembalikkan padaku yang sebenarnya adalah milikku!"


..dasar perempuan busuk. dia yang meninggalkan Kazuma dan masih mengklaim bahwa Kazuma adalah miliknya? sebenarnya apa yang ada di pikirannya?! aku sama sekali tidak dapat mengerti..


"dia bukan milikmu rubah busuk. kau meninggalkan Kazuma. ah, bukan meninggalkan, kau MEMBUANGNYA!"


"lebih baik jaga mulutmu bocah. kau pikir kau bisa bicara seenakanya mentang2 aku menyukaimu dulu? dulu kau menolakku, sekarang kau mau menggodaku?"


"menggodamu? hah! lebih baik aku menggoda anjingku daripada harus menggoda wanita bau sepertimu."


"ap...apa??"


"karena perbuatanmu itu sekarang Kazuma dan yang lainnya membenciku! karena kau mengaku2 telah berpacaran denganku! bisa-bisanya kau berbuat seperti itu disaat aku mabuk!"


"mengaku2?! hahaha, lucu sekali kau! kau yang menciumku duluan!"


"mungkin kau pikir aku tidak ingat, tetapi walau dalam keadaan mabuk aku ingat semuanya! kau yang menciumku dan mengatakan pada semuanya bahwa kita telah pacaran! menjijikan."


"begitu..? hahaha, walaupun kau ingat, tak ada satupun yang mempercayaimu. apa maumu sekarang? lebih baik kau jangan mengungkit2 masa lalu."


..aku benci bahwa perkataannya benar. tak mungkin ada yang mempercayaiku. kejadian ini telah lama berlalu dan fakta tak lagi perlu untuk diungkapkan.


"aku percaya kepadanya."


.. ...........?!


..Ka... Kazuma...?!


..bagaimana dia bisa ada disini? sejak kapan dia berada disana? sejauh mana dia mendengar percakapanku dengan rubah ini?


"aku percaya kepada Han Bum."


..kata Kazuma lagi. Hyori ketakutan setengah mati. bahkan dia ketakutan lebih daripada saat aku mengancamnya tadi,


"senpai... kau mendengar semuanya...?" kata Hyori dengan suara bergetar.


..MUAAHHAHAHAHAHA!!!  HAHAHAHAH!!! hatiku bersorak melihat rubah busuk ini dalam situasi seperti ini. bahkan aku rela terjun dari atas gedung di dalam momen membahagiakan seperti ini!


"senpai...." gumam Hyori, bisa kulihat dari mata Hyori bahwa ia ketakutan setengah mati.


"memangnya ada yang perlu kudengar?" kata Kazuma berpura2 bodoh.


"i- itu semua bohong... sungguh, dia menjebakku." Hyori panik.


..bisa kulihat bicaranya mulai ngaco saking paniknya, dan dia mulai memakai alasan apapun untuk melindungi dirinya. tapi bagaimana bisa dia bilang aku menjebakanya?


.."apa katamu..." aku baru mau mulai protes tapi Kazuma mengangkat tangannya menghentikanku untuk bicara. lalu Kazuma memutar tubuhnya sampai mengarah kepadaku,


"BUAAAAAAKHHHHHHHHHH!!!"


..Kazuma melancarkan bogemnya ke wajahku kencang sekali. aku terjatuh ke tanah dan terbengong atas perlakuan Kazuma. Asuka berlari ke arahku berusaha menolongku yang sedang terbengong ini dan meneriaki Kazuma.


..apa salahku sampai dipukul begini? apakah ini karna karena aku bersorak atas ketakutan Hyori?


"itu untuk ketidak jujuranmu kepada kakakmu sendiri." kata Kazuma.


..ap... apa...? kakak?! oh aku tak percaya ini... dia telah memaafkanku?! Kakakku "Kazuma" telah memaafkanku?! hatiku lebih bersorak lagi sekarang daripada tadi. aku bahkan rela mati dalam momen ini. kegembiraanku pecah karena aku melihat Hyori yang berusaha melarikan diri. tapi ternyata usaha Hyori sia-sia karena Kazuma menangkapnya sebelum ia berhasil kabur. MUAAHHHAAHAHAHAHAHAH!!! HARI INI AKU BAHAGIA SEKALI!!!!


