Cinta tak akan tersia - sia

Cinta tak akan tersia - sia
Menikah...


__ADS_3

Sementara di Surabaya...


Fian sudah meminta nomor telepon Om Tia yang berada di Surabaya.. Fian sibuk menelepon sana sini karena dia yang diberi tanggung jawab.. Lagian juga Riska yang menjadi WO nya.. Fian ingin acara berjalan lancar sesuai konsep dan rencana.


" selamat siang bapak Rauf... Saya Fian yang ditugaskan mengatur semua rencana pernikahan Tia dan Reza nanti, jadi bagaimana Pak apa yang diperlukan..?"


"untuk Pak Kepala KUA yang akan menikahkan sudah siap... Waktunya bagaimana kalo setelah maghrib..?..tempatnya di masjid dekat rumah saja Mas Fian"


"baik Pak... Adalagi yang dibutuhkan..?.."


"begini Mas Fian... Biasanya kalo acara pernikahan kita bikin ya.. Nasi kotak untuk dibagikan ke tetangga kanan kiri.."


"owh iya pak... Saya sudah pesankan menu prasmanan untuk nanti, jadi ditambah nasi kotak dan kue ya Pak..?... Saya pesankan berapa Pak..?"


"owh.. Sudah dipesankan prasmanan ya Mas..?"


"sudah Pak... Sebentar lagi akan datang pesanan tenda... Karena takutnya hujan..jadi berapa saya pesankan Nasi kotak pak..?"


"terserah Mas Fian saja.."


"200 kotak cukup Pak..?.."


"kebanyakan Mas... 30 kotak saja.."... Jawab Pak Rauf.. Om Tia yang di Surabaya


"50 kalo gitu ya Pak saya pesankan... Adalagi pak?"


"itu saja Mas Fian... maaf mas.. Bapak mau tanya.."


"silahkan Pak..."


" ini persiapan acaranya kok seperti acara pernikahan beneran... apa tidak sekalian bulan depan saja..?.."


"Reza yang mau dipercepat Pak... Bapak tidak usah kuatir semua sudah saya persiapkan dari sini, minta tolong Bapak awasi saja persiapan tenda dan lainnya...ada lagi yang diperlukan Pak..?"


"tidak ada Mas Fian..."


"baiklah.. Terimakasih Pak rauf.."

__ADS_1


Fian menutup teleponnya dan kembali sibuk berkoordinasi dengan team di Surabaya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Riska sibuk menyiapkan baju untuk Tia, Reza, dan Aska... Riska mencarikan warna yang sama,.. "ni nikah siri aja kok kayak akad nikah beneran..wahhh lupa.... Maharnya"... Pekik Riska


"Reza...maharnya apa.?."... Tanya Riska cepat begitu telepon tersambung ke Reza


"terserah Tia mau apa..."... Jawab Reza


"emas ya..berapa gram..?.." tanya Riska lagi


"tanya Tia mau berapa gram emas untuk maharnya... Dan belikan 2 kali lipat dari yang dia minta"... Perintah Reza... Reza sudah sangat mengenal Tia dia pasti minta yang sederhana saja.


"oke..."... Riska menutup teleponnya dan menghubungi Tia.


Dan benar... Tia hanya minta 5 gram emas..


"Tia cuma minta 5 gram emas..katanya perempuan yang baik itu yang paling ringan maharnya.."... Lapor Riska pada Reza.


"bilang sama Tia... Kalo mau ringan nanti aku belikan kerupuk saja.."... Jawab Reza sekenanya


"belikan 50 gram...aku akan transfer lagi untuk itu"... Jawab Reza sebelum menutup teleponnya


Riska bengong... "enak saja langsung ditutup .."


Mereka semua bertemu di bandara...pukul 1 siang sebentar lagi akan boarding...


Rombongan yang dari Batam sudah tiba terlebih dahulu... Ibu, Ayah tiri Tia dan 1 orang adik tirinya ikut ke Surabaya...dari bandara mereka dijemput dengan mobil yang sudah dipersiapkan Reza untuk diantar ke hotel kemudian langsung ke rumah paman Tia.


Ibu Tia terkejut tiba di rumah adiknya...


Sudah berdiri tenda yang sudah dihias sangat cantik... Ada meja prasmanan yang menyediakan berbagai menu makanan telah siap dengan pramusajinya, kue - kue, ice cream.


"mba..."... Sambut adik iparnya... Mereka bersalaman dengan para keluarga.


"ini siapa yang nyiapin dik..?.."... Tanya ibu Tia pada Pak Rauf adiknya.

__ADS_1


"ada yang telepon aku namanya Fian... Dia yang mengatur semuanya, aku sendiri kaget tiba-tiba datang orang pasang tenda dan bawa makanan - makanan ini... Fian bilang semua yang datang langsung saja dipersilahkan makan karena siapa tahu belum makan diperjalanan.. Jadi mari mba, mas.. Ayo makan dulu.. "... Pak Rauf mempersilahkan.


Rombongan Tia dan Reza tiba di Surabaya.... Mereka langsung menuju rumah Om Tia sedangkan barang - barang mereka diantar ke hotel.


" ibu... "... Tia memeluk Ibunya erat, Tia memang sudah beberapa tahun tidak bertemu ibunya... Mereka saling berpelukan.


Tia memperkenalkan Reza pada Ibu dan keluarga besarnya...


Fian memeriksa masjid yang akan dipakai akad nikah...


Mereka semua makan bersama dengan hidangan yang ada...


Pak Rauf mengundang para tetangga karena hidangan yang dipesan Fian sangat banyak... " ini sih acara pengantin beneran" pikir Pak Rauf..


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Semua telah berada di rumah Pak Rauf... Mereka melaksakan shalat magrib berjamaah di masjid yang akan menjadi tempat acara akad nikah.. Hanya Tia, ibu dan Riska yang shalat dirumah karena Tia masih harus berdandan... Pak Rauf menjemput Tia dirumah...


Tia sangat cantik dengan baju gamis dan riasan sederhana..


Acara akad nikah dimulai...


Reza dengan tenang mengucap ijab kabul dan semua saksi mengucapkan sah...


Tia mencium tangan Reza... Reza menyentuh kepala Tia, dan mencium kening Tia lembut... Kemudian segera merengkuh Tia dalam pelukannya.


"aku ingin sekali memelukmu.."... Bisik Reza.


Tia tersenyum malu....


"mas... peluknya jangan lama-lama, banyak orang.."... bisik Tia... Reza segera tersadar dan melepas pelukannya di tubuh Tia.


Reza menatap mata Tia lembut..... Bahagia... Itu yang dia rasa, sekarang Tia telah jadi milik Reza seutuhnya.


Tia masih antara percaya dan Tidak, dia sudah menjadi istri Reza sekarang...


Acara dilanjutkan dengan makan bersama

__ADS_1


Selesai acara mereka semua kembali ke hotel... Mba Yati sudah merayu Aska agar tidur bersamanya... Aska tidak menolak, Aska memang dekat dengan Mba Yati yang terbiasa dia panggil.. "bu Yati".


__ADS_2