cinta pertama Ozzie

cinta pertama Ozzie
Gosong


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Ozzie sudah berada di kelas nya, dia merebahkan kepala nya di atas meja, karena tadi malam dia kurang tidur, dia merasa sangat ngantuk.


Saat Ozzie akan terlelap, Deni yang baru saja tiba di kelas langsung menghampiri Ozzie


"woi zie, tumben lu berangkat pagi" sapa Deni sambil mendudukkan bokongnya di kursi sebelah Ozzie.


Ozzie mengangkat kepala nya menoleh ke arah Deni malas, belum sempat dia merebahkan kepalanya kembali Deni malah mengagetkannya.


"Ya Allah Ozzie, muka lu kenapa seperti kaset kusut, perasaan kemaren kamu sangat bahagia" Deni menatap wajah Ozzie tanpa berkedip.


"Gua gak tidur tadi malam Den" jawab Ozzie malas.


"Ada apa sih, yakin dah pasti ada sesuatu, apa jangan-jangan lu berantem sama kak Seka yang manis" bukan tanpa sebab Deni berkata seperti itu. karena tadi malam Yuti sudah sempat memberitahu nya lewat pesan tentang hubungan Ozzie dan Seka.


Ozzie hanya menatap Deni malas, dia sedang enggan membahas tentang Seka, saat nama itu di sebut rasa dadanya semakin sesak dan sakit sekali.


Bel masuk sekolah pun berbunyi, mereka mengikuti pelajaran seperti biasa.


Hingga pulang sekolah, Ozzie tidak mengeluarkan kata-kata sama sekali, bahkan dia tidak pergi ke kantin, pikiran Ozzie masih kalut dan dipenuhi dengan Seka.


......................


Ozzie terlihat sedang merebahkan dirinya di atas kasurnya, rasa lelah dan kantuknya kini menyelimuti, walau tadi di sekolah dia sempat tertidur. tapi tetap saja dia masih sangat mengantuk dan ingin kembali istirahat.


Baru satu jam Ozzie terlelap, tiba-tiba pintu kamar Ozzie terbuka. ternyata ibu Aisyah yang masuk kedalam kamarnya. Dengan lembut ibu Aisyah mengusap kepala Ozzie, dia tau Ozzie pasti ada masalah, karena dari tadi pagi anak bungsu nya itu terus menekuk wajah gantengnya.

__ADS_1


"Sayang bangun, makan dulu.!" ibu Aisyah membangun kan Ozzie dengan masih mengusap lembut kepala Ozzie. Tak berapa lama Ozzie mulai membuka mata perlahan, sangat terlihat wajah Ozzie yang lelah.


"Owh ya bu, ntar Ozzie nyusul ke meja makan ya bu, Ozzie ingin rebahan sebentar saja" Ozzie menatap ibu nya dan menyunggingkan senyum yang tipis.


Ibu Aisyah bangkit dari duduk nya dan berjalan ke arah dapur ," baik lah ibu tunggu ya Zie"


Tak berapa lama Ozzie menyusul ibu Aisyah ke meja makan, dia ikut duduk bersama ibunya.


"Ibu tidak makan.?" Ozzie melihat ibunya yang sedang asyik membersihkan meja makan.


"Ibu sudah makan, owh ya, ibu tinggal sebentar mau kerumah bu Marni, mau beli bawang" ibu Aisyah beranjak ingin ke kamar nya mengambil uang untuk pergi ke warung dekat rumahnya.


"Ya bu, hati-hati ya" jawab Ozzie dan tetap fokus dengan makanannya.


Saat ibu Aisyah ingin keluar rumah, dia berpapasan dengan Deni dan Rio yang ingin masuk kerumah nya. "eh kalian berdua masuk saja, ozzie ada di meja makan" sapa ibu Aisyah ramah dan dia berlalu keluar rumah.


"Woi Zie, makan gak nawarin lu" Seperti biasa Deni selalu saja menggoda Ozzie.


"Ehm, duduk aja kalo mau makan" jawab Ozzie cuek.


"Kaku banget lu kayak kanebo kering" goda Deni kembali sambil mengulum senyum dan Dia langsung duduk di kursi sebelah Ozzie. tapi tetap saja Ozzie tak bergeming.


"Zie, gua mau minum" Rio buka suara.


"Ambil aja Rio di kulkas" Ozzie menoleh Rio lalu mengalihkan pandangannya di kulkas rumahnya.

__ADS_1


Rio yang mengerti pun akhirnya mengambil sendiri minumannya, saat Rio membuka kulkas, Deni melihat ada kue yang diberikan Jihan kemaren.


"Eh Zie, gua boleh makan kue itu gak" Deni menunjukan ke arah kue di dalam kulkas Ozzie.


"Makan aja" jawab Ozzie singkat. Ozzie yang selesai makan lalu membawa piringnya ke dapur dan mencuci tangannya.


"Wah makasih ya Zie" Deni beranjak dari kursinya dan mengambil kue di dalam kulkas dan mulai memotong nya.


"Ayok guys makan" ajak Deni kepada Ozzie dan Rio.


"Gak" jawab Rio dengan wajah datarnya.


Deni mengambil potongan kue brownies yang diberikan Jihan kemaren. Saat dia makan satu gigitan, Deni langsung saja berkomentar. "gila ya si Jihan, bisa-bisanya dia ngasi lu kue yang gosong dan pahit sekali rasanya, udah jangan di makan, bisa mati ntar kita" Deni bergidik ngeri.


"Gua fikir ini kue di beli sama Jihan, ternyata dia yang buat, kalo tau gitu gak mau gua makannya" sesal Deni kembali.


"Lu gak boleh menghina Jihan, nanti lu jatuh cinta lagi" kali ini Rio sengaja menggoda Deni.


Ozzie pun tak bisa menahan tawanya. dia meras lucu melihat ekspresi Deni ketika memakan kue gosong Jihan.


...****************...


si Deni gak kapok makan makanan jihan


udah tau gak ada yang bener

__ADS_1


BTW, ini emang bener terjadi ya guys, author dulu pas di ceritain ngakak bangeet sumpah..hahaha


__ADS_2