
"Bang Eki" Seka berteriak memanggil Eki yang sedang berjalan di koridor kampusnya.
"Ada apa Ka..? Eki berbalik dan melihat ke arah Seka diikuti Seka yang sudah berjalan beriringan di sampingnya.
"Lama gak ketemu, sibuk ya bang"
"Terus kamu,..?"
"Malah balik nanya" Seka memasang wajah cemberut nya.
"Kamu kan tau, kita emang lagi sibuk, mau UTS, itu sama dosen kesayangan Seka, di suruh mencari referensi penyakit jantung"
"Maksudnya bu Aini"
"Ya Ka"
"Hahaha, kemaren aja Seka di suruh membuat etiologi penyakit gagal jantung"
"Kalo liat wajah Seka dia mah suka ngasi tugas kan"
"Idih, dia kan sayang sama Seka bang" Seka membuat wajah genit dengan menaikan kedua alisnya.
"Makanya Seka di kasih tugas terus"
"Bang Eki beneran jadian sama anak kampus negeri itu" Seka mulai penasaran karena dia mendengar gosip tentang Eki.
"Masih pendekatan" jawab Eki masih berjalan beriringan bersama Seka.
"Semoga berhasil ya bang, Seka juga udah punya pacar" Seka tersenyum manis ke arah Eki.
Sedikit kaget Eki mengalihkan pandangannya ke arah Seka yang tepat berada di sampingnya ,"kok gak cerita.?"
"Ini mau cerita, habisnya bang Eki sibuk, ini juga setelah beberapa bulan baru ketemu kan" elak Seka.
"Sama siapa..?" Eki kembali bertanya.
"Seka LDR bang"
"Sama siapa..?" kembali Eki menanyakan hal yang sama, dia penasaran siapa laki-laki yang bisa menaklukkan hati seorang Seka, sedangkan dia aja Seka gak peka sama sekali sama perasaan Eki.
"Jangan ngeledek ya" Seka kembali tersenyum manja ke arah Eki.
"Ya, gak bakalan" Eki menghentikan langkahnya dan duduk di bangku koridor yang mengarah ke taman kampus.
"Sama anak SMA bang" Seka ikut mendudukinya bokongnya di sebelah Eki.
"Kamu yakin sama dia.?" Eki mulai dengan mode yang serius.
"Sejauh ini sih yakin" jawab Seka sambil menatap ke depan.
__ADS_1
"Seka bahagia.?" Eki kembali membuka suaranya, terlihat raut kecewa di wajahnya.
"Bahagia abang, serius banget dah" Seka memukul pelan lengan Eki.
"Kalo kamu bahagia, abang pasti dukung" ada rasa sakit di hati Eki, walaupun dia mencoba menepis perasaan nya dengan dekat bersama wanita lain, tapi tetap saja dia belum rela Seka bersama yang lain.
"Terimakasih abang Eki ganteng" Seka tersenyum manis ke arah Eki.
"Seandainya kamu tau aku mencintaimu, apakah kamu bisa tersenyum seperti ini saat menceritakan semua ini" gumam Eki di dalam hati.
"Jangan ngelamun kenapa bang, owh ya bang, semoga cepat jadian ya sama gebetan nya"
Eki hanya tersenyum tipis melihat ke arah Seka, dia hanya bisa menutupi perasaan kepada wanita tersebut, yang paling penting baginya Seka bahagia.
......................
Ozzie, Deni dan Rio sedang berada di kantin, sekarang mereka sudah tidak aktif belajar seperti sebelumnya, karena waktu Ujian Nasional semakin dekat, mereka di berikan waktu untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan contoh soal Ujian Nasional yang diberikan dari sekolah.
"Zie, masuk jurusan apa..?" Rio membuka obrolan memecahkan keheningan.
"Kuliah kedokteran" Ozzie masih fokus dengan kertas soal di tangannya.
"Aduh, mau ikutan kak Seka manies ya" timpal Deni.
"Ada opsi lain Zie.?" Rio kembali Membuka obrolan dengan serius.
"Ide bagus sih Zie, kan om lu kontraktor"
"Nah itu Rio, karena gua nanti sambil kerja bareng om di kantornya"
"Kalian serius banget, minum noh es jeruknya, udah gua pesen" Deni menyeruput es jeruk yang di beli nya di ikuti Rio dan Ozzie.
"Zie, lu jangan tarok di situ, ntar basah kertas lu kena es jeruk" Deni memindahkan es jeruk milik Ozzie menjauh dari kertas-kertas soal di atas meja mereka.
"Tumben lu serius Den.?" Ozzie menatap Deni sekilas.
"Gua kan pengen kayak kalian guys, walaupun masih harus nunggu kerja dulu" Deni memasang wajah yang sendu.
"Yang penting lu berusaha Den, semoga bisa kuliah bareng ya" Rio menepuk pundak Deni pelan.
"Benar Den, semangat ya" Ozzie pun ikut menimpali.
Mereka masih fokus dengan kertas-kertas di tangan, tapi tidak berapa lama Ozzie mengambil benda pipih di kantongnya dan mengirimkan pesan kepada Seka.
Ozzie :
"Sayang"
"Lagi apa..?"
__ADS_1
Seka :
"Lagi di kampus sayangku"
"Ozzie lagi apa.?"
Ozzie :
"Lagi di kantin sayangku"
"Udah makan belum.?"
Seka :
"Udah sayangku"
"Ozzie kapan ujiannya.?"
Ozzie :
"Bulan depan sayangku"
"Kangen ,π₯Ίπ€"
Seka :
"Bentar lagi ya sayangku"
"Seka juga kangen π€π€"
Ozzie tersenyum membaca pesan dari Seka, sekarang hubungan mereka sudah tidak ada lagi rasa canggung, baik Ozzie dan Seka sudah lebih terbuka tentang perasaan mereka.
"Woi Zie, senyam senyum, pasti lagi chat sama kak Seka" Deni membuyarkan lamunan Ozzie.
"Ganggu lu Den" Ozzie fokus kembali ke kertas di tangannya.
"Dasar bucin lu Zie" Deni tersenyum meledek ke arah Ozzie.
Ozzie hanya diam tidak menanggapi Deni, biar urusan nya tidak panjang, karena Deni pasti akan nyerocos tanpa henti.
......................
kasiaan Eki ya.
Seka gak peka bangeet.
kalian tim Seka dan Ozzie
atau Seka dan Eki ayo komen
__ADS_1