"PLAAAKK!!!" Kazuma menampar Hyori.


..cih... cuma  ditampar saja... padahal dia lebih pantas kalau digebukin sampai matanya copot. rasanya ini tak adil... aku sang "korban" dapat tonjokan keras sampai gigiku otek, namun sang "pelaku" mendapat tamparan yang hanya akan terasa sakit untuk 5 menit ke depan... 


"kakak! bagaimana mungkin kau menamparku?! aku ini Hyori! aku pacar yang dicintaimu!" teriak Hyori sambil menangis keras sekali.


..aku melihat Kazuma tertegun mendengar perkataan Hyori. lalu Kazuma berjongkok di samping Hyori lalu mencengkram pipinya. lalu Kazuma memutar wajah Hyori menghadap ke arah Asuka yang berada di sisiku.


"kau lihat dia? dia pacarku. bukan kamu. lihat baik-baik. tidak ada lagi yang namanya "pacar yang dicintaimu." cuma dia seorang bagiku, kau mengerti?


dan satu lagi, kalau kau berani menyentuhnya bahkan seujung rambutpun, kau akan mati di tanganku. kau tahu bukan aku selalu menepati perkataanku? bagaimana kalau kau coba...?" ancam Kazuma dengan suara yang amat menawan namun mengerikan dan dengan aura yang luar biasa.


..Hyori amat ketakutan. pandangan matanya gelap dan dahinya berkeringat. dia gemetaran dan giginya mulai gemelutuk.


..Kazuma menghentakkan wajah Hyori dan berjalan ke arahku dan Asuka.


..wuah... aku takjub sekali dengan kejadian barusan... Kazuma keren sekali... aku bangga punya kakak seperti dia! (walaupun hanya kakak tiri sih..) mungkin gak ya aku bisa seperti dia kemudian hari? hahahaha


"cepat berdiri..." kata Kazuma kepada Asuka. bisa kulihat Kazuma cukup cemburu karena Asuka berdiam di sampingku.


"kamu juga berdiri. kita harus bicara." kata Kazuma kepadaku.


"baiklah..." kataku.


..lalu kami meninggalkan Hyori yang masih dalam  mode "shock"-nya. 


..ini saatnya kebenaran terungkap, aku akan menceritakan semua yang terjadi kepada Kazuma. tak satupun akan kusembunyikan. eh- ada satu yang akan kusembunyikan. akan kusembunyikan perasaanku pada Asuka dalam-dalam...


* * *


..sebenarnya urusan ibuku sudah selesai di Jepang, tetapi dia masih ingin berlibur disini sampai 1 minggu ke depan.


..tapi aku mengajakanya kembali ke Korea. ajakanku untuk pulang yang cukup memaksa membuat ibuku menurutiku. aku harus pergi dari sini, aku harus pulang secepatnya. semakin jauh aku dari dirinya, akan semakin cepat aku melupakannya, sebelum perasaanku jatuh lebih dalam lagi kepadanya.


..setelah kejadian dengan Hyori kemarin aku beserta Asuka dan Kazuma pergi ke MCD. disana aku memberitahukan mereka akan kepulanganku hari ini.


..dan disinilah mereka, di bandara mengantar kepergianku.


..tak kuduga Taiki dan Yusuke sampai ikut mengantarku (teman Asuka yang bernama Emi juga mengantarku sih... tapi aku tak terlalu peduli.) berarti mereka sudah benar-benar memaafkanku. ternyata kedatanganku ke Jepang tidak sia-sia.


"hei, baik-baiklah disana..." kata Kazuma sambil menepuk bahuku.


"ya, hati2 di jalan... dan maafkan kami atas selama ini." kata Taiki.


"hati2 lah dijalan Han Bum-kun!!" teriak Yusuke.


