cinta pertama Ozzie

cinta pertama Ozzie
Putus


__ADS_3

Seka :


"Baik, kalo itu mau nya kamu, kita putus aja sekarang"


Tit


Tit


Seka memutuskan sambungan telponnya, setelah itu dia nangis dengan kencang sambil menutup wajah nya di bantal semakin dalam.


Diluar kamar nya, Yuti, Ana, Nur dan Icha mendengar tangisan Seka langsung menghampiri Seka dikamar nya.


Icha kaget melihat Seka menangis sampai tersedu-sedu, "ya Allah Seka, kamu kenapa..?"


Mereka berempat duduk di atas kasur Seka, Yuti membantu Seka untuk duduk dan memeluk Seka sambil mengelus punggung Seka. yang lain hanya memperhatikan dengan wajah cemas.


"Sudah dek, jangan nangis lagi ya" Icha kembali membuka suara.


Nur dan Ana melihat banyak balon-balon di dalam kamar Seka dan ada tulisan selamat ulang tahun serta ada kue ulang tahun, dia heran siapa yang ulang tahun. Seka kan masih lama ulang tahunnya, tapi Nur dan Ana menahan diri untuk bertanya.


Setelah tenang di pelukan Yuti, Seka menceritakan semua yang terjadi, yang membuat hatinya sangat terluka, serta hubungan dia dan Ozzie telah berakhir.

__ADS_1


Icha yang sejak awal tidak menyukai hubungan Ozzie dan Seka, angkat suara. "udah lah dek, untung tau nya baru beberapa bulan kamu bersama"


"Jangan nangis lagi ya Ka" Yuti menimpali kembali.


"Jadi lu yang nyiapin kejutan ulang tahun ini buat Ozzie ya Ka" akhirnya Nur memberanikan diri untuk bertanya.


Seka hanya menganggukkan kepala tanda dia membenarkan perkataan Nur.


"Kasian bangeet temanku ini, baru saja cinta bermekaran udah layu saja, udah ntar kita cari brondong yang lain, wkwkwk" Ana mencairkan suasana yang sedang panas dikamar Seka.


"Ya, ntar kita cari yang lain ya," Icha juga ikut menggoda Seka sambil tersenyum genit.


"Hehe bener, ngapain mikirin Ozzie, mending kita cari dokter-dokter ganteng di luar sana, eh bang Eki juga ganteng" goda Nur.


......................


Setelah selesai telponan bersama Seka, Ozzie melempar kan ponsel nya di atas kasur, hati Ozzie sangat kalut, dada Ozzie terasa sesak dan Ozzie mengusap wajah nya kasar.


Ozzie diam sejenak duduk di atas kasurnya, dia mencerna apa yang telah terjadi antara dia dan Seka.


"Sialan, ngapain gua ngomong kata putus sih"Ozzie berbicara dengan dirinya sendiri, dia merasa menyesal sudah memutuskan hubungan nya dan Seka.

__ADS_1


Malam ini Ozzie merasakan sakit di dadanya, seperti ada yang menusuk di dada kirinya, perasaan ini baru pertama kali dia rasakan, membuat Ozzie menjadi gelisah, di atas kasurnya dia merebahkan badannya, tapi tetap saja dia tidak bisa terlelap.


Dada nya semakin sesak dan penuh, ntah apa perasaan ini, tanpa disadari Ozzie, ada bulir air mata yang keluar di kedua sudut matanya.


Kenapa di hari ulang tahunnya dia malah merasakan perasaan yang sesakit ini,


"Huh" Ozzie mendengus kesal, dia menarik napas dalam sekali sambil mengusap air matanya, dia tidak ingin terlihat lemah cuma gara-gara wanita.


Malam semakin larut, Ozzie pun masih belum terlelap sama sekali, dia masih menyesali kebodohannya dengan mudah memutuskan hubungannya dengan Seka, tapi di sisi lain dia juga masih sakit hati dengan sikap Seka yang tidak percaya kepadanya dan terus menyudutkannya.


Sedangkan di kamarnya Seka ditemani Yuti, mereka tidur bersama, tapi Seka juga belum bisa terlelap.


"Ka, lu udah tidur apa belum..?" tanya Yuti membuka pembicaraan.


"Belum kak" seka membalik badannya menghadap Yuti.


"Menurut gua, Ozzie gak mungkin mengkhianati lu" Yuti diam sejenak dan melanjutkan kembali perkataannya.


"Gua yakin ini cuma kesalahpahaman, besok gua akan cari tau semuanya dari Deni, lu tidur ya, gua pasti akan membantu lu" Yuti yang paling mendukung hubungan Seka dan Ozzie, bukan tanpa sebab, karena Deni sering menceritakan tentang Ozzie kepada Yuti, Yuti yang paling tau tentang hubungan mereka, dia akan berusaha membuat mereka kembali bersama.


...****************...

__ADS_1


yah putus guys.


kasian juga yak si Seka


__ADS_2