"aku tak kenal kamu, tapi hati2 ya di jalan." kata Emi. kini aku tahu kenapa dia bisa berteman dengan Asuka... cara pikir mereka sama "


..mereka menjabat tanganku satu-persatu. dan kini tinggal Asuka yang belum mengucapkan apa-apa padaku. dia merasa canggung. pasti karena pengakuanku belum lama ini yang tak kunjung dijawabnya juga. yah... aku memang tak perlu jawabannnya sih...


"hei..." katanya memecah kecanggungan.


"hei..." balasku.


"terimakasih atas segalanya.."


"tak perlu sungkan.."


"tentang itu...."


..aku tahu dia pasti mau membahas tentang pengakuanku. tapi ini bukan saat yang tepat, Kazuma disini.


"tak perlu kau jawab... tentu saja aku sudah tahu jawabannya... baik-baiklah dengan Kazuma.." selaku.


..ibuku datang memecah kecanggunganku dengan Asuka. dan aku bersyukur atasnya.


"hei Kazuma... tidakkah kau mau mengunjungi kami kapan2 ke Korea? sebenarnya ayahmu merindukanmu, dia selalu menelponku menanyakan keadaanmu saat aku berada di sini. kalau kau segan pergi sendiri, ajak saja teman-temanmu..." kata ibuku ke Kazuma.


..ya, itu benar. ayah selalu menanyakan keadaan Kazuma. lebih tepatnya "ayah merindukan Kazuma." entah kenapa Kazuma tidak lagi berhubungan dengan ayah... tetapi setelah ibu berkata begitu kepada Kazuma, kulihat air muka Kazuma berubah menjadi senang. seperti anak kecil yang bahagia karena mendapat mainan baru. perkataan ibu menyenangkannya...? tidakkah dia tahu selama ini ayah merindukannya?


"a- akan kupikirkan lagi.." jawab Kazuma canggung.


ibu tersenyum mendengar jawaban Kazuma dan berbisik kepadaku, " jangan lama2 ya, ibu duluan."


..lalu ibu pergi ke tempat pemeriksaan karcis. nah, ini saatnya. saatnya aku berpisah dengan semuanya. terutama, Asuka.


"nah... aku harus pergi sekarang..."


"ya. hati-hatilah di jalan" kata mereka serentak.


..ini yang terakhir... setidaknya biarkan aku jujur atas perasaanku untuk yang terakhir kalinya. aku tak mau kembali ke Korea sebagai pengecut yang telah kabur karena takut jatuh cinta. jadi, biarkanlah aku jujur terhadap perasaanku sebelum akhirnya aku bisa melepaskanmu dan melangkah maju.


"sebelum aku pergi..." kataku.


..lalu aku menarik tangan Asuka agar merapat kepadaku. aku berbisik di telinganya dengan volume yang hanya bisa didengarku dan Asuka,


"terima kasih juga atas semuanya... jangan lupa, aku... menyukaimu..."


..lalu aku mengecup pipi Asuka dan melepas genggamanku atas tangannya. ini satu langkah bagiku untuk maju dan melupakannya... aku melihat Kazuma melotot kaget atas kelakuanku,


"ap-apa apaan kau!?" teriak Kazuma.


aku tersenyum nakal kepadanya, "hahaha! itu balasan karena kau salah paham kepadaku! sekarang kita impas!"


..aku berkata begini karena aku tahu bahwa dia pasti akan memaafkan aku karena telah mencium Asuka supaya impas. lalu aku berlari meninggalkan mereka.


..kulihat Kazuma ngamuk2 dengan berteriak-teriak. tapi Kazuma tidak marah beneran, melainkan marah seperti anak kecil yang marah pada dirinya sendiri. bisa kulihat  Asuka "shock" atas perbuatanku, Taiki dan Yusuke sedang menenangkan Kazuma yang sedang mencak2, dan Emi yang melambai-lambai kepadaku. 

__ADS_1


..aku melambaikan tanganku sambil tersenyum kepada mereka walaupun aku tahu mereka tak melihat (Emi melihatku ding, dia sedang melambai padaku soalnya  )


..lalu aku pergi ke tempat pemeriksaan karcis dan masuk ke pesawat yang akan membimbingku pulang ke Korea.


__ADS_2